Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.804 views

DK PBB Gelar Pertemuan Tertutup untuk Membahas Kashmir

WASHINGTON (voa-islam.com) - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mengadakan pertemuan tertutup pada hari Jumat kemarin membahas perkembangan terakhir di wilayah yang disengketakan Jammu dan Kashmir.

Pertemuan itu terjadi setelah India mencabut Pasal 370 Konstitusi, menghapus otonomi terbatas wilayah yang sebelumnya dijamin oleh hukum India.

Pertemuan itu diminta oleh Pakistan 72 jam setelah adanya langkah India, menurut Duta Besar Pakistan untuk PBB Maleeha Lodhi.

Pertemuan itu juga yang pertama membahas Kashmir dalam lebih dari 50 tahun, kata Lodhi, dan disetujui oleh semua 15 anggota Dewan.

"Suara orang-orang Kashmir, suara orang-orang Kashmir yang diduduki telah terdengar hari ini di forum diplomatik tertinggi dunia," kata Lodhi setelah pertemuan itu.

"Mereka tidak sendirian, suara mereka telah didengar. Nasib mereka. Kesulitan mereka. Penderitaan mereka. Pendudukan, dan konsekuensi dari pendudukan itu telah didengar."

Lodhi mengatakan bahwa Pakistan siap untuk penyelesaian damai untuk perselisihan.

Perwakilan India di PBB, bagaimanapun, mengecam keterlibatan internasional dalam masalah ini, mengatakan bahwa itu adalah urusan internal.

"Kita tidak perlu badan-badan sibuk internasional untuk mencoba memberi tahu kita cara mengatur hidup kita," kata Syed Akbaruddin, duta besar India ke para wartawan di markas besar DK PBB, seraya menambahkan bahwa masalah apa pun akan ditangani di pengadilan India.

Lodhi membantah klaim itu, dengan mengatakan "pertemuan itu membatalkan klaim India bahwa Jammu dan Kashmir adalah masalah internal bagi India. Hari ini seluruh dunia sedang membahas negara yang diduduki."

Ketegangan yang memuncak antara Pakistan dan India yang bersenjata nuklir semakin berkobar menyusul pembatalan status khusus lembah Himalaya yang indah tersebut.

Para pemimpin dan warga Kashmir khawatir langkah ini adalah upaya India untuk mengubah demografi negara berpenduduk mayoritas Muslim, di mana beberapa kelompok telah berjuang melawan kekuasaan India untuk kemerdekaan, atau untuk penyatuan dengan negara tetangga Pakistan.[anadolu/fq/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Lakukan 3 Tips Ini saat BPJS Menjerat Leher Rakyat

Lakukan 3 Tips Ini saat BPJS Menjerat Leher Rakyat

Selasa, 17 Sep 2019 23:34

Inilah 5 Alasan Film The Santri Merusak Generasi

Inilah 5 Alasan Film The Santri Merusak Generasi

Selasa, 17 Sep 2019 23:27

Ratusan Anak-anak Telah Tewas Selama 9 Bulan Terakhir di Kamp Al-Hol Suriah Utara

Ratusan Anak-anak Telah Tewas Selama 9 Bulan Terakhir di Kamp Al-Hol Suriah Utara

Selasa, 17 Sep 2019 23:00

10 Tentara Mesir Tewas atau Terluka dalam Serangan Islamic State di Sinai Utara

10 Tentara Mesir Tewas atau Terluka dalam Serangan Islamic State di Sinai Utara

Selasa, 17 Sep 2019 22:30

Wagub Jabar Kritik Trailer Film The Santri

Wagub Jabar Kritik Trailer Film The Santri

Selasa, 17 Sep 2019 22:00

Ledakan Targetkan Kampanye Presiden Afghanistan, 24 Orang Tewas

Ledakan Targetkan Kampanye Presiden Afghanistan, 24 Orang Tewas

Selasa, 17 Sep 2019 21:59

Wali Amanah: PBB Bukan Lagi Penerus Masyumi

Wali Amanah: PBB Bukan Lagi Penerus Masyumi

Selasa, 17 Sep 2019 20:54

Aleg Arab di Parlemen Israel Serukan Warga Arab Berpartisipasi dalam Pemilu

Aleg Arab di Parlemen Israel Serukan Warga Arab Berpartisipasi dalam Pemilu

Selasa, 17 Sep 2019 20:50

Iran Sita Kapal Tanker Minyak dan Tahan 11 Awaknya

Iran Sita Kapal Tanker Minyak dan Tahan 11 Awaknya

Selasa, 17 Sep 2019 20:42

Pilpres Tunisia, Calon Independen Masih Memimpin Perolehan Suara

Pilpres Tunisia, Calon Independen Masih Memimpin Perolehan Suara

Selasa, 17 Sep 2019 19:27

PM Israel Berjanji untuk Mencaplok Lebih Banyak Wilayah Palestina

PM Israel Berjanji untuk Mencaplok Lebih Banyak Wilayah Palestina

Selasa, 17 Sep 2019 18:16

Bedah Otak Anies Terkait Ibu Kota

Bedah Otak Anies Terkait Ibu Kota

Selasa, 17 Sep 2019 16:00

Anggota Parlemen Kuwait: Ekspatriat Harus Membayar Bahkan untuk Udara Untuk Bernafas

Anggota Parlemen Kuwait: Ekspatriat Harus Membayar Bahkan untuk Udara Untuk Bernafas

Selasa, 17 Sep 2019 15:15

Qatar Kecam Serangan Drone terhadap Fasilitas Pengolahan Minyak Aramco Saudi

Qatar Kecam Serangan Drone terhadap Fasilitas Pengolahan Minyak Aramco Saudi

Selasa, 17 Sep 2019 14:18

Fahri Hamzah Sentil Media Massa

Fahri Hamzah Sentil Media Massa

Selasa, 17 Sep 2019 14:15

Habis Muncul Permendag 29/2019, Terbitlah Gerakan Buy Halal First

Habis Muncul Permendag 29/2019, Terbitlah Gerakan Buy Halal First

Selasa, 17 Sep 2019 13:58

Ka'ban ke Anies: Jangan Lakukan Pencitraan

Ka'ban ke Anies: Jangan Lakukan Pencitraan

Selasa, 17 Sep 2019 13:15

Pesan: Panglima Jangan Rendahkan Derajat Pangdam

Pesan: Panglima Jangan Rendahkan Derajat Pangdam

Selasa, 17 Sep 2019 12:15

Karhutla, HTI, FPI, dan Istana

Karhutla, HTI, FPI, dan Istana

Selasa, 17 Sep 2019 11:15

Masuk Rumah Sakit, Fadli Harap Kivlan Bebas

Masuk Rumah Sakit, Fadli Harap Kivlan Bebas

Selasa, 17 Sep 2019 10:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X