Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.542 views

PBB Kecam Undang-undang Kewarganegaraan 'Diskriminatif' Baru India

AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Kantor hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Jumat (13/12/2019) menyuarakan keprihatinan bahwa undang-undang kewarganegaraan baru India "pada dasarnya diskriminatif" dengan mengecualikan Muslim dan menyerukan agar itu ditinjau.

Bentrokan kekerasan meletus di Delhi antara polisi dan ribuan mahasiswa pada hari Jum'at yang memprotes diberlakukannya undang-undang baru yang kontroversial tersebut.

Pemerintah nasionalis Hindu Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan RUU Amendemen Kewarganegaraan, yang disetujui oleh parlemen pada hari Rabu, dimaksudkan untuk melindungi kaum minoritas dari Bangladesh, Pakistan dan Afghanistan.

"Kami prihatin bahwa Undang-Undang Kewarganegaraan (Amandemen) baru 2019 India pada dasarnya bersifat diskriminatif," kata jurubicara hak asasi manusia PBB Jeremy Laurence dalam jumpa pers di Jenewa.

Undang-undang baru itu tidak memperluas perlindungan yang sama kepada para migran Muslim seperti halnya enam agama minoritas lainnya yang melarikan diri dari penganiayaan, dengan demikian merusak komitmen India terhadap kesetaraan di hadapan hukum, yang diabadikan dalam konstitusi, katanya.

"Kami memahami undang-undang baru akan ditinjau oleh Mahkamah Agung India dan berharap akan mempertimbangkan dengan cermat kompatibilitas hukum dengan kewajiban hak asasi manusia internasional India," kata Laurence.

Abe batalkan kunjungan

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe membatalkan kunjungan ke India, kata kementerian luar negeri India pada hari Jum'at, di tengah ketegangan di wilayah timur laut tempat ia akan mengadakan pembicaraan puncak dengan Modi.

Dua orang tewas di negara bagian Assam pada hari Kamis ketika polisi menembaki massa yang membakar gedung-gedung dan menyerang stasiun kereta api sebagai protes terhadap peraturan kewarganegaraan baru yang ditandatangani menjadi undang-undang pada hari Kamis.

Undang-undang baru ini menjabarkan jalur kewarganegaraan India untuk enam kelompok agama minoritas dari negara tetangga Bangladesh, Pakistan dan Afghanistan, yang menurut para pemrotes di Assam akan mengubah ribuan imigran ilegal menjadi penduduk legal.

Modi telah merencanakan untuk menjadi tuan rumah bagi Abe di Assam mulai Ahad sebagai bagian dari kampanye untuk memindahkan acara-acara diplomatik tingkat tinggi ke luar Delhi untuk menunjukkan keragaman India.

"Dengan mengacu pada usulan kunjungan PM Jepang @AbeShinzo ke India, kedua belah pihak telah memutuskan untuk menunda kunjungan ke tanggal yang saling menguntungkan dalam waktu dekat," kata juru bicara kementerian luar negeri India Raveesh Kumar dalam sebuah tweet.

Jepang telah meningkatkan pekerjaan pembangunan infrastruktur di Assam dalam beberapa tahun terakhir, yang diharapkan oleh kedua pihak selama KTT. Abe juga telah merencanakan untuk mengunjungi tugu peringatan di negara bagian Manipur yang berdekatan, tempat tentara Jepang terbunuh selama Perang Dunia Kedua.

Sebuah gerakan melawan imigran dari Bangladesh telah berkecamuk di Assam selama beberapa dekade. Para pengunjuk rasa mengatakan pemberian kewarganegaraan India kepada lebih banyak orang akan semakin membebani sumber daya negara dan membawa
untuk marginalisasi masyarakat adat.

Bhaskar Jyoti Mahanta, kepala polisi Assam, mengatakan bahwa tidak ada bentrokan antara demonstran dan polisi pada hari Jum'at.

"Segala sesuatunya terlihat lebih baik hari ini ... (tetapi) pasukan dikerahkan di mana-mana," katanya kepada Reuters. (ptv)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Resesi Tak Teralakkan, Anis Minta Pemerintah Bantu Masyarakat dan Dunia Usaha

Resesi Tak Teralakkan, Anis Minta Pemerintah Bantu Masyarakat dan Dunia Usaha

Rabu, 23 Sep 2020 21:29

Pejabat Afghanistan: Tahanan Taliban Yang Dibebaskan Pemerintah Kembali Lagi Ke Medan Perang

Pejabat Afghanistan: Tahanan Taliban Yang Dibebaskan Pemerintah Kembali Lagi Ke Medan Perang

Rabu, 23 Sep 2020 21:05

Peran Ibu Mendidik dengan Kasih Sayang, Bukan Penjagal Akibat Kesal

Peran Ibu Mendidik dengan Kasih Sayang, Bukan Penjagal Akibat Kesal

Rabu, 23 Sep 2020 20:28

Ancaman Corona di Momen Pilkada

Ancaman Corona di Momen Pilkada

Rabu, 23 Sep 2020 19:58

Palestina Sebut Israel Rusak 100.000 Alat Tes Swab Virus Corona

Palestina Sebut Israel Rusak 100.000 Alat Tes Swab Virus Corona

Rabu, 23 Sep 2020 19:45

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI

Rabu, 23 Sep 2020 19:30

Dilematika Remaja, Pernikahan Usia Dini

Dilematika Remaja, Pernikahan Usia Dini

Rabu, 23 Sep 2020 18:40

Sedikitnya 28 Tewas Dalam Bentrokan Antara Pejuang IS dan Pasukan Pro-Assad di Utara Raqq

Sedikitnya 28 Tewas Dalam Bentrokan Antara Pejuang IS dan Pasukan Pro-Assad di Utara Raqq

Rabu, 23 Sep 2020 17:45

Perwakilan Hamas dan Fatah Akan Bertemu di Turki untuk Bahas Rekonsiliasi Antar-Palestina

Perwakilan Hamas dan Fatah Akan Bertemu di Turki untuk Bahas Rekonsiliasi Antar-Palestina

Rabu, 23 Sep 2020 17:15

Kemenag Disarankan Kerjasama dengan Ormas Islam Terkait Program Sertifikat Penceramah

Kemenag Disarankan Kerjasama dengan Ormas Islam Terkait Program Sertifikat Penceramah

Rabu, 23 Sep 2020 15:00

Alhamdulillah, Saudi Akan Cabut Larangan Umrah Mulai Oktober

Alhamdulillah, Saudi Akan Cabut Larangan Umrah Mulai Oktober

Rabu, 23 Sep 2020 11:29

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Persis: Tunda Pilkada Dahulukan Keselamatan Jiwa

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Persis: Tunda Pilkada Dahulukan Keselamatan Jiwa

Rabu, 23 Sep 2020 11:00

Alhamdulillah, Inilah Nakhoda Baru Dewan Dakwah

Alhamdulillah, Inilah Nakhoda Baru Dewan Dakwah

Rabu, 23 Sep 2020 05:24

Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Selasa, 22 Sep 2020 22:15

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Selasa, 22 Sep 2020 22:13

Dilema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Dilema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 21:21

Studi: Memiliki Flu Melipat Gandakan Risiko Kematian Akibat Virus Corona

Studi: Memiliki Flu Melipat Gandakan Risiko Kematian Akibat Virus Corona

Selasa, 22 Sep 2020 21:15

Pasukan Keamanan Palestina Tangkap Pendukung Mantan Pejabat Fatah Mohammed Dahlan

Pasukan Keamanan Palestina Tangkap Pendukung Mantan Pejabat Fatah Mohammed Dahlan

Selasa, 22 Sep 2020 21:00

Biadab! Cina Paksa Muslim Uighur Latihan Minum Minuman Keras

Biadab! Cina Paksa Muslim Uighur Latihan Minum Minuman Keras

Selasa, 22 Sep 2020 20:18

Pemimpin yang Dibenci Rakyat

Pemimpin yang Dibenci Rakyat

Selasa, 22 Sep 2020 18:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X