Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.234 views

Reuni 212, Konsolidasi Umat atau Parade Pidato?

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Reuni 212 usai. Monas penuh, meski tak sebanyak tahun-tahun sebelumnya. Pertama, acara diadakan di weekday, dan bukan pula hari jumat. Berbeda cerita jika reuni 212 diadakan hari sabtu atau minggu. Kedua, tak ada isu yang seksi. Isu Ahok sudah lewat. Pilkada dan pilpres juga selesai. Isu HRS dicekal dan penistaan agama Sukmawati gak nendang. Ketiga, acara hanya sampai jam 09.00. Coba kalau sampai jam 18.00? Mungkin akan beda.

Meski begitu, dari sisi jumlah, tak mengecewakan, juga tak memalukan. Kalau yang hadir sedikit, maka itu akan jadi lonceng kematian. 212 tinggal sejarah.

Masyarakat bertanya: setelah reuni, lalu mau apa? Umat sebesar itu mau dikemanain? Dibiarkan saja? Nunggu reuni tahun depan? Bubar!

Konsolidasi, Itu jawabannya. Tanpa konsolidasi terstruktur, umat akan kehilangan semangat dan solidaritasnya.

Konsolidasi dilakukan dengan pertama, silent meeting. Kedua, membuat event-event. Ketiga, membangun serta merawat isu/opini.

Bagaimana memulainya? Buat tim kecil yang kuat. Militan, solid, cerdas, terorganisir dan piawai mengolah kerumunan jadi kekuatan. Dalam dunia politik, orang menyebutnya dengan istilah think tank. Mereka mesti memiliki kemampuan untuk pertama, mengkonsolidasikan massa menjadi kekuatan yang solid. Kedua, memiliki gagasan dan ide yang terukur. Ketiga, mampu menformulasikan dan menarasikan gagasan itu sebagai  perawat gerakan sosial untuk jangka panjang.

Sebab itu, perlu SDM berkemampuan yang bekerja silent, terukur dan konsisten. Bukan orang-orang panggung, tapi tim yang memiliki kemampuan menjadi manager bagi pemimpin yang ada di panggung.

Cukup satu orang saja di panggung yang menjadi icon, simbol, orator dan agitator yang menentukan garis komando. Selebihnya adalah tim yang bekerja secara terorganisir.

Tim sudah ada. Pasti! Kalau gak ada, gak akan ada reuni dan ijtima' ulama. Tapi, sudahkah tim yang ada memenuhi kriteria dan syarat kemampuan untuk merubah kerumunan menjadi kekuatan umat jangka panjang? Terutama kekuatan politik dan ekonomi? Saya cuma nanya. Anda yang menjawab. Terserah apapun jawaban anda, tapi fakta dan sejarah tak pernah bisa berbohong.

Di dalam berbagai gerakan sosial, kelompok kecil itu selalu mengendalikan kelompok yang besar. Minoritas Yahudi menguasai ekonomi Madinah. Kerajaan Mughal di India dipimpin oleh minoritas muslim. Begitu juga Kordova di Spanyol. Kata kuncinya: solid, terorganisir, dan kerja terukur.

Indonesia mayoritas pribumi dan muslim, tapi secara politik dan ekonomi dikendalikan oleh minoritas. Potret ini menggambarkan peta siapa dikuasai siapa dan siapa dikendalikan siapa.

Mengapa bisa begitu? Karena minoritas itu solid, terorganisir rapi dan bekerja secara terukur (berbasis data dan terencana).

Secara teoritis, kerumunan massa dimanapun dan sampai kapanpun akan menjadi buih yang dikendalikan oleh tiupan angin yang diatur volumenya oleh kelompok minoritas.

Massa 212 adalah kerumunan. Jika hadir semua "mungkin" bisa 20 jutaan. Mungkin bisa juga 50 jutaan. Wuih... Namanya juga prediksi. Sah-sah saja. Apalagi jika isu dan momennya pas. Tapi, apakah mereka menjadi pengendali politik dan ekonomi? Tidak! Buktinya, pilpres kalah.

Soal kontroversi kalah atau dikalahkan, itu soal lain. Dejure, MK memutuskan kalah. Capresnya lepas dan berpindah ke lain hati. Habib Rizieqpun tak bisa pulang hingga hari ini. Terus, kapan pulangnya? Bergantung hasil negosiasi!

Secara ekonomi, 212 Mart belum ketahuan tanda-tandanya untuk bisa bersaing dengan mart-mart yang lain. Belum lagi bicara tentang siapa penguasa hutan dan tambang. Siapa penguasa tanah dan gedung. Siapa penguasa bisnis IT dan rumah sakit. Siapa yang mengendalikan peredaran uang di Indonesia. Jawabnya? Kaum minoritas!

Apa yang harus dilakukan oleh think tank 212? PR yang paling dekat adalah siapin calon peminpin. Fokus bagaimana merebut kekuasaan dengan memenangkan pertarungan di pilpres 2024, itu dulu. Ini penting karena menyangkut kebijakan negara, termasuk terkait nasib 212 dan seluruh lapisannya.

Tapi, bagaimana mau menang jika ijtima' ulama dilakukan menjelang pilpres? Ketinggalan kereta! Sementara kelompok-kelompok minoritas yang punya dana dan pengendali parpol sudah bekerja jauh lebih awal. Bukannya pengendali adalah pemodal dan assabiquunal awwalun?

Mendorong mobil mogok, katanya. Pastilah! Karena datang belakangan dan tak punya anggaran. Malah justru minta anggaran. Bagaimana menjadi pengendali? Itu namanya karyawan outsourcing pingin diperlakukan layaknya direktur. Ngayal! Jadi inget Yusril dan PBB saat gabung mendukung istana. Tapi, sudahlah...

Cara berpikir, sikap, kebiasaan dan pola pendekatan ini yang mesti perlu dirubah. Dan perubahan itu tak akan pernah terjadi jika tak ada think tank-nya. Tanpa think tank yang solid, terorganisir, cerdas, mampu berkerja silent, terukur dan konsisten, reuni 212 kedepan hanya akan menjadi parade pidato tahunan di panggung monas. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 9/12/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Lockdown: Simalakama antara Penyakit dan Kelaparan

Lockdown: Simalakama antara Penyakit dan Kelaparan

Ahad, 29 Mar 2020 02:51

Ulama Syi'ah Irak Muqtada Al-Sadr Salahkan Pernikahan Sejenis Sebagai Penyebab Pandemi Corona

Ulama Syi'ah Irak Muqtada Al-Sadr Salahkan Pernikahan Sejenis Sebagai Penyebab Pandemi Corona

Sabtu, 28 Mar 2020 22:00

Turki Evakuasi 5.800 Pencari Suaka dari Perbatasan Yunani

Turki Evakuasi 5.800 Pencari Suaka dari Perbatasan Yunani

Sabtu, 28 Mar 2020 21:50

Corona dan Problematika Mudik

Corona dan Problematika Mudik

Sabtu, 28 Mar 2020 21:09

Fraksi PKS Tagih Janji Jokowi Tangguhkan Cicilan Rakyat Kecil

Fraksi PKS Tagih Janji Jokowi Tangguhkan Cicilan Rakyat Kecil

Sabtu, 28 Mar 2020 20:51

Pertempuran Kembali Berkobar di Libya Meski Ancaman Virus Mematikan Cina

Pertempuran Kembali Berkobar di Libya Meski Ancaman Virus Mematikan Cina

Sabtu, 28 Mar 2020 19:45

Turki Karantina Selusin Wilayah Dalam Rangka Memerangi Virus Corona

Turki Karantina Selusin Wilayah Dalam Rangka Memerangi Virus Corona

Sabtu, 28 Mar 2020 19:25

Pasukan Tempur Mulai Melawan Jokowi

Pasukan Tempur Mulai Melawan Jokowi

Sabtu, 28 Mar 2020 18:43

Ombudsman: Pejabat Negara yang Undang Liputan Media Saat Darurat Corona Maladministrasi

Ombudsman: Pejabat Negara yang Undang Liputan Media Saat Darurat Corona Maladministrasi

Sabtu, 28 Mar 2020 17:50

Update 28 Maret 2020 Infografik Covid-19: 1155 Positif, 59 Sembuh, 102 Meninggal

Update 28 Maret 2020 Infografik Covid-19: 1155 Positif, 59 Sembuh, 102 Meninggal

Sabtu, 28 Mar 2020 16:48

Kematian Corona di Indonesia Tertinggi di Dunia, Komisi XI: Awalnya Ada yang Jumawa dan Remehkan

Kematian Corona di Indonesia Tertinggi di Dunia, Komisi XI: Awalnya Ada yang Jumawa dan Remehkan

Sabtu, 28 Mar 2020 15:42

PKS Minta PLN Siaga Selama Darurat Corona

PKS Minta PLN Siaga Selama Darurat Corona

Sabtu, 28 Mar 2020 14:50

Lebih 375 Masjid dan Fasilitas Shalat di Inggris Ditutup Menyusul Penyebaran Wabah Virus Corona

Lebih 375 Masjid dan Fasilitas Shalat di Inggris Ditutup Menyusul Penyebaran Wabah Virus Corona

Sabtu, 28 Mar 2020 13:30

Presiden Lempar Handuk?

Presiden Lempar Handuk?

Sabtu, 28 Mar 2020 13:19

Kebijakan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

Kebijakan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

Sabtu, 28 Mar 2020 12:40

Tuhan itu Peduli dan Tidak Tidur

Tuhan itu Peduli dan Tidak Tidur

Sabtu, 28 Mar 2020 11:41

Pemerintah Buka Rekening Donasi untuk Corona, Legislator: Lucu, Jadi Terbalik-balik

Pemerintah Buka Rekening Donasi untuk Corona, Legislator: Lucu, Jadi Terbalik-balik

Sabtu, 28 Mar 2020 10:21

Fatwa Lengkap MUI Tentang Pengurusan Jenazah Muslim yang Terinfeksi Corona

Fatwa Lengkap MUI Tentang Pengurusan Jenazah Muslim yang Terinfeksi Corona

Sabtu, 28 Mar 2020 09:59

Corona Kembalikan Perempuan pada Fitrahnya sebagai Ibu

Corona Kembalikan Perempuan pada Fitrahnya sebagai Ibu

Sabtu, 28 Mar 2020 08:42

Ikuti Jejak Anies, Pengusaha Pemuda Muhammadiyah Banyumas Hibahkan Hotel untuk Tenaga Kesehatan

Ikuti Jejak Anies, Pengusaha Pemuda Muhammadiyah Banyumas Hibahkan Hotel untuk Tenaga Kesehatan

Sabtu, 28 Mar 2020 07:27


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X