Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.390 views

Buanglah Sampah pada Tempatnya

 

Oleh:

Keni Rahayu|| Influencer Dakwah Milenial

 

INGAT slogan di atas gak? "Buanglah sampah pada tempatnya" adalah slogan yang nempel di dinding kelas zaman SD dulu membersamai beberapa slogan positif lainnya. Tujuannya apa? Tentu saja untuk mengajak semua pembacanya membuang sampah di tempatnya, yakni tempat sampah.

Biang Kerok Banjir

Kenapa sih kalau buang sampah harus di tempat sampah? Duh bahaya banget, salah satunya adalah banjir. Selain banjir, sampah bisa jadi sarang penyakit karena kotoran di mana-mana. Sampah menumpuk juga tempat favorit jin, loh. Hii ngeri. 

Ngomong-ngomong soal banjir, sayangnya buang sampah sembarangan bukan satu-satunya penyebab banjir. Sebab jika kita lihat, penyebab banjir hakiki bukan hanya karena sampah menumpuk di selokan atau kali. Salah satu penyebab banjir yang hari ini viral adalah deforestasi. 

Apaan tuh deforestasi? Sebuah aktivitas penebangan hutan besar-besaran. Bukan hanya kayunya yang dimanfaatkan, tapi hutan digundul dan dihabisi untuk dijadikan lahan. Di atas lahan didirikan bangunan berupa hunian, pariwisata, dan bangunan lainnya asal bagi investor menunjang cuan.  

Dilarang buang sampah sembarangan, dilarang menebang hutan sembarangan, dan berbagai aktivitas sembarangan lainnya sudah kita pelajari di bangku sekolah. Namun, pelajaran yang kita dapat mengindikasikan larangan itu hanya tugas individu saja sebagai warga negara. Namun, adakah peran negara dalam mengatasinya? 

Anggap saja individu sudah taat dengan buang sampah di tempat sampah. Namun sebaliknya, negara malah mengizinkan para kapitalis memenuhi hajatnya bahkan dengan melakukan upaya deforestasi. Lihat saja Kalimantan yang dikatakan paru-paru dunia, kini jadi langganan banjir (Views.id, 21/10/21). 

Di Batu, Jawa Timur, dataran tinggi bisa banjir meluber begitu, apa gara-gara sampah? Pasti ada aktivitas manusia yang mengganggu keseimbangan alam. Sebegitu parahnya manusia mengelola bumi, hingga rusak parah tak teratasi. 

Senada dengan ini, menurut Pakar Kebencanaan Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Suratman mengatakan, banjir bandang yang melanda Kota Batu, Malang, Jawa Timur menunjukkan adanya gangguan ekosistem di wilayah tersebut. Yaitu, alih fungsi lahan oleh manusia, dan desakan penggunaan lahan untuk pertanian maupun pemukiman (Kompas, 6/11/21).  

Di sisi lain, para pemangku kebijakan berdalih bahwa upaya deforestasi menurun. Padahal, Greenpeace berkata sebaliknya (Detikcom, 14/11/21). Lagi-lagi para korporat menggandeng pejabat (atau mereka itu sendiri pejabatnya?) untuk kamuflase data. Tujuannya, agar penguasa nampak peduli sama lingkungan. Sungguh kejamnya. 

Bagaimana solusi Islam menyelesaikan masalah lingkungan?

Mari kita gali bagaimana Islam bisa menyelesaikan masalah ini. Islam hadir bukan sekadar agama yakini, tapi agama realisasi yang bisa hadir sebagai solusi, termasuk deforestasi. Bukan hanya reboisasi, pengaturan Islam komprehensif. Mencegah sebelum terjadi luka, itulah Islam.

Pertama. Perlu dipahami bahwa hutan adalah salah satu kepemilikan umum. Milik umum artinya tidak ada yang boleh memiliki kecuali rakyat. Kebermanfaatan hutan dikelola hanya atas nama rakyat, bukan korporat. Mentang-mentang punya uang, maka bebas tendang asal perut sendiri kenyang? Tidak. Islam tidak demikian.

Bahkan negara tidak boleh mengelola hutan jika hanya untuk kepentingan penguasa. Hutan harus dijaga, dilestarikan, tidak ditebang apalagi dibakar. Sebab akibatnya bukan hanya banjir, tapi hutan adalah tempat tinggal semua flora fauna ciptaan Allah. Jika hutan tiada, kemana mereka bersuaka? Maka tak aneh jika kini banyak ular, tikus, bahkan buaya mendatangi rumah warga. Mau bagaimana, rumah mereka dibinasa. 

Kedua. Islam mengatur tata kota atas asas kepentingan umat. Pembangunan diberi izin penguasa hanya jika tidak membahayakan rakyat. Keuntungan yang didapat juga hanya untuk rakyat. Meski nampaknya menguntungkan secara materi, pembangunan mal, hunian, dan wisata ditolak jika dampaknya banjir. Sebab daya resap tanah berkurang jika lahan diperluas, hutan amblas. 

Ketiga. Salah dari akarnya. Apa lagi yang menyebabkan paradigma berpikir penguasa hari ini permisif terhadap segala pembangunan bahkan di lahan hijau seperti hutan atupun sawah? Ialah kapitalisme, ideologi sesat. Tak peduli urusan rakyat, yang penting gendut perut korporat.

Kalau sudah begini, bukan hanya buanglah sampah pada tempatnya. Ada lagi slogan yang lebih tepat menjadikan solusi semua permasalahan ini. Letakkan pengaturan Islam pada tempatnya. Tidak hanya wacana, mari kita berupaya menjalankan syariat Allah yang mulia. Seluruhnya. Maka rahmat tak hanya bagi manusia, melainkan juga untuk gajah, buaya, tikus, ular, katak, dan semua teman-temannya para penghuni hutan. Wallahu a'lam bishowab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Jazuli Juwaini Instruksikan Anggota Fraksi PKS Potong Gaji untuk Korban Letusan Semeru

Jazuli Juwaini Instruksikan Anggota Fraksi PKS Potong Gaji untuk Korban Letusan Semeru

Senin, 06 Dec 2021 22:19

Pengungsi Banyak yang Bunuh Diri, Solidarity Indonesia for Refugee Minta UNHCR Peduli

Pengungsi Banyak yang Bunuh Diri, Solidarity Indonesia for Refugee Minta UNHCR Peduli

Senin, 06 Dec 2021 21:31

Pejabat Tinggi Isrel Beri 'Dukungan Penuh' Polisi Yang Menembak Mati Warga Palestina Yang Terluka

Pejabat Tinggi Isrel Beri 'Dukungan Penuh' Polisi Yang Menembak Mati Warga Palestina Yang Terluka

Senin, 06 Dec 2021 20:13

Varian Omicron, Dokter Corona Ungkap Pentingnya Percepatan Vaksinasi

Varian Omicron, Dokter Corona Ungkap Pentingnya Percepatan Vaksinasi

Senin, 06 Dec 2021 20:10

Macron: Prancis Dan Beberapa Negara Eropa Pertimbangkan Buka Perwakilan Diplomatik Di Afghanistan

Macron: Prancis Dan Beberapa Negara Eropa Pertimbangkan Buka Perwakilan Diplomatik Di Afghanistan

Senin, 06 Dec 2021 19:15

Bukhori Beberkan Perjuangan Fraksi PKS Wujudkan Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas

Bukhori Beberkan Perjuangan Fraksi PKS Wujudkan Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas

Senin, 06 Dec 2021 16:59

Sering Bicara Soal Agama, KH Cholil Nafis Tawarkan KSAD Dudung Ikut Standarisasi Dai MUI

Sering Bicara Soal Agama, KH Cholil Nafis Tawarkan KSAD Dudung Ikut Standarisasi Dai MUI

Senin, 06 Dec 2021 14:49

Berkaca Pada Pola Pendidikan Rasulullah Saw

Berkaca Pada Pola Pendidikan Rasulullah Saw

Senin, 06 Dec 2021 14:31

Dudung itu Prajurit atau Politisi?

Dudung itu Prajurit atau Politisi?

Senin, 06 Dec 2021 14:02

Varian Omicron, Kegagalan Badan Dunia Melindungi Nyawa Manusia

Varian Omicron, Kegagalan Badan Dunia Melindungi Nyawa Manusia

Senin, 06 Dec 2021 13:49

Indonesia Produsen Minyak Sawit Terbesar, Legislator Desak Pemerintah Turunkan Harga Minyak Goreng

Indonesia Produsen Minyak Sawit Terbesar, Legislator Desak Pemerintah Turunkan Harga Minyak Goreng

Senin, 06 Dec 2021 10:52

Kelompok HAM Kecam Eksekusi Extra-Yudisial Polisi Israel Terhadap Warga Palestina Di Yerusalem

Kelompok HAM Kecam Eksekusi Extra-Yudisial Polisi Israel Terhadap Warga Palestina Di Yerusalem

Ahad, 05 Dec 2021 21:05

Polisi Inggris Perlakukan Keluarga 'Pengantin ISIS' Sebagai Tersangka Dan Penjahat

Polisi Inggris Perlakukan Keluarga 'Pengantin ISIS' Sebagai Tersangka Dan Penjahat

Ahad, 05 Dec 2021 20:35

Bicara Prestasi, Anies Capres yang Diunggulkan

Bicara Prestasi, Anies Capres yang Diunggulkan

Ahad, 05 Dec 2021 19:43

Minta Maaf yang Bukan Minta Maaf

Minta Maaf yang Bukan Minta Maaf

Ahad, 05 Dec 2021 19:33

Kemenkes Targetkan Indonesia Bisa Mandiri Farmasi dan Alat Kesehatan

Kemenkes Targetkan Indonesia Bisa Mandiri Farmasi dan Alat Kesehatan

Ahad, 05 Dec 2021 19:26

86 Organisasi HAM Desak Uni Eropa Larang Spayware NSO Group Israel

86 Organisasi HAM Desak Uni Eropa Larang Spayware NSO Group Israel

Ahad, 05 Dec 2021 19:15

Turki Dakwa 16 Orang Yang Dicurigai Menjadi Mata-mata Badan Intelijen Israel Mossad

Turki Dakwa 16 Orang Yang Dicurigai Menjadi Mata-mata Badan Intelijen Israel Mossad

Ahad, 05 Dec 2021 17:35

UU Cipta Kerja bak Terekam Dalam VAR

UU Cipta Kerja bak Terekam Dalam VAR

Ahad, 05 Dec 2021 16:55

Jelang Keberangkatan Haji dan Umrah, Politisi PAN Minta Pemerintah Waspadai Virus Omicron

Jelang Keberangkatan Haji dan Umrah, Politisi PAN Minta Pemerintah Waspadai Virus Omicron

Ahad, 05 Dec 2021 12:18


MUI

Must Read!
X