Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.701 views

Wis Wayahe 02

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Wis Wayahe! Istilah ini dipopulerkan oleh para santri Sarang, asuhan K.H Maemoen Zubair (Mbah Moen). Prabowo yang duduk di atas "mobil kepresidenan", milik Mbah Moen itu, diteriaki "Wis Wayahe" oleh para santri. Diiringi gemuruh shalawat dari ribuan santri. Ini terjadi saat Prabowo sowan ke ulama kharismatik ini.

Kata "Wis Wayahe" muncul sesaat setelah Mbah Moen mendoakan agar Allah menjadikan Prabowo presiden. Kata "Wis Wayahe" seperti senjata untuk mengaminkan doa Sang Kiyai.

"Wis Wayahe", artinya sudah waktunya Prabowo jadi presiden. Jika benar takdir ini yang akan terjadi, maka tidak saja akan semakin menguatkan kharisma Mbah Moen, tapi juga "misteri doa" para santri.

Gelombang "Wis Wayahe" diyakini oleh banyak pengamat sudah menunjukkan tanda-tanda. Pertama, mengalirnya massa yang hadir di kampanye Prabowo-Sandi. Jumlahnya cukup besar. Mereka bukan hanya kerumunan sebagaimana potret surveinya Denny JA, tapi boleh jadi adalah para pemilih yang hijrah. Terbukti, dalam sejumlah survei, elektabilitas Prabowo-Sandi terus naik. Sebaliknya, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf turun. Ini bukti adanya migrasi suara. Swing voters beralih dukungan dan undecided voters sudah mulai menentukan pilihan.

Kedua, adanya gelombang dukungan dari sejumlah tokoh berpengaruh. Hampir dari semua kalangan. Kelompok maupun personal. Mulai dari pengusaha, militer dan bahkan ulama.

Erwin Aksa dan Dahlan Iskan mewakili kelompok pengusaha. Beralih dukungan dari Jokowi ke Prabowo. Ada juga Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dari tentara ada Gatot Nurmantyo. Bahkan untuk meyakinkan kubu Prabowo-Sandi, Gatot mengkritik tajam dan pedas rezim Jokowi. Kritiknya terkait dengan anggaran militer yang sangat kecil, yaitu 6 triliyun-an. Gatot juga kritik langkah istana intervensi dalam mutasi jabatan para prajurit terbaiknya Gatot. Gatot dilengserkan, orang-orangnya pun dibabat habis. Gatot kecewa! Bahkan teramat kecewa!

Gelombang dukungan juga datang dari para ulama. Mulai Ustaz Bachtiar Nasir, Ketua Majlis Pelayan Indonesia (MPI), sekaligus mantan ketua GNPF. Ada Ustaz Abdussomad (UAS), Ustaz Adi Hidayat, dan Aa Gym. Para da'i kondang dan berpengaruh ini mengambil timing di ujung. Hanya beberapa hari jelang pencoblosan.

Ada berbagai dugaan mengapa mereka deklarasi di ujung. Pertama, tak ingin membuat gaduh umat yang selama ini terbelah. Kalau toh harus gaduh, tak perlu lama, karena sebentar lagi pencoblosan. Habis itu, diharapkan tenang lagi. Kecuali jika adanya kecurangan berpengaruh terhadap kemenangan.

Kedua, tak ingin berhadap-hadapan dengan penguasa. Ada pihak yang dorong para ulama itu dukung penguasa. Kalau gak mau, ya netral. Kabarnya, mereka dihambat untuk memberi dukungan ke seberang.

Cerita UAS dukung Prabowo yang penuh liku dan sangat dramatis menggambarkan situasi itu. Kucing-kucingan dengan pihak yang tak ingin UAS dukung Prabowo-Sandi. Nampaknya mereka kecolongan. UAS berhasil ketemu Prabowo dan membuat dukungan. Esoknya, UAS dihajar fitnah.

Ketiga, dukungan di ujung lebih efektif karena masih segar di ingatan umat. Juga belum terkontaminasi. Ini akan berpengaruh saat pencoblosan. 

Kalau lihat jarak waktunya, dukungan para ulama ini seperti ada kesepakatan satu dengan yang lain. Adakah sutradaranya? Gak tahu!

Diawali Ustaz Bachtiar Nasir. Kurang satu minggu ketua Majlis Pelayan Jakarta (MPI) ini menyatakan dukungan, UAS deklarasi. Hari berikutnya Ustaz Adi Hidayat. Dan berikutnya lagi Aa Gym. Berturut-turut mereka deklarasi dukungan untuk Prabowo-Sandi. Seperti parade.

Uniknya lagi, saat para ulama ini deklarasi, khususnya UAS, bersamaan dengan hari dimana surat suara ilegal di Malaysia terbongkar. Design Tuhan, kata para ustaz. Sebelumnya, Romy, ketua umum PPP kena OTT.  Lalu disusul OTT Bowo Sidiq. Hadirnya dukungan para ulama ke Prabowo-Sandi seolah memberi pesan: "pilih ini loh yang bebas dari OTT dan kecurangan pemilu". Persepsi ini pasti nempel kuat di benak publik. Dan ini akan sangat mempengaruhi pilihan swing dan undecided voters. Ibarat bom, ledakan dukungan para ulama ini sangat dahsyat, karena tepat waktunya.

Berbagai kasus yang menimpa timses dan pendukung petahana, tentu membuat goyah pemilih. Terutama mereka yang berada di swing dan undecided voters. Pemilih ragu, dan yang belum menentukan pilihan. Saat hati mereka digoyang oleh kasus demi kasus dari kubu petahana, hadir dukungan para ulama. Pas sekali waktunya.

Dalam konteks ini, Prabowo-Sandi berpeluang mendapat limpahan migrasi suara yang kecewa terhadap kasus hukum dan kecurangan politik kubu petahana.

Selama Prabowo-Sandi tidak melakukan kesalahan fatal (blunder), gelombang migrasi ini diprediksi akan terus mengalir. Tak cukup waktu bagi kubu Jokowi untuk melakukan recovery. Waktu hanya tinggal beberapa hari.

Kabarnya hari ini Jokowi umroh. Rencananya mau masuk ke dalam Ka'bah. Bukan hanya keliling dalam ritual thawaf. Apakah ini tidak bisa jadi strategi untuk recovery? Berat! Gelombang rakyat sudah terlalu deras larinya ke Prabowo-Sandi.

Disinilah "Wis Wayahe" sebagai gerakan "mengaminkan" doa Mbah Moen seperti menjumpai taqdirnya. Jika ini benar-benar terjadi, maka Mbah Moen dan para santri Sarang akan dikenang sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kesuksesan Prabowo-Sandi. Apalagi Gus Najih dan Gus Wafi, putra-putra Mbah Moen ini berada di garis depan sebagai juru kampanye Prabowo-Sandi. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 15/4/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Agar Ibadah Kita Diterima

Agar Ibadah Kita Diterima

Jum'at, 21 Feb 2020 22:52

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Jum'at, 21 Feb 2020 21:46

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Jum'at, 21 Feb 2020 21:07

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Jum'at, 21 Feb 2020 20:38

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Jum'at, 21 Feb 2020 19:30

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Jum'at, 21 Feb 2020 17:59

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Jum'at, 21 Feb 2020 17:51

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Jum'at, 21 Feb 2020 16:00

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Jum'at, 21 Feb 2020 15:15

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Jum'at, 21 Feb 2020 14:30

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Jum'at, 21 Feb 2020 13:45

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Jum'at, 21 Feb 2020 11:45

Saudi Cegat Rudal Balistik  Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Saudi Cegat Rudal Balistik Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Jum'at, 21 Feb 2020 11:15

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Jum'at, 21 Feb 2020 10:56

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Jum'at, 21 Feb 2020 09:53

Waspada Jebakan 2024

Waspada Jebakan 2024

Kamis, 20 Feb 2020 23:47

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI:  Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI: Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Kamis, 20 Feb 2020 22:09

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Kamis, 20 Feb 2020 21:20

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Kamis, 20 Feb 2020 21:12

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Kamis, 20 Feb 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X