Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.446 views

Islam Wave, Bukan Korean Wave

 

Oleh:

Ernadaa Rasyidah || Pengamat Generasi

 

DEMAM K-Pop melanda negeri ini. Mulai dari anak-anak, remaja hingga emak-emak seolah tersihir dengan segala yang berbau Korea. Mulai dari K-drama, lifestyle, girband dan boybandnya. Suguhan "eye catching" yang ditampilkan, mulai dari wajah rupawan, body ideal, kulit mulus, dan penampilan yang menarik, acapkali terlihat sempurna di mata penggemar. 

Korean Wave atau Hallyu Wave sendiri secara definisi adalah  sebutan  bagi  kebudayaan  atau pop culture  yang  berasal  dari  Korea  Selatan.  Orang-orang  di perkenalkan  budaya  Korea melalui  musik,  film,  drama,  makanan,  fashion,  lifestyle  dan lainnya. Budaya Kpop sudah menjamur, bahkan  Indonesia  salah satu penikmatnya.  Banyak  sekali  brand-brand  terkenal  yang  menjadikan Idol  K-Pop  sebagai  brand  ambassador  produknya karena  mereka  paham  kawula  muda sedang "mabuk" K-Pop. 

Baru-baru ini, wapres mendorong anak negeri mencontoh Korea dalam berkreatifitas. Bahkan menjadikan mereka sebagai role mode yang bisa menginspirasi generasi. Benarkah bahwa Korean Wave ini layak di copy paste?, mengingat banyaknya angka kasus bunuh diri, perceraian, pergaulan bebas, gaya hidup hedon dan banyak lagi yang menjadi gambaran riil life style ala Korea.

Sebelum lebih jauh, mari sama-sama kita telisik lebih mendalam, karena di balik industri kreatif yang disuguhkan bahkan di ekspor ke seluruh negeri-negeri, tidak terkecuali Indonesai tentu saja menghasilkan devisa yang sangat besar bagi negara mereka. Korean Wave sendiri juga memperlihatkan budaya permisif dan liberal yang menjadi ciri khasnya.  Korean Wave menampilkan budaya yang sangat jauh berbeda dengan budaya timur Idonesia, tampilan yang senantiasa terbuka, ditambah  gerakan vulgar, seolah menunjukkan bahwa eksploitasi tubuh adalah hal yang wajar. Sekaligus mengkonfirmasi bahwa nilai mereka tidak lebih pada tampilan fisik semata.

Korean Wave sedikit banyak telah berkontribusi melahirkan generasi muslim yang kehilangan jati diri dan identitasnya. Bahkan menjadi rahasia umum, melalui perantara film, musik maupun drama menjadi sarana efektif menjebak generasi untuk membebak budaya mereka.  Lifestyle  para aktor dan aktris yang mengenalkan kepada para penggemar solusi instan dalam menghadapi permasalahan dengan meneggak miras atau narkoba. Bahkan acapkali menjadikan bunuh diri dianggap bagian dari solusi. Hal ini tentu sangat berbahaya bagi generasi, apalgi tidak memiliki benteng iman yang cukup untuk memfilter budaya yang seharusnya mereka ambil atau tinggalkan. Alhasil, bukannya menginspirasi dalam kebaikan, malah menjerumuskan generasi. 

Sudah seharusnya generasi muslim didorong menguasai dan mempromosikan ajaran Islam, bangga mengkampanyekannya agar menjadi sumber life style global. Kita tidak kurang sosok teladan yang nyata dan terbukti menginspirasi. Sebut saja Sultan Muhammad  Al-Fatih yang mampu menaklukkan  konstantinopel  diusia 21 tahun, ada juga seorang pemuda yang tampan bernama  Mush'ab bin Umair yang bahkan di usianya yang sangat belia sudah mampu mengemban amanah dakwah menjadi duta pertama Islam di Madinah.

Atau Usamah bin Zaid, yang mendapatkankan gelar panglima perang termuda rasulullah, usianya ketika itu baru menginjak 18 tahun, namun telah dipercayakan mengemban tugas sebagai panglima perang kaum muslimin, dan tentu banyak lagi para pemuda yang memiliki  kontribusi  besar untuk  peradaban  yang dibangun  berdasarkan  aqidah  Islam.   Inilah yang layak menginspirasi  kaula muda,  karena mereka mampu mengembalikan  posisi dan fungsi vital seorang pemuda sebagai  generasi  agent of change  bukan generasi  "bucin" atau generasi "halu" yang menjadi sasaran empuk budaya luar. 

Korean Wave sendiri bisa menjadi industri  global  karena tidak  lepas dari support  system  negaranya,  pemerintah  Korea Selatan  telah  menyiapkan  dana besar dan serius  dalam  memajukan  industri  musik  Korsel dan hari  ini  terbukti  K-Wave digemari para pemuda  hampir  di seluruh  dunia. Maka untuk  menghentikan pengaruh  buruk  dari  K-Wave  tadi juga  diperlukan  support  system dari negara. Negara dan pemerintah seharusnya menjadi perisai yang melindungi generasi agar tidak terinfeksi oleh budaya rusak dan merusak. Bukan "  malah memberikan ruang dan memandang dari aspek materi saja untuk dijadikan sebagai inspirasi.

Islam memandang bahwa generasi muda adalah aset peradaban. Di tangan merekalah estafet keemimpinan ini akan dititipkan. Maka islam melalui sistem kehidupan yang mendasar dan menyeluruh sangat memperhatikan laju perkembangan generasi. Orientasi negara yang berlandaskan akidah Islam akan menjadikan mereka sebagai pemuda yang mufakkirun siyyasiyun, fakih fiddin, dan terdepan dalam sainstek. Tak terbersit adanya keinginan negara menjadikan mereka aset ekonomi apalagi menjadikan mereka menjadi generasi "halu". 

Maka dalam mewujudkan inspirasi bagi generasi muda tidak perlu mencari jauh, hingga meniru budaya kufur. Cukup dengan menjadikan Islam sebagai inspirasi terbaik. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw:

“Aku tinggalkan untuk kamu sekalian dua hal. Jika kalian mau berpegang teguh kepadanya niscaya kamu sekalian tidak akan sesat selama-lamanya, dua hal itu adalah kitab Allah (al-qur’an) dan sunnah Rasul-Nya. (HR Imam Malik).

Tak ada satu pun kebaikan yang datang dari selain Islam. Karena Islam itu tinggi dan tidak ada yang menyaigi ketinggiannya. Rasulullah SAW bersabda, “Islam itu tinggi dan tidak ada yang melebihi ketinggiannya.” (Hadist Hasan riwayat Ar-Rawiyani, Ad-Daruquthni). 

Alhasil, referensi sebagai muslim tentu berbeda dengan selainnya. Mulai dari cara makan, berbusana, hingga cara pandang tentang kehidupan pun tidak sama. Jika mereka tidak percaya hisab dan dosa, sehingga bebas menjalani kehidupan dengan menghalalkan segala cara. Sebagai muslim tentu meyakini, bahwa kehidupan dunia ini fana, akan ada hisab untuk mempertangging jawabkan segala pilihan kita di dunia, menuju kehidupan abadi.

Sehingga standar baik dan buruk tidak ditentukan manusia. Akal yang lemah akan menghantarkan standar nilai yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, wajib menyandarkan standar baik dan buruk pada Sang Pemilik manusia. Allah SWT telah menurunkan Alquran dan mengutus Rasulullah Saw agar umat manusia bisa menjalankan kehidupan sesuai fitrah. 

Tentunya support system seperti ini hanya bisa terwujud  dengan adanya  sebuah  institusi  yang menjadikan Islam sebagai asasnya. Tak ada bentuk pemerintahan lain selain sistem pemerintahan Islam yang menjadikan standar baik dan buruk hanyalah dari Allah SWT. Dengan penerapan syariat kaffah oleh negara, generasi akan terjaga. Generasi muslim tidak butuh "Korean Wave" melainkan “Islam Wave” di tengah kehidupan umat manusia. Wallahu'alam bi shawwab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
PKS Tolak Penghapusan Premium

PKS Tolak Penghapusan Premium

Selasa, 24 Nov 2020 18:39

Legislator Dukung Realisasi Rencana Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq

Legislator Dukung Realisasi Rencana Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq

Selasa, 24 Nov 2020 10:09

UMK 2021 Depok Tertinggi ke-4 di Jawa Barat

UMK 2021 Depok Tertinggi ke-4 di Jawa Barat

Selasa, 24 Nov 2020 09:03

MUI Berhasil Pertahankan ISO 9001:2015 untuk Ketiga Kalinya

MUI Berhasil Pertahankan ISO 9001:2015 untuk Ketiga Kalinya

Selasa, 24 Nov 2020 08:06

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Insentif

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Insentif

Senin, 23 Nov 2020 22:31

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Senin, 23 Nov 2020 21:12

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Senin, 23 Nov 2020 20:29

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Senin, 23 Nov 2020 20:01

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Senin, 23 Nov 2020 19:05

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

Senin, 23 Nov 2020 18:56

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Senin, 23 Nov 2020 17:57

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Senin, 23 Nov 2020 17:42

Ratusan Peserta akan Hadir di Munas X MUI Luring dan Daring

Ratusan Peserta akan Hadir di Munas X MUI Luring dan Daring

Senin, 23 Nov 2020 16:41

Rezim Teroris Assad Siksa Hingga Tewas 98 Orang di Daraa Suriah

Rezim Teroris Assad Siksa Hingga Tewas 98 Orang di Daraa Suriah

Senin, 23 Nov 2020 15:30

HOW DEMOCRACIES DIE

HOW DEMOCRACIES DIE

Senin, 23 Nov 2020 14:31

Menerima Bantuan Biaya Nikah dari Orang Tua yang Bekerja di Bank

Menerima Bantuan Biaya Nikah dari Orang Tua yang Bekerja di Bank

Senin, 23 Nov 2020 14:21

Erdogan: Turki Telah Deportasi Hampir 9000 Pejuang Asing

Erdogan: Turki Telah Deportasi Hampir 9000 Pejuang Asing

Senin, 23 Nov 2020 13:45

Sumedang Luncurkan Magrib Mengaji Online, Undang Aa Gym, Yusuf Mansur hingga Sandiaga Uno

Sumedang Luncurkan Magrib Mengaji Online, Undang Aa Gym, Yusuf Mansur hingga Sandiaga Uno

Senin, 23 Nov 2020 08:17

Wakaf Produktif : Panen Cabe Mingguan untuk Operasional Pesantren 2 tahun

Wakaf Produktif : Panen Cabe Mingguan untuk Operasional Pesantren 2 tahun

Senin, 23 Nov 2020 07:40

Sultra Gelar MTQ Virtual

Sultra Gelar MTQ Virtual

Ahad, 22 Nov 2020 23:54


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X