
Pertama, bagi yang melaksanakan witir sebanyak tiga rakaat, maka sunnah baginya membaca Surat Al-A’la pada rakaat pertama, surah Al-Kafirun pada rakaat ke-2 dan surah Al-Ikhlas pada rakaat ke-3 (HR. An-Nasa’i no: 1700. Syaikh Al-Albani mengatakan dalam Shahih Sunan An-Nasa’i I/548: shahih).
Kadang Rasululllah menambah pada rakaat ke-3 dengan surah Al-Falaq dan surah An-Naas (HR. At-Tirmidzi no: 462. Syaikh Al-Albani mengatakan dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi I/262: shahih). Namun jika membaca selain dari surat-surat di atas tidak mengapa, karena hukumnya hanya sunnah bukan wajib.
Kedua, sunnah membaca Qunut pada raka’at terakhir dari shalat Witir sebelum atau sesudah ruku dengan bacaan yang ma’tsur (yang berdasarkan dalil) (HR. Al-Bukhari I/316 no: 1001, 1002)
Ketiga, termasuk sunnah membaca pada akhir do’a Witir:
اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لاَ أُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ
“Ya Allah sesungguhnya aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemurkaan-Mu dan dengan pemafaan-Mu dari siksa-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari diri-Mu, aku tidak (kuasa) menghitung pujian atas-Mu. Engkau (Maha Terpuji) sebagaimana Engkau pujikan atas diri-Mu.” (HR. Abu Daud no: 1427. Syaikh Al-Albani mengatakan dalam Shahih Sunan Abu Daud I/393: shahih)
Ketika selesai salam hendaknya membaca do’a:
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِثَلاَثًا
“Maha Suci Allah yang memiliki kerajaan Maha Suci, 3 kali.”(HR. Abu Daud: 1430 dan An-Nasa’i no: 1700. Syaikh Al-Albani mengatakan dalam Shahih Sunan An-Nasa’i I/548: shahih)
Membaca tiga kali dengan memanjangkan suara serta meninggikannya pada bacaan yang ke-3 dan boleh menambah pada bacaan yang ke-3 dengan dzikir:
رَبِّ الْمَلاَئِكَةِ وَالرُّوحِ
“Tuhannya para malaikat dan Jibril.”
Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ad-Daruquthni II/355, no:1659 dengan sanad jayyid. (Fatawa Lajnah Daimah VII/186 no:6718)
Keempat, bagi yang yang telah melaksanakan shalat Witir pada awal malam kemudian terbangun pada akhirnya dibolehkan baginya melaksanakan shalat namun hendaknya tidak mengulangi Witir karena tidak ada dua Witir dalam satu malam dan hendaknya shalat pada waktu malam jumlahnya ganjil.
لاَ وِتْرَانِ فِى لَيْلَةٍ
"Tidak ada dua Witir dalam satu malam.” (HR. Abu Daud no: 1439 dan An-Nasa’i no: 1678. Syaikh Al-Albani mengatakan dalam Shahih Sunan Abu Daud I/396: shahih)
Sumber: Buku Panduan Praktis Ramadhan, Penerbit Pustaka Belajar Islam
Didukung oleh Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Jogja
FB: https://www.facebook.com/wahdahinspirasizakatjogja/
IG: https://instagram.com/wizjogja?igshid=12o265etywkwd
FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id
Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com
Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com
Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%.
Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com