Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.972 views

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Oleh : Miranda Anugrah Usman* 

‘Tren mabuk menggunakan air rebusan pembalut‘. Ya, itulah salah satu judul artikel yang sempat menghebohkan warga net beberapa hari yang lalu. Bagaimana tidak, judul besar artikel tersebut sudah menggambarkan dengan jelas kondisi remaja bangsa saat ini.  

Mengerikannya, tren mabuk menggunakan air rebusan pembalut ini ternyata tak hanya terjadi di Jawa Tengah. Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Inspektur Jenderal Arman Depari, menyatakan bahwa pihaknya juga menemukan tren ini terjadi di sejumlah daerah lain yaitu Jawa Barat bahkan di Ibu Kota Jakarta. Berdasarkan keterangan Arman, para remaja ini diduga menggunakan air rebusan pembalut sebagai pengganti narkoba. Efek ketergantungan dan kecanduan lah yang membuat para remaja yang berusia kisaran 13-16 tahun ini nekat menggunakan air rebusan pembalut wanita sebagai alat untuk ngefly dengan harga yang murah (Wowkeren.com 8 nov 2018).

Masih dikutip dari sumber yang sama, Psikolog Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata, Indra Dwi Purnomo, menjelaskan mengenai efek mengerikan dari tren ini. Banyak remaja yang akhirnya berhenti pada percobaan kedua karena merasakan efek seram yang tidak bisa mereka definisikan itu (7/11).

Kontribusi Sistem Sekuler Pada Kerusakan Remaja

Kenakalan remaja tentu sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekuler yang telah memberikan kebebasan kepada para remaja sehingga mereka dapat mengakses apapun yang ingin mereka ketahui.

Sifat penasaran dan selalu ingin mencoba hal baru sudah sangat melekat pada diri seorang remaja sebagai suatu fitrah yang memang harus disalurkan. Akan tetapi bila sifat penasaran ini terjadi tanpa adanya bimbingan orang tua dan pengawasan dari negara, maka tinggal tunggu waktu saja. Rusaknya remaja saat ini akan lebih parah di masa yang akan datang.

Negara sekuler/bebas telah melahirkan para remaja yang bersifat bebas pula. Mereka sangat jauh dari nilai-nilai agama. Bagaimana tidak, fokus negara hanya disalurkan pada infrastuktur,perekonomian global dan lain-lain dengan menafikkan hal-hal internal negara. Walaupun memang tidak dapat kita pungkiri bahwa hal-hal tersebut memang penting tetapi seharusnya diimbangi dengan urusan internal masyarakat.

Tak terlihatnya keterlibatan penuh pemerintah dalam menangani kasus ini sontak saja membuat kecewa beberapa pihak. Padahal seharusnya jika saja Negara mau turut andil dengan sempurna dalam memberantas kasus rusaknya mental generasi ini, tentu saja semua akan mudah dilakukan.

Cara Islam Menyelamatkan Generasi Muda

Di dalam sistem Islam, penanganan kenakalan remaja tak dilakukan hanya pada saat kasus telah terjadi, melainkan dilakukan di awal atau dengan cara pencegahan.

Penanaman nilai-nilai akidah Islam akan membuat seorang hamba tak terkecuali para remaja menyalurkan rasa penasaran tersenbut ke dalam kegiatan yang positif. Sehingga ketakwaan inilah yang menjadi tameng agar remaja takut melakukan maksiat.

Penanaman akidah dan keimanan yang kuat inilah yang seharusnya ditanamkan kepada diri seorang anak dimulai dari lingkungan keluarga, mengingat bahwa lingkungan keluargalah benteng utama pelindung anak. Sehingga peran Orang Tua dan keluarga merupakan faktor yang sangat penting dalam penanganan rusaknya generasi saaat ini.

Lalu bagaimana bila ternyata lingkungan keluarga yang ada justru menjadi sumber rusaknya para generasi tersebut? Banyak survei telah dilakukan yang menunjukkan bahwa ternyata para remaja yang melakukan kenakalan tersebut berasal dari keluarga Brokenhome. Sehingga mereka mencari kesenangan lain di luar sana yang tentunya tanpa pengawasan orang dewasa.

Maka dari itu, di sinilah peran Negara yang seharusnya mengajak, mengayomi dan memberikan edukasi kepada para Orang Tua agar dapat mendidik anaknya sesuai dengan akidah Islam. Sehingga para remaja tersebut akan merasa nyaman bersama dengan Orang Tua maupun keluarganya yang tentunya dekat dengan sentuhan Islam.

Selain itu, dakwah merupakan salah satu ujung tombak yang dapat menghentikan laju kenakalan remaja saat ini. Dengan sering menasehati kawan, kita menyampaikan amar ma’ruf nahi mun’kar di tengah-tengah ummat, Cara ini bisa menjadi salah satu cara jitu untuk berdakah. Islam mengajarkan agar kita selalu saling menasehati dalam kebaikan, mengajak dalam kebenaran dan menyeru pada ketaatan. Apabila seluruh ummat manusia saling menasehati maka akan menurun dengan sendirinya angka kenakalan remaja.

Ingat, Rasulullah Saw. Pernah bersabda, "Barang siapa yang melihat kemungkaran, maka cegahlah dengan tanganmu. Apabila belum bisa, maka cegahlah dengan mulutmu, apabila belum bisa, cegahlah dengan hatimu, dan mencegah kemungkaran dengan hati adalah pertanda selemah-lemahnya iman.”

Sejarah pergolakan dakwah Islam di dunia juga mencatat bahwa pemuda memegang peranan penting. Dalam Al-qur’an sangat banyak kisah heroik tentang pemuda. Pada masa nabi Muhammad Saw misalnya, ada Ali Bin Abi Thalib yang umurnya masih 8 tahun. Beliau mempunyai kecerdasan dan kepiawaian dalam menyusun strategi perang serta menjadi khilafah pada usia muda. Ada Saad Bin Abi Waqqash yang menjadi panglima perang dan menundukkan Persia pada usia 17 tahun. Jangan lupa nama Muhammad Al-Fatih yang mampu menaklukkan Konstantinopel pada usia 24 tahun. Serta masih banyak pemuda-pemuda pada masa kejayaan Islam yang banyak menorehkan prestasi luar biasa.

Walhasil, berbicara persoalan generasi muda bukanlah pencapaian dari sisi akademis namun miskin ruh Islam. Islam adalah agama yang sempurna yang di dalamnya terdapat mualajat musykilat (pemecahan problematika) termasuk membina generasi muda agar sesuai dengan aturan Allah SWT. Wallahu’alam bi ash-shawab. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah Mahasiswi Universitas Haluoleo.

Ilustrasi: jawapos

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Karhutla Terjadi Lagi, Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api

Karhutla Terjadi Lagi, Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api

Ahad, 14 Aug 2022 22:12

Akademi Dakwah Indonesia Gelar Mukernas ke-III di Bandung

Akademi Dakwah Indonesia Gelar Mukernas ke-III di Bandung

Ahad, 14 Aug 2022 22:07

Kampanye Anti-Israel Global BDS Kecam Standar Ganda Barat Tentang Perang Ukraina Dan Gaza

Kampanye Anti-Israel Global BDS Kecam Standar Ganda Barat Tentang Perang Ukraina Dan Gaza

Ahad, 14 Aug 2022 20:20

Mendudukkan Posisi Islam dan Budaya dalam Menyatukan Keberagaman

Mendudukkan Posisi Islam dan Budaya dalam Menyatukan Keberagaman

Ahad, 14 Aug 2022 16:50

Wahdah Islamiyah Silaturahmi dengan Kementerian Pertahanan

Wahdah Islamiyah Silaturahmi dengan Kementerian Pertahanan

Ahad, 14 Aug 2022 16:44

Waspada, Inflasi Tinggi Berpotensi Turunkan Level Ekonomi 67% Rakyat

Waspada, Inflasi Tinggi Berpotensi Turunkan Level Ekonomi 67% Rakyat

Ahad, 14 Aug 2022 14:36

7 Orang Terluka Dalam Serangan Penembakan Di Sebuah Bus Di Kota Yerusalem

7 Orang Terluka Dalam Serangan Penembakan Di Sebuah Bus Di Kota Yerusalem

Ahad, 14 Aug 2022 14:15

Anies Berpeluang Diusung Capres 2024 Oleh Partai-partai Ini

Anies Berpeluang Diusung Capres 2024 Oleh Partai-partai Ini

Sabtu, 13 Aug 2022 21:01

Qatar Setuju Biayai Renovasi Rumah-rumah Di Gaza Yang Hancur Selama Konflik Israel-Jihad Islam

Qatar Setuju Biayai Renovasi Rumah-rumah Di Gaza Yang Hancur Selama Konflik Israel-Jihad Islam

Sabtu, 13 Aug 2022 20:05

Saudi Izinkan Pemegang Visa Turis Untuk Melakukan Umrah

Saudi Izinkan Pemegang Visa Turis Untuk Melakukan Umrah

Sabtu, 13 Aug 2022 17:00

FBI Temukan Dokumen 'Sangat Rahasia' Saat Penggerebegan Di Kediaman Donald Trump

FBI Temukan Dokumen 'Sangat Rahasia' Saat Penggerebegan Di Kediaman Donald Trump

Sabtu, 13 Aug 2022 15:45

Penulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam Dalam Acara Di New York

Penulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam Dalam Acara Di New York

Sabtu, 13 Aug 2022 12:11

Islam Mampu Mewujudkan Anak Terlindungi dan Indonesia Maju

Islam Mampu Mewujudkan Anak Terlindungi dan Indonesia Maju

Sabtu, 13 Aug 2022 10:46

Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Jum'at, 12 Aug 2022 22:04

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Jum'at, 12 Aug 2022 21:58

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Jum'at, 12 Aug 2022 21:30

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Jum'at, 12 Aug 2022 21:01

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Jum'at, 12 Aug 2022 21:00

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Jum'at, 12 Aug 2022 20:21

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Jum'at, 12 Aug 2022 17:56


MUI

Must Read!
X

Jum'at, 12/08/2022 21:58

Ketauhidan Lawan Kesyirikan