Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.160 views

Manajemen Penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Muhammadiyah Aisyiyah

YOGYAKARTA (voa-islam.com)--Covid Talk dengan tema “Praktik Baik Manajemen Penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Muhammadiyah Aisyiyah” menghadirkan narasumber dr. Sholihul Absor, M.Kes., Ketua MPKU Jawa Timur juga dosen FK UM Surabaya, dr. H. Ibnu Naser Ar Rokhimi, S.Ag. MMR., Ketua MPKU PWM Jawa Tengah, dr.H. Ahmad Faesol, SP.Rad.,M.Kes., MMR. Sedangkan moderator Budi Santosa, Koordinator Publikasi dan Informasi MCCC PP Muhammadiyah.

Sholihul Absor menyampaikan bahwa setiap hari hampir setiap hari penambahan kasus Covid-19 di Jawa Timur berkisar di angka 300-400 kasus. “Untuk RS Muhammadiyah dan Aisyiyah yang ditunjuk menjadi RS rujukan oleh pemerintah propinsi Jawa Timur itu ada 12 rumah sakit, saat ini pasien terkonfirmasi positif yang dirawat 302 orang,” katanya.

Berbicara tentang dampak bagi RSMA di Jawa Timur, Sholihul Absor mengatakan secara umum semua rumah sakit mengalami penurunan jumlah pasien umum yang berdampak signifikan sehingga mengganggu cash flow rumah sakit. Kemudian rumah sakit terpaksa menyediakan fasilitas tambahan untuk penanganan Covid-19. “Untuk dampak bagi tenaga kesehatan, alhamdulillah di Jawa Timur ini tidak ada korban yang sampai meninggal dunia, namun karena ini resiko tetap ada yang terinfeksi namun tidak lebih dari 20 dan sudah sembuh,” ujarnya.

Lebih lanjut Sholihul Absor juga menyampaikan bahwa guna menghadapi situasi penanganan Covid-19 saat ini tidak ada strategi yang tepat tanpa punya kesiapan dalam menghadapinya. “Harus ada kondisi sebelumnya yang dipunyai rumah sakit sehingga tahan terhadap guncangan kondisi seperti ini. Nomor satu, rumah sakit harus punya ketahanan finansial, yang kedua rumah sakit bisa tahan bila budaya kerja yang baik dan yang ketiga, yang penting itu leadership juga harus baik, tidak sekedar dokter tapi juga harus faham manajemen” ujarnya.

Sementara dokter Ibnu Naser mengatakan dalam menghadapi situasi saat ini, harus ada upaya untuk memastikan tim di RSMA, apa yang menjadi kriteria unggulan pelayanan dan SDM pemegangnya dan strategi terbaik adalah “menyerang” karena jika bertahan saja maka lama-lama akan “kegolan”. “Namun ketika kita mencoba “menyerang” tentu dengan formasi yang kita pahami betul,” katanya.

Menurutnya RSMA yang melaksanakan penanganan Covid-19 di Jawa Tengah sebagian besar bertipe C, D dan yang bertipe B hanya RS PKU Muhammadiyah Surakarta. “Maka kita harus bisa memetakan rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah yang bertipe B, C dan D ini yang memiliki kemandirian layanan spesialis itu yang menjadi “tim penyerang” dan menjadi gawang penyelamat keuangan rumah sakit,” katanya. Ibnu juga mengatakan seorang direktur harus bisa eksis didalam, bentuknya merapikan barisan di internal.

Lebih lanjut Ibnu menyampaikan kendala yang dihadapi pihaknya di Jawa Tengah yaitu keterbatasan jumlah ruang isolasi yang standar, minimnya sarpras di tiap-tiap rumah sakit, adanya kesenjangan regulasi, minimnya bantuan pemerintah kepada RSMA dan jaminan pembiayaan pasien dari pemerintah yang tidak jelas.

Mengakhiri paparannya, Ibnu mengatakan Covid-19 adalah momentum untuk mengasah ketangguhan soliditas manajemen. “Ini menjadi penting, para direktur bersama stake holder, BPH, Persyarikatan seia sekata menghadapi gelombang yang pelik ini dengan tentu tetap melakukan “serangan balik” yaitu kita hadirkan investasi yang bersifat kecil tapi jeli melihat peluang yang ada,” pungkasnya.

Sedangkan Ahmad Faesol mengawali paparannya dengan menyampaikan peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 yang melonjak drastis. “Tanggal 31 Juli lalu adalah puncak lonjakan kasus Covid-19 di Yogyakarta mencapai 64 orang dalam sehari, dengan total pasien terkonfirmasi 674 orang” katanya.

Berbicara dampak yang dialami oleh RSMA di Yogyakarta, Ahmad Faesol mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada tenaga kesehatan yang terpapar. “Alhamdulillah sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi adanya nakes konfirmasi positif. Kemudian dampak aspek psikologis luar biasa karena rasa ketakutan yang berlebihan, sehingga kami dari MPKU dan manajemen RSMA berusaha bersama-sama bagaimana caranya meningkatkan ketenangan psikologis dari pegawai kita,” katanya.

Dari aspek finansial, Ahmad Faesol menyatakan pendapatan rumah sakit praktis turun karena tingkat kunjungan pasien umum turun kurang lebih 47% sehingga berdampak pada kondisi finansial rumah sakit. “Sementara untuk biaya operasional naik karena dengan membuat ruang isolasi khusus biayanya tidak sedikit, belum lagi operasionalnya biayanya juga tidak sedikit,” tambahnya.

Untuk menghadapi kondisi Covid-19, Ahmad Faesol mengungkapkan Business Continuity Plan yaitu dengan mempertahankan omzet, efisiensi dan menjaga cash flow. “Efisiensi yang kami kerjakan biaya overhead kita upayakan untuk di efisienkan, kemudian biaya sumber daya insani, farmasi dan investasi sementara ditunda dulu,” ungkapnya. * [Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untun Penanganan Covid-19

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untun Penanganan Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 23:59

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Sabtu, 19 Sep 2020 22:20

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Sabtu, 19 Sep 2020 22:10

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Sabtu, 19 Sep 2020 22:05

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Sabtu, 19 Sep 2020 22:00

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 21:50

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Sabtu, 19 Sep 2020 21:35

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Sabtu, 19 Sep 2020 21:04

Perkuat Tali Silaturahim, Brigade Persis Jabar Laksanakan Apel Pasukan

Perkuat Tali Silaturahim, Brigade Persis Jabar Laksanakan Apel Pasukan

Sabtu, 19 Sep 2020 20:45

Israel Tutup Secara Penuh Tepi Barat dan Jalur Gaza Untuk Liburan Yahudi

Israel Tutup Secara Penuh Tepi Barat dan Jalur Gaza Untuk Liburan Yahudi

Sabtu, 19 Sep 2020 20:35

UEA Sewa 450 Tentara Bayaran Asing Untuk Lakukan Pembunuhan Tingkat Tinggi di Yaman

UEA Sewa 450 Tentara Bayaran Asing Untuk Lakukan Pembunuhan Tingkat Tinggi di Yaman

Sabtu, 19 Sep 2020 20:07

Maraknya Perceraian Kala Pandemi, Ada Apa?

Maraknya Perceraian Kala Pandemi, Ada Apa?

Sabtu, 19 Sep 2020 15:25

Pejabat Publik dan Krisis Etika Kebijakan di Tengah Pandemi Covid-19

Pejabat Publik dan Krisis Etika Kebijakan di Tengah Pandemi Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 15:04

Kekuatan Ibadah Terletak Pada Hati, Bukan Fisik!

Kekuatan Ibadah Terletak Pada Hati, Bukan Fisik!

Sabtu, 19 Sep 2020 11:43

Persis Kutuk Keras dan Menuntut Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Persis Kutuk Keras dan Menuntut Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Jum'at, 18 Sep 2020 22:15

Ekspor Minyak Saudi Turun 62 Persen Pada Kuartal Kedua 2020

Ekspor Minyak Saudi Turun 62 Persen Pada Kuartal Kedua 2020

Jum'at, 18 Sep 2020 22:00

Gedung Putih Sebut 5 Negara Lagi Secara Serius Pertimbangkan Normalisasi Hubungan Dengan Israel

Gedung Putih Sebut 5 Negara Lagi Secara Serius Pertimbangkan Normalisasi Hubungan Dengan Israel

Jum'at, 18 Sep 2020 21:45

Fraksi PKS Sosialisasikan RUU Perlindungan Tokoh Agama ke Sejumlah Ormas Islam

Fraksi PKS Sosialisasikan RUU Perlindungan Tokoh Agama ke Sejumlah Ormas Islam

Jum'at, 18 Sep 2020 20:13

Bullying, Duri dalam Pendidikan Indonesia

Bullying, Duri dalam Pendidikan Indonesia

Jum'at, 18 Sep 2020 19:52

Israel Akan Bujuk UEA Untuk Promosikan Pembangunan Jalur Pipa Antara Saudi dan Israel

Israel Akan Bujuk UEA Untuk Promosikan Pembangunan Jalur Pipa Antara Saudi dan Israel

Jum'at, 18 Sep 2020 19:46


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X