Polisi Usut Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di The Sounds ProjectSelasa, 11 Aug 2026 19:05 |
|
KH Anwar Zahid Kecelakaan di Bojonegoro, Mobil Alphard yang Ditumpangi Terhimpit Dua TrukSelasa, 11 Aug 2026 16:49 |
|
MUI Kecam Keras Promosi Miras Berkedok Tantangan Hafalan Al-Qur’anSelasa, 11 Aug 2026 14:22 |
|
MUI Ingatkan: Lomba Agustusan Jangan Berubah Jadi Ajang Judi, Kok Bisa?Selasa, 11 Aug 2026 13:22 |
|
Shalat Sunnah Lebih Utama di Rumah atau di Masjid?Selasa, 11 Aug 2026 10:41 |
|
Hamas Desak Mediator Pastikan Gencatan Senjata Gaza Berlanjut, Netanyahu Tolak Dokumen 15 PoinSenin, 10 Aug 2026 18:14 |
|
Ribuan Massa di Surabaya Serukan Perlindungan Generasi dari Normalisasi LGBTSenin, 10 Aug 2026 15:19 |
|
Israel Kembali Langgar Gencatan Senjata di Gaza, Dua Warga TerlukaSenin, 10 Aug 2026 14:07 |
|
Rabu Wekasan dan Mitos Hari Sial: Benarkah Bencana Turun di Rabu Terakhir Safar?Senin, 10 Aug 2026 11:05 |
|
KPIPA Luncurkan Al-Aqsa Memanggil Perempuan Jawa Barat (ALMA)Ahad, 09 Aug 2026 16:12 |


Begitulah yang dialami oleh gereja St Jakobus di Utrecht, Belanda, yang kosong karena tak dipakai kebaktian.
Menyulap gereja menjadi rumah tinggal adalah tindakan yang sangat tepat. Karena berdasarkan data Home DSGN, ada ratusan gereja kosong di Belanda yang sudah tidak digunakan, seperti dilansir oleh Huffington Post baru-baru ini.
Beberapa gereja bahkan akan dihancurkan. Tentu saja hal ini tidak diinginkan oleh para pemeluk agama Kristen. Untuk itu, daripada dihancurkan dan tidak digunakan, perusahaan-perusahaan seperti Zecc merombak menyulap gereja menjadi rumah tinggal dengan mempertahankan keaslian bangunan dan sejarahnya. [taz/mdk, huf]




