Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.055 views

Strategi Memerangi Manusia Berwatak Kera dan Babi

Oleh: K.H. Athian Ali M. Da'i, Lc. M.A*

Orang-orang kafir Yahudi Israel mengklaim jika mereka merupakan Hamba pilihan Tuhan, diambil dari makna Israa yang bermakna "hamba pilihan" dan eil yang berarti "Tuhan" dalam bahasa Ibrani.

Karena merasa sebagai Sya'bulloh AI mukhtar "Bangsa terbaik pilihan Alloh" maka mereka tidak merasa bersalah untuk merampas hak milik bangsa lain (Q.S Ali Imraan: 75-76)

Kendati sangat luar biasa Alloh SWT memanjakan Bani Israil dengan mengaruniakan berbagai kenikmatan duniawi (Q.S. AI Baqaroh: 57) termasuk menyelamatkan mereka dari kedzaliman Fira'un dan pasukannya yang nyaris saja menghabisi mereka, namun sebagian besar mereka tetap saja kufur dengan di antaranya :

Membuang dan atau mengubah-ubah firman-firman Alloh SWT yang dirasakan tidak sejalan dengan hawa nafsu mereka (Al Baqaroh : 75)

Mencari berbagai dalih dan alasan yang sangat tidak masuk akal untuk tetap tidak patuh dan taat terhadap aturan dan hukum Alloh SWT (Q.S. Al Baqaroh : 67-71)

Selalu bersikap kufur (Q.S. Al Baqaroh: 51) 

Mengingkari janji kepada Alloh SWT kendati gunung Thursina ditempatkan Alloh SWT di atas kepala saat mereka mengikrarkan janji (Q.S. Al Baqaroh: 63-64)

Berupaya mencari pembenaran untuk tetap kufur dengan menetapkan syarat untuk beriman sesuatu yang sangat tidak masuk akal, seperti meminta kepada Nabi Musa AS untuk bisa menghadirkan Alloh SWT jelas-jelas nyata dihadapan mereka (Q.S. Al Baqaroh: 55) .

Padahal telah dijelaskan berulang-kali kepada mereka, jika Alloh SWT adalah Zat Yang Maha Ghaib yang "Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia Maha melihat segala yang kelihatan" (Q.S. AI An'aam : 103)

Menetapkan (na'dzu billah) sifat kikir kepada Alloh SWT (Q.S. Al Ma-idah : 64)

Jangankan untuk menerima pendapat dan pandangan orang lain, hati mereka bahkan sudah membatu untuk menerima kebenaran Ilahi (Q.S. Al Baqaroh: 74)

Demi mempertahankan kekufuran namun tetap memperoleh hajat duniawi, mereka memilih sikap munafik, berwajah dan berkepribadian ganda (Q.S. AI Baqaroh: 76) 

Tidak hanya saja menolak kebenaran Ilahi, bahkan para Nabi sekali pun mereka bunuh (Q.S. Ali imraan: 21)

Kekufuran, kebiadaban dan kekejaman orang-orang kafir Yahudi Israel inilah yang kemudian mengundang murka Alloh SWT yang berujung dengan laknat Alloh SWT (Q.S. AI Ma-idah: 78-79) dengan menjadikan mereka kera dan babi (Q.S. AI Baqaroh 65, AI Ma-idah: 60)

Apakah orang-orang kafir Yahudi Israel yang dilaknat pada saat itü benar-benar berubah menjadi kera dan babi?

Sebagian Ulama berpendapat mereka benar-benar menjadi kera dan babi tanpa memiliki kecenderungan makan, minum dan memenuhi kebutuhan seksual, sehingga dalam waktu yang tidak lama mereka pun kemudian punah.

Sementara sebagian beşar Ulama berkeyakinan, wujud mereka sebagai manusia sama sekali tidak berubah, hanya watak mereka yang berubah menyerupai karakter kera dan babi.

Kita semua tentu maklum, kera merupakan hewan yang terkenal sangat tamak dan rakus. Kepada yang lebih lemah kera pasti merampas dan menindas.

Kepada yang lebih kuat, kendati sangat takut namun kera selalu berupaya menunjukkan rasa tidak takut dengan bertingkah-laku seperti siap melawan dan menyerang.

Kera juga hewan yang sangat bandel dan sulit untuk diingatkan apalagi untuk dididik, kecuali dengan ancaman tongkat (kekerasan).

Dengan watak kera seperti ini, Alloh SWT bermaksud memberikan pelajaran kepada kita, bahwasanya hampir tidak ada manfaatnya jika menghadapi Yahudi Israel hanya dengan kecaman dan kutukan, karena murka dan laknat dari Alloh SWT saja mereka tidak perdulikan.

Jangankan perjanjian dengan manusia, janji dengan Alloh SWT di bawah ancaman gunung Thursina di atas kepala mereka sekali pun tetap mereka langgar juga.

Jangankan membunuh manusia termasuk para wanita dan anak-anak kecil yang tidak berdaya, bahkan dua puluh sembilan nabi utusan Alloh juga mereka bunuh.

Lahirnya berbagai resolusi PBB membuktikan kepada kita, betapa semua itu tidak membuat mereka bergeming sedikitpun.

Satu-satunya cara yang akan menghentikan kebiadaban dan kekejaman mereka hanyalah ”Tongkat” dalam bentuk bersatunya ummat Islam sedunia dan siapa pun yang masih memiliki rasa kemanusiaan untuk mengancam mereka dengan kekuatan angkatan bersenjata.

Sekaligus melumpuhkan perekonomian mereka dengan menghentikan bantuan ekonomi, memutuskan hubungan dagang dan memboikot produk- produk mereka.

Wallohu a'lam bish-showab

*) Ketua Umum Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI) / Ketua Umum Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Pusat

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Mengaku Taqwa Jangan Pelit Meminta dan Memberi Maaf

Mengaku Taqwa Jangan Pelit Meminta dan Memberi Maaf

Senin, 23 May 2022 15:00

Orang Bersenjata Tembak Mati Seorang Kolonel Pasukan Elit Iran Di Teheran

Orang Bersenjata Tembak Mati Seorang Kolonel Pasukan Elit Iran Di Teheran

Senin, 23 May 2022 14:45

PKS Protes Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris di Jakarta

PKS Protes Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris di Jakarta

Senin, 23 May 2022 05:08

Di Silaturahim MUI, Kiai Zulfa Ingatkan Bahaya Youtuber yang Berfatwa Secara Asal

Di Silaturahim MUI, Kiai Zulfa Ingatkan Bahaya Youtuber yang Berfatwa Secara Asal

Ahad, 22 May 2022 23:37

Di Markas Besar PBB, Utusan Pemuda Persis Ghazi Bahas Peran Fikih Islam untuk Pelestarian Lingkunga

Di Markas Besar PBB, Utusan Pemuda Persis Ghazi Bahas Peran Fikih Islam untuk Pelestarian Lingkunga

Ahad, 22 May 2022 23:15

Militer Yordania: Empat Orang Tewas Dalam Upaya Penyeludupan Narkoba Dari Suriah

Militer Yordania: Empat Orang Tewas Dalam Upaya Penyeludupan Narkoba Dari Suriah

Ahad, 22 May 2022 21:10

Seorang Pria Ditangkap Di Maroko Karena Mengaku Sebagai 'Imam Mahdi'

Seorang Pria Ditangkap Di Maroko Karena Mengaku Sebagai 'Imam Mahdi'

Ahad, 22 May 2022 20:46

Israel Bocorkan Jutaan Data Biometrik Ke 'Badan Misterius'

Israel Bocorkan Jutaan Data Biometrik Ke 'Badan Misterius'

Ahad, 22 May 2022 20:17

Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait LGBT

Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait LGBT

Ahad, 22 May 2022 15:05

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita

Ahad, 22 May 2022 15:00

Ketua MUI: Sholat Jamaah Buka Masker Asalkan Kondisi Sehat

Ketua MUI: Sholat Jamaah Buka Masker Asalkan Kondisi Sehat

Ahad, 22 May 2022 14:43

Perdana di Jawa Barat, PW PERSIS Jabar Gelar Olimpiade Sains dan Baca Kitab

Perdana di Jawa Barat, PW PERSIS Jabar Gelar Olimpiade Sains dan Baca Kitab

Ahad, 22 May 2022 13:35

Selenggarakan Musker I, PERSISTRI Jabar Fokus Konsolidasi Interna

Selenggarakan Musker I, PERSISTRI Jabar Fokus Konsolidasi Interna

Ahad, 22 May 2022 13:20

Singapura Dipersoalkan pada Penolakan terhadap UAS

Singapura Dipersoalkan pada Penolakan terhadap UAS

Ahad, 22 May 2022 13:00

Esok Menggema Teriakan: Ganyang Singapura

Esok Menggema Teriakan: Ganyang Singapura

Ahad, 22 May 2022 12:45

Selamatkan Generasi dari Virus Kaum Pelangi

Selamatkan Generasi dari Virus Kaum Pelangi

Ahad, 22 May 2022 10:32

Europol: SoundCloud Hapus Ribuan Nasyid, Khotbah Dan Propaganda Jihadis

Europol: SoundCloud Hapus Ribuan Nasyid, Khotbah Dan Propaganda Jihadis

Sabtu, 21 May 2022 20:29

Bentengi Diri dari Fenomena Jatah Mantan

Bentengi Diri dari Fenomena Jatah Mantan

Sabtu, 21 May 2022 17:14

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Jum'at, 20 May 2022 17:09

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Jum'at, 20 May 2022 16:30


MUI

Must Read!
X