Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.391 views

Laporan: Khalifa Haftar Berhutang 150 Juta USD ke Kelompok Tentara Bayaran Rusia Wagner Group

BENGHAZI, LIBYA (voa-islam.com) - Rincian perselisihan antara Khalifa Haftar dan kontraktor militer swasta Rusia Wagner Group menunjukkan masalah keuangan dan militer yang belum terpecahkan di antara keduanya, menurut sebuah laporan oleh situs berita Arab Post.

Situs web itu melaporkan sumber militer yang dekat dengan Haftar mengatakan bahwa panglima perang itu masih memiliki hutang kepada Grup Rusia, yang merupakan perekrut tentara bayaran Rusia yang sekarang berperang untuk Haftar dalam perangnya di Tripoli, bernilai 150 juta dolar sejak kontraknya berakhir tahun lalu

Sumber itu mengatakan Haftar abstain melunasi kontrak bukan karena dia kekurangan uang, tetapi karena Rusia tidak melaksanakan kontrak dengan benar.

Sumber itu mengatakan tentara bayaran Grup Wagner telah melakukan dukungan teknis, pelatihan, operasi pertempuran terbatas, keamanan siber dan misi lainnya setelah mereka menarik diri dari garis depan di sekitar Tripoli setelah Presiden Rusia Vladimir Putin membantah bahwa Rusia ada di tanah di Libya.

Situs web itu melaporkan sumber yang mengatakan bahwa para pemimpin dalam pasukan Haftar telah dalam perselisihan konstan dengan tentara bayaran Grup Wagner Rusia, terutama setelah serangan terbaru dari pasukan Pemerintah Kesepakatan Nasional di kota-kota wilayah barat di sepanjang garis pantai, yang menyebabkan hilangnya cengkraman Haftar dari tujuh kota dalam 24 jam dan menunjukkan kurang efisiensinya tentara bayaran Grup Wagner.

"Kelompok Wagner akhir-akhir ini membawa petempur - tidak begitu berpengalaman - dari Suriah, Belarus dan Serbia. Ini terjadi setelah perjanjian Rusia-Turki dan setelah Putin membantah bahwa Rusia bertempur di Libya." Sumber itu menambahkan, dengan mengatakan para pemimpin militer pro-Haftar Libya masih mengeluh tentang ketidakefektifan dan kurangnya pengalaman dari tentara bayaran Wagner - para petempur pemula.

Mereka menyatakan kecewa dengan kurangnya tindakan oleh tentara bayaran Grup Wagner, terutama pertahanan teknologi terhadap drone GNA, yang sekarang merajai langit di atas Libya barat.

Tentara bayaran Grup Wagner, menurut Arab Post, berada di Tarhouna dan Qasir Benghashir di Tripoli selatan - penembak jitu dan petempur - dan di pelabuhan Tobruk dan Derna, membantu dalam logistik, artileri, dan dukungan drone.

Ditambahkan bahwa menurut media Rusia, setidaknya ada 35 tentara bayaran Rusia di Libya yang tewas saat berjuang untuk pasukan Haftar. (LO)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Pantas Khawatir Diboikot, Volume Perdangangan Prancis dengan Negara Muslim 100 Miliar USD Lebih

Pantas Khawatir Diboikot, Volume Perdangangan Prancis dengan Negara Muslim 100 Miliar USD Lebih

Kamis, 29 Oct 2020 22:05

PM Pakistan Imran Khan Minta Muslim Bersatu Melawan Islamofobia

PM Pakistan Imran Khan Minta Muslim Bersatu Melawan Islamofobia

Kamis, 29 Oct 2020 21:15

Warga Saudi Bersenjatakan Pisau Serang Kedubes Prancis di Jeddah, Satu Penjaga Terluka

Warga Saudi Bersenjatakan Pisau Serang Kedubes Prancis di Jeddah, Satu Penjaga Terluka

Kamis, 29 Oct 2020 20:45

Legislator: Pemerintah Harus Tegas Hadapi Freeport

Legislator: Pemerintah Harus Tegas Hadapi Freeport

Kamis, 29 Oct 2020 20:18

Instagram Perpanjang Durasi Live Dari 1 Jam Menjadi 4 Jam

Instagram Perpanjang Durasi Live Dari 1 Jam Menjadi 4 Jam

Kamis, 29 Oct 2020 18:28

DDII Serukan Ikuti Boikot terhadap Produk-produk Perancis dari Berbagai Tokoh Umat Islam Sedunia

DDII Serukan Ikuti Boikot terhadap Produk-produk Perancis dari Berbagai Tokoh Umat Islam Sedunia

Kamis, 29 Oct 2020 18:10

Twitter Sempat 'Down' di Asia Karena Masalah Jaringan

Twitter Sempat 'Down' di Asia Karena Masalah Jaringan

Kamis, 29 Oct 2020 16:40

Aksi Didepan Istana, Hima Persis Terbangkan Balon Bertuliskan Jokowi-Amin Gagal

Aksi Didepan Istana, Hima Persis Terbangkan Balon Bertuliskan Jokowi-Amin Gagal

Kamis, 29 Oct 2020 16:20

Maulid Nabi Muhammad SAW, Muhammadiyah Dorong Maksimalkan Syi’ar Islam

Maulid Nabi Muhammad SAW, Muhammadiyah Dorong Maksimalkan Syi’ar Islam

Kamis, 29 Oct 2020 16:15

Abu Janda Lagi

Abu Janda Lagi

Kamis, 29 Oct 2020 16:10

Jum’at – Ahad: Jadwal Puasa Ayyamul Bidh, Rabiul Awwal 1442 H

Jum’at – Ahad: Jadwal Puasa Ayyamul Bidh, Rabiul Awwal 1442 H

Kamis, 29 Oct 2020 15:00

[VIDEO] VITAPLAS: Efek mirip Viagra, Herbal Stamina Pria ini diburu

[VIDEO] VITAPLAS: Efek mirip Viagra, Herbal Stamina Pria ini diburu

Kamis, 29 Oct 2020 14:50

Sumpah Pemuda Lahir dari Para Pemuda Berjiwa Pendobrak

Sumpah Pemuda Lahir dari Para Pemuda Berjiwa Pendobrak

Kamis, 29 Oct 2020 07:57

Reses di Kota Tual, Legislator PKS Temukan Banyak Desa Belum Teraliri Listrik

Reses di Kota Tual, Legislator PKS Temukan Banyak Desa Belum Teraliri Listrik

Kamis, 29 Oct 2020 07:20

Survei IPO: Kekecewaan Terhadap Kinerja Presiden Meningkat dari 33,5% menjadi 51%

Survei IPO: Kekecewaan Terhadap Kinerja Presiden Meningkat dari 33,5% menjadi 51%

Kamis, 29 Oct 2020 07:06

Isi Masa Reses, Anis Sapa Struktur PKS Jakarta Timur

Isi Masa Reses, Anis Sapa Struktur PKS Jakarta Timur

Kamis, 29 Oct 2020 07:02

Walimah Nikah yang Inspiratif

Walimah Nikah yang Inspiratif

Kamis, 29 Oct 2020 06:47

Mati-matian Bela Demokrasi, Di Akhirat Ternyata Demokrasi Tak Memberi Syafaat

Mati-matian Bela Demokrasi, Di Akhirat Ternyata Demokrasi Tak Memberi Syafaat

Kamis, 29 Oct 2020 05:04

Kecam Presiden Prancis Macron, Ribuan Umat Islam di Solo Gelar Aksi Unjuk Rasa

Kecam Presiden Prancis Macron, Ribuan Umat Islam di Solo Gelar Aksi Unjuk Rasa

Kamis, 29 Oct 2020 04:22

Presiden Prancis Macron Dituntut Minta Maaf Kepada Umat Islam Di Seluruh Dunia

Presiden Prancis Macron Dituntut Minta Maaf Kepada Umat Islam Di Seluruh Dunia

Kamis, 29 Oct 2020 04:10


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Senin, 26/10/2020 23:54

Rezim Ngotot dan Bandel