Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.881 views

Membangun Sistem Pendidikan Cemerlang di Era Milenial

Oleh: Rospala Hanisah Yukti Sari

(Mahasiswi Pascasarjana Pendidikan Matematika UNY)

Dunia pendidikan merupakan tonggak bagi sebuah peradaban. Peran pendidikan dalam membangun generasi yang unggul dan berkualitas dengan bekal ilmu dan takwa sangat diperlukan dalam membangun peradaban yang gemilang.

Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan suatu sinergi dalam institusi sekolah, masyarakat dan negara.

Sinergi yang dimaksud yaitu dengan bersama-sama mendidik siswa atau anak untuk mencapai insan yang cerdas dan mulia. Salah satu institusi yang berperan dalam mencapai tujuan tersebut adalah sekolah.

Sekolah memiliki fungsi dalam penguasaan IPTEK dan membentuk kepribadian Islam. Dengan demikian, aktivitas pembelajaran diarahkan untuk mencapai hak tersebut. Aktivitas pembelajaran hendaknya dalam suasana kondusif.

Dalam arti interaksi antara guru dan siswa diharapkan dapat saling menghormati satu sama lain serta memahami hak dan kewajiban masing-masing. Namun faktanya, baru-baru ini telah terjadi tindakan candaan yang berlebihan antara guru dengan murid di Kendal, Jawa Tengah (TribunJateng, 2018).

Kejadian tersebut bermula dari reaksi dari guru atas candaan siswa, yang berujung kepada tindakan candaan yang cukup berlebihan sehingga terkesan guru “bertengkar” dengan siswa. Seharusnya, kejadian ini tidak terjadi, mengingat seharusnya guru bersikap lebih tegas kepada siswa yang melakukan tindakan yang kurang sopan terhadap guru.

Kejadian ini telah terjadi berulang kali. Semestinya hal ini menjadi perhatian dari umat, praktisi maupun penguasa untuk berupaya mencegah terulang kembali. Selain itu, penerapan sistem pendidikan berbasis kapitalis dengan prinsip 4 kebebasan (perilaku, pendapat, beragama dan kepemilikan) inilah menjadi biang keladi dalam menciptakan kondisi pendidikan yang sekuler-hedonis. Sistem kapitalisme yang berlandaskan kepada akidah sekulerisme telah memisahkan agama dari kehidupan.

Akibatnya, pelajaran agama dan akhlak diajarkan di sekolah hanya sekedar ilmu, bukan untuk dipraktikkan ataupun dijalankan. Akibatnya, Perilaku antara siswa maupun guru sulit untuk dikontrol, sehingga sangat rentan membuat “pertengkaran” diantara mereka.

Selain itu, lemahnya sistem pendidikan juga disebabkan karena lemahnya 4 pilar yaitu disfungsi keluarga, kontrol masyarakat, pendidikan kapitalistik dan penguasa yang abai.

Pertama, lemahnya fungsi keluarga, dimana terjadi disfungsi dari masing-masing anggota keluarga. Dalam sistem kapitalis ini, yang dihimpit oleh kesulitan ekonomi, telah membuat terjadinya disfungsi keluarga. Orang tua disibukkan dengan mencari nafkah, sehingga minim dalam memberikan waktu, kasih sayang, perhatian, pendidikan akhlak dan ilmu agama.

Kedua, lemahnya kontrol masyarakat yaitu lemahnya aktivitas amar ma’ruf nahi mungkar karena adanya sikap individualis dan hedonis. Ketidakpedulian mulai dialami masyarakat. Masyarakat cenderung menggunjingkan pelaku maksiat daripada menasihatinya. Alhasil, generasi muda terabaikan dan masyarakat diam terhadap kemaksiatan.

Ketiga, pendidikan kapitalistik yang memandang pendidikan dari segi materi akhirnya membentuk peserta didik yang cerdas dalam IPTEK namun minim kepribadian. Kurikulum disusun untuk memenuhi kebutuhan pasar, sehingga hanya mengutamakan aspek pengetahuan dan keterampilan.

Keempat, penguasa yang abai terhadap perilaku generasi membuat peserta didik berbuat sesukanya. Serta membiarkan nilai-nilai barat meracuni pemikiran anak-anak dan membiarkan sistem kapitalis diterapkan.

Dalam islam, guru memiliki kedudukan yang sangat tinggi dan mulia di sisi Allah SWT. Kemuliaannya disebabkan karena ilmu yang dikaruniakan oleh Allah SWT dapat menjadi perantara manusia yang lain untuk mendapatkan kebaikan di dunia dan di akhirat. Selain itu, guru tidak hanya mendidik dari segi penguasaan IPTEK saja, namun juga mendidik muridnya agar cerdas secara spiritual yakni memiliki kepribadian Islam.

Dalam sistem pendidikan Islam, landasan yang utama adalah akidah. Akidah islam berkonsekuensi atas ketaatan kepada syariat Islam. Hal ini berarti tujuan, pelaksanaan dan evaluasi pelaksanaan kurikulum harus terkoneksi dengan keta’atan pada syariat Islam.

Kurikulum yang diterapkan kepada peserta didik yatu ada 3 hal yakni kepribadian Islam, penguasaan tsaqofah Islam dan penguasaan IPTEK. Selain itu, untuk mendapatkan output pendidikan yang optimal, maka pendidikan tidak hanya berfokus pada institusi pendidikan saja semisal perguruan tinggi atau sekolah.

Tetapi juga integrsi seluruh unsur pembentuk sistem pendidikan yang unggul yaitu sinergi antara keluarga, masyarakat dan sekolah yang mengajarkan kepribadian islam, tsaqofah islam dan IPTEK.

Dengan demikian, akan tujuan pendidikan seperti membentuk generasi yang cerdas dalam IPTEK, berkepribadian islam, berakhlak mulia dan berjiwa pemimpin. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kamis, 18 Aug 2022 19:26

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Kamis, 18 Aug 2022 18:57

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Kamis, 18 Aug 2022 15:03

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Kamis, 18 Aug 2022 14:03

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 17 Aug 2022 20:47

Mengawal Generasi Muslim

Mengawal Generasi Muslim

Rabu, 17 Aug 2022 20:39

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Rabu, 17 Aug 2022 20:31

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Rabu, 17 Aug 2022 20:25

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Rabu, 17 Aug 2022 13:30

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Selasa, 16 Aug 2022 21:18

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Selasa, 16 Aug 2022 21:15

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Selasa, 16 Aug 2022 20:30

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Selasa, 16 Aug 2022 20:19

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Selasa, 16 Aug 2022 19:49

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Selasa, 16 Aug 2022 10:42

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Selasa, 16 Aug 2022 10:29

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Selasa, 16 Aug 2022 09:00

Anies Tak Mempan Diserang Isu Intoleran, Radikal, dan Terorisme

Anies Tak Mempan Diserang Isu Intoleran, Radikal, dan Terorisme

Senin, 15 Aug 2022 21:04

Israel Klaim Blokir 'Terowongan Serang' Dari Gaza

Israel Klaim Blokir 'Terowongan Serang' Dari Gaza

Senin, 15 Aug 2022 20:51

Masyarakat Kesulitan Dapat  Pertalite, Legislator Minta Penjelasan Pertamina

Masyarakat Kesulitan Dapat Pertalite, Legislator Minta Penjelasan Pertamina

Senin, 15 Aug 2022 10:43


MUI

Must Read!
X