Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.242 views

Mudik Ala-Ala

 

Oleh:

Eriga Agustiningsasi, SKM || Penyuluh Kesehatan; Freelance Writer

 

TRADISI mudik telah mendarahdaging bagi penduduk Indonesia ketika menyambut lebaran tiba. Merayakan hari special bersama dengan momen istimewa bersama keluarga. Siapa yang tidak senang dengan tradisi ini? Tentu semuanya bisa merasakan betapa bahagianya bias bertemu keluarga, sanak saudara terlebih yang telah lama di perantauan, penuh dengan kerinduan yang tak mampu tertahan.

Namun kondisi pandemi COVID-19 yang belum usai hingga kini membuat pemerintah membuat kebijakan yang sama dengan tahun sebelumnya. Pasalnya, lebaran tahun ini adalah kali kedua dalam masa pandemi virus Corona. Kebijakan yang dimaksud ialah larangan mudik dengan tujuan memutus mata rantai penularan COVID-19. Karena yang berpindah bukan virusnya tapi dari moblitas manusia yang membaw avirus kemana-mana. Maka semakin besar mobilitas manusia, maka semakin besar pula kemungkinan penularan virus ini. Mengingat virus Corona ini bukanlah virus yang remeh, tapi sangat berbahaya. Oeleh karena itu harus tetap waspada. 

Pupus sudah harapan para pemudik untuk bisa bertemu keluarga di momen special ini. Ada yang berani nekat mudik dengan segala konsekuensi namun ada pula yang tak punya nyali. Pasalnya, beberapa titik perbaasan antar kota telah didikan pos pengamanan lebaran dengan penyekatan oleh tim gabungan TNI, Polri, dishubb, PolPP hingga tim kesehatan yang siap menghentikan laju perjalanan mereka. Maka, sebenarnya sangat sedih namun jika untuk kebaikan bersama, maka mau bagaimana lagi? 

Di saat para pemudik belajar ikhlas untuk menunda keinginannya bertemu keluarga di kapun halama, pemandangan berbeda justru disuguhkan media bagaimana Warga Negara Asing dengan mudahnya masuk ke Indonesia. Tentu sangat membuat iri, di saat masyarakat tak boleh mudik, namun warga negara lain diperbolehkan. Ada apa? Jika kebijakan hanya berlaku bagi masyarakat, tetapi mengapa tidak berlaku bagi yang berkepentingan?

Apakah virus Corona bisa membedakan mana WNI dan WNA dalam menularkan? Jika memang kebijakan larangan mudik demi memutus rantai penularan virus ini untuk kebaikan manusia semuanya, maka bisa diterima, namun jika pilah pilih dengan kepentingan tertentu, maka hal ini akan berakibat ketidakpercayaan publik terhadap kebijakan yang dibuat. Maka akan lahir manusia manusia cengel (bebal) yang tak mau taat kebijakan. Karena merasa tiada keadilan. Lalu jika begini adanya, lonjakan kasus COVID-19 bukan tidak mungkin akan naik kembali. Hal ini terbukti. Pemerintah melakukan tes acak kepada 6.742 pemudik di tengah larangan mudik pada lebaran 2021, yang hasilnya sekitar 4 ribu orang terkonfirmasi positif Covid-19. Jumlah pemudik random testing dari 6.742, konfirmasi positif 4.123 orang (CNBC.com 10/5/2021).

Sebelumnya masyarakat melayangkan kritikan terhadap pemerintah terkait kehadiran lebih dari 300 orang tenaga kerja asing (TKA) dari China di Bandara Sukarno-Hatta, di tengah kebijakan larangan mudik. Hasil pemeriksaan Kementerian Kesehatan, dua orang warga negara China itu positif terpapar Covid-19. Dua orang itu kini sedang menjalani isolasi di salah satu hotel di Jakarta (BBC.com 12/05/2021). Hal ini mengundang kemarahan publik mengingat kedatangan mereka di tengah kebijakan larangan mudik.

Butuh komitmen bersama dari pusat hingga daerah serta masyarakat untuk bersama sama berkomitmen menjalankan kebijakan yang ada demi memutus mata rantai virus corona. Karena virus tidak membedakan mana WNI maupun WNA. Semua berpotensi tertular. Maka perlu kebijakan yang tegas dan adil bagi semua. Semoga pandemi segera berakhir. Semoga semua dalam lindungan Allah SWT, Aamin.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Rawwan Dwaik, Gadis Down Syndrome Penghapal Quran 30 Juz

Rawwan Dwaik, Gadis Down Syndrome Penghapal Quran 30 Juz

Ahad, 13 Jun 2021 12:40

Puluhan Mantan Islam Jamaah-LDII Datangi LDK MUI, Ini yang Dibahas

Puluhan Mantan Islam Jamaah-LDII Datangi LDK MUI, Ini yang Dibahas

Ahad, 13 Jun 2021 11:32

Fahri Kritik Pegawai KPK yang Marah Tak Lulus TWK, Giri Suprapdiono Balas Menohok

Fahri Kritik Pegawai KPK yang Marah Tak Lulus TWK, Giri Suprapdiono Balas Menohok

Sabtu, 12 Jun 2021 21:48

Politisi Gerindra: PPN Sembako Korbankan Rakyat Kecil

Politisi Gerindra: PPN Sembako Korbankan Rakyat Kecil

Sabtu, 12 Jun 2021 21:08

Analisis: Strategi Hamas Dan Perang Asimetris Melawan Israel

Analisis: Strategi Hamas Dan Perang Asimetris Melawan Israel

Sabtu, 12 Jun 2021 20:45

Zulhas: PAN dan Muhammadiyah Bagi Tugas, Tolak PPN Pendidikan

Zulhas: PAN dan Muhammadiyah Bagi Tugas, Tolak PPN Pendidikan

Sabtu, 12 Jun 2021 20:41

HRS Ulama Terzalimi

HRS Ulama Terzalimi

Sabtu, 12 Jun 2021 20:15

Ribuan Warga Kanada Berunjuk Rasa Mengecam Islamofobia Setelah Pembunuhan Keluarga Muslim

Ribuan Warga Kanada Berunjuk Rasa Mengecam Islamofobia Setelah Pembunuhan Keluarga Muslim

Sabtu, 12 Jun 2021 20:15

Hapus Saja Dewan Komisaris BUMN

Hapus Saja Dewan Komisaris BUMN

Sabtu, 12 Jun 2021 19:57

 Fahri Hamzah: Poros Maritim akan Jadi Kekuatan Militer ke Depan

Fahri Hamzah: Poros Maritim akan Jadi Kekuatan Militer ke Depan

Sabtu, 12 Jun 2021 19:36

Perluas Jaringan Kegiatan,  ARM HA-IPB Resmi Jadi Yayasan

Perluas Jaringan Kegiatan, ARM HA-IPB Resmi Jadi Yayasan

Sabtu, 12 Jun 2021 19:04

Saudi Hanya Akan Izinkan 60.000 Jamaah Untuk Tunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

Saudi Hanya Akan Izinkan 60.000 Jamaah Untuk Tunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

Sabtu, 12 Jun 2021 17:45

Laporan: Penjaga Penjara Israel Pukuli Dengan Kejam Tahanan Palestina Di Penjara Nagev

Laporan: Penjaga Penjara Israel Pukuli Dengan Kejam Tahanan Palestina Di Penjara Nagev

Sabtu, 12 Jun 2021 14:03

Sengaja Tidak Menyakiti Kaum Muslimin Bernilai Sedekah

Sengaja Tidak Menyakiti Kaum Muslimin Bernilai Sedekah

Sabtu, 12 Jun 2021 14:00

Tinjau Kembali Kebijakan Kenaikan PPN

Tinjau Kembali Kebijakan Kenaikan PPN

Sabtu, 12 Jun 2021 12:09

Presiden PKS: Pajak Sembako Kebijakan yang Tidak Pancasilais

Presiden PKS: Pajak Sembako Kebijakan yang Tidak Pancasilais

Sabtu, 12 Jun 2021 11:44

Dikaitakan dengan Sidang Habib Rizieq, Ini Jawaban Bima Arya kepada Massa Aksi

Dikaitakan dengan Sidang Habib Rizieq, Ini Jawaban Bima Arya kepada Massa Aksi

Sabtu, 12 Jun 2021 11:20

Anis: Pemerintah Seharusnya Menjaga Ketersediaan Pangan Murah, Bukan Mengenakan PPN

Anis: Pemerintah Seharusnya Menjaga Ketersediaan Pangan Murah, Bukan Mengenakan PPN

Sabtu, 12 Jun 2021 10:51

Komunitas Millenial Anti Bokek Luncurkan Buku Bayar Masalahmu dengan Sedekah

Komunitas Millenial Anti Bokek Luncurkan Buku Bayar Masalahmu dengan Sedekah

Sabtu, 12 Jun 2021 10:33

Jelang Vonis Habib Rizieq, Warga Bogor Turun ke Jalan Tuntut Keadilan

Jelang Vonis Habib Rizieq, Warga Bogor Turun ke Jalan Tuntut Keadilan

Sabtu, 12 Jun 2021 10:10


MUI

Must Read!
X