Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.179 views

Netanyahu Bersumpah Caplok Lembah Jordan di Tepi Barat Setelah Pemilihan Israel

TEL AVIV, ISRAEL (voa-islam.com) - Dalam pidato langsung di TV, perdana menteri Zionis Israel mengatakan dia berencana untuk mencaplok Lembah Jordan di Tepi Barat yang diduduki jika dia memenangkan pemilihan pekan depan. Para pejabat Palestina dan Arab mengutuk rencana itu sebagai pukulan bagi perdamaian.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersumpah pada hari Selasa (10/9/2019) untuk mulai menganeksasi permukiman Tepi Barat jika ia terpilih kembali dalam pemilihan pekan depan.

"Hari ini, saya mengumumkan niat saya, setelah pembentukan pemerintah baru, untuk menerapkan kedaulatan Israel di Lembah Yordan dan Laut Mati utara," kata Netanyahu dalam pidato yang disiarkan televisi.

Netanyahu juga mengulangi niatnya untuk mencaplok permukiman Israel lainnya di seluruh Tepi Barat jika dia terpilih kembali, meskipun itu hanya akan terjadi setelah berkonsultasi dengan Presiden AS Donald Trump yang diperkirakan akan segera mengungkap rencana perdamaiannya untuk konflik Israel-Palestina.

Dia tidak menyebutkan apa yang akan dia lakukan dengan penduduk Palestina di Lembah Jordan.

Pemimpin Israel itu telah melakukan dorongan pada menit-menit terakhir untuk menggalang dukungan sayap kanan dan nasionalis-agama menjelang pemilihan umum Israel pada 17 September. Jajak pendapat itu diharapkan akan menjadi perlombaan yang diperebutkan keras antara partai Likud sayap kanan Netanyahu melawan kaum tengah. Pesta Biru dan Putih, yang dipimpin oleh mantan kepala militer Benny Gantz.

Pemilihan September harus diadakan setelah Netanyahu gagal membentuk koalisi.

Tania Kramer jurnalis DW di Yerusalem mengatakan janji itu bukan yang baru, karena Israel selalu melihat Lembah Jordan sebagai perbatasan keamanan. Namun, itu akan menjadi "perkembangan dramatis, yang akan bertentangan dengan hukum internasional."

'Membunuh semua peluang untuk perdamaian'

Jika Netanyahu bergerak maju dengan rencana itu, langkah itu akan secara efektif menghancurkan harapan untuk solusi dua negara dalam konflik, yang telah lama menjadi fokus diplomasi internasional.

Liga Arab mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menganggap pengumuman itu "agresi Israel baru" yang melanggar hukum internasional.

"Liga menganggap pernyataan-pernyataan ini merusak peluang kemajuan dalam proses perdamaian dan akan menghancurkan semua fondasinya," kata menteri luar negeri Arab.

Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi menulis di Twitter bahwa "membunuh semua peluang perdamaian untuk tujuan pemilihan umum tidak bertanggung jawab, berbahaya." Jordan dan Mesir adalah satu-satunya negara Arab dengan hubungan resmi dengan Israel.

Hanan Ashrawi, seorang pejabat senior di Organisasi Pembebasan Palestina, menulis di Twitter bahwa Netanyahu mengungkapkan "agenda politik nyata untuk menempatkan 'Israel yang lebih besar' di seluruh Palestina yang bersejarah & menjalankan agenda pembersihan etnis."

Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh mengatakan bahwa "wilayah Palestina bukan bagian dari kampanye pemilihan Netanyahu."

Lembah Jordan terdiri sekitar sepertiga dari Tepi Barat dan berisi banyak permukiman Israel. Permukiman tersebut dianggap ilegal menurut hukum internasional oleh sebagian besar negara di dunia.

Lembah Jordan adalah wilayah 2.400 kilometer persegi (927 mil persegi) yang membentang dari Laut Mati di selatan ke kota Israel Beit Shean di utara. Palestina ingin lembah itu berfungsi sebagai perimeter timur negara mereka sendiri di Tepi Barat dan Jalur Gaza. (st/DW)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Rabu, 18 Sep 2019 23:46

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Rabu, 18 Sep 2019 23:23

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Rabu, 18 Sep 2019 23:00

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Rabu, 18 Sep 2019 22:15

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Rabu, 18 Sep 2019 21:53

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Rabu, 18 Sep 2019 21:30

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Rabu, 18 Sep 2019 21:10

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

Rabu, 18 Sep 2019 21:00

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Rabu, 18 Sep 2019 20:56

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Rabu, 18 Sep 2019 20:53

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Rabu, 18 Sep 2019 20:43

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Rabu, 18 Sep 2019 20:30

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 18 Sep 2019 20:04

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Rabu, 18 Sep 2019 19:57

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Rabu, 18 Sep 2019 19:04

‘Islam Ramah’ yang Tak Ramah

‘Islam Ramah’ yang Tak Ramah

Rabu, 18 Sep 2019 18:54

Kirim Relawan Ditolak Riau, Anies Ucapkan Syukur Api Sudah Padam

Kirim Relawan Ditolak Riau, Anies Ucapkan Syukur Api Sudah Padam

Rabu, 18 Sep 2019 18:49

AS Gugat Mantan Karyawan NSA Edward Snowden Terkait Buku Terbaru

AS Gugat Mantan Karyawan NSA Edward Snowden Terkait Buku Terbaru

Rabu, 18 Sep 2019 18:48

Kejanggalan Dewan Pengawas KPK

Kejanggalan Dewan Pengawas KPK

Rabu, 18 Sep 2019 18:09

Iran Tahan 3 Warga Australia atas Tuduhan Mata-mata

Iran Tahan 3 Warga Australia atas Tuduhan Mata-mata

Rabu, 18 Sep 2019 17:47


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Senin, 16/09/2019 14:40

Selamat Jalan KPK...