Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.112 views

Mau Masuk Surga, Apa yang Sudah Kau Siapkan?

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Tujuan hidup seorang muslim untuk senantiasa mencari ridha Allah agar masuk ke surga-Nya. Inilah cita-cita terbesar yang terus diusahakan. Sehingga ia akan senantiasa bersungguh-sungguh mengusahakan sebab meraih cita-cita yang mulia ini.

“Amal apa yang sudah kuusahakan untuk bisa masuk surga?” pertanyaan yang harus selalu hadir dalam benak muslim.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ

Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat).” (QS. Al-Hasyr: 18)

Seorang muslim diperintakan untuk senantiasa bertakwa kepada Allah dengan melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Kemudian diperintahkan untuk menghitung-hitung perbuatan diri sendiri sebelum kelak dimintai pertanggungjawaban di akhirat.

Imam Ibnu Katsir rahimahullah menambahkan keterangan di tafsirnya terhadap ayat di atas,

وانظروا ماذا ادخرتم لأنفسكم من الأعمال الصالحة ليوم معادكم وعرضكم على ربكم

Dan perhatikanlah apa yang kalian tabung buat diri kalian pada hari dikembalikan dan dihadapkan kepada tuhan kalian; berupa amal-amal saleh.

Karenanya, ia harus menunjukkan kejujuran diri sebagai hamba Allah sepanjang hayat; mengikhlaskan ibadah dan amal shaleh untuk Allah semata, dan tampil dengan akhlak mulia kepada sesama.

Di antara sebab taufiq, kebahagiaan dan keberuntungan hidup kita adalah pengagungan kepada Allah dalam hati kita. Saat kita mengagungkan Allah dan perintah-perintah-Nya maka bertambah amal dan semakin dekat kepada Allah. Jika pengagungan berkurang, maka amal juga surut dan kedekatan berkurang bahkan bisa sangat jauh dari Allah Ta’ala.

Maka perhatikan, bagaimana shalat kita yang merupakan ibadah teragung; apakah kita termasuk orang bersegera memenuhi panggilan shalat dan menempati shaf pertama?

Bagaimana tilawah Qur’an kita; tilawah sudah menjadi wirid harian kita? Berapa halaman tilawah harian kita? Sudah berapa surat dan berapa juz hafalan kita?

Bagaimana sikap kita kepada kedua orang tua kita; apakah kita sering mengingat mereka dalam doa-doa kita, menelpon dan mengunjungi mereka, mencukupkan nafkah dan senantiasa membahagiakan mereka?

Seberapa baik kita kepada istri dan anak-anak kita; sudahkah kita bimbing mereka menjadi hamba Allah yang taat, mencukupkan nafkah, dan membahagiakan mereka?

Bagaimana perhatian kita kepada saudara dan kerabat kita; sudahkah kita termasuk orang yang menyambung silaturahim dan merawatnya?

Bagaimana tetangga-tegangga kita; apakah mereka nyaman dengan kehadiran kita di sebelah rumah dan tempat tinggal mereka. Apa jasa kita untuk kebaikan mereka di dunia dan akhirat?

Sesungguhnya amal-amal shalih kita kelak yang akan mengundang manfaat dalam kehidupan kita di dunia dan akhirat. Amal shalih lah yang akan menjadi teman setia yang menggembirakan di kubur kelak. Kita tidak tahu berapa lama kita tinggal di bawah tanah sehingga Allah bangkitkan kelak.

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلاَثَةٌ ، فَيَرْجِعُ اثْنَانِ وَيَبْقَى مَعَهُ وَاحِدٌ ، يَتْبَعُهُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ ، فَيَرْجِعُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ ، وَيَبْقَى عَمَلُهُ

“Tiga yang mengikuti mayit sampai ke kubur. Dua akan kembali dan satu tetap bersamanya di kubur. Yang akan mengikutinya adalah keluarga, harta dan amalnya. Lalu keluarga dan hartanya akan kembali ke rumah. Sedangkan yang tetap bersamanya di kubur adalah amalnya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Sebagian amal shalih kita akan terus mengalir pahalanya kepada kita setelah kita tiada. Layaklah kita perhatikan amal-amal jenis ini sebagai  salah satu dari bekal terbaik untuk kehidupan akhirat.

[Baca: Hasanat Jariyah, Modal Beharga Menuju Surga]

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ : إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Apabila seseorang meninggal dunia maka (pahala) amalnya terputus kecuali 3 perkara: shodaqoh jariyah, ilmu bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya.” (HR. Muslim)

Tidakkah kita iri kepada ulama-ulama yang kita ambil manfaat dari kayra-karya mereka. Setiap disebut nama mereka maka terlontar ucapan doa ampunan dan rahmat untuk mereka. Belum lagi ilmu yang mereka torehkan ditinta yang bisa dibaca dan diambil manfaatnya sepanjang zaman. Berapa banyak pahala dan kebaikan yang mengalir kepada mereka?

Mereka telah torehkan jasa-jasa besar untuk dien ini sehingga terus dikenang dan dilanjutkan umat Islam. Maka, “apa yang sudah kita persembahkan untuk dien ini?”

Teruslah kita berusaha dan bersungguh-sungguh melahirkan amal-amal shalih sepanjang hayat. Jangan lupa beristi’anah (minta tolong) kepada Allah dan terus berdoa agar memberikan taufik kepada kita untuk beramal shalih hingga akhir hayat. Di antara tanda Allah menghendaki kebaikan kepada seorang hamba, Dia beri taufiq untuk beramal shalih sebelum wafatnya.

Shalat di awal waktu dengan berjamaah, membaca Al-Qur’an, birrul walidain, membina dan mendidik keluarga sebaik-baiknya, silaturahim, perhatian dan sedekah kepada fuqoro’ dan masakin, mengajarkan kebaikan kepada orang lain, mencetak dan menyebarkan buku yang manfaat kepada masyarakat, membagikan lembaran dzikir kepada umat, menyiapkan tempat-tempat tafaqquh fiddien, menjenguk orang sakit, menyantuni anak yatim, dan nyumbang pembangunan masjid, dan semisalnya.

Sesungguhnya setiap kebaikan kita akan dicatat dan diberi pahala sebanding. Teruslah ikhlaskan niat, tanamkan niatan beramal, dan pahami jalan beramal yang dikehendaki Allah melalui tuntunan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Wallahu A’lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Aqidah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Pengadilan Banding Potong Hukuman Penjara Penembak Mati 6 Jamaah di Masjid Quebec Jadi 25 Tahun

Pengadilan Banding Potong Hukuman Penjara Penembak Mati 6 Jamaah di Masjid Quebec Jadi 25 Tahun

Jum'at, 27 Nov 2020 19:00

Parlemen Azerbaijan Serukan Prancis Dikeluarkan Dari Kelompok Mediasi Nagorno-Karabakh

Parlemen Azerbaijan Serukan Prancis Dikeluarkan Dari Kelompok Mediasi Nagorno-Karabakh

Jum'at, 27 Nov 2020 16:45

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

Jum'at, 27 Nov 2020 11:39

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Jum'at, 27 Nov 2020 10:36

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Jum'at, 27 Nov 2020 09:21

Ini Daftar Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI 2020-2025

Ini Daftar Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI 2020-2025

Jum'at, 27 Nov 2020 08:25

Pemerintah Aktifkan Calling Visa Israel, FPKS: Bentuk Penghianatan UUD 1945

Pemerintah Aktifkan Calling Visa Israel, FPKS: Bentuk Penghianatan UUD 1945

Jum'at, 27 Nov 2020 07:16

Guru di Indonesia, Pahlawan tanpa Kesejahteraan?

Guru di Indonesia, Pahlawan tanpa Kesejahteraan?

Jum'at, 27 Nov 2020 05:32

Rais Aam PBNU Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Rais Aam PBNU Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Jum'at, 27 Nov 2020 05:10

Mulai Pertarungan Politik Istana

Mulai Pertarungan Politik Istana

Kamis, 26 Nov 2020 23:23

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Kamis, 26 Nov 2020 23:22

Ketika Jokowi Goyah

Ketika Jokowi Goyah

Kamis, 26 Nov 2020 22:20

Copot Segera Pangdam Jaya

Copot Segera Pangdam Jaya

Kamis, 26 Nov 2020 21:16

Seni Bersikap Bodo Amat, Seni Menghadapi Hidup dengan Pikiran Jernih

Seni Bersikap Bodo Amat, Seni Menghadapi Hidup dengan Pikiran Jernih

Kamis, 26 Nov 2020 21:10

Inilah 3 Langkah Mendidik Anak Cinta Ulama

Inilah 3 Langkah Mendidik Anak Cinta Ulama

Kamis, 26 Nov 2020 20:54

Turki: Resolusi Prancis Agar Mengakui Nagorno-Karabakh Wilayah Merdeka Bias dan Tidak Realistis

Turki: Resolusi Prancis Agar Mengakui Nagorno-Karabakh Wilayah Merdeka Bias dan Tidak Realistis

Kamis, 26 Nov 2020 20:45

Sepuluh Santri Dewan Da’wah Ikuti Wisuda Santri Tahfidz Muamalat

Sepuluh Santri Dewan Da’wah Ikuti Wisuda Santri Tahfidz Muamalat

Kamis, 26 Nov 2020 20:33

Ketika TNI Menjadi Pamong Praja

Ketika TNI Menjadi Pamong Praja

Kamis, 26 Nov 2020 19:00

Panglima TNI dan Kapolri Kedepan Diharapkan Berasal dari Santri atau Hafiz Qur'an

Panglima TNI dan Kapolri Kedepan Diharapkan Berasal dari Santri atau Hafiz Qur'an

Kamis, 26 Nov 2020 18:56

Teror Mendagri

Teror Mendagri

Kamis, 26 Nov 2020 18:43


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Kamis, 26/11/2020 22:20

Ketika Jokowi Goyah