Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.948 views

Agama Absen dari Peta Jalan Pendidikan Nasional?

 

Oleh:

Adinda Riske || Mahasiswi Universitas Gunadarma

 

HILANGNYA frasa ‘agama’ dari Peta Jalan Pendidikan Indonesia 2020-2035 menuai banyak protes dari berbagai pihak. Pasalnya frasa ‘agama’ tersebut sama sekali tidak tertulis dalam visi draf Peta Jalan Pendidikan dan justru tertulis frasa ‘budaya’ yang bergandengan dengan Pancasila.

Hal tersebut mendapat komentar dari Ketua Umum Pimpinan PP Muhammadiyah, Haedar Nasir yang mengatakan Peta Jalan Pendidikan tanpa memuat ‘agama’ tidak sejalan dengan Pasal 31 UUD 1945 dan dinilai Inkonstitusional. Selain itu Kiai Abdullah juga menegaskan jika frasa ‘agama’ tidak cukup jika dikaitkan dengan frasa ‘akhlak’ dan ‘budaya’.

Berbeda dengan visi pendidikan dalam revisi UU 20/2003 tentang Sisdiknas, tujuan pendidikan adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjadi manusia berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Lantas bagaimana bisa frasa ‘agama’ dihilangkan begitu saja, padahal jika berkaca pada Pancasila sila pertama menegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang religius, berlandaskan pada nilai-nilai keagamaan, bukan sekular yang memisahkan nilai kehidupan dari nilai-nilai keagamaan.

Sejatinya pendidikan bertujuan melahirkan generasi-generasi bangsa yang beriman, bertakwa dan berakhlak mulia. Jika pada Peta Jalan Pendidikan periode sebelumnya saja frasa ‘agama’tercantum dalam kurikulum pendidikan, walau dalam penerapannya para pelajar hanya mendapatkan materi agama sebanyak 2 hingga 3 jam dalam seminggu, dengan metode penyampaian teoritis tanpa mengimplementasikan dalam kehidupan, sehingga menghasilkan para pelajar yang jauh dari tujuan pendidikan. Hingga tak jarang bagi para pelajar mengikuti gaya hidup liberal. Lantas bagaimana jika frasa ‘agama’dihilangkan dari kurikulum pendidikan begitu saja? Hal ini tentu akan menimbulkan berbagai macam polemik.

Hal tersebut akan memberikan minimnya ruang bagi generasi untuk memahami ilmu agama dan implementasi nilai-nilai agama dalam kehidupan, sehingga berpotensi menumbuhkan generasi yang sekular-liberal. Dengan memisahkan nilai-nilai agama dari kehidupan dan tidak berstandar atas agama, namun berstandar atas asas manfaat. Efeknya para generasi bangsa akan hidup bebas sesuai dengan kemauannya, tanpa mengkaitkan nilai-nilai agama dalam kehidupannya.

Faktanya, permasalahan remaja kian marak dan terus bertambah dalam kehidupan pelajar, meningkatnya kasus kriminalitas remaja seperti seks bebas, aborsi, tawuran, narkoba hingga LGBT terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini menjadi bukti tidak adanya pemahaman akidah Islam yang mengakar pada para pelajar, dan bukti rusaknya sistem sekular-liberal.

Jika ingin melahirkan generasi yang beriman, beradab dan berakhlak mulia, hanya dapat ditemukan dalam sistem pendidikan Islam, yang di dalamnya dibangun berlandaskan akidah Islam dengan kurikulum dan metode yang sejalan dengan akidah. Tsaqafah Islam tidak dipisahkan dengan ilmu pengetahuan seperti kurikulum pendidikan sekular. Pelajar diberikan porsi yang lebih besar untuk memahami tsaqafah Islam. Pendidikan dalam Islam mengajarkan ilmu sains diterapkan sesuai dengan tingkat kebutuhan, tidak dipisahkan sesuai dengan jenjang tertentu.

Pada tingkat perguruan tinggi, pelajar dapat mempelajari tsaqafah asing yang akan disampaikan secara utuh, setelah pelajar memahami tsaqafah Islam secara matang. Tetapi bukan untuk diterapkan namun untuk menjelaskan kecacatan dari tsaqafah asing tersebut dan ketidaksesuaiannya dengan fitrah manusia.

Dengan demikian, kurikulum pendidikan dalam sistem Islam mencakup 3 komponen materi utama yang akan menjadi karakteristiknya, yakni pembentukan kepribadian Islami, penguasaan terhadap tsaqafah Islam dan penguasaan ilmu pengetahuan seperti IPTEK, keahlian dan keterampilan. Hasilnya jelas berbeda dengan kurikulum sekular, generasi penerus dalam sistem Islam akan terbentuk menjadi generasi yang berkualitas dengan berkepribadian Islam.

Dengan begitu, para pelajar akan mampu berpikir dan bersikap sesuai dengan syariat Islam. Sehingga pelajar akan senantiasa terikat dengan syariat Islam, melaksanakan kewajiban dan meninggalkan segala tindak kemaksiatan kepada Allah SWT. Output generasi seperti ini hanya bisa diwujudkan jika Islam diterapkan sebagai aturan kehidupan, bukan semata-mata hanya sebagai agama spiritual saja. Wallahu a’lam bishawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Pemprov DKI Cabut Izin 12 Outlet Holywings

Pemprov DKI Cabut Izin 12 Outlet Holywings

Senin, 27 Jun 2022 21:57

Beli Minyak Goreng Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi, FPKS: Menyulitkan Rakyat

Beli Minyak Goreng Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi, FPKS: Menyulitkan Rakyat

Senin, 27 Jun 2022 21:44

Kolaborasi Bangun Kampung Wakaf Ciracas, Upaya Bangun Kemandirian Warga

Kolaborasi Bangun Kampung Wakaf Ciracas, Upaya Bangun Kemandirian Warga

Senin, 27 Jun 2022 21:37

Jumlah Anak-anak Yang Tewas Akibat Gempa Di Afghanistan Meningkat Menjadi 155 Orang

Jumlah Anak-anak Yang Tewas Akibat Gempa Di Afghanistan Meningkat Menjadi 155 Orang

Senin, 27 Jun 2022 18:45

Serangan Cyber Paksa Perusahaan Baja Terbesar Iran Berhenti Beroperasi

Serangan Cyber Paksa Perusahaan Baja Terbesar Iran Berhenti Beroperasi

Senin, 27 Jun 2022 18:00

PBB: Perang Ukraina Dapat Meningkatkan Produksi Narkoba Ilegal

PBB: Perang Ukraina Dapat Meningkatkan Produksi Narkoba Ilegal

Senin, 27 Jun 2022 17:17

Tingkah Polah Jagat Milenial dan Memburuknya Peradaban Manusia

Tingkah Polah Jagat Milenial dan Memburuknya Peradaban Manusia

Senin, 27 Jun 2022 08:05

Taliban Serukan Pemerintah Internasional Cabut Pembekuan Aset Bank Sentral Setelah Gempa Mematikan

Taliban Serukan Pemerintah Internasional Cabut Pembekuan Aset Bank Sentral Setelah Gempa Mematikan

Ahad, 26 Jun 2022 21:06

Pemimpin Hindu Kanada Dukung Pembunuhan Umat Muslim Dan Sikh Di India

Pemimpin Hindu Kanada Dukung Pembunuhan Umat Muslim Dan Sikh Di India

Ahad, 26 Jun 2022 20:35

Turki Batalkan Dakwaan Terhadap 26 Warga Saudi Yang Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Turki Batalkan Dakwaan Terhadap 26 Warga Saudi Yang Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Ahad, 26 Jun 2022 19:10

Film Lightyear dan Kampanye LGBT, Tolak!

Film Lightyear dan Kampanye LGBT, Tolak!

Ahad, 26 Jun 2022 16:36

Demokrasi Menyuburkan Oligarki

Demokrasi Menyuburkan Oligarki

Ahad, 26 Jun 2022 16:25

Kafe Eks Holywings Jualan Miras, Dewan Dakwah Bogor Minta Izin Dicabut

Kafe Eks Holywings Jualan Miras, Dewan Dakwah Bogor Minta Izin Dicabut

Sabtu, 25 Jun 2022 21:00

Kementerian Saudi: Hanya Jamaah Haji Yang Diizinkan Melakukan Umrah Antara 24 Juni Hingga 19 Juli

Kementerian Saudi: Hanya Jamaah Haji Yang Diizinkan Melakukan Umrah Antara 24 Juni Hingga 19 Juli

Sabtu, 25 Jun 2022 20:30

SITE: Afiliasi Al-Qaidah Katibat Macina Bantah Bunuh 132 Warga Sipil Di Tiga Desa Mali

SITE: Afiliasi Al-Qaidah Katibat Macina Bantah Bunuh 132 Warga Sipil Di Tiga Desa Mali

Sabtu, 25 Jun 2022 19:41

PN Surabaya Kabulkan Nikah Beda Agama, MUI: Merusak Martabat Manusia

PN Surabaya Kabulkan Nikah Beda Agama, MUI: Merusak Martabat Manusia

Sabtu, 25 Jun 2022 17:47

Luar Biasa! Suporter Sepak Bola Bangun Masjid di Ciomas

Luar Biasa! Suporter Sepak Bola Bangun Masjid di Ciomas

Sabtu, 25 Jun 2022 09:19


MUI

Must Read!
X