Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.886 views

Memilukan, Calhaj Nenek Mudrikah Dikunci di Kamar Tatkala Berhaji

Oleh: Tardjono Abu Muas (Pemerhati Masalah Sosial)

Sungguh memilukan, miris dan tragis membaca berita berjudul: "Kasus Nenek Mudrikah Dikunci di Kamar Saat Berhaji Jangan Sampai Terulang" sebagaimana dilansir ihram.republika.co.id, Sabtu (11/6/2022).

Diberitakan, Nenek Mudrikah (65) yang memiliki keterbatasan berjalan sehingga harus menggunakan kursi roda dalam lima tahun terakhir karena penyakit stroke, beliau dikunci dan ditinggal sendiri oleh teman-teman sekamarnya karena dinilai merepotkan.

Kasus Nenek Mudrikah yang sungguh memilukan ini hendaknya menjadi perhatian serius Kementerian Agama (Kemenag) khususnya Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), terlebih mulai tanggal 12 Juni 2022 jamaah calon haji (Calhaj) yang dari Madinah akan mulai digeser ke Makkah diawali Miqat di Bir Ali untuk mulai melaksanakan rangkaian ibadah haji ke Makkah.

Oleh karena saat ini Nenek Mudrikah sudah berada di Tanah Suci, tentunya beliau sudah menjadi bagian dari anggota kelompok terbang (kloter) yang menjadi tanggung jawab dari petugas kloternya. Paling tidak, ada 6 orang petugas dalam tim kloter yang terdiri dari atas 2 orang PPIH Kloter dan Pembimbing, 2 orang Tenaga Kesehatan Haji (TKH), serta 2 orang Petugas Haji Daerah (PHD).

Di samping itu, tim kloter pun masih dibantu sejumlah Kepala Regu (Karu) dan Kepala Rombongan (Karom) calhaj dalam satu kloter.

Jelang memasuki prosesi ibadah haji yang diawali dengan Miqot, hendaknya sebelum berangkat Miqot segera petugas kloter, karu dan karomnya bermusyawarah untuk mencari solusi yang terbaik untuk mengatasi masalah Nenek Mudrikah yang memiliki keterbatasan.

Termasuk mencari solusi bagi Nenek Mudrikah ini agar dapat melaksanakan prosesi ibadah hajinya, yang tidak menutup kemungkinan pula akan mengeluarkan biaya tersendiri untuk jasa pendorong kursi rodanya selama melaksanakan prosesi ibadah hajinya.

Kini kasus Nenek Mudrikah memberikan pelajaran berharga bagi kita, khususnya bagi petugas kloter dan segenap jamaah dalam satu kloternya untuk menumbuhkan rasa empati dan kerja sama dalam sebuah kehidupan yang terikat dalam satu keluarga yang dibingkai dalam satu kloter.

Semoga kasus yang satu ini tidak terulang kembali, dan semoga pula keterbatasan fisik yang disandang Nenek Mudrikah ini menjadi ladang pahala yang telah disiapkan-Nya bagi teman-teman dalam satu kloternya untuk dengan niat ikhlas karena Allah membantu Nenek Mudrikah untuk menyelesaikan prosesi ibadah hajinya.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News

MUI

Must Read!
X