Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.942 views

Larangan Mudik, Kebijakan Basa Basi Menurunkan Covid-19

 

Oleh: Siti Saodah, S. Kom

Ramadhan di depan mata, umat islam bersuka ria menyambut bulan mulia. Meskipun ramadhan ini kali kedua dimasa pandemi namun tak menyurutkan semangat kaum muslimin. Setelah ramadhan usai umat islam menyambut hari kemenangan. Pastinya di setiap momen hari kemenangan umat islam ramai-ramai akan mudik ke kampung halaman.

Lebaran ini pun kali kedua masih menghadapi pandemi bahkan pemerintah sudah mengeluarkan berupa kebijakan larangan mudik kembali. Jelas kebijakan larangan mudik banyak ditentang oleh sebagian masyarakat meskipun pemerintah beranggapan hal ini dapat menurunkan angka penyebaran covid-19. Sangat disayangkan ditengah kondisi ekonomi yang belum membaik kini masyarakat dibuat kecewa berupa pelarangan mudik.

Menurut pengamat transportasi dari Universitas Katolik Soegijapranata (UNIKA) Semarang, Djoko Setijowarno mengatakan agar kebijakan pelarangan mudik berjalan secara efektif, pemerintah diharapkan dapat menerbitkan Perpres untuk semua instansi dapat bekerjasama secara maksimal. Seharusnya presiden dapat turun tangan dalam menangani dan memantau, kalau presiden tidak ikut andil maka dapat disangsikan Polri dapat bekerja secara maksimal di lapangan. Bahkan pemerintah dituntut untuk bijak dan cerdas terkait kebijakan larangan mudik, pungkasnya (m.liputan6.com).

Mudik merupakan aktivitas tahunan bagi mereka yang merantau jauh dari keluarga. Maka jika mudik dilarang kembali apakah dapat menjamin angka penurunan covid-19. Meskipun dilarang masyarakat akan tetap melakukan mudik lebaran. Terbukti dengan kejadian tahun lalu meskipun pemerintah melarang. Mereka tetap mudik lebaran walaupun harus kucing-kucingan dengan petugas.

Kebijakan pemerintah seakan tak efektif dalam menekan laju penyebaran covid-19. Pandemi sudah menginjak tahun kedua namun penyebarannya masih tak terkontrol. Hal ini semakin menambah penurunan tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah dalam menangani pandemi. Masyarakat sudah merasakan kejenuhan dengan pandemi yang tak kunjung usai.

Kebijakan pelarangan mudik juga akan berdampak besar pada perekonomian masyarakat. Seperti transportasi baik darat, laut dan udara akan mengalami penurunan omset penumpang. Mereka para pengusaha alat transportasi akan kehilangan kembali mata pencaharian menjelang lebaran. Belum lagi pencairan THR pun akan terhambat kembali dengan kebijakan tersebut.

Pemerintah berdalih telah memberikan bantuan sosial bagi keluarga terdampak covid. Bahkan bantuan sudah disalurkan dari awal kemunculan covid. Namun sayang, masyarakat seakan tidak terlalu terbantu dengan bansos disebabkan bansos diberikan tidak merata diseluruh daerah. Bansos banyak diberikan di daerah utama yang terdampak covid yaitu ibu kota Jakarta.

Patut disayangkan bansos yang diberikan pemerintah ikut dikorupsi oleh sekelompok pejabat. Masyarakat harus menelan pil pahit kembali akibat dana bantuan sosial yang raib dibawa maling berdasih. Hingga kini mereka yang terdampak covid masih merasakan kesulitan ditengah kondisi hidup yang makin susah.

Masyarakat kini membutuhkan kepastian dari pera pejabat yang menyalurkan aspirasinya. Masyarakat butuh kebijakan yang pasti yang mampu membawa pada kemaslahatan bukan kesengsaraan. Mereka tak butuh kebijakan basa-basi hanya untuk menghasilkan angka penurunan covid-19.

Islam memandang dalam membuat kebijakan harus sesuai hukum syara. Kebijakan akan dilihat apakah ia membawa kemasalahatan orang banyak atau kemudaratan. Islam mempunyai solusi dalam setiap masalah. Namun kebijakan yang mampu membawa kemaslahatan seluruh umat hanya akan terwujud dalam suatu negara yang menerapkan syaria islam secara menyeluruh. Waallahualam bisshowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Sabtu, 08 May 2021 19:20

Dalil-dalil Lailatul Qadar di Malam 27 Ramadhan

Dalil-dalil Lailatul Qadar di Malam 27 Ramadhan

Sabtu, 08 May 2021 14:02

Hampir 1.600 Anak-anak Di Afghanistan Tewas  Selama 5 Tahun Terakhir Akibat Serangan Udara

Hampir 1.600 Anak-anak Di Afghanistan Tewas Selama 5 Tahun Terakhir Akibat Serangan Udara

Jum'at, 07 May 2021 22:00

PM Irak Perintakan Pencopotan Poster Tokoh Politik Syi'ah Iran Di Lingkungan Sunni Baghdad

PM Irak Perintakan Pencopotan Poster Tokoh Politik Syi'ah Iran Di Lingkungan Sunni Baghdad

Jum'at, 07 May 2021 21:30

Infeksi Virus Corona Harian Di India Capai 400.000 Lebih Kasus Selama 2 Hari Berturut-turut

Infeksi Virus Corona Harian Di India Capai 400.000 Lebih Kasus Selama 2 Hari Berturut-turut

Jum'at, 07 May 2021 20:56

Puasa Ramadan di Bawah Penjagaan Khilafah Islamiyah

Puasa Ramadan di Bawah Penjagaan Khilafah Islamiyah

Jum'at, 07 May 2021 15:10

Persis Apresiasi Aparat Keamanan yang Langsung Menangkap Pelaku Penganiayaan Imam Masjid

Persis Apresiasi Aparat Keamanan yang Langsung Menangkap Pelaku Penganiayaan Imam Masjid

Jum'at, 07 May 2021 15:09

Pemuda, Bangkitlah!

Pemuda, Bangkitlah!

Jum'at, 07 May 2021 14:49

Ingin Raih Kemenangan Ramadhan? Ini Tips dari Ustaz Zaitun Rasmin dan Ustaz Abdul Somad

Ingin Raih Kemenangan Ramadhan? Ini Tips dari Ustaz Zaitun Rasmin dan Ustaz Abdul Somad

Jum'at, 07 May 2021 08:55

Kelompok Jihadis Terkait Al-Qaidah Culik Wartawan Prancis Di Mali Utara

Kelompok Jihadis Terkait Al-Qaidah Culik Wartawan Prancis Di Mali Utara

Kamis, 06 May 2021 21:00

Adian Husaini Dorong Media Islam Berkolaborasi Bangun Peradaban Bangsa

Adian Husaini Dorong Media Islam Berkolaborasi Bangun Peradaban Bangsa

Kamis, 06 May 2021 20:39

Malam Jum’at, 25 Ramadhan, Berpotensi Lailatul Qadar 1442 H

Malam Jum’at, 25 Ramadhan, Berpotensi Lailatul Qadar 1442 H

Kamis, 06 May 2021 20:36

Presiden Brazil Bolsonaro Sebut Krisis COVID-19 Terkait 'Perang Biologis' Cina

Presiden Brazil Bolsonaro Sebut Krisis COVID-19 Terkait 'Perang Biologis' Cina

Kamis, 06 May 2021 20:35

Otoritas Palestina Adukan Penggusuran Paksa Penduduk Arab Di Sheikh Jarrah Oleh Israel Ke ICC

Otoritas Palestina Adukan Penggusuran Paksa Penduduk Arab Di Sheikh Jarrah Oleh Israel Ke ICC

Kamis, 06 May 2021 20:15

Saudi Pertimbangkan Larang Jamaah Luar Negeri Untuk Menunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

Saudi Pertimbangkan Larang Jamaah Luar Negeri Untuk Menunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

Kamis, 06 May 2021 19:01

Telisik Larangan Mudik Versus Penerbangan Wuhan-Jakarta PP

Telisik Larangan Mudik Versus Penerbangan Wuhan-Jakarta PP

Kamis, 06 May 2021 16:01

Manusia Sekian Rupiah

Manusia Sekian Rupiah

Kamis, 06 May 2021 15:00

Jeritan Sopir Pejuang Nafkah Keluarga

Jeritan Sopir Pejuang Nafkah Keluarga

Kamis, 06 May 2021 13:59

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Kamis, 06 May 2021 12:57

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Kamis, 06 May 2021 11:06


MUI

Must Read!
X

Rabu, 05/05/2021 14:52

Al Qur'an, Perempuan, dan Literasi