Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.880 views

Mahasiswa Merdeka dengan Karya

Oleh: Roni Tabroni (Dosen Universitas Muhammadiyah Bandung)

Kampus merdeka yang dideklarasikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI Nadiem Makarim mengisyaratkan pesan mendalam, setidaknya bagi mahasiswa. Sebagai masyarakat pembelajar, tentu saja mahasiswa harus merdeka agar dapat menentukan masa depannya dan belajar sesuai dengan yang diinginkannya.

Pemilihan jurusan bagi mahasiswa tentu saja merupakan keharusan sebab Perguruan Tinggi mewajibkan hal itu terjadi. Tetapi sesungguhnya proes belajar mahasiswa hakikatnya tidak terbatasi pada sekat-sekat jurusan dan fakultas. Mereka sangat memungkinkan untuk belajar apa saja, di mana saja dan kapan saja.

Di Perguruan Tinggi, mahasiswa dapat mendalami berbagai ilmu pengetahuan, yang belum tentu di dapatkan jika dirinya tidak mengenyam jenjang itu. Karenanya, sebagai masyarakat menengah dari sisi pengetahuan, mahasiswa juga harus memperlengkapi dirinya dengan pengetahuan yang mendalam.

Kedalaman ilmu yang dimiliki mahasiswa dalam konteks kemerdekaan sesungguhnya menjadi modal bagi mereka untuk mempersiapkan dirinya sebelum “tempur” di masyarakat luas. Mereka akan berhadapat dengan kenyataan hidup, dunia industri, kondisi sosial masyarakat, dan berbagai dinamika yang jauh lebih keras dibanding kondisi kampusnya.

Orientasi mahasiswa, akhirnya harus berfikir keluar, sejauh mana dirinya mempersiapkan diri untuk siap bersaing dan dapat mewarnai masyarakat ketika dan setelah kuliah ditempuh. Selagi masih ada di dalam kampus, mahahsiswa harus memperkaya pengetahuan, mengasah keterampilan, mempercantik budi dan mematangkan emosinya.

Perpsoalan hidup bukan hanya siapa yang cerdas, atau siapa yang paling terampil, tetapi juga siapa yang paling siap secara mental. Bahkan yang tidak kalah pentingnya adalah karakter mereka. Berhubungan dengan sesama anggota masyarakat atau dengan teman sejawat, tidak hanya mengandalkan kecerdasan, tetapi juga secara emosional harus mampu menunjukkan keluhurannya.

Sebagai masyarakat menengah yang memiliki pengetahuan dan keahlian khusus, mahasiswa, seperti juga yang (seharusnya) dicontohkan oleh dosen-dosennya, memiliki orientasi karya yang dapat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat umum. Ilmu bukan hanya untuk ilmu, tetapi ilmu untuk kehidupan.

Artinya produk-produk intelektual mahasiswa tidak hanya dapat dibaca dan dinikmati oleh sesama mahahsiswa atau dosen, tetapi juga oleh masyarakat. Mereka harus terbiasa mempublish karya fikirnya kepada publik agar terjadi proses pencerahan.

Setidaknya dalah dua hal yang bisa dibagi oleh mahasiswa kepada masyarakat, pertama, karya fikir yang dishare ke publik dalam bentuk tulisan atau verbal. Yang disampaikan terkait dengan pandangan-pandangan mahasiswa tentang berbagai fenomena sosial yang terjadi di masyarakat. Termasuk bagaimana mahasiswa mewarnai media sosial dengan konten positif, dengan pandangan-pandangan yang mencerahkan, yang berbasis pada ilmu pengetahuan.

Kedua, yang bisa dibagi mahasiswa kepada masyarakat adalah terkait dengan karya nyata. Produk-produk baik yang berbasis teknologi ataupun karya lainnya, baiknya dapat bermanfaat bagi masyarakat. Kehadiran produk hasil karya cipta mahasiswa itu diharapkan dapat menjawab berbagai persoalan sosial yang terjadi di masyarakat.

Modal mahasiswa selain memiliki ilmu pengetahuan yang menjadi bidangnya, juga mereka harus peka terhadap persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat. Dengan jeli menangkap fenomena yang terjadi, mahasiswa dapat menjawab persoalan sosial itu dengan karya nyata, sehingga karyanya dapat menyelesaikan persoalan yang ada.

Mahasiswa yang merdeka, seperti yang dikehendaki Mas Menteri, saya duga bukan hanya para proses belajarnya, tetapi juga outputnya. Jadi mahasiswa yang merdeka adalah mereka yang memiliki kebebasan belajar, juga mampu memerdekakan masyarakat dari kejumudan befikir dan persoalan-persoalan yang mereka alami.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Suami Menyusu ke Istrinya, Ini Pandangan Syaikh Bin Bazz!

Suami Menyusu ke Istrinya, Ini Pandangan Syaikh Bin Bazz!

Jum'at, 22 Jan 2021 17:08

Anggota DPR Ingatkan Penanggungjawab Penanganan Covid-19 Ada Dipundak Presiden Jokowi

Anggota DPR Ingatkan Penanggungjawab Penanganan Covid-19 Ada Dipundak Presiden Jokowi

Jum'at, 22 Jan 2021 12:38

Banjir Kalsel Akibat Kerusakan Lingkungan, Netty: Pemerintah Jangan Lepas Tangan!

Banjir Kalsel Akibat Kerusakan Lingkungan, Netty: Pemerintah Jangan Lepas Tangan!

Jum'at, 22 Jan 2021 08:43

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Kamis, 21 Jan 2021 23:55

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Kamis, 21 Jan 2021 22:05

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Kamis, 21 Jan 2021 21:51

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Kamis, 21 Jan 2021 20:54

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Kamis, 21 Jan 2021 19:00

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Kamis, 21 Jan 2021 16:26

Perpres Berbahaya, Mau Dibawa ke mana Negara?

Perpres Berbahaya, Mau Dibawa ke mana Negara?

Kamis, 21 Jan 2021 16:20

Seorang Tentara AS Ditangkap Karena Diduga Membantu Rencana Serangan Islamic State

Seorang Tentara AS Ditangkap Karena Diduga Membantu Rencana Serangan Islamic State

Kamis, 21 Jan 2021 15:15

Apakah Shalat Jum’at Wajib Bagi Wanita?

Apakah Shalat Jum’at Wajib Bagi Wanita?

Kamis, 21 Jan 2021 14:03

Legislator Berharap Komjen Listyo Sigit Bawa Perubahan di Tubuh Polri

Legislator Berharap Komjen Listyo Sigit Bawa Perubahan di Tubuh Polri

Kamis, 21 Jan 2021 12:52

Jadi Presiden AS Ke-46, Joe Biden Janjikan 'Hari Baru' Untuk Amerika Serikat

Jadi Presiden AS Ke-46, Joe Biden Janjikan 'Hari Baru' Untuk Amerika Serikat

Kamis, 21 Jan 2021 12:42

Inilah Harapan Partai Gelora kepada Listyo Sigit sebagai Kapolri Baru

Inilah Harapan Partai Gelora kepada Listyo Sigit sebagai Kapolri Baru

Kamis, 21 Jan 2021 12:32

DKI Punya Sekda Baru, Fahira Idris: Bantu Gubernur Kuatkan Koordinasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi

DKI Punya Sekda Baru, Fahira Idris: Bantu Gubernur Kuatkan Koordinasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi

Kamis, 21 Jan 2021 12:14

Ketua MUI Bidang Fatwa Maudhuiyah Terima Doktor Honoris Causa dari UIN Semarang

Ketua MUI Bidang Fatwa Maudhuiyah Terima Doktor Honoris Causa dari UIN Semarang

Kamis, 21 Jan 2021 11:59

Wakil Ketua FPKS Pertanyakan Motif Presiden Terbitkan Perpres No. 7 Tahun 2021

Wakil Ketua FPKS Pertanyakan Motif Presiden Terbitkan Perpres No. 7 Tahun 2021

Kamis, 21 Jan 2021 11:46

Upaya Cordova Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

Upaya Cordova Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

Kamis, 21 Jan 2021 11:34

Nasdem Bantu Korban Bencana Sulbar

Nasdem Bantu Korban Bencana Sulbar

Kamis, 21 Jan 2021 11:29


MUI

Must Read!
X