Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.476 views

Mahasiswa dan STM Turun ke Jalan, Berhasilkah Membawa Perubahan?

 

Oleh: Erika Kartini

Ribuan mahasiswa akhirnya kembali turun ke jalan. Mengingatkan kita pada tahun 1998 ketika mahasiswa menuntut reformasi. Saat ini mereka menuntut  sejumlah rancangan undang-undang yang akan disahkan. RUU tersebut di sinyalir merugikan rakyat. Mengancam keadilan dan kebenaran.

Kita patut bersyukur karena mahasiswa masih memiliki jiwa sebagai agen perubahan. Namun perlu kita cermati juga apa yang sebenarnya menjadi tujuan aksi mereka. Ke arah mana perubahan akan ditujukan. Apakah mereka memiliki kesatuan visi misi tentang perubahan? Apakah mereka menyadari kerusakan apa yang akan mereka rubah dan akan dirubah menjadi seperti apa?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu dijawab agar arah perubahan menjadi jelas. Bukan sekadar ikut-ikutan atau euforia semata. Supaya tidak dijadikan alat oleh pihak-pihak yang memiliki itikad buruk.

Paling tidak ada 3 poin penting yang harus dipahami ketika hendak melakukan perubahan:

1. Menyadari ada fakta yang rusak yang harus dirubah.

Perubahan tidak akan pernah terjadi jika tidak ada kesadaran tentang fakta yang rusak. Seseorang akan berubah menjadi lebih baik jika ia menyadari ada yang salah dalam hidupnya. Ia menginderanya dan memahaminya kemudian tergerak untuk merubahnya. Demikianlah pula dalam konteks masyarakat dan negara.

Saat ini mayoritas rakyat sudah menyadari berbagai fakta yang rusak yang terjadi di negeri ini. Dari mulai bidang kesehatan dengan BPJS, kecurangan pemilu, keberpihakan pemerintah kepada asing dan aseng, UU yang bernuansa liberal serta persekusi terhadap ulama.

Kesadaran ini harus terus ditumbuhkan di tengah-tengah masyaraka. Agar mereka segera bangkit dan bergerak kemudian perubahan bisa segera terwujud. Masyarakat yang jumud, yang tidak perduli terhadap kondisi di sekelilingnya akan menghambat perubahan. Mereka akan diam saja meski kondisi kerusakan sudah merajalela dan menimpa dirinya sendiri. Oleh karena itu upaya penyadaran perlu terus dilakukan.

2. Memahami metode perubahan yang benar

Setelah menyadari bahwa ada fakta yang rusak yang harus diubah, maka pemahaman terhadap metode perubahan yang benar wajib dimiliki. Kekeliruan dalam metode perubahan akan mengakibatkan tidak tercapainya tujuan perubahan itu sendiri. Ia akan mudah berbelok atau berganti tergantung situasi di lapangan. Bahkan tidak sedikit yang akhirnya menyerah kepada fakta alias mentok kemudian mengambil jalan kompromi. Daripada mandeg di tengah jalan atau mundur ke belakang yang berarti sama saja bunuh diri menurut mereka.

Metode perubahan harus tergambar dengan jelas. Sehingga aktifis perubahan akan tetap berdiri tegak dengan tujuannya meski cobaan dan rintangan menghalangi jalan perubahan. Peta jalan perubahan telah mereka kuasai. Tinggal menjalani dan menguatkan hati.

Perubahan yang hakiki adalah dengan perubahan pemikiran. Pemikiran ummat harus diarahkan menuju pemikiran Islam, dibina dengan pemikiran-pemikiran cemerlang. Sehingga mereka akan menilai baik dan buruk sesuatu dengan Islam. Selanjutnya, ummat akan merindukan kehidupan yang diatur dengan Islam. Ketika mereka sudah rindu maka perjuangan menuju perubahan tidak akan terelakkan lagi.

3. Memiliki gambaran pasca perubahan dilakukan

Aktivis perubahan juga harus memiliki gambaran akan diubah menjadi seperti apa fakta-fakta yang rusak tadi. Grand design rumah baru harus tergambar jelas ketika melakukan perubahan terhadap rumah yang lama. Jika tidak, maka tidak akan pernah terjadi perubahan. Bisa jadi rumah baru yang dibangun tidak jauh berbeda dari rumah yang lama. Atau bahkan lebih buruk karena hanya bermodal semangat saja. Justru ini akan semakin membawa penderitaan bagi ummat.

Tragedi reformasi 98 dalah contoh nyata dari tidak adanya gambaran yang jelas bahwa negara kita akan dirubah menjadi seperti apa. Mereka hanya memahami bahwa fakta rusak harus diubah tapi kehilangan gambaran fakta penggantinya nanti seperti apa. Selain memang reformasi 98 juga bukan perubahan menyeluruh. Mereka hanya menuntut pergantian rezim. Asas demokrasi dan kapitalisme tidak tersentuh. Padahal demokrasi dan kapitalisme itulah biang keroknya. Dua hal tersebut-lah yang menjadi induk dari segala fakta yang rusak. Maka perubahan saat ini juga perlu dilakukan secara menyeluruh bukan parsial.

Ketiga poin tersebut harus dimiliki oleh individu ataupun kelompok yang ingin melakukan perubahan. Agar tujuannya tercapai dan perjuangannya tidak menjadi sia-sia. Wa'allahu a'lam bisshowwab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Pemimpin Libanon Diperingatkan Akan Bahaya Amonium Nitrat Beberapa Pekan Sebelum Ledakan di Beirut

Pemimpin Libanon Diperingatkan Akan Bahaya Amonium Nitrat Beberapa Pekan Sebelum Ledakan di Beirut

Rabu, 12 Aug 2020 14:00

Gantz Klaim Israel Dapat Cabut Pengepungan Gaza Jika Mayat Tentara Mereka Dikembalikan Oleh Hamas

Gantz Klaim Israel Dapat Cabut Pengepungan Gaza Jika Mayat Tentara Mereka Dikembalikan Oleh Hamas

Rabu, 12 Aug 2020 13:21

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Rabu, 12 Aug 2020 12:59

Inilah Manfaat Sertifikat Halal Bagi Produk UMKM

Inilah Manfaat Sertifikat Halal Bagi Produk UMKM

Rabu, 12 Aug 2020 09:00

Muslimah Menyikapi Tiktok

Muslimah Menyikapi Tiktok

Rabu, 12 Aug 2020 08:56

Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning, Pertaruhkan Kesehatan Guru dan Peserta Didik

Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning, Pertaruhkan Kesehatan Guru dan Peserta Didik

Rabu, 12 Aug 2020 08:21

Soal RUU Cipta Kerja, Legislator: Musuh Utama Investasi adalah Korupsi

Soal RUU Cipta Kerja, Legislator: Musuh Utama Investasi adalah Korupsi

Rabu, 12 Aug 2020 07:56

Pengamat: Kritikan Fahri dan Fadli Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Pengamat: Kritikan Fahri dan Fadli Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Rabu, 12 Aug 2020 07:35

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Selasa, 11 Aug 2020 21:45

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Selasa, 11 Aug 2020 21:43

Lima Langkah Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual

Lima Langkah Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual

Selasa, 11 Aug 2020 21:19

Baku Tembak Di Penjara Mogadishu Tewaskan 2 Penjaga dan 6 Tahanan Al-Shabaab

Baku Tembak Di Penjara Mogadishu Tewaskan 2 Penjaga dan 6 Tahanan Al-Shabaab

Selasa, 11 Aug 2020 21:15

TNI dan Proyek Corona

TNI dan Proyek Corona

Selasa, 11 Aug 2020 21:06

Satu-satunya Penyeberangan Antara Gaza Dan Mesir Dibuka Setelah Berbulan-bulan Ditutup

Satu-satunya Penyeberangan Antara Gaza Dan Mesir Dibuka Setelah Berbulan-bulan Ditutup

Selasa, 11 Aug 2020 21:05

Masihkah Kita Layak Menyebut Pertumbuhan Ekonomi?

Masihkah Kita Layak Menyebut Pertumbuhan Ekonomi?

Selasa, 11 Aug 2020 21:00

Dewan Dakwah Jabar Bersama Ormas Islam Laporkan Penista Agama

Dewan Dakwah Jabar Bersama Ormas Islam Laporkan Penista Agama

Selasa, 11 Aug 2020 20:54

PBB: Facebook Belum Membagikan 'Bukti' Kejahatan Myanmar

PBB: Facebook Belum Membagikan 'Bukti' Kejahatan Myanmar

Selasa, 11 Aug 2020 20:53

Sekjen PBB Antonio Gutteres Serukan Penyelidikan Independen Untuk Ledakan Beirut

Sekjen PBB Antonio Gutteres Serukan Penyelidikan Independen Untuk Ledakan Beirut

Selasa, 11 Aug 2020 19:45

Ikuti Gratis, Webinar Cara Mudah Raih Sertifikat Halal Bagi UMKM

Ikuti Gratis, Webinar Cara Mudah Raih Sertifikat Halal Bagi UMKM

Selasa, 11 Aug 2020 14:10

Mengapa Butuh Waktu 11 Tahun Tangkap Djoko Tjandra?

Mengapa Butuh Waktu 11 Tahun Tangkap Djoko Tjandra?

Selasa, 11 Aug 2020 10:14


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Ahad, 09/08/2020 08:46

Menelan Hoax Pengobatan Covid