Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.272 views

Menolak Indonesia Tanpa Pacaran = Pendukung Gaul Bebas?

 

Oleh: Khamsiyatil Fajriyah

Indonesia Tanpa Pacaran kembali viral setelah menjelang akhir tahun 2019 menduduki trending topik di Twitter land. Beragam responpun bermunculan dari para netizen, dukungan maupun nyinyiran. Gerakan Indonesia Tanpa Pacaran(ITP) sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2015, dicetuskan oleh seorang pemuda bernama La Ode Munafar. ITP memiliki pendukung dengan jumlah besar di dunia maya juga di dunia nyata. Hal ini terbukti dengan jumlah besar pengikutnya hingga mencapai angka satu juta di grup Facebook, Fanpage, Instagram, dan Line. Bila ITP menggelar acara, ribuan peserta Ikhwan dan akhwat dipastikan memadati tempat acara.

Alasan Para Penolak ITP

Pantas bila respon tidak sekadar dilontarkan oleh netizen, bahkan wakil DPR periode lalu, Agus Hermanto juga menanggapi gerakan ini. Tepatnya setelah deklarasi gerakan Indonesia Tanpa Pacaran di pertengahan April 2018. Gerakan ini dianggap sebagai gerakan yang berpengaruh. Menurut Agus, berpacaran adalah suatu tahapan yang harus dilakukan sebelum memasuki pernikahan(idntimes.com). Dan masih menurut Agus, berpacaran atau tidak adalah keputusan masing-masing individu, tidak  ada yang bisa mengintervensinya.

Salah satu slogan dari gerakan ITP, "Putusin atau Nikah" dianggap sebagai propaganda nikah muda. Padahal pemerintah saat itu sedang dalam pertimbangan mengubah usia minimal menikah terutama bagi  perempuan, yang sebelumnya 16 tahun menjadi 19 tahun. Dengan begitu, gerakan ITP dianggap sebagai gerakan yang sesat dan berbahaya. Karena dengan meningkatnya pernikahan di usia muda, diasumsikan menyebabkan kemiskinan di kemudian hari.

Poin lain dari ditolaknya gerakan ITP karena ditengarai pencetusnya adalah seorang yang memiliki jejak rekam sebagai pendukung perjuangan penerapan Islam kaffah, di bawah naungan Khilafah. Dan memang, setiap menutup materi yang disampaikan di acara-acara ITP, Munafar selalu menutupnya dengan sebuah kesimpulan, bahwa meniadakan pacaran dibutuhkan solusi secara sistemik yaitu dengan penerapan Islam secara menyeluruh, dengan khilafah.

Pacaran dan Kemaksiatan, Bergandeng Tangan

Pacaran, sebagai jalan menuju zina atau seks bebas telah diharamkan dengan jelas dalam syariat. Bahkan MUI menguatkannya dengan menyatakan bahwa pacaran bukan masalah baru, dan keharamannya sudah jelas dalam Islam. Kalangan milenial yang ikut bergabung dalam ITP merasakan banyak manfaat setelah mereka mengikuti beragam acara ITP. Semua acara untuk mewadahi mereka meninggalkan aktivitas pacaran dan memahami makna hidup sebagai seorang muslim. Mereka pun memiliki pandangan untuk mengisi masa muda dengan hal yang bermanfaat dan menjauhi maksiat.

Syariat Islam ada sebagai rahmat dari Allah SWT. Bila syariat melarang pacaran,  pasti Allah SWT tengah melindungi manusia dari kesengsaraan dan bahaya. Pacaran sudah terlihat jelas menimbulkan masalah lain, yaitu kejahatan demi kejahatan. Angka aborsi yang mencapai 2,5 juta setiap tahunnya, dan 50% darinya dilakukan oleh remaja. Hal ini menunjukkan bahwa pacaran sebagai akumulasi aktivitas mendekati zina jelas bukan asumsi. Perzinahan yang selalu dimulai dengan pacaran, menghantarkan para remaja putri hamil di luar nikah dan aborsi menjadi jalan keluar menghilangkan jejak maksiat mereka.

Setiap hari kita disuguhi berita di media massa online atau cetak, beragam kejahatan yang berjalan beriringan dengan aktivitas pacaran. Baru-baru ini media diramaikan berita 'merekam video asusila dengan pacar', 'mahasiswi dibunuh pacarnya karena meminta pertanggung jawaban', 'memperkosa anak pacar yang masih di bawah umur'. Tidak pernah kita temukan kegiatan positif dan bermanfaat yang melekat dengan aktivitas pacaran.

Jalan Ketaatan, Usah Hiraukan Penolaknya

Memberikan jalan dan peluang bagi generasi untuk aktif berpacaran adalah langkah yang sesat. Membiarkan generasi berjibaku dengan aktivitas maksiat berarti membuka jalan kehancuran bagi bangsa. Tingginya angka aborsi dan penderita HIV/AIDS tidak bisa diselesaikan dengan penderasan pendidikan kesehatan reproduksi kepada remaja. Terbukti meskipun pendidikan kesehatan reproduksi telah dilakukan, tetap tidak berhasil menurunkan angka aborsi juga penderita HIV/AIDS. Masalah ini tak akan pernah usai bila tidak diselesaikan dari akar masalahnya yaitu kehidupan sekular.

Penolakan terhadap aturan Allah adalah hal yang pasti dalam sistem sekular. Kebebasan menjadi hal yang mutlak dalam sistem buatan manusia ini. Maka tidak mengherankan, larangan pacaran juga ditolak di sistem ini. Meskipun masalah demi masalah bertambah pelik karena menolak larangan pacaran, tetap saja para penganut sistem ini menutup mata dan telinga dengan solusi yang benar, yang datang dari Zat Yang Maha Benar.

Selanjutnya, dengan apa sebenarnya kita bisa menjadikan generasi kita sebagai sumber daya manusia yang unggul? Dengan menunda usia pernikahan mereka dan membiarkan mereka dengan perilaku bebas? Atau dengan aturan Allah SWT, yang menjadikan mereka fokus mengoptimalkan masa mudanya dengan hal-hal yang bermanfaat?

Pilihannya ada pada manusia sendiri dan sistem yang melingkupinya. Bila sistem yang ada tidak mendukung, maka gerakan independen semacam ITP ini bisa menjadi alternatif untuk menjauhi pacaran/zina. Jadi, cuekin aja para penolak gerakan ITP itu. Fokus saja membimbing remaja untuk berdaya dan berprestasi tanpa harus pacaran di masa muda. Setuju? (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Sukses Belum Identik Bahagia

Sukses Belum Identik Bahagia

Selasa, 21 Jan 2020 12:01

Ditlantas Polda Aceh Sosialisasi Tertib Lalu Lintas di SMA Adi Darma

Ditlantas Polda Aceh Sosialisasi Tertib Lalu Lintas di SMA Adi Darma

Selasa, 21 Jan 2020 11:49

Hilangkan Trauma Pada Anak, WMI Gelar Trauma Healing di Desa Cilleuksa

Hilangkan Trauma Pada Anak, WMI Gelar Trauma Healing di Desa Cilleuksa

Selasa, 21 Jan 2020 11:46

Menjadi Ibu dan Anak Tangguh di Tengah Gempuran Media Digital

Menjadi Ibu dan Anak Tangguh di Tengah Gempuran Media Digital

Selasa, 21 Jan 2020 10:57

Selamat Jalan ''Mujahidku''

Selamat Jalan ''Mujahidku''

Selasa, 21 Jan 2020 08:51

Soal BPJS, Mufida: Pemerintah Tak Punya Itikad Baik kepada Rakyat Kecil

Soal BPJS, Mufida: Pemerintah Tak Punya Itikad Baik kepada Rakyat Kecil

Selasa, 21 Jan 2020 08:04

Presiden PKS: Natuna Harga Diri Bangsa

Presiden PKS: Natuna Harga Diri Bangsa

Selasa, 21 Jan 2020 01:01

Partai Demokrat: Jiwasraya Kejahatan yang Sempurna

Partai Demokrat: Jiwasraya Kejahatan yang Sempurna

Senin, 20 Jan 2020 23:56

Ketua Ikatan Gay Tulungagung Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Wasekjen MUI Minta Hukum Mati atau Kebiri

Ketua Ikatan Gay Tulungagung Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Wasekjen MUI Minta Hukum Mati atau Kebiri

Senin, 20 Jan 2020 22:42

Sepertiga Pemuda Israel Tidak Mendaftar Wajib Militer Karena Alasan 'Kesehatan Mental'

Sepertiga Pemuda Israel Tidak Mendaftar Wajib Militer Karena Alasan 'Kesehatan Mental'

Senin, 20 Jan 2020 22:40

Pemberontak Syi'ah Houtsi Serang 76 Masjid Sunni di Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Serang 76 Masjid Sunni di Yaman

Senin, 20 Jan 2020 22:07

Menjadi Hamba yang Beriman

Menjadi Hamba yang Beriman

Senin, 20 Jan 2020 21:29

PKS: Revisi PP Minerba Jangan Lupakan Hak Rakyat

PKS: Revisi PP Minerba Jangan Lupakan Hak Rakyat

Senin, 20 Jan 2020 21:07

Badan Hukum Inggris Minta Presiden Mesir Al-Sisi Ditahan Karena Membunuh Mursi

Badan Hukum Inggris Minta Presiden Mesir Al-Sisi Ditahan Karena Membunuh Mursi

Senin, 20 Jan 2020 21:00

Corruption Unfinished

Corruption Unfinished

Senin, 20 Jan 2020 20:27

Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Diamankan Polisi

Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Diamankan Polisi

Senin, 20 Jan 2020 20:14

Kesaksian Munarman: Joserizal adalah Seorang Mujahid fi Sabilillah

Kesaksian Munarman: Joserizal adalah Seorang Mujahid fi Sabilillah

Senin, 20 Jan 2020 14:47

Tentara AS Halangi Pasukan Rusia Capai Ladang Minyak di Hasakah Suriah

Tentara AS Halangi Pasukan Rusia Capai Ladang Minyak di Hasakah Suriah

Senin, 20 Jan 2020 14:30

Pejuang Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Rusia di Latakia Dengan Drone

Pejuang Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Rusia di Latakia Dengan Drone

Senin, 20 Jan 2020 13:46

Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Senin, 20 Jan 2020 00:38


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X