Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.335 views

Awali Semester Kedua, SPI Bandung Bahas Asal Muasal Sekularisme

BANDUNG (voa-islam.com) - Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Bandung angkatan ke-7 menggelar pertemuan kesebelas pada Jum’at malam (17/07/2021).Kepala SPI Pusat Akmal Sjafril memaparkan materi bertajuk Sekularisme.

Akmal memulai perkuliahan dengan mengutip pernyataan dari Prof. M. Naquib Al-Attas tentang pandangannya terhadap Barat yang merupakan titik awal kemunculan sekularisme.

“Kalau kita lihat fenomena sekarang, sesungguhnya Kristen-lah yang ter-Baratkan bukan Barat ter-Kristenkan. Tak mampu menahan gempuran sekularisme. Kristen justru dipaksa untuk menerima, bahkan beradaptasi untuk dapat menerima sekularisme sebagai sebuah kenyataan yang tak dapat mereka bantah,” ucap Akmal.

Penulis yang aktif dalam Gerakan #IndonesiaTanpaJIL itu memberikan contoh kasus yang menyatakan bahwa Kristen sekarang hakikatnya telah mati di Barat. 

“Terkadang orang menganggap Barat merupakan representasi Kristen, tidak juga. Kalau kita lihat Natal, gambaran yang beredar itu apa? Gambaran Kristen atau Barat? Yang terkenal itu Yesus atau Sinterklas? Kristen Timur tidak mengenal Sinterklas. Yesus terlahir di Palestina dengan iklim gurun. Tapi gambaran Natal itu salju atau padang pasir? Kemudian setelah melahirkan, Kristen sama dengan Islam mengganggap Bunda Maria sama-sama melahirkan di bawah pohon kurma, namun mengapa yang ditonjolkan bukan pohon kurma tetapi pohon cemara? Sesungguhnya sudah tidak ada image Kristen lagi, Kristen sudah terhapus,” ungkap Peneliti INSISTS tersebut.

Lebih lanjut, Direktur Afnan Publishing itu mengemukakan tiga alasan Barat tersekulerkan yang ia kutip dari buku Adian Husaini berjudul Wajah Peradaban Barat.

“Ada tiga alasan kenapa barat memilih sekuler, pertama problem sejarah Kristen itu sarat akan kekerasan yang diintruksikan justru oleh para pemuka agama. Ada noda kelam yang dibukukan bernama Inquisition. Banyak metode yang mengerikan untuk menyiksa para heretics yang kebanyakan adalah perempuan. Kedua adalah problematika teks Bibel, yang didalamnya terdapat ayat yang bertentangan antara satu sama lainnya mengenai nasab Yesus yang berbeda beda dan tidak kompak. Ketiga adalah problem teologis, karena pengetahuan dan keimanan yang tidak bersatu disebabkan dualisme pemikiran,” jelas pria yang menulis buku “Islam Liberal 101” itu. 

Kemudian Akmal menyimpulkan sekularisme yang terjadi di Barat tidak bisa menyatu dengan Islam karena perbedaan yang jauh di dalamnya 

“Sekularisme itu berasal dari Barat berdasarkan pengalaman sejarahnya. Pengalaman kita tidak sama dengan mereka. Sekularisme ini secara fundamental bertentangan dengan Islam, sama sekali tidak bisa disatukan”, tegasnya. 

Daffa Raditya Farandi, salah satu peserta kuliah juga memberikan pendapatnya tentang ketidak kesesuaian makna Islam dengan Sekularisme.

“Sekularisme itu menyebabkan peradaban kehilangan value-nya karena tuntutan perubahan zaman dan menganggap the old is bad and the new always better. Padahal tidak seperti itu. Sekularisme juga mengonversi adab dengan paham persaingan yang membuat orang kuat makin kuat dan yang lemah makin lemah karena jelas ide survival of the fittest akan membuat yang lemah hancur dan tak berkembang. Kehilangan adab ini akan berpengaruh pada kondisi alam semesta nantinya," katanya.

"Jadi, sangat penting bagi kaum muslim menyadari sekularisme karena dengan mereka mengerti kondisi ini dan mencocokan dengan diri mereka, sehingga mereka bisa lebih sadar dan mengerti langkah apa yang selanjutnya harus diambil,” pungkasnya. [aditya/syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Latest News
Minimnya Empati Pejabat di Masa PPKM

Minimnya Empati Pejabat di Masa PPKM

Kamis, 05 Aug 2021 11:03

 Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian 2-Selesai)

Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian 2-Selesai)

Kamis, 05 Aug 2021 10:57

Di Surga Bersama yang Dicintai

Di Surga Bersama yang Dicintai

Kamis, 05 Aug 2021 08:06

Tanggapi Menag Soal Baha'i, Sekum PP PERSIS Imbau Umat Waspadai Paham Perusak Aqidah

Tanggapi Menag Soal Baha'i, Sekum PP PERSIS Imbau Umat Waspadai Paham Perusak Aqidah

Kamis, 05 Aug 2021 06:03

Umat Islam Luruskan Niat! Dan Bersatulah!

Umat Islam Luruskan Niat! Dan Bersatulah!

Kamis, 05 Aug 2021 04:58

PPKM Eceran

PPKM Eceran

Kamis, 05 Aug 2021 01:21

Masalah Ucapan Selamat yang Bermasalah

Masalah Ucapan Selamat yang Bermasalah

Rabu, 04 Aug 2021 23:51

Fitnah Kubro: Usaha Balas Dendam Musuh Islam

Fitnah Kubro: Usaha Balas Dendam Musuh Islam

Rabu, 04 Aug 2021 22:15

Covid-19 dan Upaya Menjaga Amanah dari Allah SWT

Covid-19 dan Upaya Menjaga Amanah dari Allah SWT

Rabu, 04 Aug 2021 21:46

Kucurkan Rp 1 Triliun Atasi Pandemi, Fahira Idris: “DNA” Muhammadiyah Memberi

Kucurkan Rp 1 Triliun Atasi Pandemi, Fahira Idris: “DNA” Muhammadiyah Memberi

Rabu, 04 Aug 2021 21:40

Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian-1)

Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian-1)

Rabu, 04 Aug 2021 21:00

Legislator PKS: Berapa Banyak Nyawa Lagi yang Harus Terkorbankan Demi Pencitraan?

Legislator PKS: Berapa Banyak Nyawa Lagi yang Harus Terkorbankan Demi Pencitraan?

Rabu, 04 Aug 2021 20:39

Umat Islam, Bersatulah!

Umat Islam, Bersatulah!

Rabu, 04 Aug 2021 19:41

Tradisi dan Seni Budaya Rawan Menjadi Pintu Masuk Nativisme

Tradisi dan Seni Budaya Rawan Menjadi Pintu Masuk Nativisme

Rabu, 04 Aug 2021 18:20

Gernas MUI Dapat Dukungan Penuh ACT

Gernas MUI Dapat Dukungan Penuh ACT

Rabu, 04 Aug 2021 16:13

Bahas Tantangan Dakwah di Era Digital, FMDKI Akan Gelar Temu Aktivis Dakwah Kampus Nasional 2021

Bahas Tantangan Dakwah di Era Digital, FMDKI Akan Gelar Temu Aktivis Dakwah Kampus Nasional 2021

Rabu, 04 Aug 2021 14:04

Terindikasi Kuat Lakukan Penodaan Agama, Tim Peneliti DDII Bawa Masalah Bahai ke Jalur Hukum

Terindikasi Kuat Lakukan Penodaan Agama, Tim Peneliti DDII Bawa Masalah Bahai ke Jalur Hukum

Rabu, 04 Aug 2021 07:02

Turki Tolak Bantunan Israel Untuk Perangi Kebakaran Hutan

Turki Tolak Bantunan Israel Untuk Perangi Kebakaran Hutan

Selasa, 03 Aug 2021 22:26

Pasukan Rezim Teroris Assad Lancarkan Serangan Baru Di Daraa

Pasukan Rezim Teroris Assad Lancarkan Serangan Baru Di Daraa

Selasa, 03 Aug 2021 21:54

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Selasa, 03 Aug 2021 19:14


MUI

Must Read!
X