Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.530 views

Please, Bikin Kreatif atau Adiktif ya?

 

Oleh:

Ziyadah Khoiriyah || Pegiat “Pena Banua”

 

TAK perlu banyak kata pengantar untuk menuju kepada inti pembahasan tulisan ini, Menyoal sebuah pernyataan sistematis dan terstruktur yang diutarakan Kyai Wakil Presiden, Ma’ruf Amin beberapa waktu lalu (20/9). Sebuah pernyataan yang mungkin membuat banyak masyarakat Indonesia “amazed” karena diucapkan oleh seorang Kyai. Terlebih setelah sekian lama netizen rindu akan kehadiran beliau tersebab tak terlalu sering hadir di berbagai media. Yes, he talked about KPOP.

Ya, tidak ada yang tidak boleh bicara tentang KPOP, semua memiliki hak. Hanya saja persoalan yang muncul adalah ketika beliau terkagum dengan warga tercintanya yang mencintai budaya Korea, mencintai K-POP dan K-Drama. Ketertarikan yang teramat masyarakat Indonesia memunculkan optimism bahwa hal ini mampu (1) Memacu kedatangan wisatawan Korea ke Indonesia (2) Memicu kreatifitas serupa agar giat mempromosikan budaya Indonesia ke kancah internasional.

Pernyataan ini sangat jelas menimbulkan blunder. Bagaimana tidak, ketika petinggi negara memberikan dukungan masuknya budaya asing untuk menjadi inspirasi. Apakah sudah pemerintah menyediakan ruang bagi tersalurnya kreatifitas itu dengan tetap terkoneksi dengan budaya asli Indonesia? Faktanya, justru anak muda Indonesia memang terperangah dengan korean wave, merasa terinspirasi hingga ingin menggali sampai-sampai rela maraton nonton berhari-hari, tak ingat makan hingga mandi. Ini inspiratif atau adiktif ya?

Jika kita belajar kepada negara aslinya. Justru keberhasilan ekspor budaya secara mendunia terletak pada jurus tameng pemerintah untuk warganya dengan budaya nasional secara sistematis dan komprehensif. Kita belajar bahwa keberhasilan Korea hari ini adalah buah kerja keras pemerintahnya menjaga agar warga Korea tidak bucin budaya asing. Pemerintah menutup akses budaya asing, sembari giat memperkuat budayanya dan menumbuhkan rasa cinta budaya negeri di tengah negerinya, untuk kemudian siap mengusung duta-dutanya menuju dunia. Duta yang sudah dibekali semangat mempengaruhi, bukan dipengaruhi.

Ketika pengaruh sudah tertanam ke seluruh dunia, ibarat hipnotis, siapa akhirnya yang tak tertarik dengan segala hal tentang Korea? Mulai dari filmnya, musiknya, budayanya, fashionnya, tempat-tempat wisatanya dan segala hal lainnya. Begitulah “panen” pemerintah Korea di tahun 2000an keatas ini. Ekonomi secara otomatis meroket dengan keteguhan merintis budaya aslinya.

Maka ketika petinggi negara bicara alasan ekonomi dibalik dukungan kepada anak muda untuk gemar terhadap Korea, inilah adalah alasan yang logis. Hanya saja, solusi yang ditawarkan sangatlah jauh panggang dari api, jauh sangat dari hakikat asli inspirasi Korea itu sendiri. Impor budaya Korea yang sangat jelas-jelas bertentangan dengan nilai-nilai moral bahkan ketuhanan dalam Pancasila itu sendiri, telah memberi kesimpulan bahwa pemerintah tak serius memperkuat budaya asli.

Sepatutnya pemerintah fokus dalam memperkuat budaya asli Indonesia yang sejalan dengan Pancasila, yakni menempatkan nilai ketuhanan diatas segalanya. Mengapa justru ingin menggali inspirasi dari sebuah negara yang bahkan tidak menganut nilai paling utama dari dasar negara kita? Kemudian, jika kita juga sadar bahwa mayoritas masyarakat Indonesia adalah muslim, sudah selayaknya pemerintah mendorong pemuda-pemudi muslim untuk menjadikan hanya Rasulullah sebagai panutan, menjadikan aturan Islam sebagai inspirasi menjalani hari.

Oh tapi sayang, pemuda-pemudi seperti ini adalah pemuda-pemudi yang dianggap berbahaya. Mereka yang rajin ke masjid, good-looking dan hafizh tertuduh sebagai radikal. Entah apa sebenarnya jati diri bangsa ini dan mau dibawa kemana setelah ini. Kita –masyarakat dan pemerintah patut segera sadar dan berbenah atas hal ini. Sebelum selimut kerusakan terlanjur menutupi seluruh anak negeri.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Ahad, 28 Feb 2021 10:52

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan

Ahad, 28 Feb 2021 10:48

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Ahad, 28 Feb 2021 10:18

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Sabtu, 27 Feb 2021 21:22

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Sabtu, 27 Feb 2021 21:05

Generasi Milenial Terancam Learning Loss, Adakah Solusi?

Generasi Milenial Terancam Learning Loss, Adakah Solusi?

Sabtu, 27 Feb 2021 20:56

Waspada, Hindarkan Anak dari Paham Sekuler

Waspada, Hindarkan Anak dari Paham Sekuler

Sabtu, 27 Feb 2021 20:47

Menyoal Modifikasi Kurikulum SMK

Menyoal Modifikasi Kurikulum SMK

Sabtu, 27 Feb 2021 20:38

Regenerasi Kepemimpinan, Forum Jurnalis Muslim Akan Gelar Munas II

Regenerasi Kepemimpinan, Forum Jurnalis Muslim Akan Gelar Munas II

Sabtu, 27 Feb 2021 18:53

Israel Larang Muslim Kumandangkan Adzan Di Masjid Ibrahimi Hebron

Israel Larang Muslim Kumandangkan Adzan Di Masjid Ibrahimi Hebron

Sabtu, 27 Feb 2021 15:15

Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Saudi MBS Setujui Operasi Pembunuhan Khashoggi

Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Saudi MBS Setujui Operasi Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 27 Feb 2021 13:42

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Sabtu, 27 Feb 2021 10:30

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Sabtu, 27 Feb 2021 10:29

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Sabtu, 27 Feb 2021 01:20

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Jum'at, 26 Feb 2021 20:30

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Jum'at, 26 Feb 2021 19:35

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Jum'at, 26 Feb 2021 18:14

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

Jum'at, 26 Feb 2021 15:00

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Jum'at, 26 Feb 2021 11:47

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:54


MUI

Must Read!
X