Kamis, 25 Zulhijjah 1447 H / 11 Juni 2026 14:15 wib
163 views
Tonton pertandingan Final NBA Secara langsung di Stadion, Donal Trump Mendapat Sorakan dan Cemoohan
NEW YORK(voa-islam.com) – Kehadiran Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam Game 3 Final NBA 2026 di Madison Square Garden (MSG), New York, pada Senin (8/6/2026) waktu setempat, menorehkan catatan sejarah sekaligus memicu kehebohan di kalangan publik.
Trump mencatatkan namanya sebagai presiden aktif pertama dalam sejarah Amerika Serikat yang menghadiri. Ia hadir sebagai tamu undangan dari pemilik New York Knicks, James Dolan, dan menyaksikan laga dari dalam suite khusus yang dilapisi kaca pengaman tingkat tinggi.
Namun, kehadiran sang presiden di kota kelahirannya tersebut justru mendapatkan sambutan negatif dari publik New York. Momen itu terjadi menjelang tip-off, tepatnya ketika wajah Trump ditampilkan di layar raksasa (Jumbotron) arena sepanjang delapan detik saat lagu kebangsaan Amerika Serikat, The Star-Spangled Banner, sedang dikumandangkan.
Alih-alih mendapat tepuk tangan, sebagian besar penonton yang memadati MSG justru melontarkan sorakan dan cemoohan (booing) yang bergemuruh keras di dalam stadion. Sejumlah laporan media, termasuk dan Associated Press, menyebut bahwa reaksi negatif yang diterima Trump bahkan terdengar jauh lebih keras dan riuh dibanding sorakan yang biasanya ditujukan kepada tim tamu. Cemoohan tersebut baru mereda ketika layar raksasa mengalihkan visual ke arah bintang Knicks, Jalen Brunson, dan bendera Amerika Serikat.
Meski mendapatkan tekanan psikologis dari seisi stadion, Trump tampaknya tidak ambil pusing. Sambil menghadap ke arah lapangan, ia tetap tersenyum lebar dan memberikan salam hormat militer yang tegap sepanjang sorakan tersebut berlangsung. Bahkan, saat diwawancarai wartawan sesaat sebelum menaiki pesawat Air Force One untuk kembali ke Washington, Trump meresponsnya dengan santai.
"Saya pikir itu sebagian besar adalah tepuk tangan hangat. Suasananya sangat keras dan mereka sangat antusias," ujar Trump dengan percaya diri kepada para reporter.
Pengamanan Super Ketat dan Hasil Pertandingan Kedatangan Trump malam itu juga berdampak besar pada logistik pertandingan. Pihak Kepolisian New York (NYPD) bekerja sama dengan Secret Service menerapkan protokol pengamanan berlapis yang sangat ketat di sekitar area Manhattan. Pihak promotor bahkan terpaksa membatalkan acara nonton bareng (watch party) tradisional yang biasa digelar fans di luar arena, dan memindahkannya beberapa blok menjauh ke Bryant Park demi alasan keamanan. Para penonton pun diwajibkan mengantre melewati alat pemindai (magnetometer) layaknya pemeriksaan di bandara sejak empat jam sebelum laga dimulai.
Sayangnya, kehadiran Trump tidak membawa keberuntungan bagi tim tuan rumah yang didukungnya. Tren positif 13 kemenangan beruntun milik New York Knicks di babak playoff terpaksa terhenti malam itu.
Pertandingan sengit tersebut berakhir dengan kemenangan dramatis tim tamu, San Antonio Spurs, atas Knicks dengan skor tipis 115–111. Bintang muda asal Prancis, Victor Wembanyama, menjadi mimpi buruk bagi publik New York setelah sukses mencetak 32 poin, 8 rebound, dan 3 block yang sekaligus memperkecil ketertinggalan Spurs menjadi 1-2 dalam format best-of-seven Final NBA 2026. [PurWD/voa-islam.com]
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!