Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.368 views

Agenda RATU Berkah dengan Khilafah Raih 26.000 viewers

 

Oleh: Raras Wati

Di penghujung tahun 2020, Muslimah Indonesia mengadakan agenda rutin Risalah Akhir Tahun yang disebut RATU. Acara diselenggarakan pada tanggal 26 Desember 2020 pukul 09.00 WIB secara daring melalui zoom dan siaran youtube ini berhasil meraih 26.000 viewers hingga acara selesai.

Kali ini panitia mengusung tema Berkah Dengan Khilafah yang dipandu Hj. Firda Muthmainnah, S.Si, sebagai MC dan Bu Nanik Wijayanti, S.P. selaku host. Dengan menggandeng tiga narasumber yang berkompeten di bidangnya, acara berlangsung dengan penuh makna. Ketiga narasumber tersebut adalah Ibu Hj. Ir. Dedeh Wahidah  Achmad (Konsultan dan Trainer Keluarga Sakinah), Ibu Pratma Julia, S.P. (Pengamat Kebijakan Publik), dan Ibu Erma Rahmayanti, S.P. (Pemerhati Kebijakan Keluarga dan Generasi). 

Acara dibagi dua sesi talkshow dengan sesi pertama membongkar bagaimana demokrasi telah menunjukkan kebobrokannya sebagai sebuah sistem. Sedangkan sesi kedua menyampaikan gambaran khilafah sebagai alternatif solusi yang dari Allah.

Sebelum talkshow pertama, host menampilkan tayangan video bertema “Demokrasi Mati” yang menunjukkan rapuhnya sistem demokrasi. Video ini semakin memahamkan umat akan kelemahan dan keburukan demokrasi.

Menyambung dengan tayangan tersebut, host memberikan pertanyaan kepada narasumber pertama, Ibu Dedeh Wahidah mengenai demokrasi. Dalam sudut pandang beliau, demokrasi sudah tidak dapat diselamatkan karena dua faktor. 

Pertama, demokrasi berasal dari manusia yang memiliki akal terbatas, bukan dari Allah yang Maha Kuasa.

Kedua, demokrasi berselingkuh dengan kapitalis karena membutuhkan biaya besar untuk mencapai jabatan dan kedudukan sebagai pemimpin. Dapat dikatakan jika demokrasi sukses membagi-bagi kekuasaan tapi gagal dalam mendistribusikan kesejahteraan dan keadilan bagi rakyat. Menurut beliau, sebagai seorang muslim seharusnya hanya mengikuti aturan dari Allah yang ada pada Al-qur’an dan As-sunnah.

Dengan tegas dan lugas, Ibu Pratma Julia sebagai pemateri kedua menyampaikan bahwa tidak memungkinkan demokrasi berkolaborasi dengan syariat. Hal ini disebabkan demokrasi berasal dari akal manusia yang terbatas dan terdapat banyak celah kesalahan. Sementara, aturan islam berasal dari Allah yang Maha Benar. Ini berarti akan mencampur perkara yang haq dan bathil sehingga tidak akan pernah bisa menghasilkan kebaikan.

Selanjutnya, Ibu Erma Rahmayanti sebagai narasumber berikutnya, mendapat pertanyaan dari host terkait jaminan khilafah. Beliau menjelaskan bahwa Allah memberikan jaminan dalam penerapan khilafah. 

Pertamakedaulatan berada di tangan hukum syara’, sehingga posisi konstitusi tidak dapat mengalahkan aturan Allah. 

keduapemimpin yang ditunjuk dalam kepemimpinan khilafah harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Kriteria tersebut adalah kuat ilmu dan bertakwa sehingga akan selalu menghadirkan Allah dalam setiap pengambilan keputusan. 

Ketigaefisiensi birokrasi. Dengan birokrasi yang baik, permasalahan akan segera ditangani karena tidak ada ketimpangan regulasi. 

Keempatkesatuan komando dibawah khalifah. Dimana khalifah juga tidak akan memberi perintah diluar syariat islam.

Usai talkshow sesi pertama, host memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan melalui chat di zoom maupun di channel youtobe. Host menyampaikan tiga pertanyaan dari peserta dan langsung dijawab oleh narasumber.

Acara dilanjutkan dengan menampilkan testimoni dari dua tokoh yaitu Hj. Irene Handono selaku pakar kristologi dan Hj. Komariah selaku pembina majlis ta’lim. Hj. Irene Handono menyampaikan bahwa dalam demokrasi terdapat arogansi untuk  menggeser aturan Allah dan menggantinya dengan aturan manusia. Beliau menganggap kesombongan jika mengatakan tidak ada sistem yang lebih baik dari demokrasi. Menurut beliau, diamnya orang baik akan membawa kerusakan pada umat dan negara. Maka, beliau mengajak untuk kembali pada aturan Allah yang membawa kemaslahatan.

Dari talkshow di sesi pertama tersebut, dapat disimpulkan bahwa demokrasi telah gagal mewujudkan tujuan bernegara.

Acara dilanjutkan dengan talkshow sesi 2 dengan host menyakan langkah menuju terwujudnya khilafah. Kali ini Ibu Dedeh Wahidah menjawab bahwa harus ada tiga komponen dasar yaitu,  pertama  pemahaman benar terkait penegakkan khilafah.  Kedua, keyakinan kokoh agar tidak mudah disesatkan pada pemahaman yang salah. Ketiga, Aksi nyata untuk mewujudkan khilafah. Metode yang digunakan dalam sebuah aksi nyata hendaknya sesuai dengan ajaran Rasulullah, yaitu dakwah pemikiran. Adapun secara rinci beliau mengatakan aksi tersebut harus diiringi dengan mengkaji shirah dan tentang khilafah.

Ibu Pratma Julia mendapatkan kesempatan ke dua pada sesi ini. Beliau menyampaikan bahwa untuk menyatukan kesadaran umat harus ada sekelompok orang yang terkoordinir dengan kegiatan amar ma’ruf nahi mungkar dan beraktivitas politik sebagaimana dicontohkan Rasulullah. Menurut beliau untuk memaksimalkan upaya dakwah, maka semua komponen perlu terlibat dengan memanfaatkan potensi yang ada.

Berikutnya, Ibu Erma Rahmayanti  memberikan tanggapan bahwa perlu berhati-hati dalam menyikapi suatu realita yang ada. Umat harus menggunakan parameter islam dan tidak boleh menyerah. Bahkan beliau juga mengatakan, bahwa seorang muslimah juga bisa mengambil peran dalam dakwah tanpa terkecuali.

Memasuki sesi tanya jawab kedua, host menyampaikan pertanyaan pertama dari peserta terkait langkah penegakkan khilafah secara praktis. Pertanyaan tersebut dijawab dengan jelas oleh  Ibu Dedeh Wahidah. Beliau menyampaikan bahwa penegakkan khilafah bisa dimulai dengan memperbanyak bacaan, mendengar dan menganalisis kondisi yang ada, serta meningkatkan kadar mengkaji islam kaffah, dan meniatkan semua karena Allah.

Kemudian pertanyaan kedua mengenai perbedaan golongan di tengah penegakkan khilafah dijawab oleh  Ibu Pratma Julia. Beliau menjawab bahwa permasalahan furu’ atau  cabang tidak menjadi masalah, jika ada perbedaan asal ajaran dasar tetaplah sama.

Dilanjutkan pertanyaan ketiga tentang ketaatan pada ulil amri, dijawab secara oleh Ibu Erma Rahmayanti bahwa ulil amri yang ditaati adalah ulil amri yang taat pada Allah dan RasulNya.

Sebelum acara berakhir, kembali disampaikan testimoni oleh tokoh. Kali ini menghadirkan Dr. Ir. Pugoselpi Rokhman Dahuri, M. Si sebagai tokoh masyarakat yang memberikan testimoni secara jelas bahwa permasalahan bangsa yang carut-marut saat ini akibat umat yang meninggalkan ajaran Islam, sehingga penegakkan syariat menjadi suatu keharusan untuk menyudahi permasalahan saat ini.

Acara diakhiri dengan menampilkan video MMC, pembacaan beberapa testimoni peserta oleh host, dilanjutkan do’a oleh Ustadzah Murti’ah dan kata mutiara dari Host “Tidak ada artinya kehidupan yang kita jalani kecuali amal sholih yang mengantar ke surga.” (rf/voa-islam.com) 

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Recent Event lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Jum'at, 27 Jan 2023 11:17

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Jum'at, 27 Jan 2023 10:36

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Kamis, 26 Jan 2023 16:16

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Kamis, 26 Jan 2023 15:16

Al-Azhar Serukan Dunia Islam Boikot Produk Swedia Dan Belanda Karena Penodaan Al-Qur'an

Al-Azhar Serukan Dunia Islam Boikot Produk Swedia Dan Belanda Karena Penodaan Al-Qur'an

Kamis, 26 Jan 2023 14:15

Mantan Menlu AS Mike Pompeo Klaim Berhasil Gagalkan Perang Nuklir India Dan Pakistan Pada 2019

Mantan Menlu AS Mike Pompeo Klaim Berhasil Gagalkan Perang Nuklir India Dan Pakistan Pada 2019

Kamis, 26 Jan 2023 13:34

AS Putuskan Akan Kirim 31 Tank Canggih M1 Abrams Ke Ukraina

AS Putuskan Akan Kirim 31 Tank Canggih M1 Abrams Ke Ukraina

Kamis, 26 Jan 2023 12:35

Training Ilmu EROSI, Cara Anda hadapi Masalah Dengan Tersenyum

Training Ilmu EROSI, Cara Anda hadapi Masalah Dengan Tersenyum

Kamis, 26 Jan 2023 11:37

Saling Anggap Adik-Kakak, Laki dan Wanita Bukan Mahram Boleh Chattingan?

Saling Anggap Adik-Kakak, Laki dan Wanita Bukan Mahram Boleh Chattingan?

Kamis, 26 Jan 2023 11:37

CAIR Desak Pemerintah AS Hentikan Penggunaan Daftar Pantauan 'Teroris'

CAIR Desak Pemerintah AS Hentikan Penggunaan Daftar Pantauan 'Teroris'

Kamis, 26 Jan 2023 11:06

8 Keunikan Pesantren Darul Munir, Modern dan Ramah Santri

8 Keunikan Pesantren Darul Munir, Modern dan Ramah Santri

Kamis, 26 Jan 2023 10:13

Mengapa Modi Tidak Ingin Warga India Tonton Film Dokumenter BBC Tentang Kerusuhan Gujarat??

Mengapa Modi Tidak Ingin Warga India Tonton Film Dokumenter BBC Tentang Kerusuhan Gujarat??

Rabu, 25 Jan 2023 22:05

Presiden Somalia Sebut Iran Ikut Campur Di Negaranya, Terapkan 'Agenda Subersif' Lewat Upaya Bantuan

Presiden Somalia Sebut Iran Ikut Campur Di Negaranya, Terapkan 'Agenda Subersif' Lewat Upaya Bantuan

Rabu, 25 Jan 2023 18:30

Puasa Khusus di Bulan Rajab; Boleh?

Puasa Khusus di Bulan Rajab; Boleh?

Rabu, 25 Jan 2023 15:05

Pakistan Naikan Hukuman Bagi Para Penghina Istri Nabi Dan Sahabat Hingga 10 Tahun Penjara

Pakistan Naikan Hukuman Bagi Para Penghina Istri Nabi Dan Sahabat Hingga 10 Tahun Penjara

Rabu, 25 Jan 2023 15:00

Prancis Pulangkan 15 Wanita Dan 32 Anak-anak Dari Kamp Tahanan Jihadis Di Suriah

Prancis Pulangkan 15 Wanita Dan 32 Anak-anak Dari Kamp Tahanan Jihadis Di Suriah

Rabu, 25 Jan 2023 13:59

Fintech Halal Yang Didukung Aramco Luncurkan Cabang Bank Fisik Di London

Fintech Halal Yang Didukung Aramco Luncurkan Cabang Bank Fisik Di London

Rabu, 25 Jan 2023 09:38

Tahukah Anda, Marah 10 Menit Tubuh Depresi Selama 16 Jam. Ini Solusinya

Tahukah Anda, Marah 10 Menit Tubuh Depresi Selama 16 Jam. Ini Solusinya

Rabu, 25 Jan 2023 09:26

Mahasiswa India Putar Film Dokumenter Tentang Modi Meski Dilarang Pemerintah

Mahasiswa India Putar Film Dokumenter Tentang Modi Meski Dilarang Pemerintah

Selasa, 24 Jan 2023 13:52

Erdogan Ke Swedia: Jangan Harap Dukungan Turki Untuk Keanggotaan NATO Setelah Protes Stockholm

Erdogan Ke Swedia: Jangan Harap Dukungan Turki Untuk Keanggotaan NATO Setelah Protes Stockholm

Selasa, 24 Jan 2023 12:05


MUI

Must Read!
X