Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.027 views

Sistem Rusak Lahirkan Generasi Rusak

Oleh: Yulweri Vovi Safitria 
 
 
Wahai pemuda harapan ummat
juga pemudi kuntum melati
Bekerja-bekerjalah sebelum terlambat
taburkan taburkanlah jasa sebelum mati
 
Pemuda adalah aset bangsa yang tak ternilai harganya. Baik atau buruknya suatu bangsa tergantung pemuda yang menjadi tonggak utama kemajuannya. Pemuda yang cakap dan berilmu pengetahuan adalah dambaan umat. Tempat jutaan rakyat menggantungkan sebuah perubahan yang lebih baik.
 
Namun apa jadinya jika pemudanya amoral dan bergaya hidup liberal? Apakah mungkin mereka melakukan perubahan? 
 
Faktanya, banyak pemuda yang sibuk pacaran, free sex, aborsi, narkoba bahkan LGBT telah menjadi warna dalam kehidupan para pemuda. Ibarat penyakit menular, perilaku tersebut menggerogoti pemuda yang menjadi harapan umat. Hal tersebut membawa dampak buruk bagi kemajuan bangsa.
 
Liberalisme Akar Masalah 
 
Permasalahan yang membelenggu generasi muda tidak luput dari peran penting orang tua, masyarakat dan negara. 
 
Orang tua berperan penting dalam setiap perilaku anak-anak dan remaja. Sebab dari orang tua pendidikan akhlak dan penanaman akidah yang benar diawali. Namun orang tua sekarang memilih memberikan pengasuhan anak-anak mereka kepada baby sitter, tetangga, neneknya ataupun di Tempat Penitipan Anak (TPA ). Sehingga anak-anak menjadi kurang perhatian dan kasih sayang. Juga minim pendidikan agama dan moral.
 
Masyarakat sebagai sekolah kedua setelah keluarga, seharusnya melakukan kontrol terhadap pergaulan remaja.Tapi saat ini, masyarakat terkesan melakukan pembiaran terhadap tindakan amoral tersebut. 
 
Tak jauh berbeda. Negara yang memiliki peran penting untuk menjaga generasi penerus bangsa terkesan abai. Negara mempunyai wewenang penuh untuk menerapkan kebijakan mulai dari politik, ekonomi, hukum, pendidikan, budaya dan sebagainya.
 
Akan tetapi karena negara sedang menerapkan sistem pendidikan sekuler, akhirnya terjadi pemisahan dalam dunia pendidikan. Pendidikan agama hanya melalui jalur Madrasah atau Kementerian Agama sedangkan pendidikan umum melalui sekolah dasar, sekolah menengah dan sekolah kejuruan yang di kelola langsung oleh Departemen Pendidikan.
 
Hal tersebut  seperti menjelaskan ke publik bahwa pendidikan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak ada hubungannya dengan agama. Agama yang seharusnya diajarkan untuk pembentukan karakter akhlak dan budi pekerti tidak tergarap dengan serius. Agama hanya ditempatkan sekadarnya saja dalam satu aspek, bukan menjadi landasan seluruh aspek kehidupan. Ya, karena dalam kapitalis sekuler, agama adalah urusan individu dengan Tuhannya dan tidak ada sangkut-pautnya dengan negara.
 
Tidak heran kemudian hari mereka melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan. Alhasil lahirlah generasi yang cerdas dalam ilmu pengetahuan namun gagal dalam bidang agama dan akhlak. Mereka menjadi generasi yang materialistik, individualistik, hedonistik, dan egoistik.
 
Ditambah lagi tatanan masyarakat yang ada, memberikan kebebasan seluas-luasnya dengan alasan kebebasan berekspresi, tidak peduli meski melanggar norma agama. Kehidupan sekuler betul-betul telah menjauhkan manusia dari kodratnya sebagai makhluk Ilahi.
 
Kembali ke Aturan Islam 
 
Manusia adalah makhluk ciptaan Allah Subhanahu Wata’ala. Sebagai makhluk ciptaan, tentunya aturan Pencipta  yang seharusnya ditaati dan dipatuhi oleh manusia. Maka satu-satunya solusi untuk menyelesaikan masalah ini adalah mengganti sistem sekuler, yang menjauhkan manusia dari agama kepada sistem yang membuat manusia senantiasa tunduk pada aturan yang menciptakan dirinya.
 
Hal ini hanya bisa dilakukan apabila aturan Islam diterapkan secara kaffah dalam seluruh aspek kehidupan. Pertanyaannya, masihkah ada kerinduan di dalam diri manusia yang mengaku dirinya beriman untuk kembali pada aturan Allah? Wallahu'alam Bishawab. (rf/voa-islam.com)
 
Ilustrasi: Google

Pemuda adalah aset bangsa yang tak ternilai harganya. Baik atau buruknya suatu bangsa tergantung pemuda yang menjadi tonggak utama kemajuannya. Pemuda yang cakap dan berilmu pengetahuan adalah dambaan umat. Tempat jutaan rakyat menggantungkan sebuah perubahan yang lebih baik.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Rabu, 18 Sep 2019 23:46

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Rabu, 18 Sep 2019 23:23

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Rabu, 18 Sep 2019 23:00

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Rabu, 18 Sep 2019 22:15

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Rabu, 18 Sep 2019 21:53

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Rabu, 18 Sep 2019 21:30

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Rabu, 18 Sep 2019 21:10

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

Rabu, 18 Sep 2019 21:00

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Rabu, 18 Sep 2019 20:56

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Rabu, 18 Sep 2019 20:53

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Rabu, 18 Sep 2019 20:43

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Rabu, 18 Sep 2019 20:30

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 18 Sep 2019 20:04

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Rabu, 18 Sep 2019 19:57

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Rabu, 18 Sep 2019 19:04

‘Islam Ramah’ yang Tak Ramah

‘Islam Ramah’ yang Tak Ramah

Rabu, 18 Sep 2019 18:54

Kirim Relawan Ditolak Riau, Anies Ucapkan Syukur Api Sudah Padam

Kirim Relawan Ditolak Riau, Anies Ucapkan Syukur Api Sudah Padam

Rabu, 18 Sep 2019 18:49

AS Gugat Mantan Karyawan NSA Edward Snowden Terkait Buku Terbaru

AS Gugat Mantan Karyawan NSA Edward Snowden Terkait Buku Terbaru

Rabu, 18 Sep 2019 18:48

Kejanggalan Dewan Pengawas KPK

Kejanggalan Dewan Pengawas KPK

Rabu, 18 Sep 2019 18:09

Iran Tahan 3 Warga Australia atas Tuduhan Mata-mata

Iran Tahan 3 Warga Australia atas Tuduhan Mata-mata

Rabu, 18 Sep 2019 17:47


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X