Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.524 views

Generasi Milenial, Target Global Industri Digital?

Oleh : Novia Listiani  

 

"Bumi berputar zaman beredar." Begitulah peribahasa yang menggambarkan keadaan zaman yang selalu mengalami perubahan dan kemajuan, terutama dalam bidang industri. Dunia kini dalam pusaran revolusi industri 4.0, yang ditandai dengan adanya sistem produksi dengan memanfaatkan teknologi dan big data.

Itulah yang sedang terjadi pada zaman ini. Industri digital yang marak adalah salah satu hasil dari revolusi industri 4.0. Industri digital merupakan lahan baru bagi pebisnis untuk meraih pundi rupiah yang melimpah. Tak ayal para pemilik modal berlomba untuk mengembangkan industri ini. Bahkan industri digital dinilai sangat berpotensi untuk memajukan perekonomian negara. Seperti yang disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, bahwa potensi industri digital di Indonesia sebesar 130 miliar dollar AS pada tahun 2020 (Kominfo.go.id).

Selanjutnya, industri digital akan terus berkembang karena dinilai sangat menguntungkan. Seperti yang dilansir Liputan6.com, Menteri Komunikasi dan Informatika mengatakan bahwa game juga menjadi bagian dari ekonomi digital. Menurutnya, adanya platform gim live streaming, Game.ly, merupakan wadah bagi para mobile gamer generasi muda menyalurkan bakat dan kegemarannya terhadap dunia game.

Tak jauh beda dengan apa yang disampaikan dalam debat Capres-Cawapres putaran terakhir, kini game tidak lagi menjadi permainan biasa. Namun, merupakan olahraga elektronik atau umumnya disebut dengan e-sport. E-sport dinilai turut memajukan perekonomian dalam negeri. Seperti yang dinyatakan oleh Capres nomor urut 01, nilai ekonomi e-sport tumbuh sangat pesat. Menurut catatan di tahun 2017 perputarannya 11-12 triliun per tahun tumbuh 35 persen. Oleh sebab itu, pemerintah terus menggencarkan pembangunan infrastruktur langit seperti Palapa Ring untuk menunjang permainan tersebut karena banyak keuntungan yang dihasilkan di sana (Idntimes.com, 13/4/19).

Pusaran Kapitalisme

Keberadaan e-sport dalam sistem kapitalisme tentu sangat menguntungkan, terutama bagi para pemilik modal. Salah satunya Telkom Indonesia yang memiliki ambisi besar untuk menjadi pemain besar di industri game  Indonesia. Dalam acara Telkom Digi Summit di Jakarta (11/4), Telkom memaparkan kerangka bisnis di beragam sektor hiburan dan pendidikan. Salah satu yang menjadi fokus utama adalah industri game. Hal ini disampaikan oleh Joddy Hernady selaku EVP Digital & Next Business Telkom. Industri  game  memiliki tingkat pendapatan yang paling tinggi dibandingkan jenis hiburan lainnya yaitu pendapatannya bisa tujuh kali lipat dari pendapatan sebuah film (Marketeers.com, 12/4/19).

Sungguh fantastis. Tidak heran jika semua pihak berburu untuk mengambil bagian dari bisnis ini. Tanpa melihat bahwa sebenarnya dengan adanya e-sport ini generasi muda dipertaruhkan. Mengapa demikian? Sudah pasti, karena target yang dibidik untuk mengembangkan industri game adalah generasi muda. Apalagi dengan adanya rencana Menteri Pemuda dan Olahraga (Mempora), Imam Nahrawi, akan memasukkan e-sport  ke dalam kurikulum pendidikan. Bisa dibayangkan akan seperti apa pendidikan generasi selanjutnya.

Benarlah kiranya dalam sistem kapitalisme ini, dengan modal sekecil-kecilnya bisa memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya. Nasib generasi dikorbankan untuk mendapatkan keuntungan. Khususnya di era digital ini, sadar atau tidak generasi dimanfaatkan untuk menghasilkan materi. Maka, ini menjadi hal serius yang patut dikritisi. Atas nama kemajuan perekonomian negara, generasi kini diberdayakan oleh para kapitalis. Idealismenya tercerabut sebagai generasi yang membawa perubahan dalam peradaban. Orientasi hidupnya hanya untuk kesenangan semata. Tidak sedikit akhlak mereka pun dipertaruhkan, generasi bermental gamers yang tak punya tujuan hidup pasti selain kesenangan dunia.

Tidak cukup sampai disitu, penyakit kecanduan game akan menimbulkan berbagai gangguan fisik dan juga mempengaruhi kejiwaannya. WHO (World Health Organization) meresmikan bahwa kecanduan game sebagai salah satu gangguan jiwa. Selain itu, risiko kesehatan fisik atau mental gamers berbahaya bagi individu atau orang lain. Misalnya, game yang memainkan adegan kekerasan seperti peperangan, intimidasi, dan pelecehan seksual. Mereka pun seolah ingin bermain di dunia nyata.

Jika sudah demikian, generasi muda akan tumbuh menjadi pribadi yang lemah. Lalu bagaimana nasib negeri ini jika generasi muda terlena? Bermental gamers, bukan bermental pemimpin. Meskipun keuntungannya besar untuk menunjang perekonomian negara, lantas apakah generasi yang akan menjadi korban?

Edukasi Sistemik

Generasi muda merupakan penerus bagi generasi sebelumnya. Seperti dalam ungkapan bahasa Arab, "Syubanu al-yaum rijalu al-ghaddi" (pemuda hari ini adalah tokoh pada masa yang akan datang). Oleh sebab itu, Islam memberikan perhatian besar kepada mereka, terutama dalam hal pendidikan. Agar mempunyai kepribadian yang mulia, dari usia dini anak senantiasa diajarkan tentang hakikat kehidupan dan tujuan untuk apa hidup di dunia ini. Ditanamkan akidah yang kuat serta tsaqofah Islam. Di masa lalu, keluarga menjadi madrasah pertama bagi generasi. Ditopang dengan sistem pendidikan yang menerapkan pendidikan Islam.

Pendidikan Islam dapat membentuk mental yang kuat, ditopang dengan pembentukan sikap dan kepribadian yang mantap. Kehidupan generasi muda pada masa dulu jauh dari kesenangan dunia, hura-hura, melakukan hal yang sia-sia seperti bermain game. Berbeda dengan generasi saat ini, hidupnya tidak lepas dari kesenangan duniawi.

Karenanya dengan sistem pendidikan Islam, produktivitas generasi muda pada masa dulu luar biasa. Banyak karya ilmiah yang mereka hasilkan saat usia mereka masih muda. Begitu juga riset dan penemuan juga bisa mereka hasilkan ketika usia mereka masih sangat belia. Semuanya itu merupakan dampak dari sistem kehidupan, baik dalam keluarga, masyarakat, terlebih negara yang menerapkan sistem pendidikan Islam. Bukan seperti saat ini, kemaksiatan dan kesenangan justru difasilitasi oleh negara. Alhasil, tumbuh generasi yang tidak memiliki idealisme dan kehilangan identitas mereka sebagai agent of change.

Kehidupan keluarga, masyarakat, negara yang Islami terbukti mampu membentuk karakter dan kepribadian generasi muda di zaman itu. Peran negara, masyarakat dan keluarga begitu luar biasa dalam membentuk karakter dan kepribadian mereka. Kehidupan mereka selalu disibukkan dengan ketaatan, bukan yang melalaikan seperti bermain game online seperti sekarang ini.

Dengan demikian, patutlah kiranya disadari bahwa generasi muda berada dalam pusaran kapitalisme yang bersifat eksploitasi. Terlebih dalam era industri digital, generasi muda dibidik sebagai target sentral dan global dalam pertumbuhan industri game. Sehingga, generasi milenial haruslah memunyai prinsip dalam kehidupannya agar tidak terlena dan terjebak dalam industri game yang digalakkan oleh para kapitalis. Wallahu a'lam bisshawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

Latest News
Flu Babi Babak Baru Mengancam Dunia, Islam Punya Solusinya

Flu Babi Babak Baru Mengancam Dunia, Islam Punya Solusinya

Ahad, 05 Jul 2020 22:45

RUU HIP dan APA-NKRI

RUU HIP dan APA-NKRI

Ahad, 05 Jul 2020 22:30

Ketua Persis Jabar: Ribuan Spanduk Tolak RUU HIP Terpasang di Jabar

Ketua Persis Jabar: Ribuan Spanduk Tolak RUU HIP Terpasang di Jabar

Ahad, 05 Jul 2020 22:25

Dunia Maya sebagai Pintu Gaul Bebas, Waspada!

Dunia Maya sebagai Pintu Gaul Bebas, Waspada!

Ahad, 05 Jul 2020 22:22

Satu Orang Tewas dalam Serangan Bom Mobil Teroris YPG/PKK di Afrin Suriah Utara

Satu Orang Tewas dalam Serangan Bom Mobil Teroris YPG/PKK di Afrin Suriah Utara

Ahad, 05 Jul 2020 22:05

Tolak Rencana Aneksasi Tepi Barat Oleh Israel, Menara Telepon Chile 'Diselimuti' Kapiyeh Palestina

Tolak Rencana Aneksasi Tepi Barat Oleh Israel, Menara Telepon Chile 'Diselimuti' Kapiyeh Palestina

Ahad, 05 Jul 2020 21:46

Yunani Secara Resmi Tutup Salah Satu Mushola Tertua di Athena

Yunani Secara Resmi Tutup Salah Satu Mushola Tertua di Athena

Ahad, 05 Jul 2020 20:55

Afiliasi IS di Sinai Eksekusi 3 Warga Sipil yang Bekerja Sama Dengan Pasukan Keamanan Mesir

Afiliasi IS di Sinai Eksekusi 3 Warga Sipil yang Bekerja Sama Dengan Pasukan Keamanan Mesir

Ahad, 05 Jul 2020 20:35

Operator Transportasi Berlin Himbau Pengguna Tidak Pakai Deodoran Saat Naik Transportasi Umum

Operator Transportasi Berlin Himbau Pengguna Tidak Pakai Deodoran Saat Naik Transportasi Umum

Ahad, 05 Jul 2020 15:36

Bukhori Yusuf: Sila Pertama Pancasila Dijiwai oleh Piagam Jakarta

Bukhori Yusuf: Sila Pertama Pancasila Dijiwai oleh Piagam Jakarta

Ahad, 05 Jul 2020 15:24

Negara Lebay (Lebay State)

Negara Lebay (Lebay State)

Ahad, 05 Jul 2020 09:23

Menelisik Sarung RUU HIP Diganti Menjadi RUU PIP

Menelisik Sarung RUU HIP Diganti Menjadi RUU PIP

Ahad, 05 Jul 2020 09:19

Denny Siregar Teror Santri Penghafal Alqur’an

Denny Siregar Teror Santri Penghafal Alqur’an

Sabtu, 04 Jul 2020 23:11

Lebih dari 40 Petempur Tewas dalam Bentrokan Antara Pasukan Suriah dan Pejuang IS di Homs

Lebih dari 40 Petempur Tewas dalam Bentrokan Antara Pasukan Suriah dan Pejuang IS di Homs

Sabtu, 04 Jul 2020 22:35

Menlu Pakistan  Shah Mahmood Qureshi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Menlu Pakistan Shah Mahmood Qureshi Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Sabtu, 04 Jul 2020 22:18

Turki: UEA Sedang Lakukan Kampanye Untuk Mendominasi Timur Tengah dan Afrika Utara

Turki: UEA Sedang Lakukan Kampanye Untuk Mendominasi Timur Tengah dan Afrika Utara

Sabtu, 04 Jul 2020 21:45

Jihadis Prancis Divonis 30 Tahun Penjara Karena Mengawasi Eksekusi 2 Tahanan di Suriah

Jihadis Prancis Divonis 30 Tahun Penjara Karena Mengawasi Eksekusi 2 Tahanan di Suriah

Sabtu, 04 Jul 2020 21:28

Wakil Ketua FPKS: Penerimaan Negara dari Freeport Jeblok

Wakil Ketua FPKS: Penerimaan Negara dari Freeport Jeblok

Sabtu, 04 Jul 2020 21:26

Jangan Terjebak Isu Reshuffle

Jangan Terjebak Isu Reshuffle

Sabtu, 04 Jul 2020 21:09

Tidak Ada Negara Lain Selain AS yang Mendukung Rencana Pencaplokan Wilayah Palestina

Tidak Ada Negara Lain Selain AS yang Mendukung Rencana Pencaplokan Wilayah Palestina

Sabtu, 04 Jul 2020 18:20


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X