Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.199 views

Viral ala Generasi Zoomer, Baik atau Buruk?

 

Oleh: Ashaima Va

Pernah dengar istilah Generasi X, Y, atau Z? Lembaga penelitian dan media populer di Amrik sana, kerap menamai tiap generasi berdasarkan karakteristiknya. Generasi X, Y, Z didahului oleh baby boomer pada tahun 60-an, saat banyak bayi lahir pasca Perang Dunia ke-2. Pada tahun 70-an generasi X lahir ditandai dengan berkembangnya teknologi audio visual. Berikutnya lahir generasi Y, generasi Milenial adalah julukan bagi generasi ini. Lahir pada tahun 80-an sampai 90-an generasi ini berpikiran lebih terbuka dan terhubung lintas ruang dengan diperkenalkannya internet. Generasi milenial sudah expired masa remajanya maka kini eksistensinya sedikit demi sedikit tergantikan oleh generasi Z atau Zoomer.

Buat kamu-kamu yang lahir tahun 1995-2010an, maka kamu termasuk Generasi Zoomer. Generasi Zoomer lahir saat internet dan kecerdasan buatan telah menjadi bagian kehidupan sehari-hari. Dengan attention span yang pendek generasi ini lebih menyukai sesuatu yang ringkas dan simple. Contohnya saja platform berbagi video yang lebih diminati generasi ini adalah Tik Tok. Tik Tok memberikan fitur beragam dengan durasi video yang singkat.

Generasi X,  Y, Z adalah generasi yang memiliki masa keemasan masing-masing. Punya problematika yang berbeda-beda pula. Kalau dulu, generasi X ingin terkenal mesti merintis jalan menjadi artis yang konon katanya terjal dan berliku. Berbeda pula dengan generasi Y, ajang pencarian bakat di televisi menjamur. Menjadikan jalan pintas bagi yang ingin terkenal dengan menjadi artis dengan instan. Bagaimana dengan Generasi Z? Tak sesulit generasi pendahulunya, menjadi viral dan terkenal menjadi sangat mudah. Cukup dengan eksis di sosial media semisal instagram, youtube, atau Tik Tok dan memiliki banyak follower maka popularitas ada di genggaman.

Tapi tahu nggak, sih, zaman boleh berbeda, kecanggihan teknologi juga semakin melesat jauh dari tiap dasawarsa, namun problematika remaja nggak berubah cuma itu-itu saja. Pasalnya Allah menciptakan manusia sepaket dengan segala kebutuhan jasmani dan naluri yang melekat dalam dirinya. Sehingga dalam kesehariannya remaja berusaha memenuhi segala kebutuhan jasmani dan nalurinya.  Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan alami yang harus dipenuhi. Makan, minum, tidur, sampai buang hajat. Sedangkan naluri atau gharizah manusia terdiri dari;

  1. Naluri beragama atau Gharizah Tadayun adalah naluri untuk menuhankan sesuatu. Jika sahih maka naluri ini dipenuhi dengan keyakinan kita pada Allah SWT sebagai Tuhan pencipta alam.
  2. Naluri mempertahankan diri atau Gharizah Baqo, adalah naluri kita untuk mempertahankan keberadaan diri kita. Marah, membela diri  atau keinginan untuk eksis adalah tanda-tanda kita memiliki naluri ini.
  3. Naluri melestarikan jenis atau Gharizah Nau' adalah naluri yang mewujud berupa rasa cinta. Cinta orang tua pada anak, anak pada orang tua atau cinta kepada lawan jenis adalah sunnatullah.

Tak hanya remaja saja, tiap manusia dalam kesehariannya beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan naluri-nalurinya. Ini akan menjadi problematika saat dipenuhi dengan cara yang tidak sahih. So, sebagai remaja yang katanya sedang dalam pencarian jati diri, maka problematika mereka tidak jauh-jauh dari pemenuhan naluri untuk eksis dan naluri untuk menyukai lawan jenis. Ini semua menjadi problematika saat dipenuhi dengan bermaksiat pada Allah SWT.

Untuk naluri menyukai lawan jenis kamu-kamu sudah paham ya tidak boleh dipenuhi dengan pacaran. Hubungan laki-laki dan perempuan yang bukan mahram, apa pun generasinya hanya halal dipenuhi dengan pernikahan. Nah, bagaimana dengan pemenuhan naluri untuk eksis? Ini yang akan kita bahas lebih lanjut.

Keinginan untuk viral dan populer adalah bagian dari pemenuhan naluri mempertahankan diri. Apakah keinginan itu salah? Tidak jika kita menjadi viral dan populer tanpa melanggar aturan Allah SWT. Namun jika kita menjadi viral dan terkenal dengan melanggar batas-batas aturan Allah itu yang salah. Namun sayangnya remaja muslim saat ini lebih memilih cara-cara tidak sahih hanya agar menjadi viral.

Tengok saja fenomena Tik Tok, aplikasi berbagi video ini booming. Segala macam musik dan goyangan menjadi tren di aplikasi ini. Secara ilmu pengetahuan Tik Tok memang produk teknologi, tapi secara pemanfaatan banyak cacat yang dihadirkan aplikasi ini. Bagi seorang muslimah Tik Tok sungguh merusak keiffahan saat video yang diunggah tidak mengindahkan syari'ah. Berapa banyak muslimah berkerudung yang viral di Tik Tok, cantik dan atraktif namun sayang mereka bertabaruj atau berpose menggoda. Atau yang lebih parah melakukan goyangan-goyangan yang merusak keiffahan seorang muslimah.

Tak hanya Tik Tok, menjadi viral juga bisa ditempuh melalui aplikasi Instagram dan YouTube. Asal punya follower jutaan, kita sudah bisa jadi celebgram dan youtuber panutan. Menjadi viral dan populer namun melanggar aturan Allah maka yang kita tebarkan adalah keburukan. Yang akan kita peroleh adalah dosa jariah. Dosa yang mengalir terus saat orang yang terinspirasi keburukan kita meneruskan keburukan tersebut pada orang lain.

Maka sebagai remaja muslim kamu mesti memahami rambu-rambu yang sudah Allah kasih buat menuntun kita saat memenuhi kebutuhan jasmani dan memenuhi tuntutan nurani-nurani yang kita miliki. Apa saja rambu-rambu yang mesti kita patuhi agar aktivitas kita tidak jatuh pada dosa, diantaranya yaitu:

  1. Kaitkan segala aktivitas kita dengan hukum syara'. Makanan, minuman, berpakaian ada aturannya. Allah menuntun hanya makanan dan minuman yang halal saja yang boleh kita konsumsi. Hanya pakaian yang menutup aurat saja yaitu dengan jilbab dan khimar yang boleh kita kenakan. Termasuk dalam bersosmed, ada akhlak Islam yang harus kita patuhi saat mengunggah konten apa pun.
  2. Yuk ngaji, biar gaul. Semua tuntunan Allah mustahil kita pahami tanpa mengkaji Islam. Majelis-majelis ilmu bukan milik orang yang sudah sepuh saja. Karena aturan Allah mengikat segala usia sejak masuk usia baligh. Selain itu juga kematian tak pandang bulu, menghampiri segala usia.
  3. Pahamilah dunia sementara, surga dan neraka tempat kembali yang abadi. Buat apa viral dunia tapi Allah nggak rida. Manfaatkan youtube, instagram, atau bahkan Tik Tok untuk memviralkan kebaikan. Unggah konten yang menginspirasi kebaikan.

So, jadilah generasi Z yang bertakwa. Keren itu adalah saat mendahulukan rida Allah di atas segalanya. Kalau follower kebaikan mengalahkan follower keburukan maka syiar Islam akan bisa menyebar di kalangan muda. Sedikit demi sedikit apa yang kamu lakukan memberi kontribusi dalam memperbaiki moral anak muda yang kini tergerus. Gimana, siap untuk memulai? Tentu dong, bismillah! (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Penyerangan Ustaz hingga Pembakaran Mimbar Masjid, Fahira: Usut Tuntas Agar Umat Tidak Resah

Penyerangan Ustaz hingga Pembakaran Mimbar Masjid, Fahira: Usut Tuntas Agar Umat Tidak Resah

Selasa, 28 Sep 2021 14:59

4 Permintaan untuk Kebaikan Dunia dan Akhirat

4 Permintaan untuk Kebaikan Dunia dan Akhirat

Selasa, 28 Sep 2021 14:37

Terlintas Pikiran “Porno” Haruskah Mandi Besar?

Terlintas Pikiran “Porno” Haruskah Mandi Besar?

Selasa, 28 Sep 2021 05:50

Kekejaman PKI Harus Terus Diingat

Kekejaman PKI Harus Terus Diingat

Senin, 27 Sep 2021 21:32

Pemimpin Taliban Larang Para Prajuritnya Terlalu Narsis

Pemimpin Taliban Larang Para Prajuritnya Terlalu Narsis

Senin, 27 Sep 2021 20:45

Akal Juga Butuh Nutrisi Bergizi

Akal Juga Butuh Nutrisi Bergizi

Senin, 27 Sep 2021 19:56

CIA Dilaporkan Berencana Culik Atau Bunuh Pendiri Wikileaks Julian Assange Pada 2017

CIA Dilaporkan Berencana Culik Atau Bunuh Pendiri Wikileaks Julian Assange Pada 2017

Senin, 27 Sep 2021 18:35

Pemuda Palestina Pukul Mundur Pasukan Israel Dan Pemukim Ilegal Yahudi Yang Coba Masuki Nablus

Pemuda Palestina Pukul Mundur Pasukan Israel Dan Pemukim Ilegal Yahudi Yang Coba Masuki Nablus

Senin, 27 Sep 2021 17:38

Training Masak ala Quranic Quantum Food yang tayang 2x di Khazanah Trans7

Training Masak ala Quranic Quantum Food yang tayang 2x di Khazanah Trans7

Senin, 27 Sep 2021 14:46

Pajak, Haruskah Ada dalam Dunia Pendidikan?

Pajak, Haruskah Ada dalam Dunia Pendidikan?

Senin, 27 Sep 2021 11:08

Boyband BTS & Behind The Scene Agenda Besar SDGs

Boyband BTS & Behind The Scene Agenda Besar SDGs

Senin, 27 Sep 2021 09:30

Bukhori Kritik Wacana Opsi TNI-Polri sebagai Penjabat Kepala Daerah: Pemerintah Jangan Seret Mereka

Bukhori Kritik Wacana Opsi TNI-Polri sebagai Penjabat Kepala Daerah: Pemerintah Jangan Seret Mereka

Senin, 27 Sep 2021 08:22

Belajar Quantum Emotional Healing Langsung ke Masternya, DR. Syamsul Balda

Belajar Quantum Emotional Healing Langsung ke Masternya, DR. Syamsul Balda

Senin, 27 Sep 2021 07:49

Taliban: Bandara Kabul Siap Untuk Penerbangan Internasional

Taliban: Bandara Kabul Siap Untuk Penerbangan Internasional

Ahad, 26 Sep 2021 21:15

Komunis Benci Agama, Tapi Anehnya Mendukung Pancasila

Komunis Benci Agama, Tapi Anehnya Mendukung Pancasila

Ahad, 26 Sep 2021 21:00

Hamas Desak Sudan Lindungi Aset Warga Palestina

Hamas Desak Sudan Lindungi Aset Warga Palestina

Ahad, 26 Sep 2021 20:50

Turki Pertimbangkan Beli Rudal S-400 Rusia Kedua Meski Keberatan AS

Turki Pertimbangkan Beli Rudal S-400 Rusia Kedua Meski Keberatan AS

Ahad, 26 Sep 2021 20:35

Serangan Balik

Serangan Balik

Ahad, 26 Sep 2021 20:31

Santri Darul Aman Gombara Raih Gelar Juara Kombanas Virtual 2021

Santri Darul Aman Gombara Raih Gelar Juara Kombanas Virtual 2021

Ahad, 26 Sep 2021 20:26

73 Anak Palestina Terluka Akibat Serangan Pasukan Zionis Israel Di Tepi Barat Dalam 2 Pekan Terakhir

73 Anak Palestina Terluka Akibat Serangan Pasukan Zionis Israel Di Tepi Barat Dalam 2 Pekan Terakhir

Ahad, 26 Sep 2021 20:04


MUI

Must Read!
X