Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.428 views

AS Pertimbangkan Penjara Guantanamo Sebagai Penampungan Tahanan Islamic State

AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Para pejabat AS sedang mempertimbangkan penjara militer kontroversial di Teluk Guantanamo, Kuba untuk menampung para pejuang Islamic State (IS) yang ditangkap, saat Washington bersiap untuk menarik diri dari Suriah, menurut sebuah laporan.

Mitra AS yang memiliki sekitar 1.000 tersangka IS dalam tahanan telah memperingatkan bahwa mereka mungkin tidak dapat terus menahan para tahanan tersebut setelah penarikan tentara Amerika.

Departemen Luar Negeri mengatakan kepada The Associated Press bahwa mereka dapat dipindahkan ke Guantanamo "di mana sah dan sesuai."

"Strategi Nasional Administrasi untuk Kontraterorisme memperjelas bahwa hukum penahanan Konflik Bersenjata, termasuk di Guantanamo, tetap menjadi alat kontraterorisme yang penting dan efektif," kata departemen itu kepada AP, Kamis (7/2/2019).

Presiden AS Donald Trump telah mengambil pendekatan yang jauh berbeda terhadap fasilitas penahanan itu daripada pendahulunya, Barack Obama, yang bekerja untuk menutup penjara tersebut.

Obama tidak dapat melakukan penutupan di tengah tekanan balik yang kuat dari Kongres dan masalah keamanan, tetapi mampu memfasilitasi pemindahan ratusan tahanan yang dibebaskan melalui peninjauan antaragensi ke negara-negara pihak ketiga. Secara keseluruhan, 41 tahanan masih berada di penjara Guantanamo ketika Obama meninggalkan kantor.

AS telah menuai kritik atas penggunaan penjara tersebut di mana para narapidana ditahan tanpa tuduhan, dan di mana sejarah penyiksaan yang didokumentasikan dengan baik telah dicatat, terutama oleh laporan Senat yang ringkasan eksekutifnya diterbitkan dalam bentuk tersusun pada tahun 2014.

Tetapi Trump telah berulang kali berbicara secara positif tentang fasilitas itu, menandatangani perintah eksekutif tak lama setelah mengambil alih kantor pada tahun 2017 untuk membiarkan Guantanamo tetap terbuka setelah berjanji saat kampanye untuk "mengisinya dengan beberapa pria jahat."

Jika pemerintahanTrump mengirim tahanan Islamic State ke Guantanamo, itu akan menandai pertama kalinya situs tersebut menerima tahanan baru dalam lebih dari satu dekade.

AS telah berulang kali meminta pemerintah asing untuk memulangkan warga yang dicurigai berperang atas nama Islamic State, dan telah melakukannya sendiri, mengembalikan seorang lelaki Texas yang dituduh berperang demi IS ke negara bagian tersebut untuk diadili.

Warren Clark, 34, seperti banyak dari mereka yang ditangkap, menegaskan dia tidak pernah mengangkat senjata atas nama kelompok Islamic State.

Masih ada pertentangan yang meluas di antara sebagian besar negara yang diminta AS untuk memulangkan warganya, meninggalkan ribuan tersangka Islamic State dan keluarga mereka dalam ketidakpastian. (st/MeMo)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Rabithah Alawiyah Minta KPU harus Jaga Keadilan dan Kejujuran

Rabithah Alawiyah Minta KPU harus Jaga Keadilan dan Kejujuran

Sabtu, 20 Apr 2019 06:38

Prabowo-Sandi Unggul di Tabulasi Sementara KawalPemilu

Prabowo-Sandi Unggul di Tabulasi Sementara KawalPemilu

Sabtu, 20 Apr 2019 06:29

MUI Desak KPI Hentikan Tayangan Quick Count karena Bikin Gaduh

MUI Desak KPI Hentikan Tayangan Quick Count karena Bikin Gaduh

Sabtu, 20 Apr 2019 06:17

Film Sexy Killer, Potret Buram Pengeloaan Tambang

Film Sexy Killer, Potret Buram Pengeloaan Tambang

Sabtu, 20 Apr 2019 03:15

Muslim Swedia Jadi Target Serangan Kejahatan Kebencian di Internet

Muslim Swedia Jadi Target Serangan Kejahatan Kebencian di Internet

Jum'at, 19 Apr 2019 23:27

Ini Beda Lembaga Survei di Filipina dan Indonesia Menurut Adhie Massardi

Ini Beda Lembaga Survei di Filipina dan Indonesia Menurut Adhie Massardi

Jum'at, 19 Apr 2019 23:23

Israel Serang Dua Posisi Hamas di Jalur Gaza yang Diblokade

Israel Serang Dua Posisi Hamas di Jalur Gaza yang Diblokade

Jum'at, 19 Apr 2019 23:22

Di Rusia Jokowi-Ma'ruf Menang, Caleg PSI Dapat Suara Terbanyak

Di Rusia Jokowi-Ma'ruf Menang, Caleg PSI Dapat Suara Terbanyak

Jum'at, 19 Apr 2019 23:20

Klaim Menang Pilpres: Jokowi Modal Quick Count, Prabowo Berdasar Real Count

Klaim Menang Pilpres: Jokowi Modal Quick Count, Prabowo Berdasar Real Count

Jum'at, 19 Apr 2019 23:13

Tabulasi KawalPemilu Sementara, Selisih Suara Jokowi dan Prabowo Hanya 5.529 Suara

Tabulasi KawalPemilu Sementara, Selisih Suara Jokowi dan Prabowo Hanya 5.529 Suara

Jum'at, 19 Apr 2019 22:41

Laporan: Kematian Akibat Perang di Yaman Telah Mencapai Setidaknya 70.000 Jiwa

Laporan: Kematian Akibat Perang di Yaman Telah Mencapai Setidaknya 70.000 Jiwa

Jum'at, 19 Apr 2019 22:35

Kubu Prabowo Klaim Menang di Sumut Raih 60 Persen Berdasarkan C1

Kubu Prabowo Klaim Menang di Sumut Raih 60 Persen Berdasarkan C1

Jum'at, 19 Apr 2019 22:09

Pasukan Israel Tembak Mahasiswa Palestina di Tepi Barat

Pasukan Israel Tembak Mahasiswa Palestina di Tepi Barat

Jum'at, 19 Apr 2019 22:03

Taliban Cibir Delegasi Pemerintah, Sebut Konferensi Doha Bukan Undangan Pesta Pernikahan

Taliban Cibir Delegasi Pemerintah, Sebut Konferensi Doha Bukan Undangan Pesta Pernikahan

Jum'at, 19 Apr 2019 22:00

Turki Tangkap Agen Mata-mata UEA Salah Satunya Dicurigai Terkait Pembunuhan Khashoggi

Turki Tangkap Agen Mata-mata UEA Salah Satunya Dicurigai Terkait Pembunuhan Khashoggi

Jum'at, 19 Apr 2019 21:35

Masih Yakin Dapat 4 Persen, Yusril: Jangan Percaya Hasil Quick Count

Masih Yakin Dapat 4 Persen, Yusril: Jangan Percaya Hasil Quick Count

Jum'at, 19 Apr 2019 21:34

AS Daftarkan Orang yang Lahir di Dataran Tinggi Golan Sebagai Penduduk Asli Israel

AS Daftarkan Orang yang Lahir di Dataran Tinggi Golan Sebagai Penduduk Asli Israel

Jum'at, 19 Apr 2019 21:22

Hadiri Syukuran Kemenangan Prabowo, Rizal Ramli: Terharu, Tukang Ojek Tak Mau Dibayar

Hadiri Syukuran Kemenangan Prabowo, Rizal Ramli: Terharu, Tukang Ojek Tak Mau Dibayar

Jum'at, 19 Apr 2019 21:10

Pasukan Israel Hancurkan Rumah Keluarga Palestina yang Dituduh Membunuh Wanita Yahudi

Pasukan Israel Hancurkan Rumah Keluarga Palestina yang Dituduh Membunuh Wanita Yahudi

Jum'at, 19 Apr 2019 21:06

PKS Kuasai Perolehan Suara Pemilu di Arab Saudi

PKS Kuasai Perolehan Suara Pemilu di Arab Saudi

Jum'at, 19 Apr 2019 20:23


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X