Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.582 views

Kurikulum Prototipe, Akankah Jadi Solusi bagi Mutu Pendidikan?

 

Oleh: Rida Nurfarida, S.E

 

Dampak pandemi yang dialami negeri ini tak ayal terasa juga bagi dunia pendidikan. Bagaimana tidak, metode pembelajaran sepanjang pandemi mengalami perubahan yang begitu besar yakni dilakukan secara daring atau online.

Ketika pembelajaran online berlangsung tidak semua pihak siap, terutama fasilitas penunjang online. Tidak semua warga masyarakat memiliki dan merasakan kelancaran belajar online ini. Dari sisi perangkat sekolah seperti pengajar, penilaian, pun dari sisi anak didik masih memerlukan peran besar orang tua sebagai pembimbing di rumah.

Walhasil, output yang didapati pun tidak sesuai dengan harapan. Sehingga metode ini menjadi learning loss atau kehilangan pembelajaran.

Menimbang hal tersebut, Kemendikbudristek Nadiem Anwar Makarim tahun 2022 ini mengeluarkan opsi adanya kurikulum prototipe bagi sekolah sebagai pilihan untuk mengatasi learning loss atau kehilangan pembelajaran dan mengakselerasi transformasi pendidikan Nasional. Hal ini pun didukung oleh komisi X DPR RI.

Namun apakah kurikulum prototipe ini benar-benar akan menjadi solusi bagi mutu pendidikan Nasional? Mengingat kurikulum ini terbentuk dari paradigma yang berlandaskan sekuler yang berpaham materialis dalam pencapaian tujuan hidup, hedonis, individualistis serta sinkretisme dalam agama.

Maka yang paling menonjol dalam kurikulum ini adalah adanya pengembangan soft skill dan karakter. Pembelajaran sesuai dengan minat dan bakat siswa untuk karirnya di masa depan dengan adanya penyederhanaan di banyak aspek misalnya di jenjang SD kelas 4.5.6, mata pelajaran IPA dan IPS diajarkan secara bersama melalui IPAS.

Untuk jenjang SMA tidak akan ada lagi penjurusan IPA, IPS, atau Bahasa. Tapi diarahkan untuk memilih mata pelajaran MIPA, IPS, Bahasa dan keterampilan vokasi sesuai minat dan bakat. Namun jika pembelajaran berorientasi  pada minat dan bakat murid ini jika tidak didukung dengan sistem pendidikan yang benar (termasuk ketersediaan guru yang kompeten) maka akan terjadi problem kesenjangan kualitas pendidikan yang tidak  merata.

Terlebih pendidikan yang dihasilkan pun sangat jelas memfokuskan pada perolehan materi. Peserta didik diarahkan menjadi para pekerja atau buruh tanpa diimbangi fokus ke arah perbaikan kepribadian yang menjadikan mutu pendidikan bernilai di tengah masyarakat. Tanpa disertai pengabdian terhadap negara sebagai pemberian manfaat bagi masyarakat bukan hanya bertolak ukur pada materi semata.

Pendidikan akan bermutu jika sistem pendidikannya mampu menghantarkan pada kesesuaian dengan tujuan dari pendidikan yang dicantumkan dalam pembukaan UUD 1945 alinea ke 4 yakni: "Mencerdaskan kehidupan bangsa", yang menggambarkan cita-cita bangsa indonesia untuk mendidik dan menyamaratakan pendidikan ke seluruh penjuru Indonesia agar tercapai kehidupan berbangsa  yang cerdas.

Terlebih apa yang diungkapkan oleh Ki Hajar Dewantara terkait pendidikan  merupakan daya upaya untuk memajukan budi pekerti, pikiran dan jasmani anak. Serta apa yang tertuang dalam UU no.20 tahun 2003 terkait arti pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, ahlak mulia serta keterampilan yang di perlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Berbeda dengan sistem pendidikan Islam. Pendidikan dalam pandangan Islam adalah upaya untuk mengubah manusia dengan pengetahuan tentang sikap dan prilaku sesuai dengan aturan Islam sehingga terbentuk SDM yang memiliki kepribadian Islam yang menghantarkan pada kecerdasan spritual berbudi pekerti yang luhur.

Tujuan dari setiap ilmu yang dimiliki masyarakat diarahkan untuk  memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat. Mensejahterakan umat dengan tujuan ridho Allah semata bukan seperti tolak ukur sistem pendidikan sekulerisme materialisme hari ini yang selalu berupaya agar ilmu yang disistemkan mampu menghasilkan materi sebanyak-banyaknya. Termasuk kurikulim prototipe ini yang lebih meruncing pada karir dan bakat yang orientasinya jadi buruh atau pekerja yang berujung pada materi.

Sebagaimana tujuan pendidikan yang sebenarnya tersebut bisa dicapai sesuai dengan pembukaan UUD 1945, maka hanya sistem Islamlah yang mampu mewujudkannya.

Firman Allah swt: "Apakah hukum jahiliyah  yang mereka kehendaki, dan hukum siapakah yang lebih baik daripada hukum allah swt bagi orang-orang yang yakin?" (T.Q.S Al-maidah :50). Maka sudah saatnya membenahi sistem pendidikan ini dengan kembali kepada sistem pendidikan Islam. Wallahu a'lam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Muhammad Sinwar: Menembakkan Rudal Ke Tel Aviv lebih Mudah Dari Pada Minum Air

Muhammad Sinwar: Menembakkan Rudal Ke Tel Aviv lebih Mudah Dari Pada Minum Air

Sabtu, 28 May 2022 21:05

 Ukraina Klaim Sedikitnya 30.000 Tentara Rusia Tewas Sejak Awal Invasi

Ukraina Klaim Sedikitnya 30.000 Tentara Rusia Tewas Sejak Awal Invasi

Sabtu, 28 May 2022 20:25

Arab Saudi Hasilkan 14,5 Trilyun Rupiah Perhari Dari Ekspor Minyak

Arab Saudi Hasilkan 14,5 Trilyun Rupiah Perhari Dari Ekspor Minyak

Sabtu, 28 May 2022 17:34

Ustaz Bachtiar Nasir Ajak Umat Bela Baitul Maqdis dengan Cara Ini

Ustaz Bachtiar Nasir Ajak Umat Bela Baitul Maqdis dengan Cara Ini

Sabtu, 28 May 2022 16:09

Aigoo! Merebak Fenomena Anak Jenius Palsu di Korea

Aigoo! Merebak Fenomena Anak Jenius Palsu di Korea

Sabtu, 28 May 2022 11:01

Pejabat: Arab Saudi Tidak Akan Cabut Larangan Penjualan Minuman Beralkohol

Pejabat: Arab Saudi Tidak Akan Cabut Larangan Penjualan Minuman Beralkohol

Jum'at, 27 May 2022 21:40

Dr. Salim: Syariat Islam di Aceh Harus Jadi Teladan

Dr. Salim: Syariat Islam di Aceh Harus Jadi Teladan

Jum'at, 27 May 2022 19:44

Khotbah Jumat Ustaz Bachtiar Nasir: Al-Quds yang Terzalimi

Khotbah Jumat Ustaz Bachtiar Nasir: Al-Quds yang Terzalimi

Jum'at, 27 May 2022 13:35

Laporan: Turki Klaim Tangkap Pemimpin Baru Islamic State Abu Al-Hassan Al-Hashimi Al-Qurayshi

Laporan: Turki Klaim Tangkap Pemimpin Baru Islamic State Abu Al-Hassan Al-Hashimi Al-Qurayshi

Kamis, 26 May 2022 22:55

Pengadilan India Vonis Penjara Seumur Hidup Pemimpin Pro-Kemerdekaan Kashmir Yasin Malik

Pengadilan India Vonis Penjara Seumur Hidup Pemimpin Pro-Kemerdekaan Kashmir Yasin Malik

Kamis, 26 May 2022 21:25

Niger Klaim Militernya Tewaskan 40 Pejuang Boko Haram Dalam Pertempuran Di Danau Chad

Niger Klaim Militernya Tewaskan 40 Pejuang Boko Haram Dalam Pertempuran Di Danau Chad

Kamis, 26 May 2022 16:07

Pengadilan Prancis Tangguhkan Aturan Dewan Kota Grenoble Yang Mengizinkan Muslimah Memakai Burkini

Pengadilan Prancis Tangguhkan Aturan Dewan Kota Grenoble Yang Mengizinkan Muslimah Memakai Burkini

Kamis, 26 May 2022 15:05

Anis Matta: Bangsa Ini Masih Lahirkan Para Pelawak, Bukan Pemimpin

Anis Matta: Bangsa Ini Masih Lahirkan Para Pelawak, Bukan Pemimpin

Kamis, 26 May 2022 11:33

Apakah Tepat Singapore Sudah Mengusir UAS?

Apakah Tepat Singapore Sudah Mengusir UAS?

Kamis, 26 May 2022 10:20

Negara Abai, Keimanan Tergadai

Negara Abai, Keimanan Tergadai

Kamis, 26 May 2022 09:07

Penembakan Massal di AS Berulang, Kemana Mencari Rasa Aman?

Penembakan Massal di AS Berulang, Kemana Mencari Rasa Aman?

Kamis, 26 May 2022 08:56

Prabowo

Prabowo "Dibobodo"?

Kamis, 26 May 2022 07:28


MUI

Must Read!
X