Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.486 views

Wis Wayahe 02

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Wis Wayahe! Istilah ini dipopulerkan oleh para santri Sarang, asuhan K.H Maemoen Zubair (Mbah Moen). Prabowo yang duduk di atas "mobil kepresidenan", milik Mbah Moen itu, diteriaki "Wis Wayahe" oleh para santri. Diiringi gemuruh shalawat dari ribuan santri. Ini terjadi saat Prabowo sowan ke ulama kharismatik ini.

Kata "Wis Wayahe" muncul sesaat setelah Mbah Moen mendoakan agar Allah menjadikan Prabowo presiden. Kata "Wis Wayahe" seperti senjata untuk mengaminkan doa Sang Kiyai.

"Wis Wayahe", artinya sudah waktunya Prabowo jadi presiden. Jika benar takdir ini yang akan terjadi, maka tidak saja akan semakin menguatkan kharisma Mbah Moen, tapi juga "misteri doa" para santri.

Gelombang "Wis Wayahe" diyakini oleh banyak pengamat sudah menunjukkan tanda-tanda. Pertama, mengalirnya massa yang hadir di kampanye Prabowo-Sandi. Jumlahnya cukup besar. Mereka bukan hanya kerumunan sebagaimana potret surveinya Denny JA, tapi boleh jadi adalah para pemilih yang hijrah. Terbukti, dalam sejumlah survei, elektabilitas Prabowo-Sandi terus naik. Sebaliknya, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf turun. Ini bukti adanya migrasi suara. Swing voters beralih dukungan dan undecided voters sudah mulai menentukan pilihan.

Kedua, adanya gelombang dukungan dari sejumlah tokoh berpengaruh. Hampir dari semua kalangan. Kelompok maupun personal. Mulai dari pengusaha, militer dan bahkan ulama.

Erwin Aksa dan Dahlan Iskan mewakili kelompok pengusaha. Beralih dukungan dari Jokowi ke Prabowo. Ada juga Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dari tentara ada Gatot Nurmantyo. Bahkan untuk meyakinkan kubu Prabowo-Sandi, Gatot mengkritik tajam dan pedas rezim Jokowi. Kritiknya terkait dengan anggaran militer yang sangat kecil, yaitu 6 triliyun-an. Gatot juga kritik langkah istana intervensi dalam mutasi jabatan para prajurit terbaiknya Gatot. Gatot dilengserkan, orang-orangnya pun dibabat habis. Gatot kecewa! Bahkan teramat kecewa!

Gelombang dukungan juga datang dari para ulama. Mulai Ustaz Bachtiar Nasir, Ketua Majlis Pelayan Indonesia (MPI), sekaligus mantan ketua GNPF. Ada Ustaz Abdussomad (UAS), Ustaz Adi Hidayat, dan Aa Gym. Para da'i kondang dan berpengaruh ini mengambil timing di ujung. Hanya beberapa hari jelang pencoblosan.

Ada berbagai dugaan mengapa mereka deklarasi di ujung. Pertama, tak ingin membuat gaduh umat yang selama ini terbelah. Kalau toh harus gaduh, tak perlu lama, karena sebentar lagi pencoblosan. Habis itu, diharapkan tenang lagi. Kecuali jika adanya kecurangan berpengaruh terhadap kemenangan.

Kedua, tak ingin berhadap-hadapan dengan penguasa. Ada pihak yang dorong para ulama itu dukung penguasa. Kalau gak mau, ya netral. Kabarnya, mereka dihambat untuk memberi dukungan ke seberang.

Cerita UAS dukung Prabowo yang penuh liku dan sangat dramatis menggambarkan situasi itu. Kucing-kucingan dengan pihak yang tak ingin UAS dukung Prabowo-Sandi. Nampaknya mereka kecolongan. UAS berhasil ketemu Prabowo dan membuat dukungan. Esoknya, UAS dihajar fitnah.

Ketiga, dukungan di ujung lebih efektif karena masih segar di ingatan umat. Juga belum terkontaminasi. Ini akan berpengaruh saat pencoblosan. 

Kalau lihat jarak waktunya, dukungan para ulama ini seperti ada kesepakatan satu dengan yang lain. Adakah sutradaranya? Gak tahu!

Diawali Ustaz Bachtiar Nasir. Kurang satu minggu ketua Majlis Pelayan Jakarta (MPI) ini menyatakan dukungan, UAS deklarasi. Hari berikutnya Ustaz Adi Hidayat. Dan berikutnya lagi Aa Gym. Berturut-turut mereka deklarasi dukungan untuk Prabowo-Sandi. Seperti parade.

Uniknya lagi, saat para ulama ini deklarasi, khususnya UAS, bersamaan dengan hari dimana surat suara ilegal di Malaysia terbongkar. Design Tuhan, kata para ustaz. Sebelumnya, Romy, ketua umum PPP kena OTT.  Lalu disusul OTT Bowo Sidiq. Hadirnya dukungan para ulama ke Prabowo-Sandi seolah memberi pesan: "pilih ini loh yang bebas dari OTT dan kecurangan pemilu". Persepsi ini pasti nempel kuat di benak publik. Dan ini akan sangat mempengaruhi pilihan swing dan undecided voters. Ibarat bom, ledakan dukungan para ulama ini sangat dahsyat, karena tepat waktunya.

Berbagai kasus yang menimpa timses dan pendukung petahana, tentu membuat goyah pemilih. Terutama mereka yang berada di swing dan undecided voters. Pemilih ragu, dan yang belum menentukan pilihan. Saat hati mereka digoyang oleh kasus demi kasus dari kubu petahana, hadir dukungan para ulama. Pas sekali waktunya.

Dalam konteks ini, Prabowo-Sandi berpeluang mendapat limpahan migrasi suara yang kecewa terhadap kasus hukum dan kecurangan politik kubu petahana.

Selama Prabowo-Sandi tidak melakukan kesalahan fatal (blunder), gelombang migrasi ini diprediksi akan terus mengalir. Tak cukup waktu bagi kubu Jokowi untuk melakukan recovery. Waktu hanya tinggal beberapa hari.

Kabarnya hari ini Jokowi umroh. Rencananya mau masuk ke dalam Ka'bah. Bukan hanya keliling dalam ritual thawaf. Apakah ini tidak bisa jadi strategi untuk recovery? Berat! Gelombang rakyat sudah terlalu deras larinya ke Prabowo-Sandi.

Disinilah "Wis Wayahe" sebagai gerakan "mengaminkan" doa Mbah Moen seperti menjumpai taqdirnya. Jika ini benar-benar terjadi, maka Mbah Moen dan para santri Sarang akan dikenang sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kesuksesan Prabowo-Sandi. Apalagi Gus Najih dan Gus Wafi, putra-putra Mbah Moen ini berada di garis depan sebagai juru kampanye Prabowo-Sandi. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 15/4/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Pilpres Tunisia, Calon Independen Masih Memimpin Perolehan Suara

Pilpres Tunisia, Calon Independen Masih Memimpin Perolehan Suara

Selasa, 17 Sep 2019 19:27

PM Israel Berjanji untuk Mencaplok Lebih Banyak Wilayah Palestina

PM Israel Berjanji untuk Mencaplok Lebih Banyak Wilayah Palestina

Selasa, 17 Sep 2019 18:16

Bedah Otak Anies Terkait Ibu Kota

Bedah Otak Anies Terkait Ibu Kota

Selasa, 17 Sep 2019 16:00

Anggota Parlemen Kuwait: Ekspatriat Harus Membayar Bahkan untuk Udara Untuk Bernafas

Anggota Parlemen Kuwait: Ekspatriat Harus Membayar Bahkan untuk Udara Untuk Bernafas

Selasa, 17 Sep 2019 15:15

Qatar Kecam Serangan Drone terhadap Fasilitas Pengolahan Minyak Aramco Saudi

Qatar Kecam Serangan Drone terhadap Fasilitas Pengolahan Minyak Aramco Saudi

Selasa, 17 Sep 2019 14:18

Fahri Hamzah Sentil Media Massa

Fahri Hamzah Sentil Media Massa

Selasa, 17 Sep 2019 14:15

Habis Muncul Permendag 29/2019, Terbitlah Gerakan Buy Halal First

Habis Muncul Permendag 29/2019, Terbitlah Gerakan Buy Halal First

Selasa, 17 Sep 2019 13:58

Ka'ban ke Anies: Jangan Lakukan Pencitraan

Ka'ban ke Anies: Jangan Lakukan Pencitraan

Selasa, 17 Sep 2019 13:15

Pesan: Panglima Jangan Rendahkan Derajat Pangdam

Pesan: Panglima Jangan Rendahkan Derajat Pangdam

Selasa, 17 Sep 2019 12:15

Karhutla, HTI, FPI, dan Istana

Karhutla, HTI, FPI, dan Istana

Selasa, 17 Sep 2019 11:15

Masuk Rumah Sakit, Fadli Harap Kivlan Bebas

Masuk Rumah Sakit, Fadli Harap Kivlan Bebas

Selasa, 17 Sep 2019 10:15

Kisruh KPK, Ini Sikap Nasyiatul Aisyiyah

Kisruh KPK, Ini Sikap Nasyiatul Aisyiyah

Selasa, 17 Sep 2019 08:54

Asap Yang Tak Dirindukan

Asap Yang Tak Dirindukan

Selasa, 17 Sep 2019 08:32

DPR RI Sahkan Batas Usia Minimum Perkawinan Laki-laki atau Perempuan Jadi 19 Tahun

DPR RI Sahkan Batas Usia Minimum Perkawinan Laki-laki atau Perempuan Jadi 19 Tahun

Selasa, 17 Sep 2019 07:40

Aroma Liberalisme dalam The Santri

Aroma Liberalisme dalam The Santri

Selasa, 17 Sep 2019 06:27

Pejabat Makan Suap, Rakyat Makan Asap

Pejabat Makan Suap, Rakyat Makan Asap

Selasa, 17 Sep 2019 05:30

Abaikan Nilai-nilai Pancasila, Aliansi Ruang  Riung Bandung Tolak RUU P-KS

Abaikan Nilai-nilai Pancasila, Aliansi Ruang Riung Bandung Tolak RUU P-KS

Senin, 16 Sep 2019 23:31

Jokowi Lebih Hebat daripada BJ Habibie

Jokowi Lebih Hebat daripada BJ Habibie

Senin, 16 Sep 2019 23:17

Kanker Sekarang Menjadi Penyebab Utama Kematian di Negara-negara

Kanker Sekarang Menjadi Penyebab Utama Kematian di Negara-negara

Senin, 16 Sep 2019 23:06

NASA Deteksi Sebuah Komet Mendekati Bumi

NASA Deteksi Sebuah Komet Mendekati Bumi

Senin, 16 Sep 2019 22:44


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X