Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.094 views

PBB Kecam Undang-undang Kewarganegaraan 'Diskriminatif' Baru India

AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Kantor hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Jumat (13/12/2019) menyuarakan keprihatinan bahwa undang-undang kewarganegaraan baru India "pada dasarnya diskriminatif" dengan mengecualikan Muslim dan menyerukan agar itu ditinjau.

Bentrokan kekerasan meletus di Delhi antara polisi dan ribuan mahasiswa pada hari Jum'at yang memprotes diberlakukannya undang-undang baru yang kontroversial tersebut.

Pemerintah nasionalis Hindu Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan RUU Amendemen Kewarganegaraan, yang disetujui oleh parlemen pada hari Rabu, dimaksudkan untuk melindungi kaum minoritas dari Bangladesh, Pakistan dan Afghanistan.

"Kami prihatin bahwa Undang-Undang Kewarganegaraan (Amandemen) baru 2019 India pada dasarnya bersifat diskriminatif," kata jurubicara hak asasi manusia PBB Jeremy Laurence dalam jumpa pers di Jenewa.

Undang-undang baru itu tidak memperluas perlindungan yang sama kepada para migran Muslim seperti halnya enam agama minoritas lainnya yang melarikan diri dari penganiayaan, dengan demikian merusak komitmen India terhadap kesetaraan di hadapan hukum, yang diabadikan dalam konstitusi, katanya.

"Kami memahami undang-undang baru akan ditinjau oleh Mahkamah Agung India dan berharap akan mempertimbangkan dengan cermat kompatibilitas hukum dengan kewajiban hak asasi manusia internasional India," kata Laurence.

Abe batalkan kunjungan

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe membatalkan kunjungan ke India, kata kementerian luar negeri India pada hari Jum'at, di tengah ketegangan di wilayah timur laut tempat ia akan mengadakan pembicaraan puncak dengan Modi.

Dua orang tewas di negara bagian Assam pada hari Kamis ketika polisi menembaki massa yang membakar gedung-gedung dan menyerang stasiun kereta api sebagai protes terhadap peraturan kewarganegaraan baru yang ditandatangani menjadi undang-undang pada hari Kamis.

Undang-undang baru ini menjabarkan jalur kewarganegaraan India untuk enam kelompok agama minoritas dari negara tetangga Bangladesh, Pakistan dan Afghanistan, yang menurut para pemrotes di Assam akan mengubah ribuan imigran ilegal menjadi penduduk legal.

Modi telah merencanakan untuk menjadi tuan rumah bagi Abe di Assam mulai Ahad sebagai bagian dari kampanye untuk memindahkan acara-acara diplomatik tingkat tinggi ke luar Delhi untuk menunjukkan keragaman India.

"Dengan mengacu pada usulan kunjungan PM Jepang @AbeShinzo ke India, kedua belah pihak telah memutuskan untuk menunda kunjungan ke tanggal yang saling menguntungkan dalam waktu dekat," kata juru bicara kementerian luar negeri India Raveesh Kumar dalam sebuah tweet.

Jepang telah meningkatkan pekerjaan pembangunan infrastruktur di Assam dalam beberapa tahun terakhir, yang diharapkan oleh kedua pihak selama KTT. Abe juga telah merencanakan untuk mengunjungi tugu peringatan di negara bagian Manipur yang berdekatan, tempat tentara Jepang terbunuh selama Perang Dunia Kedua.

Sebuah gerakan melawan imigran dari Bangladesh telah berkecamuk di Assam selama beberapa dekade. Para pengunjuk rasa mengatakan pemberian kewarganegaraan India kepada lebih banyak orang akan semakin membebani sumber daya negara dan membawa
untuk marginalisasi masyarakat adat.

Bhaskar Jyoti Mahanta, kepala polisi Assam, mengatakan bahwa tidak ada bentrokan antara demonstran dan polisi pada hari Jum'at.

"Segala sesuatunya terlihat lebih baik hari ini ... (tetapi) pasukan dikerahkan di mana-mana," katanya kepada Reuters. (ptv)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Facebook Mulai Uji Coba Dark Mode untuk Android

Facebook Mulai Uji Coba Dark Mode untuk Android

Rabu, 29 Jan 2020 23:41

Penduduk Muslim di Indonesia Sangat Besar, Sertifikasi Halal Tidak Boleh Hilang

Penduduk Muslim di Indonesia Sangat Besar, Sertifikasi Halal Tidak Boleh Hilang

Rabu, 29 Jan 2020 23:19

Hati-Hati Bujukan Taqrib Syiah

Hati-Hati Bujukan Taqrib Syiah

Rabu, 29 Jan 2020 23:12

Virus Corona Menyebar: Jawaban Allah atas Kesombongan China

Virus Corona Menyebar: Jawaban Allah atas Kesombongan China

Rabu, 29 Jan 2020 22:56

MUI: Penolakan Masyarakat Sumbar terhadap Turis China Bukan SARA

MUI: Penolakan Masyarakat Sumbar terhadap Turis China Bukan SARA

Rabu, 29 Jan 2020 22:41

Berjilbab Bukan Suatu Kewajiban, Benarkah?

Berjilbab Bukan Suatu Kewajiban, Benarkah?

Rabu, 29 Jan 2020 22:05

Wabah Corona Menggila, Ini Imbauan MUI

Wabah Corona Menggila, Ini Imbauan MUI

Rabu, 29 Jan 2020 21:19

[VIDEO] Masih Buron, FUI Minta Ormas Islam Bantu KPK Tangkap Harun Masiku

[VIDEO] Masih Buron, FUI Minta Ormas Islam Bantu KPK Tangkap Harun Masiku

Rabu, 29 Jan 2020 20:23

Senator: Semoga Ada Jalan Sehingga WNI Bisa Segera Dievakuasi dari Wuhan

Senator: Semoga Ada Jalan Sehingga WNI Bisa Segera Dievakuasi dari Wuhan

Rabu, 29 Jan 2020 19:33

Mahmmoud Abbas Kepada Trump: Yerusalem Tidak Untuk Dijual

Mahmmoud Abbas Kepada Trump: Yerusalem Tidak Untuk Dijual

Rabu, 29 Jan 2020 18:03

Serahkan Wagub Ke Riza Patria, PKS Dapat Apa?

Serahkan Wagub Ke Riza Patria, PKS Dapat Apa?

Rabu, 29 Jan 2020 17:43

UEA, Yordania dan Mesir Dukung Proposal Perdamaian Pro-Israel Trump, Turki Menolak

UEA, Yordania dan Mesir Dukung Proposal Perdamaian Pro-Israel Trump, Turki Menolak

Rabu, 29 Jan 2020 16:45

Doa Berlindung dari Wabah Penyakit Mematikan

Doa Berlindung dari Wabah Penyakit Mematikan

Rabu, 29 Jan 2020 16:11

Sebuah Keluarga di UEA Dikonfirmasi Terjangkit Virus Corona Sepulang Dari Kota Wuhan Cina

Sebuah Keluarga di UEA Dikonfirmasi Terjangkit Virus Corona Sepulang Dari Kota Wuhan Cina

Rabu, 29 Jan 2020 16:00

Palestina Tolak Proposal Perdamaian Pro-Israel Trump

Palestina Tolak Proposal Perdamaian Pro-Israel Trump

Rabu, 29 Jan 2020 15:15

Didampingi Nenyatahu, Trump Luncurkan Rencana Perdamaian Timur Tengah yang Sangat Pro-Israel

Didampingi Nenyatahu, Trump Luncurkan Rencana Perdamaian Timur Tengah yang Sangat Pro-Israel

Rabu, 29 Jan 2020 14:30

[VIDEO] Bantah Ningsih Tinampi, MUI: Dia Teperdaya Jin

[VIDEO] Bantah Ningsih Tinampi, MUI: Dia Teperdaya Jin

Rabu, 29 Jan 2020 11:30

Wakil Ketua Komisi I DPR Minta Pemerintah Segera Evakuasi WNI di China

Wakil Ketua Komisi I DPR Minta Pemerintah Segera Evakuasi WNI di China

Rabu, 29 Jan 2020 08:45

Tidak Bermaksud Menghina, Jyllands-Posten Tolak Minta Maaf Ke Cina Terkait Kartun Satir Virus Corona

Tidak Bermaksud Menghina, Jyllands-Posten Tolak Minta Maaf Ke Cina Terkait Kartun Satir Virus Corona

Selasa, 28 Jan 2020 21:45

Beberapa Anak Tewas Akibat Serangan Bom Pasukan Haftar Bom di Kompleks Sekolah di Tripoli

Beberapa Anak Tewas Akibat Serangan Bom Pasukan Haftar Bom di Kompleks Sekolah di Tripoli

Selasa, 28 Jan 2020 21:17


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X