Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.391 views

NU Bisa Lebih Kaya dari Muhammadiyah?

 

Oleh:

Tony Rosyid || Santri NU dan Ketua FASS Jabodetabek

 

PUBLIK tahu Muhammadiyah itu organisasi kaya raya. Kekayaan Muhammadiyah diperkirakan mencapai 400 triliun. Kekayaan itu diantaranya terdiri dari aset tanah, bangunan dan kendaraan, kata Ketua Bidang Ekonomi PP Muhammadiyah, Anwar Abbas.

Muhammadiyah punya 28.000 lembaga pendidikan. Ada 170 universitas, 400 rumah sakit, dan 340 pesantren. Muhammadiyah juga punya banyak panti asuhan.

Bagaimana dengan kekayaan NU, organisasi terbesar di Indonesia, bahkan di dunia?

Warga NU punya puluhan ribu madrasah. Khususnya madrasah ibtidaiyah (setingkat SD). Hanya saja, belum diwakafkan atas nama NU. Mungkinkah kedepan madrasah-madrasah tersebut akan diwakafkan atas nama NU? Sangat mungkin. Meskipun tidak semuanya, tapi peluang itu ada.

Kenapa mungkin? Karena tanah dan bangunan madrasah-madrasah itu umumnya adalah aset wakaf yang diserahkan kepada masyarakat dan menjadi milik umum. Kebetulan pihak pemberi wakaf dan masyarakat penerima wakaf sama-sama warga NU. Otomatis madrasah punya kurikulum dan sistem pengajaran ala NU.

Hampir setiap desa ada madrasah ibtidaiyah hasil "wakaf kolektif" warga NU. Kalau ini diatasnamakan organisasi NU, maka akan menjadi aset NU. Mau gak? Kapan dimulai?

Konsekuensinya, NU harus menertibkan dan menseragamkan seluruh madrasah yang beralih hak wakafnya kepada NU. Baik struktur kepengurusan, tenaga pengajar, manajemen hingga administrasi dan keuangan.

Kecuali pesantren. Pesantren, hak wakafnya kepada perseorangan yang biasanya dikelola oleh keluarga pengasuh secara turun temurun. Meski demikian, NU bisa mulai membangun pesantren atas nama organisasi. Tidak diatasnamakan pribadi-pribadi. Ini bisa menjadi pilot project dan percontohan agar kedepan banyak pesantren atas nama NU. Bukan milik warga NU secara perseorangan, tapi milik organisasi NU.

Apalagi sejak era reformasi, NU semakin besar aksesnya untuk mendapatkan dukungan dan bantuan dari banyak pihak, termasuk pemerintah. Ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh NU, dalam arti organisasi bukan individu, untuk menggenjot kemajuan organisasi.

NU memang memiliki perguruan tinggi. Namun jumlah dan fasilitasnya masih sangat terbatas. Jauh bila dibandingkan dengan Muhammadiyah misalnya. Seandainya seluruh warga NU "infaq 10.000" saja, maka tidak sulit bagi NU untuk membangun perguruan tinggi sekelas Muhammadiyah. 50 juta warga NU infaq 10.000, maka akan terkumpul dana 500 miliar. Besar bukan?

Apalagi kalau infaq 10.000 itu dikumpulkan setiap bulan, maka setiap bulan NU bisa membangun universitas atau rumah sakit. Setahun 12 universitas atau 12 rumah sakit terbangun. 10 tahun 120 universitas atau rumah sakit berdiri. Dahsyat bukan?

Itu kalau rata-rata infaqnya 10.000. Kalau ada yang lebih, maka akan besar lagi potensinya. Kalau serius, tertib dan transparan, maka akan banyak saudagar yang berlomba untuk bantu NU.

Ini bukan sesuatu yang sulit. Kuncinya: ada niat, perencanaan dan keterpercayaan. Trus itu penting. Kalau sudah ada niat, perencanaan dan trust, semua wacana ini tidak akan mustahil bisa diwujudkan. Kalau ini dikatakan mimpi, ini mimpi yang paling mudah untuk jadi kenyataan.

Muktamar NU tanggal 23-25 desember nanti bisa jadi momentum untuk melahirkan pemimpin NU yang diharapkan mampu melakukan terobosan-terobosan cemerlang. Pemimpin yang berpikir "out of the box". Tidak lininer dan normatif. Bukan pemimpin seperti biasanya. Betul-betul exceptional person. Pemimpin yang mau melakukan perubahan drastis dan fundamental terhadap NU. Terutama dari aspek majemen, pendidikan dan kesehatan.

Tapi, jika pemimpin dan pengurus PBNU selalu melibatkan diri terlalu jauh dan sibuk di politik praktis, maka gagasan dan kerja besar tak akan bisa diharapkan terjadi di tubuh NU. NU akan seperti itu-itu aja, gak berkembang dan gak akan mengalami kemajuan yang berarti.

Yang perlu selalu diingatkan adalah bahwa NU bukan lahan mencari nafkah, bukan lokomotif meniti karir, bukan panggung tiatrikal untuk memproduksi hal-hal kontroversial. Tapi, NU adalah organisasi besar yang dilahirkan Mbah Yai Hasyim Asy'ari dan Mbah Yai Hasbullah untuk tujuan mengabdi kepada Islam dan Indonesia.

NU rahmatan Lil-alamin tidak hanya dalam klaimnya melindungi kaum minoritas. Tapi NU betul-betul harus mampu menjadi lokomotif perubahan serta kemajuan umat secara keseluruhan dan juga bangsa.

NU butuh pemimpin dan pengurus yang militan dalam mengembangkan organisasi. Total, fokus dan mengabdikan seluruh waktu, tenaga dan pikirannya untuk membenahi dan memajukan organisasi. Tidak yang lain.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Pemprov DKI Cabut Izin 12 Outlet Holywings

Pemprov DKI Cabut Izin 12 Outlet Holywings

Senin, 27 Jun 2022 21:57

Beli Minyak Goreng Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi, FPKS: Menyulitkan Rakyat

Beli Minyak Goreng Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi, FPKS: Menyulitkan Rakyat

Senin, 27 Jun 2022 21:44

Kolaborasi Bangun Kampung Wakaf Ciracas, Upaya Bangun Kemandirian Warga

Kolaborasi Bangun Kampung Wakaf Ciracas, Upaya Bangun Kemandirian Warga

Senin, 27 Jun 2022 21:37

Jumlah Anak-anak Yang Tewas Akibat Gempa Di Afghanistan Meningkat Menjadi 155 Orang

Jumlah Anak-anak Yang Tewas Akibat Gempa Di Afghanistan Meningkat Menjadi 155 Orang

Senin, 27 Jun 2022 18:45

Serangan Cyber Paksa Perusahaan Baja Terbesar Iran Berhenti Beroperasi

Serangan Cyber Paksa Perusahaan Baja Terbesar Iran Berhenti Beroperasi

Senin, 27 Jun 2022 18:00

PBB: Perang Ukraina Dapat Meningkatkan Produksi Narkoba Ilegal

PBB: Perang Ukraina Dapat Meningkatkan Produksi Narkoba Ilegal

Senin, 27 Jun 2022 17:17

Tingkah Polah Jagat Milenial dan Memburuknya Peradaban Manusia

Tingkah Polah Jagat Milenial dan Memburuknya Peradaban Manusia

Senin, 27 Jun 2022 08:05

Taliban Serukan Pemerintah Internasional Cabut Pembekuan Aset Bank Sentral Setelah Gempa Mematikan

Taliban Serukan Pemerintah Internasional Cabut Pembekuan Aset Bank Sentral Setelah Gempa Mematikan

Ahad, 26 Jun 2022 21:06

Pemimpin Hindu Kanada Dukung Pembunuhan Umat Muslim Dan Sikh Di India

Pemimpin Hindu Kanada Dukung Pembunuhan Umat Muslim Dan Sikh Di India

Ahad, 26 Jun 2022 20:35

Turki Batalkan Dakwaan Terhadap 26 Warga Saudi Yang Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Turki Batalkan Dakwaan Terhadap 26 Warga Saudi Yang Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Ahad, 26 Jun 2022 19:10

Film Lightyear dan Kampanye LGBT, Tolak!

Film Lightyear dan Kampanye LGBT, Tolak!

Ahad, 26 Jun 2022 16:36

Demokrasi Menyuburkan Oligarki

Demokrasi Menyuburkan Oligarki

Ahad, 26 Jun 2022 16:25

Kafe Eks Holywings Jualan Miras, Dewan Dakwah Bogor Minta Izin Dicabut

Kafe Eks Holywings Jualan Miras, Dewan Dakwah Bogor Minta Izin Dicabut

Sabtu, 25 Jun 2022 21:00

Kementerian Saudi: Hanya Jamaah Haji Yang Diizinkan Melakukan Umrah Antara 24 Juni Hingga 19 Juli

Kementerian Saudi: Hanya Jamaah Haji Yang Diizinkan Melakukan Umrah Antara 24 Juni Hingga 19 Juli

Sabtu, 25 Jun 2022 20:30

SITE: Afiliasi Al-Qaidah Katibat Macina Bantah Bunuh 132 Warga Sipil Di Tiga Desa Mali

SITE: Afiliasi Al-Qaidah Katibat Macina Bantah Bunuh 132 Warga Sipil Di Tiga Desa Mali

Sabtu, 25 Jun 2022 19:41

PN Surabaya Kabulkan Nikah Beda Agama, MUI: Merusak Martabat Manusia

PN Surabaya Kabulkan Nikah Beda Agama, MUI: Merusak Martabat Manusia

Sabtu, 25 Jun 2022 17:47

Luar Biasa! Suporter Sepak Bola Bangun Masjid di Ciomas

Luar Biasa! Suporter Sepak Bola Bangun Masjid di Ciomas

Sabtu, 25 Jun 2022 09:19


MUI

Must Read!
X