Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.262 views

Film KTI, Wujud Seni Kebebasan dalam Sistem Sekuler?

Oleh : Miranda Anugrah Usman 

Industri perfilman kembali menjadi alat menggaungkan kehadiran kaum eljibiti.  Setelah tayang pada tanggal 18 April yang lalu, film Kucumbu Tubuh Indahku (KTI) ini menuai banyak kontroversi. Bagaimana tidak, beberapa adegan dalam film garapan sutradara Garin Nugroho ini menampilkan kisah seorang pria yang jelas-jelas telah melabrak kodratnya.

Dikisahkan bahwa pemeran utama dalam film ini adalah seorang laki-laki yang berprofesi sebagai penari tradisional yang hampir punah, yaitu tari Lengger Lanang. Dimana penari dalam tarian itu merupakan kaum pria yang berdandan seolah-olah dirinya adalah wanita.  Tarian ini merupakan salah satu seni tari asal banyumas dan kabarnya sudah ada sejak zaman majapahit.

Mengangkat tema tentang kisah cinta sejenis penari ini, mengakibatkan terjadinya kontroversi di masyarakat. Sejak penayangan perdananya, telah muncul setidaknya dua petisi yang menolak penayangan film ini. Bahkan walikota Depok telah mengeluarkan surat perintah untuk menolak penayangan film ini di bioskop-bioskop daerah Depok. Namun demikian, masih ada juga pihak-pihak yang mendukung penayangan film ini. Tentu saja dukungan itu datang dari para pro eljibiti.

Sistem Sekuler dan Kebebasan Kaum Pelangi

Melihat kasus ini, sangatlah jelas bahwa sistem sekulerisme telah memberikan kebebasan sebesar-besarnya kepada seseorang, bahkan jika hal itu adalah sesuatu yang melanggar kodrat dan keimananya. Sistem rusak ini telah menghalalkan segala sesuatu yang di murkai Allah SWT dengan mengatasnamakan HAM. Sehingga seseorang akan merasa bebas melakukan apa saja walaupun hal itu tidak sesuai dengan ajaran agama bahkan melawan fitrahnya, asalkan telah mengantongi izin HAM.

Tidak adanya kontrol negara secara totalitas dalam penayangan film-film Indonesia ini telah menjadi bukti bahwa sistem ini tidak becus dalam mengurus kesiapan mental para generasi muda. Karena tentu saja film-film seperti di atas akan membidik para remaja yang diibaratkan sebagai gelas kosong. Mereka belum mengetahui jati dirinya sehingga akan lebih mudah terpengaruh dengan adanya film-film yang mengandung unsur eljibiti ini.

Sangat jelaslah bahwa dalam sistem yang rusak ini, segala sesuatu dapat menjadi media untuk merusak generasi. Dengan adanya pemberian hak dan kebebasan sebesar-besarnya itulah, yang menimbulkan timbulnya kelompok-kelompok yang sudah tidak malu lagi melabrak syariat bahkan melenceng dari kodrat aslinya.

Menjadi bagian dari kelompok eljibiti ini bukanlah sesuatu yang dianggap tabu lagi. Bahkan para orang tua saat ini malah terbawa arus dengan melatih anak mereka sebagai seorang gay sedari kecil. Mereka menganggap sikap kemayu anak lelakinya hanyalah sebagai bahan lelucon semata tanpa memikirkan masa depan yang akan terus membayangi jika tak dikontrol sejak dini.

Islam dan seni                                  

Dalam Islam, seni bukanlah sesuatu hal yang dilarang asalkan sesuai dengan syariat. Keberadaan seni perfilman itu seharusnya menjadi media untuk berdakwah dan mengajak kembali kepada kebenaran, bukan sebaliknya.

Dengan kemajuan iptek dan teknologi, maka media untuk berdakwah dan menyampaikan kebaikan pun harus terus di upgrade. Karena para remaja saat ini senang dengan kegiatan menonton film, maka industri perfilman pun harus dikuasai oleh para pendakwah Islam. Sehingga akan tertutuplah kesempatan para perusak generasi untuk menguasai pemikiran remaja dari hal-hal yang menyesatkan yakni menyebarluaskan gaya hidup bebas dan jelas bertentangan dengan syariat Islam.

Untuk itu, sangat diperlukan peran negara dalam hal ini pemerintah untuk dapat mengabulkan hal tersebut. Jika pemerintah sudah dapat menyortir dengan baik apa yang menjadi konsumsi para remaja, maka tidak akan menjadi kekhawatiran bersama lagi anak-anak kita menjadi korban dari pefileman yang mengandung unsur sara dan eljibiti.

Dan tentunya pemerintah yang demikian itu hanya akan kita temui apabila sistem sekuler yang rusak ini telah tergantikan dengan sistem Islam yang mulia. Apabila sistem Islam telah diterapkan secara kaffah (keseluruhan) baik dalam kehidupan keseharian maupun dalam bernegara, maka tidak akan kita jumpai lagi pemerintahan yang meloloskan uji sensor film yang mengandung gaya hidup bebas, hedonism, dan pemikiran-pemikiran sesat lainnya. Wallahu’alam bi ash-shawab. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah Mahasiswa Universitas Halu oleo.

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
AS: Kekerasan Brutal di Suriah Harus Dihentikan

AS: Kekerasan Brutal di Suriah Harus Dihentikan

Kamis, 22 Aug 2019 18:54

Peran Ibu dalam Mendidik Anak

Peran Ibu dalam Mendidik Anak

Kamis, 22 Aug 2019 18:22

Rezim Assad yang Didukung Rusia Mengepung Barat Laut Suriah

Rezim Assad yang Didukung Rusia Mengepung Barat Laut Suriah

Kamis, 22 Aug 2019 17:50

NATO: 2 Tentara AS Terbunuh di Afghanistan

NATO: 2 Tentara AS Terbunuh di Afghanistan

Kamis, 22 Aug 2019 17:43

Ikuti Workshop Quantum Secret, Solusi Tarik Rizki yang Sempit

Ikuti Workshop Quantum Secret, Solusi Tarik Rizki yang Sempit

Kamis, 22 Aug 2019 17:08

PromoBox : Template Desain Keren dengan Teks Iklan Menjual, Pre Order Now!

PromoBox : Template Desain Keren dengan Teks Iklan Menjual, Pre Order Now!

Kamis, 22 Aug 2019 17:00

PBB Peringatkan 3 Juta Orang Berisiko Terkena Serangan di Barat Laut Suriah

PBB Peringatkan 3 Juta Orang Berisiko Terkena Serangan di Barat Laut Suriah

Kamis, 22 Aug 2019 16:37

Ekonom Abdalla Hamdok Jadi PM Sudan yang Baru dari Warga Sipil

Ekonom Abdalla Hamdok Jadi PM Sudan yang Baru dari Warga Sipil

Kamis, 22 Aug 2019 16:29

Soal UAS dan FPI, HNW Tegur Media Ini Berkali-kali

Soal UAS dan FPI, HNW Tegur Media Ini Berkali-kali

Kamis, 22 Aug 2019 15:15

Memperbaiki Negara Kita Agar Lebih Baik

Memperbaiki Negara Kita Agar Lebih Baik

Kamis, 22 Aug 2019 15:00

Pidato Jokowi Dikritik karena Tak Singgung Perdagangan Orang

Pidato Jokowi Dikritik karena Tak Singgung Perdagangan Orang

Kamis, 22 Aug 2019 14:15

Ekonomi Kembali Terancam Nyungsep

Ekonomi Kembali Terancam Nyungsep

Kamis, 22 Aug 2019 13:15

Ketika #IndonesiaTanpaJIL Menjawab Cuitan Abu Janda

Ketika #IndonesiaTanpaJIL Menjawab Cuitan Abu Janda

Kamis, 22 Aug 2019 12:26

Pertanggungjawaban APBN Gagal Penuhi Target Ekonomi

Pertanggungjawaban APBN Gagal Penuhi Target Ekonomi

Kamis, 22 Aug 2019 12:15

Masalah Bendera

Masalah Bendera

Kamis, 22 Aug 2019 11:39

Muhammadiyah Sampaikan Strategi Kebijakan Penanggulangan Bencana di Forum ASEAN

Muhammadiyah Sampaikan Strategi Kebijakan Penanggulangan Bencana di Forum ASEAN

Kamis, 22 Aug 2019 11:23

Musuh Abadi Rakyat: Pemimpin Berjiwa Feodal

Musuh Abadi Rakyat: Pemimpin Berjiwa Feodal

Kamis, 22 Aug 2019 11:15

Pemerintah Yaman Ancam Ambil Langkah Hukum untuk Hentikan Dukungan UEA pada Separatis

Pemerintah Yaman Ancam Ambil Langkah Hukum untuk Hentikan Dukungan UEA pada Separatis

Kamis, 22 Aug 2019 10:35

#IndonesiaTanpaJIL, Komunitas Santai yang Ngegas Saat Bela Agama

#IndonesiaTanpaJIL, Komunitas Santai yang Ngegas Saat Bela Agama

Kamis, 22 Aug 2019 10:15

Menteri Israel Ancam Serangan Berikutnya ke Gaza Akan Lebih Parah dari 2014

Menteri Israel Ancam Serangan Berikutnya ke Gaza Akan Lebih Parah dari 2014

Kamis, 22 Aug 2019 09:34


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Rabu, 21/08/2019 15:50

Radikalisme dalam Isu