Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.689 views

Prank dan Gaya Hidup Remaja Korslet!

 

Oleh:

Ana Nazahah

Pemerhati Remaja, Revowriter Aceh

 

JAGAT maya kembali dihebohkan oleh kelakuan tak beradab beberapa remaja. Kali ini terjadi di Bone, ada empat remaja di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, tega mengerjai atau nge-prank perawat di RSUD Tenriawaru Bone dengan mengaku pasien Covid-19.

Tentu saja ini sangat kelewatan. Keempat remaja tersebut, yakni AR, EK, AD, dan DD tega bermain-main dengan tenaga medis soal keselamatan. Mereka kini harus bersiap-siap mempertanggungjawabkan perbuatannya. Lantaran pihak RSUD Tenriawaru Bone melaporkan perbuatan mereka ke Pihak kepolisian. Dikutip dari laman berita Bonepos.com, senin, 11 Mei 2020.

Dewasa ini, kita semakin sering mendengar istilah nge-prank. Ada banyak modelnya, dari yang ringan seperti mengerjai teman dengan menempeli kertas bertuliskan hal-hal aneh di punggungnya. Hingga yang mengancam keselamatan, seperti meledakkan kembang api tepat ke arah teman. Dan masih banyak lainnya.

Pada dasarnya, prank dilakukan untuk senang-senang. Namun, sejak internet dan medsos mulai digandrungi oleh anak-anak muda, istilah prank beranjak dari kesenanganan menjadi ajang untuk eksistensi diri, meraih popularitas. 

Dengan adanya prank, mereka berharap konten-konten mereka di media sosial, seperti YouTobe dan Instagram akan menarik follower. Banyaknya follower akan berpengaruh pada popularitas, dan tentunya berpengaruh pada eksistensi dan harga diri. Semakin populer mereka semakin merasa dihargai.

Sayangnya konten-konten unfaedah seperti ini begitu mudah viral. Menarik masa di dunia maya. Dan dari sinilah racun media itu menyerang. Si pemilik akun semakin haus ketenanaran, sementara followernya akan semakin mudah ikut-ikutan konten yang tak mendidik tersebut. 

Sebagai contoh, ya! Keempat remaja di Bone yang akhirnya terlibat dengan polisi. Pun youtober asal Bandung yang viral baru-baru ini dengan aksinya nge-Prank transpuan dengan sumbangan sampahnya. Dan masih banyak lagi. 

Jika kita menilik akar persoalan fenomena yang menimpa remaja saat ini, maka ini adalah hasil kegagalan pendidikan berbasis sekulerisme. Tak ada gambaran akan jati diri Muslim sama sekali. Norma, adab, bukan lagi tolak ukur harga diri.  

Bagi mereka, orang yang hebat itu adalah yang populer, orang kaya dan punya sensasi. Maka gaya hidup inilah yang sedang ditiru remaja kita saat ini. Bisa dibayangkan, akan dibawa kemana masa depan bangsa, jika remaja seperti ini yang akan melanjutkan estapet kepemimpinan esok hari.

Tentunya ini peer yang besar, jika kita ingin menghentikan budaya prank dan segala bentuk aktivitas keliru yang dilakukan remaja. Seluruh pihak wajib bersinergi. Orang tua, masyarakat, negara bahkan individu-indibidu remaja itu sendiri. Remaja harus memiliki kesadaran untuk bergerak ke arah yang lebih positif, dan melawan arus hedonisme yang menggoda untuk larut dalam budaya rusak tersebut.

Terlebih mereka yang Muslim. Allah SWT telah memerintahkan kita untuk menjauhi perkataan dan perbuatan yang sia-sia (al-Mukminun ayat 3). Standar dalam berbuat jelas, halal dan haram saja. Capaian tertinggi pribadi Muslim adalah ridho Allah, bukan kesenangan semata. Bukan berarti menggapai ridho Allah berarti tidak boleh senang. Kita boleh berkreasi melakukan apa yang kita suka, dengan mengikuti rambu-rambu yang ada. 

Lagian bagaimana mungkin kesenangan bisa dicapai dari hasil mengerjai orang? Apalagi yang dikerjai itu orang yang lebih tua, guru, tenaga medis. Hanya orang-orang yang otaknya korslet saja yang bahagia.

Karena itu, sebagai remaja Islam kita wajib berfikir waras. Masih banyak hal positif lain yang bisa kita lakukan dari sekedar mengejar sensasi dan popularitas. Mengisi akun dengan konten-konten dakwah misalnya, mengajak orang hijrah, berbuat kebaikan, sebisa mungkin menjadi pribadi yang bermanfaat untuk orang lain. Penulis pikir ini lebih terhormat, lebih menyenangkan. Dan tentunya bermanfaat untuk umat, agama dan bangsa ini.  Wallahualam.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Ahad, 09 Aug 2020 23:04

Legislator Soroti Dihapusnya Sanksi Pidana Pemalsuan Ijazah dalam RUU Ciptaker

Legislator Soroti Dihapusnya Sanksi Pidana Pemalsuan Ijazah dalam RUU Ciptaker

Ahad, 09 Aug 2020 22:48

Pemerintah Diminta Tidak Tiru Cara AS dan China Atasi Resesi Ekonomi, Indonesia Bisa Kolaps

Pemerintah Diminta Tidak Tiru Cara AS dan China Atasi Resesi Ekonomi, Indonesia Bisa Kolaps

Ahad, 09 Aug 2020 22:15

Afghanistan 'Di Ambang Pembicaraan Damai' Setelah Pembebasan Sisa 400 Tahanan Taliban Disetujui

Afghanistan 'Di Ambang Pembicaraan Damai' Setelah Pembebasan Sisa 400 Tahanan Taliban Disetujui

Ahad, 09 Aug 2020 21:25

Mesir dan Rusia Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Canggih ke Libya

Mesir dan Rusia Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Canggih ke Libya

Ahad, 09 Aug 2020 20:25

Pejabat Libanon Sebut Ledakan Di Pelabuhan Beirut Menyebabkan Lubang Sedalam 43 Meter

Pejabat Libanon Sebut Ledakan Di Pelabuhan Beirut Menyebabkan Lubang Sedalam 43 Meter

Ahad, 09 Aug 2020 20:05

Laporan: Twitter Tertarik Beli Operasi TikTok di AS

Laporan: Twitter Tertarik Beli Operasi TikTok di AS

Ahad, 09 Aug 2020 19:45

Ikuti Gratis, Webinar Cara Mudah Raih Sertifikat Halal Bagi UMKM

Ikuti Gratis, Webinar Cara Mudah Raih Sertifikat Halal Bagi UMKM

Ahad, 09 Aug 2020 19:20

Pemberontak Syi'ah Houtsi Eksploitasi Ledakan di Beirut Untuk Galang Dana Bagi Syi'ah Hizbullata

Pemberontak Syi'ah Houtsi Eksploitasi Ledakan di Beirut Untuk Galang Dana Bagi Syi'ah Hizbullata

Ahad, 09 Aug 2020 19:06

Menelan Hoax Pengobatan Covid

Menelan Hoax Pengobatan Covid

Ahad, 09 Aug 2020 08:46

Menaikan Imun Raga dan Jiwa di Tengah Pandemi

Menaikan Imun Raga dan Jiwa di Tengah Pandemi

Ahad, 09 Aug 2020 08:37

Politisi PKS Catat Titik Kelemahan Omnibus Law

Politisi PKS Catat Titik Kelemahan Omnibus Law

Ahad, 09 Aug 2020 07:55

Pandemi Mencengkram, Resesi Menghantam

Pandemi Mencengkram, Resesi Menghantam

Ahad, 09 Aug 2020 07:46

Legislator: RUU Ciptaker Dorong Sentralisasi

Legislator: RUU Ciptaker Dorong Sentralisasi

Ahad, 09 Aug 2020 07:32

Bertemu Tokoh Oposisi, PDIP Bermanuver?

Bertemu Tokoh Oposisi, PDIP Bermanuver?

Sabtu, 08 Aug 2020 23:24

Fahri Optimis Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Indonesia dari Resesi Ekonomi

Fahri Optimis Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Indonesia dari Resesi Ekonomi

Sabtu, 08 Aug 2020 22:41

Ta’aruf, Cara Perkenalan yang Sesuai dengan Hukum Syara’

Ta’aruf, Cara Perkenalan yang Sesuai dengan Hukum Syara’

Sabtu, 08 Aug 2020 22:06

Obat Virus Corona Dinanti Publik

Obat Virus Corona Dinanti Publik

Sabtu, 08 Aug 2020 21:52

Ahli Bahan Peledak Italia Percaya Ada Gudang Senjata Di Atau Dekat Lokasi Ledakan Beirut

Ahli Bahan Peledak Italia Percaya Ada Gudang Senjata Di Atau Dekat Lokasi Ledakan Beirut

Sabtu, 08 Aug 2020 21:45

Indonesia Halal Watch Sebut Penetapan LPH Sucofindo Langgar UU

Indonesia Halal Watch Sebut Penetapan LPH Sucofindo Langgar UU

Sabtu, 08 Aug 2020 21:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X