Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.311 views

Agenda RATU Berkah dengan Khilafah Raih 26.000 viewers

 

Oleh: Raras Wati

Di penghujung tahun 2020, Muslimah Indonesia mengadakan agenda rutin Risalah Akhir Tahun yang disebut RATU. Acara diselenggarakan pada tanggal 26 Desember 2020 pukul 09.00 WIB secara daring melalui zoom dan siaran youtube ini berhasil meraih 26.000 viewers hingga acara selesai.

Kali ini panitia mengusung tema Berkah Dengan Khilafah yang dipandu Hj. Firda Muthmainnah, S.Si, sebagai MC dan Bu Nanik Wijayanti, S.P. selaku host. Dengan menggandeng tiga narasumber yang berkompeten di bidangnya, acara berlangsung dengan penuh makna. Ketiga narasumber tersebut adalah Ibu Hj. Ir. Dedeh Wahidah  Achmad (Konsultan dan Trainer Keluarga Sakinah), Ibu Pratma Julia, S.P. (Pengamat Kebijakan Publik), dan Ibu Erma Rahmayanti, S.P. (Pemerhati Kebijakan Keluarga dan Generasi). 

Acara dibagi dua sesi talkshow dengan sesi pertama membongkar bagaimana demokrasi telah menunjukkan kebobrokannya sebagai sebuah sistem. Sedangkan sesi kedua menyampaikan gambaran khilafah sebagai alternatif solusi yang dari Allah.

Sebelum talkshow pertama, host menampilkan tayangan video bertema “Demokrasi Mati” yang menunjukkan rapuhnya sistem demokrasi. Video ini semakin memahamkan umat akan kelemahan dan keburukan demokrasi.

Menyambung dengan tayangan tersebut, host memberikan pertanyaan kepada narasumber pertama, Ibu Dedeh Wahidah mengenai demokrasi. Dalam sudut pandang beliau, demokrasi sudah tidak dapat diselamatkan karena dua faktor. 

Pertama, demokrasi berasal dari manusia yang memiliki akal terbatas, bukan dari Allah yang Maha Kuasa.

Kedua, demokrasi berselingkuh dengan kapitalis karena membutuhkan biaya besar untuk mencapai jabatan dan kedudukan sebagai pemimpin. Dapat dikatakan jika demokrasi sukses membagi-bagi kekuasaan tapi gagal dalam mendistribusikan kesejahteraan dan keadilan bagi rakyat. Menurut beliau, sebagai seorang muslim seharusnya hanya mengikuti aturan dari Allah yang ada pada Al-qur’an dan As-sunnah.

Dengan tegas dan lugas, Ibu Pratma Julia sebagai pemateri kedua menyampaikan bahwa tidak memungkinkan demokrasi berkolaborasi dengan syariat. Hal ini disebabkan demokrasi berasal dari akal manusia yang terbatas dan terdapat banyak celah kesalahan. Sementara, aturan islam berasal dari Allah yang Maha Benar. Ini berarti akan mencampur perkara yang haq dan bathil sehingga tidak akan pernah bisa menghasilkan kebaikan.

Selanjutnya, Ibu Erma Rahmayanti sebagai narasumber berikutnya, mendapat pertanyaan dari host terkait jaminan khilafah. Beliau menjelaskan bahwa Allah memberikan jaminan dalam penerapan khilafah. 

Pertamakedaulatan berada di tangan hukum syara’, sehingga posisi konstitusi tidak dapat mengalahkan aturan Allah. 

keduapemimpin yang ditunjuk dalam kepemimpinan khilafah harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Kriteria tersebut adalah kuat ilmu dan bertakwa sehingga akan selalu menghadirkan Allah dalam setiap pengambilan keputusan. 

Ketigaefisiensi birokrasi. Dengan birokrasi yang baik, permasalahan akan segera ditangani karena tidak ada ketimpangan regulasi. 

Keempatkesatuan komando dibawah khalifah. Dimana khalifah juga tidak akan memberi perintah diluar syariat islam.

Usai talkshow sesi pertama, host memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan melalui chat di zoom maupun di channel youtobe. Host menyampaikan tiga pertanyaan dari peserta dan langsung dijawab oleh narasumber.

Acara dilanjutkan dengan menampilkan testimoni dari dua tokoh yaitu Hj. Irene Handono selaku pakar kristologi dan Hj. Komariah selaku pembina majlis ta’lim. Hj. Irene Handono menyampaikan bahwa dalam demokrasi terdapat arogansi untuk  menggeser aturan Allah dan menggantinya dengan aturan manusia. Beliau menganggap kesombongan jika mengatakan tidak ada sistem yang lebih baik dari demokrasi. Menurut beliau, diamnya orang baik akan membawa kerusakan pada umat dan negara. Maka, beliau mengajak untuk kembali pada aturan Allah yang membawa kemaslahatan.

Dari talkshow di sesi pertama tersebut, dapat disimpulkan bahwa demokrasi telah gagal mewujudkan tujuan bernegara.

Acara dilanjutkan dengan talkshow sesi 2 dengan host menyakan langkah menuju terwujudnya khilafah. Kali ini Ibu Dedeh Wahidah menjawab bahwa harus ada tiga komponen dasar yaitu,  pertama  pemahaman benar terkait penegakkan khilafah.  Kedua, keyakinan kokoh agar tidak mudah disesatkan pada pemahaman yang salah. Ketiga, Aksi nyata untuk mewujudkan khilafah. Metode yang digunakan dalam sebuah aksi nyata hendaknya sesuai dengan ajaran Rasulullah, yaitu dakwah pemikiran. Adapun secara rinci beliau mengatakan aksi tersebut harus diiringi dengan mengkaji shirah dan tentang khilafah.

Ibu Pratma Julia mendapatkan kesempatan ke dua pada sesi ini. Beliau menyampaikan bahwa untuk menyatukan kesadaran umat harus ada sekelompok orang yang terkoordinir dengan kegiatan amar ma’ruf nahi mungkar dan beraktivitas politik sebagaimana dicontohkan Rasulullah. Menurut beliau untuk memaksimalkan upaya dakwah, maka semua komponen perlu terlibat dengan memanfaatkan potensi yang ada.

Berikutnya, Ibu Erma Rahmayanti  memberikan tanggapan bahwa perlu berhati-hati dalam menyikapi suatu realita yang ada. Umat harus menggunakan parameter islam dan tidak boleh menyerah. Bahkan beliau juga mengatakan, bahwa seorang muslimah juga bisa mengambil peran dalam dakwah tanpa terkecuali.

Memasuki sesi tanya jawab kedua, host menyampaikan pertanyaan pertama dari peserta terkait langkah penegakkan khilafah secara praktis. Pertanyaan tersebut dijawab dengan jelas oleh  Ibu Dedeh Wahidah. Beliau menyampaikan bahwa penegakkan khilafah bisa dimulai dengan memperbanyak bacaan, mendengar dan menganalisis kondisi yang ada, serta meningkatkan kadar mengkaji islam kaffah, dan meniatkan semua karena Allah.

Kemudian pertanyaan kedua mengenai perbedaan golongan di tengah penegakkan khilafah dijawab oleh  Ibu Pratma Julia. Beliau menjawab bahwa permasalahan furu’ atau  cabang tidak menjadi masalah, jika ada perbedaan asal ajaran dasar tetaplah sama.

Dilanjutkan pertanyaan ketiga tentang ketaatan pada ulil amri, dijawab secara oleh Ibu Erma Rahmayanti bahwa ulil amri yang ditaati adalah ulil amri yang taat pada Allah dan RasulNya.

Sebelum acara berakhir, kembali disampaikan testimoni oleh tokoh. Kali ini menghadirkan Dr. Ir. Pugoselpi Rokhman Dahuri, M. Si sebagai tokoh masyarakat yang memberikan testimoni secara jelas bahwa permasalahan bangsa yang carut-marut saat ini akibat umat yang meninggalkan ajaran Islam, sehingga penegakkan syariat menjadi suatu keharusan untuk menyudahi permasalahan saat ini.

Acara diakhiri dengan menampilkan video MMC, pembacaan beberapa testimoni peserta oleh host, dilanjutkan do’a oleh Ustadzah Murti’ah dan kata mutiara dari Host “Tidak ada artinya kehidupan yang kita jalani kecuali amal sholih yang mengantar ke surga.” (rf/voa-islam.com) 

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Recent Event lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Mayoritas Siswa Prancis Menolak Sekularisme Kaku Negara Mereka

Mayoritas Siswa Prancis Menolak Sekularisme Kaku Negara Mereka

Ahad, 07 Mar 2021 20:30

Pasukan Saudi Hancurkan 10 Drone Bersenjata Yang Ditembakkan Oleh Syi'ah Houtsi Yaman

Pasukan Saudi Hancurkan 10 Drone Bersenjata Yang Ditembakkan Oleh Syi'ah Houtsi Yaman

Ahad, 07 Mar 2021 19:30

42 Dari 100 Orang Bermain Game Seluler Setidaknya Sekali Sehari

42 Dari 100 Orang Bermain Game Seluler Setidaknya Sekali Sehari

Ahad, 07 Mar 2021 17:08

Menuju Dilegalkannya Minol, Budaya atau Buah Kegagalan Sistem?

Menuju Dilegalkannya Minol, Budaya atau Buah Kegagalan Sistem?

Ahad, 07 Mar 2021 14:08

Al-Shabaab Bebaskan 400 Tahanan Dalam Pembobolan Penjara di Puntland Somalia Utara

Al-Shabaab Bebaskan 400 Tahanan Dalam Pembobolan Penjara di Puntland Somalia Utara

Sabtu, 06 Mar 2021 21:05

Laporan: Faksi FSA Dukungan Turki Bicarakan Masalah Keamanan Dengan HTS

Laporan: Faksi FSA Dukungan Turki Bicarakan Masalah Keamanan Dengan HTS

Sabtu, 06 Mar 2021 20:00

Kasus Suap Pajak di Tengah Pandemi, Anis: Rapor Merah Pemerintah

Kasus Suap Pajak di Tengah Pandemi, Anis: Rapor Merah Pemerintah

Sabtu, 06 Mar 2021 19:19

Palang Merah Internasional Desak Myanmar Lindungi Relawan dan Petugas Kesehatan

Palang Merah Internasional Desak Myanmar Lindungi Relawan dan Petugas Kesehatan

Sabtu, 06 Mar 2021 13:15

Kajian Ilmu FUUI:

Kajian Ilmu FUUI: "Mengharamkan yang Dihalalkan dan Menghalalkan yang Diharamkan oleh Allah SWT"

Sabtu, 06 Mar 2021 09:50

Jimly Asshiddiqy Salah Besar

Jimly Asshiddiqy Salah Besar

Sabtu, 06 Mar 2021 09:30

Bolehkah Berdoa Agar Disampaikan ke Ramadhan?

Bolehkah Berdoa Agar Disampaikan ke Ramadhan?

Jum'at, 05 Mar 2021 18:43

Organisasi HAM Sambut Baik Keputusan ICC Untuk Selidiki Kejahatan Perang Israel

Organisasi HAM Sambut Baik Keputusan ICC Untuk Selidiki Kejahatan Perang Israel

Jum'at, 05 Mar 2021 16:05

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Jum'at, 05 Mar 2021 15:59

Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan Wakaf Uang

Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan Wakaf Uang

Jum'at, 05 Mar 2021 15:52

Rusia Telah Pulangkan 145 Anak Mantan Pejuang Islamic State Dari Irak dan Suriah

Rusia Telah Pulangkan 145 Anak Mantan Pejuang Islamic State Dari Irak dan Suriah

Jum'at, 05 Mar 2021 15:35

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lancarkan Serangan Baru Ke Badara Sipil Abha Saudi

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lancarkan Serangan Baru Ke Badara Sipil Abha Saudi

Jum'at, 05 Mar 2021 14:40

Test The Water Investasi Miras

Test The Water Investasi Miras

Jum'at, 05 Mar 2021 11:26

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Jum'at, 05 Mar 2021 09:09

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Jum'at, 05 Mar 2021 02:28

AS 'Dengan Tegas Menentang' Keputusan ICC Untuk Membuka Penyelidikan Kejahatan Perang Israel

AS 'Dengan Tegas Menentang' Keputusan ICC Untuk Membuka Penyelidikan Kejahatan Perang Israel

Kamis, 04 Mar 2021 21:15


MUI

Must Read!
X