Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.801 views

Potret Kelulusan Generasi Putih Abu-abu

BEBERAPA waktu lalu, SMK Negeri 1 Bau-bau dihebohkan dengan viralnya video tarian erotis yang ditampilkan oleh para pelajar di lembaga itu ketika acara pelepasan siswa kelas XII. Video yang dinilai tidak terpuji itu pun menuai kritik dari seorang tokoh masyarakat, La Ode Rauda Manarfa.

Menurut La Ode Rauda Manarfa, tarian yang ditampilkan tersebut masih sangat tabu serta sarat akan nilai-nilai LGBT. Menanggapi hal ini, Pelaksana Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Drs Asrun Lio, mengatakan, harusnya pihak sekolah lebih memperhatikan semua peserta didiknya, dengan memberikan pendidikan moral dan etika dalam berpenampilan serta memperlihatkan sesuatu yang baik.

Sedangkan Kepala Sekolah SMKN 1 Baubau La Haris, mengakui bahwa tarian yang diperagakan tidak ada dalam agenda acara perpisahan. Pihaknya menjelaskan bahwa sesi itu ditampilkan anak-anak  diluar agenda kegiatan. Dimana hal itu merupakan inisiatif dari para pelajar itu sendiri. Namun, ketika mendengar ada tampilan tarian itu, kami perintahkan untuk segera dihentikan (Publiksatu.com, 16/05/2019).

 

Mengurai Kisruh

Fenomena kelulusan pada jenjang Sekolah Menengah Atas ataupun Kejuruan memang sering mendapat sorotan publik. Pasalnya, para pelajar menyajikan sesuatu yang kurang mendidik dimana sangat tidak mencerminkan sikapnya sebagai seorang yang terpelajar. Pada tahun 2015 silam misalnya, beredar undangan pesta bikini oleh para pelajar SMA dalam rangka merayakan hari kelulusan mereka. Hal ini pun akhirnya membuat KPAI buka suara (Republika. Co.id, 23/04/2015).

Tidak hanya itu, aksi coret-coret seragam dan konfoi kendaraan juga kerap dilakukan oleh para siswa. Naasnya tidak sedikit yang mengalami kecelakaan dalam aksi bahagia ini. Parahnya lagi, di hari itu para pelajar tidak lagi memikirkan batasan dalam pergaulan. Antara laki-laki dan perempuan nyaris tidak ada jarak bahkan moment itu menjadi ajang pamer aurat. Naudzubillah.

Miris dan sangat-sangat memilukan, perbuatan para pelajar hari itu seakan memberi jawaban atas pencapaiannya selama ini. Bahwa apa yang diberikan selama 3 tahun di bangku SMA sungguh tidak ada implikasinya dalam kehidupan mereka. Padahal, pendidikan moral dan etika itu sangat tidak mungkin tidak diberikan kepada mereka. Bekalan ilmu itu pasti diberikan oleh setiap pendidik. Namun, baginilah adanya pelajar kita hari ini. Para guru di sekolah tidak berdaya ketika telah berhadapan dengan arus liberalisasi yang kapasitasnya sangat kuat mempengaruhi siswa, ketika telah kembali ke rumah dan masyarakat.

Ditambah lagi, ilmu yang diberikan pada jenjang-jenjang pendidikan tidak mengharuskan pelajarnya untuk terikat dengannya. Maka jangan heran pula, kalau banyak siswa setelah tamat bersekolah, lalu kembali ke masyarakat, tidak mengaplikasikan ilmu yang telah didapatnya.  Bahkan ia akan berbuat sebagaimana mereka yang tidak pernah mengenyam pendidikan. Ini banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

 

Arus Liberalisasi Menggerus Jati Diri

Ya, liberalisasilah yang menjadi penyebab semua ini. Budaya hidup bebas dan bersenang-senang itu kental dengan nilai-nilai kehidupan masyarakat di dunia barat. Fenomena merayakan kelulusan sebenarnya juga ada di negara-negara besar di dunia. Di Norwegia misalnya, para pelajar merayakan hari kelulusan dengan meminum-minuman keras selama tiga minggu. Selain itu, para pelajar juga melakukan hubungan seks di depan masyarakat umum dengan 17 orang antara tanggal 1 sampai 17 Mei,  menceburkan diri ke air yang membeku dan mencium patugas polisi. Sementara itu, bagi siswa yang bernyali besar, mereka masuk ke rumah guru dan tidur tanpa sepengetahuan si pemilik rumah. Sungguh perbuatan yang sangat-sangat tidak mendidik (SindoNews.com, 27/10/2017).

Hal ini jika diikuti oleh generasi bangsa, tentu  sangat berbahaya sebab semua ini bertentangan dengan budaya dan falsafah hidup bangsa apalagi dengan Islam. Namun, akibat syahwat kapitalisme yang cukup tinggi, para pemilik modal pun akhirnya mengambil produk barat yang merusak ini untuk ditayangkan melalui saluran-saluran media. Alhasil, generasi kita yang sejatinya  miskin dari literasi melahap dengan nikmat jualan barat yang merusak ini. Tanpa berpikir panjang atas maslahat dan mudharat yang diperolehnya.  

Fenomena tarian erotis yang ditampilkan para pelajar di SMKN 1 Baubau, tidak bisa dipungkiri,  meniru tayangan  yang wara-wiri di media. Ditambah lagi, diera ini, hampir semua anak telah memiliki  gadget-nya masing-masing dimana dengan sangat mudahnya mereka mendapatkan informasi apapun itu. Terlebih lagi, fenomena K-Pop tengah melanda anak-anak muda bangsa hari ini.   

 

Solusi Sistemis

Barat memang boleh dibanggakan dengan kemajuan bangsanya melalui perkembangan ilmu dan teknologinya. Namun, satu hal yang harus diingat oleh generasi kita, bahwa dibalik hingar bingar itu, ada sebuah indikasi kemunduran, jika dipandang dengan kacamata Islam. Mereka memang maju dalam hal teknologi, tapi mundur dalam hal kualitas sumber daya manusianya.

Para pelajar juga harus ingat, bahwa barat menginginkan generasi bangsa ini lemah, agar mereka leluasa melakukan ekspansinya kelak tanpa ada yang menghalangi. Kita tahu bersama, bahwa generasi bangsa dalam hal ini para pelajar merupakan calon-calon pemimpin bangsa di masa yang akan datang.  Di tangan mereka nasib bangsa akan dipertaruhkan. Memimipin tentu butuh bekal tidak hanya pada kemampuan akademik yakni bagusnya nilai diatas lempar ujian, namun juga harus didukung dengan kualitas ruhiyah yang mantap. 

Olehnya itu, para pelajar harus mulai memupuk kesadaran amanah ini  sejak dini. Kendatipun idealnya, pencapaian itu harus dibarengi dengan sistem yang baik pula. Sebagaimana pesan Sayyid Qutbh, “Jika Amerika menghabiskan ratusam juta dolar untuk penelitian dalam mengatasi problem sosial di masyarakatnya, maka Islam melenyapkan kebiasaan yang telah mengakar di masyarakat jahiliah hanya dengan beberapa lembar ayat Quran”.

Maka problem krisis mental remaja hari ini juga bisa terselesaikan dengan kembali kepada Quran sebagaimana yang dipesankan oleh ulama kita diatas. Wallahu’alam.*

Rosmiati

Tinggal di Buton, Sulawesi Tenggara

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Latest News
Protes Digelar di Lebanon Kecam Konferensi Palestina di Bahrain

Protes Digelar di Lebanon Kecam Konferensi Palestina di Bahrain

Selasa, 25 Jun 2019 20:57

Forum Dakwah Perbatasan Kirim Puluhan Dai ke Daerah Perbatasan Aceh

Forum Dakwah Perbatasan Kirim Puluhan Dai ke Daerah Perbatasan Aceh

Selasa, 25 Jun 2019 20:37

Hamas Tolak Proposal Mesir untuk Mengembalikan Kendali Penyeberangan Rafah ke Otoritas Palestina

Hamas Tolak Proposal Mesir untuk Mengembalikan Kendali Penyeberangan Rafah ke Otoritas Palestina

Selasa, 25 Jun 2019 20:35

Pengaruh Neo-Liberalisme Terhadap Kebijakan Pemerintah

Pengaruh Neo-Liberalisme Terhadap Kebijakan Pemerintah

Selasa, 25 Jun 2019 20:20

Pemda DKI Batalkan Kajian Felix Siauw di Masjid Balai Kota

Pemda DKI Batalkan Kajian Felix Siauw di Masjid Balai Kota

Selasa, 25 Jun 2019 20:02

Balasan Demokrasi pada Mursi, Adilkah?

Balasan Demokrasi pada Mursi, Adilkah?

Selasa, 25 Jun 2019 19:55

Harga Anjlok, Peternak di Solo Obral Ayam di Pinggir Jalan

Harga Anjlok, Peternak di Solo Obral Ayam di Pinggir Jalan

Selasa, 25 Jun 2019 19:55

Sekolah Favorit dan Ranking Kelas, Perlukah?

Sekolah Favorit dan Ranking Kelas, Perlukah?

Selasa, 25 Jun 2019 19:50

Amnesty International Ungkap Empat Lokasi Kekerasan oleh Brimob

Amnesty International Ungkap Empat Lokasi Kekerasan oleh Brimob

Selasa, 25 Jun 2019 19:45

Dia Ibumu, Bukan Pengasuh Anakmu

Dia Ibumu, Bukan Pengasuh Anakmu

Selasa, 25 Jun 2019 19:40

Pasukan Keamanan Sudan Gunakan Kekerasan untuk Bubarkan Protes Mahasiswa di Khartoum

Pasukan Keamanan Sudan Gunakan Kekerasan untuk Bubarkan Protes Mahasiswa di Khartoum

Selasa, 25 Jun 2019 19:35

Israel Mulai Bangun Barikade Baru di Sepanjang Sisi Timur Jalur Gaza

Israel Mulai Bangun Barikade Baru di Sepanjang Sisi Timur Jalur Gaza

Selasa, 25 Jun 2019 18:37

Kuwait Akan Boikot Konferensi di Bahrain, Tolak Normalisasi Hubungan  dengan Israel

Kuwait Akan Boikot Konferensi di Bahrain, Tolak Normalisasi Hubungan dengan Israel

Selasa, 25 Jun 2019 17:35

Terkait Ini, RR Nilai Jokowi Dikibuli

Terkait Ini, RR Nilai Jokowi Dikibuli

Selasa, 25 Jun 2019 17:25

Menyoal Hakim MK

Menyoal Hakim MK

Selasa, 25 Jun 2019 17:10

PKS Loloskan Delapan Kader Perempuan di Senayan, Naik 700 Persen dari Periode Lalu

PKS Loloskan Delapan Kader Perempuan di Senayan, Naik 700 Persen dari Periode Lalu

Selasa, 25 Jun 2019 15:44

Sistem Zonasi PPDB Kisruh, FPKS Minta Mendikbud Bertanggung Jawab

Sistem Zonasi PPDB Kisruh, FPKS Minta Mendikbud Bertanggung Jawab

Selasa, 25 Jun 2019 14:57

8 Anak Yatim Pejuang IS Terkenal Asal Australia Dikeluarkan dari Sebuah Kamp di Suriah

8 Anak Yatim Pejuang IS Terkenal Asal Australia Dikeluarkan dari Sebuah Kamp di Suriah

Selasa, 25 Jun 2019 14:30

Kader Muhammadiyah Bangkalan Raih Medali Emas di Kancah Internasional

Kader Muhammadiyah Bangkalan Raih Medali Emas di Kancah Internasional

Selasa, 25 Jun 2019 13:42

Masjid Ramah Anak

Masjid Ramah Anak

Selasa, 25 Jun 2019 13:37


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X