Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.127 views

Samakah Perlakuan Dunia Jika Masjid Al-Aqsa Terbakar Sebagaimana Notre Dame!?

Oleh: Ghada Karmi

LONDON, INGGRIS (voa-islam.com) - Pada 15 April, kebakaran hebat melanda Katedral Notre Dame yang terkenal di Prancis.

Dalam proses kebakaran tersebut, puncak menara abad pertengahan 93-meter khas gereja dan dua pertiga dari atapnya hancur. Jika bukan karena upaya yang tak kenal lelah dari petugas pemadam kebakaran Prancis, yang berjuang siang dan malam untuk memadamkan api, kerusakannya akan jauh lebih luas.

Selama berhari-hari, cerita itu adalah berita halaman depan di negara-negara Barat, dan outlet media dipenuhi dengan analisis ahli tentang sejarah, arsitektur, dan signifikansi katedral.

Simbol identitas nasional

Tidak ada keraguan bahwa Notre Dame, yang berasal dari tahun 1163, adalah mahakarya Gotik dan landmark Paris. Ini adalah simbol dari Prancis dan Katolik Roma, meskipun Prancis adalah negara resmi sekuler yang bangga dengan apa yang disebutnya laicité. Gereja dan negara secara resmi dipisahkan pada tahun 1905.

Tetapi itu tidak menghentikan kerumunan orang menyanyikan nyanyian pujian di dekat katedral yang dilanda bencana dan berbaris untuk menghormatinya. Wakil walikota Paris bidang pariwisata dan olahraga bergabung dengan yang lain dalam menciptakan rantai manusia untuk menyelamatkan peninggalan kuno yang ada di dalam katedral.

Notre Dame hari ini bukan hanya monumen keagamaan, tetapi simbol identitas nasional Prancis. Karena alasan itu, presiden Prancis dengan cepat mengambil tanggung jawab untuk membangun kembali katedral, dan para miliarder serta pebisnis Prancis telah menjanjikan lebih dari € 700 juta ($ 787 juta) untuk mencapai tujuan itu.

Sebagai pengakuan atas ikatan nasionalis tersebut, banyak negara Barat, dari Australia hingga ke Eropa, bergegas mengirimkan belasungkawa mereka kepada Presiden Emmanuel Macron. Jepang, Mesir, Libanon dan Yordania melakukan hal yang sama.

Di Amerika Serikat, One World Trade Center dan Empire State Building menyala dalam warna tiga bendera Prancis, dan gubernur New York menjanjikan solidaritas kotanya dengan rakyat Prancis.

Peran suci

Bagaimana jika nasib yang sama menimpa Masjid al-Aqsa di Yerusalem? Bangunan ini lebih tua dari Notre Dame, dibangun oleh para khalifah Umayyah di abad ke delapan, dan memiliki sejarah panjang dan kaya. Masjid itu dilanda gempa bumi pada 746 dan 1033 dan dibangun kembali setiap kali; diambil alih oleh tentara salib pada 1099 dan direklamasi oleh Shalahuddin Al-Ayubi atau oleh Barat dikenal sebagai Saladin pada 1187; kemudian tetap di bawah pemerintahan Muslim sampai perang tahun 1967, ketika masjid itu berada di bawah kendali Zionis Israel.

Muslim di seluruh dunia menghormati masjid ini. Ini adalah tempat tersuci ketiga setelah masjidil Haram dan Nabawi di Mekah dan Madinah. Banyak asosiasi mengikat al-Aqsa dengan sentimen keagamaan Muslim.

Ditafsirkan sebagai tempat yang dirujuk dalam surat Al-Isra dalam Al-Qur'an, Al-Aqsa telah mengambil peran suci, dan secara tradisional dikaitkan dengan perjalanan malam ajaib Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wasallam ke Yerusalem. Arti spiritualnya bagi umat Islam sulit untuk dilebih-lebihkan. Yerusalem adalah kiblat atau arah shalat pertama umat Islam dan sejak itu menjadi tempat ziarah yang penting.

Bagi orang Palestina, al-Aqsa adalah milik mereka - sebuah simbol kesinambungan sejarah Arab di kota yang diklaim oleh orang-orang non-Arab, dan penegasan identitas Arab di lingkungan anti-Arab. Meskipun berdiri di samping apa yang diklaim sebagai situs Kuil Kedua Yahudi yang sekarang telah lenyap, itu adalah satu-satunya bangunan bersejarah yang konkret di tempat itu.

Tidak ada serangan oleh kelompok-kelompok ekstrimis Yahudi yang mengklaim hak atas masjid dapat mengubah kenyataan ini, dan penggalian Israel yang terus-menerus untuk mendeteksi jejak sejarah Yahudi di situs itu sejak 1967 tidak menghasilkan bukti tersebut.

Kasus kebakaran tahun 1969

Bagaimana jika bangunan unik ini, yang sangat berarti bagi 1,8 miliar Muslim di seluruh dunia ini terbakar, atau runtuh setelah penggalian arkeologis Israel melemahkan fondasi kunonya?

Akankah dunia Arab dan Islam bangkit sebagai satu kesatuan? Akankah Israel, penjaga de facto tempat-tempat suci Yerusalem, dimintai pertanggungjawaban? Akankah para pemimpin dunia bergegas membangun kembali masjid itu atau membantu rakyat Palestina?

Kami memiliki jawaban awal dalam kasus kebakaran yang menghanguskan minbar Shalahuddin di dalam Masjid al-Aqsa pada tahun 1969. Denis Michael Rohan, seorang Kristen evangelis Australia, menyalakan api di masjid untuk mencoba menghancurkannya, bertujuan untuk membersihkan jalan bagi pembangunan kembali Kuil Yahudi di tempatnya, sehingga mempercepat kedatangan Kristus yang kedua kali. Peristiwa itu mengarah pada pembentukan Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Perwakilan Yordania untuk PBB menyampaikan surat protes atas kebakaran di al-Aqsa. Ini datang hanya dari 17 negara, dan 58 surat lagi datang dari LSM, badan-badan Muslim, kelompok Muslim lainnya dan individu Muslim di seluruh dunia. Mereka meminta PBB untuk campur tangan untuk melindungi situs suci tersebut dari pendudukan Zionis Israel.

Anak yatim tanpa sekutu

Respons Barat terhadap kebakaran di Al-Aqsa adalah bungkam. Tidak ada yang menunjukkan solidaritas dengan orang Palestina atau Muslim, dan tidak ada tindakan efektif yang dilakukan oleh PBB.

Dalam 50 tahun sejak kebakaran di al-Aqsa, Israel justru meningkatkan cengkeramannya di tempat-tempat suci Yerusalem tersebut. Pada 2017, secara ilegal memasang pintu putar dan detektor logam di pintu masuk ke al-Haram al-Sharif, meskipun itu kemudian dilepas. Para pemukim ilegal Yahudi sekarang secara teratur diizinkan untuk melakukan pawai melalui kompleks al-Aqsa, mengancam jamaah Muslim, dan melakukan upacara keagamaan Yahudi.

Masjid Al-Aqsa tidak kurang dari simbol agama dan nasionalis untuk Arab dan Muslim daripada Notre Dame untuk Prancis. Tetapi jika itu terbakar, diragukan di dunia yang didominasi AS saat ini - dan mengingat kelemahan Arab dan Islam - bahwa siapa pun akan mendukungnya seperti yang mereka lakukan untuk Notre Dame. Hanya orang-orang Palestina yang tinggal di sana yang akan berjuang untuk mempertahankannya.

Sebagaimana orang-orang Palestina, ikon Islam yang indah ini adalah anak yatim di dunia tanpa sekutu. (st/MEE)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
BPJPH Belum Siap Ambil Alih Sertifikasi Halal, Ini Poin Kritisnya

BPJPH Belum Siap Ambil Alih Sertifikasi Halal, Ini Poin Kritisnya

Jum'at, 18 Oct 2019 18:24

Saat Masalah Berakhir Bunuh Diri

Saat Masalah Berakhir Bunuh Diri

Jum'at, 18 Oct 2019 17:47

Hamas Kecam Upaya Negara Arab untuk Menormalkan Hubungan dengan Israel

Hamas Kecam Upaya Negara Arab untuk Menormalkan Hubungan dengan Israel

Jum'at, 18 Oct 2019 17:45

Penjelasan LPPOM MUI Terkait Sertifikasi Halal Pasca Berlakunya UU JPH

Penjelasan LPPOM MUI Terkait Sertifikasi Halal Pasca Berlakunya UU JPH

Jum'at, 18 Oct 2019 17:41

Pendaftaran Sertifikasi Halal Masih Manual, Pemerintah Diharapkan Dengar Aspirasi Pelaku Industri

Pendaftaran Sertifikasi Halal Masih Manual, Pemerintah Diharapkan Dengar Aspirasi Pelaku Industri

Jum'at, 18 Oct 2019 16:13

Rusia Uji Coba Rudal Nuklir Antar Benua Selama Latihan Militer di Arktik

Rusia Uji Coba Rudal Nuklir Antar Benua Selama Latihan Militer di Arktik

Jum'at, 18 Oct 2019 15:45

Optimisme Di Tengah Kesulitan

Optimisme Di Tengah Kesulitan

Jum'at, 18 Oct 2019 14:58

Turki Jeda Operasi Anti-Teror di Suriah Utara, Beri YPG Waktu  5 Hari untuk Mundur dari Zona Aman

Turki Jeda Operasi Anti-Teror di Suriah Utara, Beri YPG Waktu 5 Hari untuk Mundur dari Zona Aman

Jum'at, 18 Oct 2019 14:48

Tahfidz akan Diusulkan Jadi Program Nasional

Tahfidz akan Diusulkan Jadi Program Nasional

Jum'at, 18 Oct 2019 14:46

Dandim yang Terdzalimi

Dandim yang Terdzalimi

Jum'at, 18 Oct 2019 12:55

Mardani: Janji Ekonomi Tumbuh 7 Persen Harus Dituntaskan Periode Kedua Jokowi

Mardani: Janji Ekonomi Tumbuh 7 Persen Harus Dituntaskan Periode Kedua Jokowi

Jum'at, 18 Oct 2019 12:32

Antara Joker dan Isu Radikalisme

Antara Joker dan Isu Radikalisme

Jum'at, 18 Oct 2019 11:10

Keangkuhan Jenderal

Keangkuhan Jenderal

Jum'at, 18 Oct 2019 10:46

Hari Pertama Penerapan UU Jaminan Produk Halal, Kantor BPJPH Sepi

Hari Pertama Penerapan UU Jaminan Produk Halal, Kantor BPJPH Sepi

Jum'at, 18 Oct 2019 10:18

Prabowo yang Semakin Jauh

Prabowo yang Semakin Jauh

Jum'at, 18 Oct 2019 08:42

Ceramah UAS Tidak Selaras dengan Jati Diri UGM, Mungkinkah?

Ceramah UAS Tidak Selaras dengan Jati Diri UGM, Mungkinkah?

Jum'at, 18 Oct 2019 04:39

Dewan Da’wah Jabar Gelar Pelatihan Dakwah

Dewan Da’wah Jabar Gelar Pelatihan Dakwah

Kamis, 17 Oct 2019 23:31

Kampus yang Diobok-obok

Kampus yang Diobok-obok

Kamis, 17 Oct 2019 22:36

Para Pendukung Kelompok Teroris YPG Lukai Warga Negara Turki di Jerman

Para Pendukung Kelompok Teroris YPG Lukai Warga Negara Turki di Jerman

Kamis, 17 Oct 2019 22:15

Gelandang Arsenal Mesut Ozil Sebut  Rasisme Masih Jadi Masalah Utama di Jerman

Gelandang Arsenal Mesut Ozil Sebut Rasisme Masih Jadi Masalah Utama di Jerman

Kamis, 17 Oct 2019 21:45


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X