Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.544 views

Kinerja Ekonomi yang Tidak Mengesankan

 

Oleh:

Handi Risza, Sekbid Ekuinteklh DPP PKS

 

PREMIER League telah menyelesaikan kompetisi sengitnya dimana Manchester City muncul sebagai pemuncak, setelah berjibaku dengan Liverpool hingga pertandingan terakhir. Bagi klub-klub yang finish pada urutan 4 besar tentu akan melenggang ke Liga Champion, tapi bagi yang berada di papan tengah dan bawah tentu akan terancam didepak musim depan. Bahkan Jose Mourinho sudah dipecat sebagai Manager Manchester United (MU) ditengah musim, hal ini disebabkan permainan yang ditampilkan MU dalam tahun kedua masa kepemimpinannya tidak mengesankan. Bahkan MU cuma mengumpulkan 26 poin dari 17 pertandingan pertama Premier League. Tak pernah sebelumnya di era Premier League MU dapat poin sekecil ini.

Begitupula ketika membaca data statistik dari BPS, selama periode 2015-2018 ekonomi Indonesia hanya tumbuh masing-masing sebesar 4,88 persen, 5,03 persen, 5,07persen, dan 5,17 persen. Bahkan data BPS pada triwulan-I 2019 ekonomi hanya tumbuh 5,07 persen. Pertumbuhan ekonomi Indonesia bukan hanya stagnan dalam angka 5 persen, tetapi juga sangat tidak mengesankan. Padahal Pemerintah mengaku sudah melakukan banyak hal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pertumbuhan ekonomi yang hanya berkutat pada angka rata-rata sebesar 5 persen seperti saat ini, tidak cukup kuat untuk mengantarkan Republik ini menjadi negara yang maju dan sejahtera. Bahkan Menurut ekonom senior Faisal Basri "dalam kondisi seperti ini kalau pertumbuhan hanya 5 persen, maka kita akan tua sebelum kaya". Dari sisi performa ekonomi Indonesia "bak piano dengan nada yang kian rendah". Pertumbuhan ekonomi pernah 8 persen, turun ke 7 persen, 6 persen dan saat ini hanya 5 persen per tahun.

Terlepas dari persoalan eksternal dimana ekonomi global sedang melambat dan harga komoditas yang turun. Kinerja Pemerintah dalam mengelola perekonomian domestik jauh dari mengesankan. Strategi kebijakan yang dilakukan Pemerintah dalam mendorong pembangunan infrastruktur secara masif dan sporadis, tetapi melupakan pembangunan industri, tidak hanya berdampak bagi pertumbuhan ekonomi, tetapi kemudian menjadikan industri kita tidak banyak perubahan, padahal sudah ada warning dari banyak lembaga, bahwa Indonesia sedang mengalami deindustrialisasi.

Data statistik juga menunjukkan bahwa kontribusi sektor industri manufaktur terhadap PDB juga stagnan. Tercatat hanya sekitar 20,7 persen pada triwulan I 2019 setelah sebelumnya 19.66 persen pada kuartal IV 2018.

Kondisi ini berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja di dunia industri. Dalam empat tahun terakhir. Pertambahan tenaga kerja di sektor industri terus berkurang. Kontribusi industri terhadap total serapan tenaga kerja terus menurun ke angka 14 persen. Selain itu, deindustrialisasi juga akan mempengaruhi kontribusi sektor perpajakan.

Deindustrialisasi telah menyebabkan produk nasional menjadi tidak kompetitif pada pasar internasional. Parahnya lagi Indonesia mengalami defisit perdagangan. Pada Januari-April 2019 defisit perdagangan sudah mencapai angka USD 2,5 miliar. Angka ini dikhawatirkan akan sama dengan tahun 2018 lalu, dimana secara kumulatif sepanjang 2018 defisit perdagangan Indonesia telah mencapai USD8,6 miliar yang merupakan sebuah rekor kinerja perdagangan terburuk sepanjang sejarah, lebih buruk dibanding defisit yang terjadi pada 2013 yang mencapai USD 4 miliar. Buruknya kinerja perdagangan di 2018 didorong oleh dua sisi, yakni anjloknya pertumbuhan ekspor serta akselerasi impor yang meningkat tajam.

Buruknya kinerja ekspor telah berampak terhadap defisit transaksi berjalan (current account deficit), pada triwulan I 2019 CAD berada pada angka USD 6,97 miliar atau menurun dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai US$ 9,1 miliar, tetapi dibandingkan triwulan I 2018 mengalami kenaikan sekitar 34%. Secara nominal, defisit tersebut masih tergolong besar.

Catatan kinerja ekonomi Pemerintah tersebut ibarat catatan buruk MU di Preimere League selama diasuh oleh Mourinho. Cuma bedanya Mou bisa langsung dipecat dan digantikan oleh Ole Gunar Solksjare sebagai manager baru, tetapi kita masih harus menunggu keputusan KPU pada tanggal 22 Mei nanti, apakah akan memiliki pemimpin baru atau tetap dengan pemimpin lama yang sudah terbukti gagal pada periode pertamannya. Wallahu'alam.**

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
ABC News Dikecam Karena Tayangkan Video Palsu Serangan Turki pada Warga Sipil di Suriah Utara

ABC News Dikecam Karena Tayangkan Video Palsu Serangan Turki pada Warga Sipil di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 10:30

Melihat Amerika Dari Dekat

Melihat Amerika Dari Dekat

Selasa, 15 Oct 2019 09:26

Pasif Sikapi Kasus Pendemo Wafat, KontraS Minta Kompolnas Dibubarkan

Pasif Sikapi Kasus Pendemo Wafat, KontraS Minta Kompolnas Dibubarkan

Selasa, 15 Oct 2019 09:04

Fenomena Laki-laki Berhijab dan Bercadar, MIUMI Kota Bekasi: Hukumnya Haram

Fenomena Laki-laki Berhijab dan Bercadar, MIUMI Kota Bekasi: Hukumnya Haram

Selasa, 15 Oct 2019 07:30

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih dalam Diskursus UU KPK

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih dalam Diskursus UU KPK

Selasa, 15 Oct 2019 06:14

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?

Selasa, 15 Oct 2019 02:25

Korupsi dalam Pandangan Islam

Korupsi dalam Pandangan Islam

Senin, 14 Oct 2019 21:45

Viral Crosshijaber: Krisis Pendidikan Fitrah Seksualitas

Viral Crosshijaber: Krisis Pendidikan Fitrah Seksualitas

Senin, 14 Oct 2019 21:19

Fenomena Hijrah

Fenomena Hijrah

Senin, 14 Oct 2019 19:37

Dzikrullah: Nutrisi yang Menyehatkan Hati

Dzikrullah: Nutrisi yang Menyehatkan Hati

Senin, 14 Oct 2019 17:34

Para Akademisi Desak Jokowi Segera Keluarkan Perppu KPK

Para Akademisi Desak Jokowi Segera Keluarkan Perppu KPK

Senin, 14 Oct 2019 16:59

Turki Penuhi 30% Permintaan Listrik Setiap Tahun dari Pembangkit Tenaga Air, Angin dan Panas Bumi

Turki Penuhi 30% Permintaan Listrik Setiap Tahun dari Pembangkit Tenaga Air, Angin dan Panas Bumi

Senin, 14 Oct 2019 16:30

Alumni IPB Bantu Korban Gempa Ambon

Alumni IPB Bantu Korban Gempa Ambon

Senin, 14 Oct 2019 14:45

Saudi Sebut Tidak Terlibat dalam Dugaan Serangan Kapal Tanker Minyak Iran di Laut Merah

Saudi Sebut Tidak Terlibat dalam Dugaan Serangan Kapal Tanker Minyak Iran di Laut Merah

Senin, 14 Oct 2019 14:30

Pemuda Kesatria, Putra dari Wanita Mulia

Pemuda Kesatria, Putra dari Wanita Mulia

Senin, 14 Oct 2019 13:42

Prancis Pastikan Keamanan Personel Militer dan Sipil dari Suriah Utara Setelah AS Tarik Pasukan

Prancis Pastikan Keamanan Personel Militer dan Sipil dari Suriah Utara Setelah AS Tarik Pasukan

Senin, 14 Oct 2019 13:35

YPG 'Bebaskan' Ratusan Tahanan Islamic State (IS) dari Kamp Tahanan Ayn Al-Issa

YPG 'Bebaskan' Ratusan Tahanan Islamic State (IS) dari Kamp Tahanan Ayn Al-Issa

Senin, 14 Oct 2019 10:45

Rakernas MUI Tetapkan Kyai Ma'ruf Lanjut hingga Munas 2020, MUI Sumbar Tak Setuju

Rakernas MUI Tetapkan Kyai Ma'ruf Lanjut hingga Munas 2020, MUI Sumbar Tak Setuju

Senin, 14 Oct 2019 10:32

Manfaatkan Produk dalam Negeri, Kekuatan Pertahanan Turki Tidak Terpengaruh oleh Embargo Senjata

Manfaatkan Produk dalam Negeri, Kekuatan Pertahanan Turki Tidak Terpengaruh oleh Embargo Senjata

Senin, 14 Oct 2019 09:45

Tingkat Pengangguran Tinggi dan Ancaman Bonus Demografi

Tingkat Pengangguran Tinggi dan Ancaman Bonus Demografi

Senin, 14 Oct 2019 09:36


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X