Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.888 views

Orang-orang Nias Bersyahadat di Pulau Banyak Barat

ACEH SINGKIL (voa-islam.com)--Sebuah kabar kecil datang dari desa terpencil. Natalia Neni Ves Lian (20) mengucap syahadat di Masjid An Nur Desa Suka Makmur, Kec Pulau Banyak Barat, Kab Aceh Singkil, pada Sabtu (22/02) malam.

‘’Alhamdulillah, malam ini setelah Isya, mensyahadatkan satu orang warga,’’ lapor da’i Dewan Da’wah, Ustadz Muhammad Yusuf, yang baru 4 bulan membimbing warga Suka Makmur.

Meski berita kecil, itu jadi pertanda besar kemajuan dakwah di Kepulauan Banyak Barat.

Ustadz Yusuf yang alumnus Akademi Dakwah Indonesia Aceh dan Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah M Natsir, Bekasi, menuturkan, Natalia berasal Desa Sisarahili, Kec Mandhere, Kab Nias Utara, Sumut. Ia bermukim di rumah Ny Safriani, geucik/kepala desa Suka Makmur.

‘’Dari dulu ia sudah ingin memeluk Islam tapi tidak tahu bagaimana caranya. Sebab, ia tinggal di kawasan mayoritas non-Muslim,’’ ungkap Ustadz Yusuf.

Setelah bersyahadat, Natalia dibimbing bersama majlis taklim Masjid An-Nur. '’Saya mengajar mereka bakda magrib,'' imbuh Yusuf.

Tiga hari kemudian (25/2) bersyahadat lagi satu keluarga keturunan Nias yang terdiri 5 orang. Mereka adalah pasangan suami istri Fitarius Waruwu dan Dewi Merlina Hia beserta tiga anaknya.

Ikrar syahadat di Masjid An Nur itu juga turut disaksikan oleh Geucik (Kepala Desa) Safriani dan tokoh masyarakat lainnya.

Keluarga mualaf ini berasal dari Dusun Anaoeik Desa Suka Makmur yang 100% warganya Nasrani sebagaimana Desa Ujung Sialit yang berbatasan dengannya.

Tak seperti namanya, hampir semua warga Suka Makmur hidup di bawah garis kemiskinan. Sejak di mulut dermaga hingga ke dalam desa, terpampang potret kehidupan 59 keluarga yang rata-rata rumahnya belum bertembok.

Menurut Safriani, warga desanya terdiri 318 jiwa. Sebanyak 230 di antaranya Muslim, yang sebagian besar (75%) mualaf. Mereka umumnya keturunan Nias yang berprofesi sebagai nelayan dan peladang. Para nelayan sering diserang buaya muara, bahkan ada beberapa yang tewas karenanya.

Suka Makmur terdiri tiga dusun, yakni Kuala Pengulu, Kuala Gadang, dan Anaoeik. Masing-masing dusun terisolir satu sama lain. Akses satu-satunya lewat laut dan sungai dengan menggunakan perahu.

Di desa ini, pada Senin (3/2/2020), Tim Safari Dakwah Perbatasan menggelar seremonial peresmian sarana dakwah dan makan siang bersama.

Safari dakwah yang berlangsung hingga 4 Februari 2020 itu diikuti 25 orang yang tergabung dalam Forum Dakwah Perbatasan (FDP). Mereka berasal dari Dewan Dakwah Aceh, Majelis Relawan Laznas Dewan Dakwah, Hidayatullah, Muhammadiyah, Rumah Zakat, Akademisi Kampus Unsyiah dan UIN, para dokter spesialis dari Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala dan RSUD Zaenal Abidin, dll.

Seremonial dihadiri puluhan warga mualaf dan pejabat setempat antara lain Camat Pulau Banyak Barat Mawardi, Kepala Dinas Syariah Islam dan Pendidikan Dayah Kab Singkil Aslinuddin, dan Geucik Suka Makmur Safriani.

Dalam pengantarnya, Ketua FDP Dokter Nurkhalis mengatakan, kegiatan sosial dan dakwah FDP di Suka Makmur dilandasi cinta kepada sesama saudara seiman. ‘’Kami renovasi Masjid An Nur dan kami bangun Markaz Dakwah di sini untuk menyambungkan cinta kita sebagai saudara seiman,’’ katanya.

Camat Mawardi dalam sambutannya menyampaikan rasa haru atas sumbangan FDP di wilayahnya. Pun demikian Geucik Safriani, yang berkali-kali mengucap rasa syukurnya.

Mereka kemudian meletakkan batu-batu pertama renovasi Masjid An Nur yang sudah lapuk. Masjid semi permanen ini akan dibangun permanen (bertembok) dengan perubahan arah kiblat yang sudah dikalibrasi oleh staf Kantor Kemenag Kab Singkil.

Pembangunan markas dakwah FDP sudah rampung 80%. Markas ini sekaligus jadi rumah dai, yang saat ini adalah M Yusuf, alumnus Akademi Dakwah Indonesia Aceh dan STID M Natsir Bekasi.

Pada kesempatan tersebut, warga mualaf mendapat santunan berupa paket sembako dan uang belanja. Anak-anak pun kegirangan mendapat hadiah perlombaan dan paket alat sekolah.

Dokter Nurkhalis yang spesialis jantung dan pembuluh darah, mengatakan, selanjutnya FDP akan memfasilitasi anak-anak mualaf Suka Makmur untuk melanjutkan pendidikan ke Pesantren Arrabwah di Lamkareung, Kec Indrapuri, Kab Aceh Besar.

Untuk mendukung program tersebut, Insya Allah FDP akan segera mensupport pembangunan asrama putra dan putri di Pesantren Arrabwah,’’ katanya pada Selasa (25/2).* [Ril/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Presidential Threshold sebagai Akar Masalah Kekisruan Pilpres 2019

Presidential Threshold sebagai Akar Masalah Kekisruan Pilpres 2019

Jum'at, 23 Oct 2020 23:31

Ngalor Ngidul Mahfud MD

Ngalor Ngidul Mahfud MD

Jum'at, 23 Oct 2020 23:26

KAMI Itu Gerakan Moral, Bukan Makar

KAMI Itu Gerakan Moral, Bukan Makar

Jum'at, 23 Oct 2020 23:09

Forum SATHU Soroti Kewajiban Deposit Setoran Umrah di UU Omnibus Law

Forum SATHU Soroti Kewajiban Deposit Setoran Umrah di UU Omnibus Law

Jum'at, 23 Oct 2020 22:03

Dibawah Pendudukan Armenia Masjid Bersejarah di Nagorno-Karabakh Diubah Jadi Kandang Babi

Dibawah Pendudukan Armenia Masjid Bersejarah di Nagorno-Karabakh Diubah Jadi Kandang Babi

Jum'at, 23 Oct 2020 19:45

Israel Hancurkan Desa Badui Palestina di Al-Araqeb Untuk ke-179 Kali Sejak Tahun 2000

Israel Hancurkan Desa Badui Palestina di Al-Araqeb Untuk ke-179 Kali Sejak Tahun 2000

Jum'at, 23 Oct 2020 18:45

Mendadak Kadrun: Budaya Munafik

Mendadak Kadrun: Budaya Munafik

Jum'at, 23 Oct 2020 18:24

The Times: Hamas Gunakan Pangkalan Cyber War di Turki Untuk Targetkan Musuhnya

The Times: Hamas Gunakan Pangkalan Cyber War di Turki Untuk Targetkan Musuhnya

Jum'at, 23 Oct 2020 17:35

Warga UEA Sekarang Bisa Pergi Ke Israel Tanpa Visa dan Tinggal Selama 90 Hari

Warga UEA Sekarang Bisa Pergi Ke Israel Tanpa Visa dan Tinggal Selama 90 Hari

Jum'at, 23 Oct 2020 17:15

SOHR Klaim 14 Anggota Al-Qaidah Gugur dalam Serangan Drone AS di Idlib Suriah

SOHR Klaim 14 Anggota Al-Qaidah Gugur dalam Serangan Drone AS di Idlib Suriah

Jum'at, 23 Oct 2020 16:46

Peneliti UNEJ: Melinjo Berpotensi Jadi Suplemen Cegah Covid

Peneliti UNEJ: Melinjo Berpotensi Jadi Suplemen Cegah Covid

Jum'at, 23 Oct 2020 14:14

Setahun Penuh Gaduh dan Demo yang Dirindukan

Setahun Penuh Gaduh dan Demo yang Dirindukan

Jum'at, 23 Oct 2020 13:30

Lima Cara Agar Generasi Bisa Berkualitas

Lima Cara Agar Generasi Bisa Berkualitas

Jum'at, 23 Oct 2020 11:55

Antisipasi Kriminalisasi, Dai Perlu Perhatikan Basis Data hingga Peraturan Perundangan

Antisipasi Kriminalisasi, Dai Perlu Perhatikan Basis Data hingga Peraturan Perundangan

Jum'at, 23 Oct 2020 11:32

5 Hal Untuk Diketahui Tentang Konflik Terakhir di Nagorno-Karabakh

5 Hal Untuk Diketahui Tentang Konflik Terakhir di Nagorno-Karabakh

Jum'at, 23 Oct 2020 11:00

Tanggapi Hasil Survey Indikator, Anis: Catatan Buruk Kinerja Pemerintah

Tanggapi Hasil Survey Indikator, Anis: Catatan Buruk Kinerja Pemerintah

Jum'at, 23 Oct 2020 10:56

Vaksinasi Dipercepat November, Politisi PKS Minta Seluruh Prosesnya Transparan

Vaksinasi Dipercepat November, Politisi PKS Minta Seluruh Prosesnya Transparan

Jum'at, 23 Oct 2020 10:38

Pasukan Azerbaijan Tembak Jatuh 7 Drone Armenia Dalam Tiga Hari

Pasukan Azerbaijan Tembak Jatuh 7 Drone Armenia Dalam Tiga Hari

Kamis, 22 Oct 2020 21:00

Seorang Imam dan 11 Anak Tewas Dalam Serangan Udara di Sebuah Masjid di Takhar Afghanistan

Seorang Imam dan 11 Anak Tewas Dalam Serangan Udara di Sebuah Masjid di Takhar Afghanistan

Kamis, 22 Oct 2020 20:15

Polisi Yang Memukul Polisi Dipukul Polisi #MumetKan

Polisi Yang Memukul Polisi Dipukul Polisi #MumetKan

Kamis, 22 Oct 2020 17:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X