Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.950 views

Covid-19 Belum Mereda, Muhammadiyah Perkuat Gerakan Pakai Masker

YOGYAKARTA (voa-islam.com) - Sejak awal Covid-19 masuk ke Indonesia, Muhammadiyah sebagai ormas Islam yang besar di Indonesia sudah mencanangkan partisipasinya dalam penanganan Covid-19.

Awal mulanya dari pembentukan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) PP Muhammadiyah yang diikuti dengan pembentukan struktur hingga MCCC pimpinan ranting dan penunjukkan rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah untuk merawat pasien Covid-19.

Dalam perjalanannya, sampai kini alih-alih mereda Covid-19 justru masih mengalami pertambahan kasus harian yang cukup signifikan. Data dari situs covid19.go.id menunjukkan selama Agustus ini saja, kasus harian orang terkonfirmasi positif Covid-19 selalu berada di atas angka 1500 kasus. Kondisi tersebut membuat Muhammadiyah yang sudah sejak awal ikut berkiprah menangani Covid-19, membuat keputusan-keputusan strategis untuk mengantisipasinya.

Salah satunya adalah pencanganan gerakan memakai masker yang dilaksanakan hari ini melalui siaran pers secara online. Dalam pencanangan gerakan memakai masker ini Muhammadiyah bekerja sama dengan komunitas Gerakan Pakai Masker (GPM), yang selama ini melakukan kampanye pemakaian masker di tengah-tengah masyarakat.  

Konferensi pers ini dihadiri oleh Ketua PP Muhammadiyah Agus Taufiqqurrahman, Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) PP Muhammadiyah Agus Samsudin, Sigit Pramono Ketua GPM dan Muhammad Edhie Purnawan Ketua Klaster Universitas dari GPM.

Agus Taufiqqurrahman dalam sambutannya menyampaikan bahwa PP Muhammadiyah menyambut baik kerja sama dengan GPM sebagai Gerakan Ta’awun untuk saling membantu dalam rangka pencegahan dan penyebaran Covid-19 serta berbagi dengan masyarakat yang terdampak.

“PP Muhammadiyah melalui MCCC dan Universitas Muhammadiyah serta jaringannya berkomitmen untuk terus menggaungkan serta mengedukasi masyarakat untuk memakai masker,” katanya.

Dalam kesempatan itu Agus Taufiqqurrahman juga menyampaikan gerakan sosial ekonomi Muhammadiyah melalui pelatihan pembuatan masker untuk mencapai swasemba masker yang akan melibatkan komunitas perempuan dan keluarga.

“Dengan adanya pelatihan pembuatan masker tentunya dapat membantu ekonomi keluarga yang terdampak pandemi sekaligus memenuhi kebutuhan masker dalam negeri,” ujarnya.

Menguatkan pernyataan Agus Taufiqqurrahman, Ketua MCCC PP Muhammadiyah Agus Samsudin menyatakan bahwa MCCC siap mendistribusikan 500.000 ribu masker sumbangan dari Temasek, Singapura.

“Kami menerima sumbangan ventilator dan masker dari Singapura yang diserahkan secara simbolis pada tanggal 29 Juli 2020 lalu dan ini akan kami distribusikan kepada warga yang membutuhkan” katanya.

Sigit Pramono selaku ketua GPM menyampaikan bahwa Indonesia berada di peringkat 97 dari 100 negara di dunia dalam penanganan Covid-19. “Ini artinya Indonesia dinilai belum aman dari pandemi. Peringkat ini juga nanti bisa mempengaruhi pertimbangan para investor untuk berinvestasi dan berpengaruh pada kunjungan turis ke Indonesia,” katanya.

Sigit Pramono menyampaikan juga bahwa Muhammadiyah dan GPM akan bekerja sama untuk mengedukasi masyarakat untuk memakai masker dengan melakukan Penyuluhan untuk Penyuluh, juga membagikan 1 juta masker kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam rencana jangka panjang Sigit menambahkan Muhammadiyah dan GPM akan mengedukasi masyarakat untuk membuat pelatihan pembuatan masker sendiri.

“Dengan adanya pelatihan itu diharapkan masyarakat bisa bergerak dan melahirkan swasembada masker untuk memenuhi kebutuhan masker dalam negeri. Selain itu, GPM mengajak Universitas Muhammadiyah dan Civitas Akademiknya untuk bersama menggaungkan dan mengedukasi masyarakat untuk memakai dan membuat masker sendiri,” ujarnya.

Sementara itu Muhammad Edhie Purnawan - Campaign Director/ Ketua GPM Klaster Universitas  menyampaikan bahwa masker adalah pelindung tidak hanya nyawa tapi juga pelindung ekonomi keluarga agar bisa melanjutkan kegiatan ekonomi dengan tetap bekerja dan produktif sekaligus tetap sehat.

Edhie Purnawan juga menyinggung peran penting Universitas dan civitas akedemika dalam mensosialisasikan dan mengedukasi pemakaian masker kepada masyarakat. Selain itu, Edhie menambahkan mahasiswa bisa dilibatkan melalui program pengabdian masyarakat melalui pelatihan membuat masker. “Masker buatan sendiri atau keluarga bisa digunakan sendiri maupun di jual sebagai penambah pendapatan keluarga sehingga ekonomi keluarga tetap sehat,” katanya.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Health lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Dosa

Dosa

Jum'at, 23 Apr 2021 07:06

Kamus Sejarah Indonesia Harus Sempurna, Agar Jadi Inspirasi Generasi Muda

Kamus Sejarah Indonesia Harus Sempurna, Agar Jadi Inspirasi Generasi Muda

Jum'at, 23 Apr 2021 06:22

IISD: Pengendalian Tembakau Tidak Musuhi Petani Tembakau

IISD: Pengendalian Tembakau Tidak Musuhi Petani Tembakau

Jum'at, 23 Apr 2021 05:57

Utusan AS: Dukungan Mematikan Iran Untuk Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Upaya Pedamaian Di Yaman

Utusan AS: Dukungan Mematikan Iran Untuk Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Upaya Pedamaian Di Yaman

Kamis, 22 Apr 2021 22:45

Ahli Tasawuf Terkemuka Aljazair Dihukum 3 Tahun Penjara Karena Penistaan Terhadap Islam

Ahli Tasawuf Terkemuka Aljazair Dihukum 3 Tahun Penjara Karena Penistaan Terhadap Islam

Kamis, 22 Apr 2021 22:35

Saudi Tahan Istri Dan Menantu Mantan Pemimpin Senior Hamas Yang Dipenjara Mohamed Al-Khodari

Saudi Tahan Istri Dan Menantu Mantan Pemimpin Senior Hamas Yang Dipenjara Mohamed Al-Khodari

Kamis, 22 Apr 2021 22:00

Mandi Untuk Membersihkan Diri dari Kotoran adalah Sunnah

Mandi Untuk Membersihkan Diri dari Kotoran adalah Sunnah

Kamis, 22 Apr 2021 20:13

Irlandia Selidiki Facebook untuk Kasus Data Bocor

Irlandia Selidiki Facebook untuk Kasus Data Bocor

Kamis, 22 Apr 2021 19:58

Riset: 87% Anak Indonesia Sudah Bermedia Sosial

Riset: 87% Anak Indonesia Sudah Bermedia Sosial

Kamis, 22 Apr 2021 16:18

Ketua Dewan Pertimbangan Hidayatullah Dr Abdul Mannan Meninggal Dunia

Ketua Dewan Pertimbangan Hidayatullah Dr Abdul Mannan Meninggal Dunia

Kamis, 22 Apr 2021 16:15

KSI Rasa Komunis

KSI Rasa Komunis

Kamis, 22 Apr 2021 14:52

Peluang dan Tantangan Pengusaha Muslimah di Indonesia

Peluang dan Tantangan Pengusaha Muslimah di Indonesia

Kamis, 22 Apr 2021 14:40

Pencerahan Barat Menjauhkan Manusia dari Agama, Islam Mendekatkan Manusia dengan Agama

Pencerahan Barat Menjauhkan Manusia dari Agama, Islam Mendekatkan Manusia dengan Agama

Kamis, 22 Apr 2021 14:30

Bagi Jokowi Pancasila Itu Penting?

Bagi Jokowi Pancasila Itu Penting?

Kamis, 22 Apr 2021 12:11

Adu Cepat Menangkap JPZ yang Ngaku Nabi ke-26

Adu Cepat Menangkap JPZ yang Ngaku Nabi ke-26

Kamis, 22 Apr 2021 11:48

Inilah Moment Paling Istimewa di Ramadhan

Inilah Moment Paling Istimewa di Ramadhan

Kamis, 22 Apr 2021 11:17

Muslimah Wahdah Tebar Ifthar di Seluruh Penjuru Nusantara

Muslimah Wahdah Tebar Ifthar di Seluruh Penjuru Nusantara

Kamis, 22 Apr 2021 10:18

Legislator PKS Siap Bersinergi dengan Dewan UKM DKI Jakarta

Legislator PKS Siap Bersinergi dengan Dewan UKM DKI Jakarta

Kamis, 22 Apr 2021 09:18

Itikaf (Bagian Satu)

Itikaf (Bagian Satu)

Kamis, 22 Apr 2021 08:28

Konferensi Perdamaian Afghanistan Di Istanbul Ditunda Menyusul Penolakan Taliban Untuk Hadir

Konferensi Perdamaian Afghanistan Di Istanbul Ditunda Menyusul Penolakan Taliban Untuk Hadir

Rabu, 21 Apr 2021 21:45


MUI

Must Read!
X