Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.931 views

Belajar dari Sang Khalifah

 

 

Oleh:

Lay MujahidaFillah*

 

TIDAK terasa waktu telah berlalu begitu cepat. Secepat menyebarnya pula virus Covid-19 ini ke seluruh bagian dunia, termasuk Indonesiapun tak luput dari 'serangan' virus Covid-19 ini. Sampai saat ini tiba, Indonesia juga telah kehilangan ratusan nyawa dan tidak sedikit juga yang sedang terancam nyawanya.

Hei, nyawa itu nggak murah lho. Karena nyawa adalah waktu kehidupan seseorang. Apalagi khususnya bagi seorang muslim. Allah SWT sangat membenci hilangnya nyawa seorang muslim dengan sia-sia.

Apalagi di Indonesia ini mayoritas masyarakatnya adalah beragama Islam. Tentu saja itu adalah tanggung jawab sang kepala negara untuk mengayomi dan mengurusi rakyatnya. Karena raja adalah pelayan rakyat. Begitu ia siap menduduki kursi pemimpin, itu artinya dia juga siap memikul beban ratusan, bahkan ribuan orang di pundaknya. Yeah, menjadi pemimpin itu memang tidak mudah, ia memiliki banyak amanah yang nanti akan dipertanggungjawabkan.

Tapi kembali lagi, sayang seribu sayang, kita saat ini hidup di era kapitalisme, yang mana keuntungan dan materi adalah segalanya. Siapa yang peduli tentang amanah dan tanggung jawab? Hal tersebut membuat cara berfikir manusia menjadi kacau dan bergeser dari fitrahnya. Sehingga, di tengah pandemi yang sedang mengancam nyawa ini, rezim malah membuat arah kebijakan yang tidak jelas dalam menghentikan penyebaran virus.

Pemangku kekuasaan malah sibuk membeda-bedakan antara mudik dan pulang kampung, di mana keputusan mudik dilarang, tapi pulang kampung diperbolehkan. Yang mana protokol ini banyak celah dan bisa berakibat fatal bagi seluruh rakyat. Sama sekali tidak bisa diharapkan untuk menghentikan penyebaran virus.

Hal ini membuat waktu terbuang sia-sia. Di tengah rakyat yang sedang memperjuangkan hidupnya, rezim malah sibuk dengan segala kebijakan yang tidak jelas. Padahal apa bedanya dengan mudik dan pulang kampung? Dalam KBBI pun tertulis mudik adalah pulang kampung. Padahal seharusnya, di saat wabah seperti ini dibutuhkan gerak cepat dan tepat agar tak memakan korban lagi.

Entahlah, kita memang tak bisa berharap kepada sistem kapitalisme, hasil akal manusia yang terbatas. Kita memerlukan solusi langsung dari sang pencipta langit dan bumi yang telah disampaikan sejak dahulu kala kepada Rasulullah Muhammad SAW. Jelas hanya sistem Islam yang dapat menyelesaikan segala problem manusia secara cepat dan tepat, dan orientasinya juga jelas untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Karena hal yang terpenting dalam Islam bukanlah materi, tetapi ridho Allah SWT. Yang mana keridhoan Allah SWT dapat dicapai dengan mengikuti segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya.

Sehingga secara otomatis, seorang muslim yang tujuan hidupnya adalah meraih ridho Allah, pasti akan selalu berusaha untuk menaati aturan-Nya. Satu-satunya aturan yang akan membawa rahmat bagi semesta alam.

Hingga ketika telah terbangun kehidupan Islam dalam bermasyarakat maupun bernegara, rakyat juga akan memahami secara penuh kebijakan yang telah ditentukan. Sistem Islam juga bertanggung jawab penuh atas konsekuensi pemberlakuannya. Mereka semua kembali berjalan di jalan yang seharusnya, dengan tujuan bersama-sama meraih ridho-Nya.

Contoh nyata bisa kita dapatkan saat negara Islam yang jelas memakai sistem Islam, dipimpin oleh Khalifah Umar bin Khattab. Saat itu terjadi pula wabah di bawah kepemimpinan beliau. Meski saat itu beliau dan para sahabat sedang perjalanan menuju ke Syam, tapi begitu di beritakan bahwa Syam sedang terkena wabah Amwas.

Tak butuh waktu lama, sang Khalifah langsung kembali ke Madinah dan menjalankan sabda nabi SAW : 'jika kalian berada di suatu tempat (yang terserang wabah), maka janganlah kalian keluar darinya, apabila kalian mendengar wabah itu di suatu tempat, maka janganlah kalian mendatangiya.' "

Setelah itu Khalifah Umar pun segera menetapkan lockdown. Tapi tidak sampai di situ, sang pemimpin juga memastikan kebutuhan seluruh rakyat terpenuhi selama lockdown. Bahkan beliau juga tidak segan-segan ikut turun ke posko-posko dan memanggul karung gandum sendiri di pundaknya untuk dibagikan kepada rakyat.

Melihat keadaan saat ini, sudah saatnya kita kembali kepada Islam. Karena hanya negara Islam-lah yang dapat melahirkan pemimpin-pemimpin hebat, seperti Abu Bakar,  Umar bin Khattab dst. Sebelum jatuh terlalu dalam, mari kita bangkit dan kembali pada Illahi. Semoga Allah merahmati kita semua. Wallahua'lam bishowab.

Penulis adalah siswi SMP Mutiara Ummah Sidoarjo,Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 09:57

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Selasa, 22 Sep 2020 08:50

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Selasa, 22 Sep 2020 07:47

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Selasa, 22 Sep 2020 06:57

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Selasa, 22 Sep 2020 06:35

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 21:20

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Senin, 21 Sep 2020 18:45

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Senin, 21 Sep 2020 17:45

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Senin, 21 Sep 2020 16:37

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 14:45

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Senin, 21 Sep 2020 12:50

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Senin, 21 Sep 2020 11:59

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Ahad, 20 Sep 2020 22:22

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Ahad, 20 Sep 2020 21:53

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Ahad, 20 Sep 2020 21:25

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Ahad, 20 Sep 2020 21:20

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Ahad, 20 Sep 2020 21:05

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Ahad, 20 Sep 2020 18:30

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Ahad, 20 Sep 2020 17:45

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Ahad, 20 Sep 2020 06:52


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X