Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.213 views

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

 

Oleh: Sherly Agustina, M.Ag

Rasulullah Saw. bersabda: "Hilangnya dunia, lebih ringan bagi Allah dibanding terbunuhnya seorang mukmin tanpa hak.” (HR. Nasai 3987, Turmudzi 1455, dan dishahihkan al-Albani).

Dilansir dari Kompas.com, hingga saat ini kematian tenaga medis dan kesehatan Indonesia tercatat paling tinggi di Asia bahkan 5 besar di dunia. Di sepanjang Desember 2020 tercatat 52 tenaga medis dokter meninggal dunia akibat terinfeksi virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Menurut Dr Adib Khumaidi SpOT dari Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) penyebabnya adalah akumulasi peningkatan aktivitas dan mobilitas yang terjadi belakangan ini. Di antaranya, pemilihan kepala daerah (pilkada), aktivitas berkumpul dan berlibur (4/1/21).

Keselamatan Nakes, Tanggung Jawab Siapa?

Tentu hal ini membuat tercengang, bagaimana tidak? Nakes adalah pahlawan di garda terdepan dalam perjuangan dan pengorbanan memerangi Covid-19. Selain itu, nakes juga benteng terakhir pertahanan dalam melawan virus Covid-19. Jika semakin hari banyak yang berguguran, bagaimana nasib negeri ini dalam menghadapi Covid-19? Semetara mereka lah orang yang ahli di bidangnya, yang bisa diandalkan menolong bangsa ini dari wabah yang sedang melanda.

Menjadi pertanyaan, apakah selama ini kebutuhan nakes terpenuhi selama menghandle pasien Covid-19 yang kian hari kian bertambah? Per 6 Januari tercatat adanya peningkatan kasus yang drastis, total kasus 788.402 (health detik.com, 6/1/21). Sembilan bulan nakes berjibaku dengan korban Coviid-19, banyak yang harus dikorbankan dalam kehidupan mereka.

Terpaksa jauh dari keluarga, harus menggunakan APD berjam-jam hingga rela menahan buang air kecil, dan sebagainya. Tentu taruhannya nyawa selama menangani korban, karena penularan virus terkadang unpredictable. Akhir-akhir ini banyak ditemukan OTG (orang tanpa gejala), yang ternyata positif Covid-19.  Jika bertemu dengan orang yang daya imunnya bagus, mungkin tidak terlalu beresiko.

Namun, jika bertemu dengan orang yang kebetulan daya imumnya lemah maka ini beresiko. Salah satu dari sekian orang yang mungkin memiliki daya imun lemah adalah nakes. Penyebabnya banyak faktor, di antaranya kelelahan, kurang asupan atau nutrisi karena mungkin saking sibuk menangani pasien, kurang fasilitas keamanan seperti APD, dan sebagainya.

Di sini menjadi penting tanggung jawab sebuah negara dalam melindungi nakes. Nakes sudah rela berkorban, maka negara harus menjaganya dengan baik, memenuhi semua kebutuhan nakes dan fasilitas kesehatan. Penanganan virus ini bukan hanya tugas nakes, tugas bersama lebih utama negara karena negara yang memiliki tugas mengurus rakyatnya. Untuk itulah sebenarnya mereka dipilih saat pemilu, jika mereka tidak lupa.

Melihat sistem yang digunakan saat ini di Indonesia adalah Demokrasi. Maka, sudah sejauh mana demokrasi mampu menangani wabah ini. Sampai nakes berguguran begitu banyaknya bahkan paling tinggi se Asia. Berarti demokrasi belum berhasil menangani wabah ini, tidak hanya di Indonesia tapi juga dunia. Belakangan ini terjadi gelombang Covid-19 yang ke sekian kalinya, Sydney kembali Lockdown contohnya.

Pelayanan Kesehatan dalam Islam

Dalam Islam, nyawa manusia sangat berharga, dan ini menjadi tanggung jawab seorang Khalifah atau pemimpin negara. Untuk itu dia dibaiat atau dipilih menjadi pemimpin, dan akan dimintai pertanggungjawaban di sisi Allah. Hadis Rasul tegas mengatakan, bahwa hilangnya dunia lebih ringan dibanding terbunuhnya manusia tanpa hak.

Tidak bermaksud menyalahkan takdir, dan pokok permasalahannya bukan di masalah takdir. Jika sudah terjadi, bagi seorang muslim meyakini bahwa apapun itu pasti yang terbaik dari Allah. Apa yang sudah terjadi adalah takdir atau ketetapan yang harus diterima dengan ikhlas. Namun, sebelum itu terjadi ada upaya manusia yang harus dilakukan. Dalam hal ini, tanggung jawab negara terhadap rakyatnya termasuk nakes.

Dalam Islam, pendidikan, kesehatan dan keamanan adalah kebutuhan kolektif yang menjadi hak warga negara. Artinya, kewajiban negara untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Islam memiliki pola tersendiri dalam pelayanan kesehatan yang terangkum dalam tiga aspek, pertama, pembudayaan hidup sehat. Kedua, pemajuan ilmu dan teknologi kesehatan. Ketiga, penyediaan infrastruktur dan fasilitas kesehatan.

Dalam pembudayaan hidup sehat, salah satu yang dilakukan adalah membuat lahan sampah perkotaan. Ini bagian hulu yang harus dilakukan sebagai upaya preventif, agar bagian hilir yaitu kuratif tidak terlalu berat. Rasul sebagai inspirator dalam dunia kesehatan, sabdanya: "Tidak ada penyakit yang Allah ciptakan, kecuali Dia juga menciptakan cara penyembuhannya.” (HR al-Bukhari). Dari keyakinan ini, memotivasi umat Islam untuk bisa menemukan obat jika terdapat suatu penyakit. Bahkan penemuan-penemuan dalam dunia kesehatan, dimulai dari umat Islam lalu Barat mengikutinya.

Khilafah sebagai sebuah negara yang menerapkan aturan Islam, menyediakan infrastruktur dan fasilitas kesehatan. Sebagai contoh, pada zaman pertengahan hampir semua kota besar khilafah memiliki rumah sakit. Di Cairo misalnya, rumah sakit Qolaqun dapat menampung hingga 8000 pasien. Rumah sakit ini juga digunakan untuk riset pendidikan di universitas. Rumah sakit tersebut bukan hanya untuk penyakit fisik tapi juga penyakit jiwa.

Sementara di Eropa, rumah sakit semacam ini baru didirikan oleh veteran Perang Salib yang menyaksikan kehebatan sistem kesehatan di Timur Tengah. Padahal sebelumnya, pasien jiwa hanya diisolir dan paling jauh dicoba diterapi dengan ruqyah. Semua rumah sakit di Dunia Islam dilengkapi dengan tes-tes kompetensi bagi setiap dokter dan perawatnya, aturan kemurnian obat, kebersihan dan kesegaran udara, sampai pemisahan pasien penyakit-penyakit tertentu.

Rumah-rumah sakit ini menjadi favorit para pelancong asing yang ingin mencicipi sedikit kemewahan tanpa biaya, karena seluruh rumah sakit di Daulah Khilafah bebas biaya.  Namun, pada hari keempat, bila terbukti mereka tidak sakit, mereka akan disuruh pergi, karena kewajiban menjamu musafir hanya tiga hari. Betapa Islam sangat menjamin kesehatan warganya, mulai dari preventif hingga kuratif. Tidakkah rindu pada aturan yang membawa kesejahteraan dan keselamatan di dunia dan di akhirat? Allahu A'lam bi ash Shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Al-Shabaab Bebaskan 400 Tahanan Dalam Pembobolan Penjara di Puntland Somalia Utara

Al-Shabaab Bebaskan 400 Tahanan Dalam Pembobolan Penjara di Puntland Somalia Utara

Sabtu, 06 Mar 2021 21:05

Laporan: Faksi FSA Dukungan Turki Bicarakan Masalah Keamanan Dengan HTS

Laporan: Faksi FSA Dukungan Turki Bicarakan Masalah Keamanan Dengan HTS

Sabtu, 06 Mar 2021 20:00

Kasus Suap Pajak di Tengah Pandemi, Anis: Rapor Merah Pemerintah

Kasus Suap Pajak di Tengah Pandemi, Anis: Rapor Merah Pemerintah

Sabtu, 06 Mar 2021 19:19

Palang Merah Internasional Desak Myanmar Lindungi Relawan dan Petugas Kesehatan

Palang Merah Internasional Desak Myanmar Lindungi Relawan dan Petugas Kesehatan

Sabtu, 06 Mar 2021 13:15

Kajian Ilmu FUUI:

Kajian Ilmu FUUI: "Mengharamkan yang Dihalalkan dan Menghalalkan yang Diharamkan oleh Allah SWT"

Sabtu, 06 Mar 2021 09:50

Jimly Asshiddiqy Salah Besar

Jimly Asshiddiqy Salah Besar

Sabtu, 06 Mar 2021 09:30

Bolehkah Berdoa Agar Disampaikan ke Ramadhan?

Bolehkah Berdoa Agar Disampaikan ke Ramadhan?

Jum'at, 05 Mar 2021 18:43

Organisasi HAM Sambut Baik Keputusan ICC Untuk Selidiki Kejahatan Perang Israel

Organisasi HAM Sambut Baik Keputusan ICC Untuk Selidiki Kejahatan Perang Israel

Jum'at, 05 Mar 2021 16:05

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Jum'at, 05 Mar 2021 15:59

Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan Wakaf Uang

Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan Wakaf Uang

Jum'at, 05 Mar 2021 15:52

Rusia Telah Pulangkan 145 Anak Mantan Pejuang Islamic State Dari Irak dan Suriah

Rusia Telah Pulangkan 145 Anak Mantan Pejuang Islamic State Dari Irak dan Suriah

Jum'at, 05 Mar 2021 15:35

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lancarkan Serangan Baru Ke Badara Sipil Abha Saudi

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lancarkan Serangan Baru Ke Badara Sipil Abha Saudi

Jum'at, 05 Mar 2021 14:40

Test The Water Investasi Miras

Test The Water Investasi Miras

Jum'at, 05 Mar 2021 11:26

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Jum'at, 05 Mar 2021 09:09

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Jum'at, 05 Mar 2021 02:28

AS 'Dengan Tegas Menentang' Keputusan ICC Untuk Membuka Penyelidikan Kejahatan Perang Israel

AS 'Dengan Tegas Menentang' Keputusan ICC Untuk Membuka Penyelidikan Kejahatan Perang Israel

Kamis, 04 Mar 2021 21:15

Bom Mobil Hantam Pasukan Separatis Selatan Yaman Dukungan UEA Di Aden

Bom Mobil Hantam Pasukan Separatis Selatan Yaman Dukungan UEA Di Aden

Kamis, 04 Mar 2021 20:30

Hamas: Tidak Ada Pembebasan Tentara Israel Tanpa Pertukaran Tahanan

Hamas: Tidak Ada Pembebasan Tentara Israel Tanpa Pertukaran Tahanan

Kamis, 04 Mar 2021 20:02

Keutamaan Silaturahim Hari Jum’at

Keutamaan Silaturahim Hari Jum’at

Kamis, 04 Mar 2021 19:08

Sejak Januari Sudah Terjadi 31 Pembunuhan Di Kamp Suriah Yang Menampung Kerabat Pejuang IS

Sejak Januari Sudah Terjadi 31 Pembunuhan Di Kamp Suriah Yang Menampung Kerabat Pejuang IS

Kamis, 04 Mar 2021 18:15


MUI

Must Read!
X