Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.288 views

Jilbab Ga wajib? Fix, Anda Liberal!

 
Oleh:
 
Ana Nazahah, Revowriter Aceh
 
 
BENARKAH Jilbab tak wajib? Benarkah jilbab hanya budaya Arab, Kardun? Ga cocok dipakai oleh wanita Nusantara yang nota bene berkebaya, bersanggul merupakan pakaian adatnya? 
 
Bukan ga mungkin masyarakat awam bertanya seperti ini,  seiring pernyataan kontroversial dari istri mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriyah yang mengatakan bahwa Muslimah tak harus memakai jilbab.
 
Dia menyampaikan pernyataan itu saat acara bersama Deddy Cobuzier yang diunggah ke YouTube pada Rabu, 15 Januari 2020. Di acara itu, ia juga mengatakan bahwa suaminya juga sependapat dengannya. Karena itu anak dan istri Gusdur tidak mengenakan jilbab secara syar'i.
 
Sebenarnya berjilbab atau tidak, itu hak keluarganya bu Sinta Nuriyah. Dan yang bertanggungjawab juga yang bersangkutan dengan Allah. Namun karena beliau adalah istri tokoh agama, dan setiap tindak tanduknya disorot khalayak, maka jelas ini menjadi polemik dan kontroversi.
 
Mayoritas masyarakat Islam tentu menolak. Sejauh ini, tak ada ulama yang lurus yang menyatakan jilbab tidak wajib. Bahkan sebagiannya malah mewajibkan cadar. Aneh saja, jika ada tokoh yang merasa lebih paham dari ulama Islam sendiri. 
 
Namun, tidak sedikit yang menganggap pernyataan ini bak angin segar. Para liberalis tentunya. Mereka merasa semakin di atas angin. Pasalnya pernyataan istri salah satu mendiang tokoh Nasional ini sejalan dengan pemikiran yang mereka usung.
Kaum liberalis sudah sejak lama melakukan de-jilbab-isasi, dari mulai munuduh pemakai jilbab kurang vitamin D, jilbab menghasilkan limbah, hingga tuduhan kontekstual bahwa jilbab ga sesuai zaman. 
 
Begitu pun masyarakat yang sekuler, tentu menyambut baik pernyataan ini. Terlebih mereka memang alergi dengan syariat Islam. Mereka yang beranggapan jilbab bukan bagian dari budaya mereka sehari- hari. Jilbab yang kardun alias ke Arab-araban, pendapat mereka seolah diaminkan. 
 
Tak bisa dipungkiri, ini adalah bagian dari pemikiran radikal yang berbahaya. Dengan mempropagandakan hijab, sama saja menistakan paham mayoritas umat bangsa ini. Inilah yang wajib diwaspadai.
 
Dalam Islam aurat wanita itu adalah seluruh tubuhnya, kecuali wajah dan kedua telapak tangannya. Diriwayatkan dari ‘Aisyah radhiyallahu‘anha, beliau berkata,
 
أَنَّ أَسْمَاءَ بِنْتَ أَبِي بَكْرٍ دَخَلَتْ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيْهَا ثِيَابٌ رِقَاقٌ فَأَعْرَضَ عَنْهَا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ تَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلَّا هَذَا وَهَذَا وَأَشَارَ إِلَى وَجْهِهِ وَكَفَّيْهِ
 
“Asma’ binti Abu Bakar pernah menemui Rasulullah SAW dengan memakai pakaian yang tipis. Maka Rasulullah SAW pun berpaling darinya dan bersabda, “wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haidh (sudah baligh), tidak boleh terlihat dari dirinya, kecuali ini dan ini”, beliau menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya.” (HR. Abu Daud 4140, dalam al-Irwa [6/203] al-Albani berkata: “Hasan dengan keseluruhan jalannya”) 
 
Jilbab itu lambang kehormatan Muslimah. Wajib dikenakan bagi wanita Muslim saat keluar rumah, sebagai tanda pengenalnya bahwa dia seorang wanita mukmin, dan dia tidak diganggu (al-Ahzab : 59). Mengkampanyekan bahwa jilbab tidak wajib berarti mengajak muslimah untuk sesat dari agamanya sendiri.
 
Kaum liberalis memang sudah biasa menframingkan ajaran Islam sesuka hati, dengan akal- akalan mereka. Tidak lain agar Islam semakin jauh dari kehidupan. Jadi yang diambil hanya nilai- nilai Islam saja. Semacam jilbabin hati, atau salat eling- eling.  Dengan pola yang sama, membenturkan syariat Islam dengan budaya.
 
Sehingga ayat- ayat Allah yang indikasinya wajib ditaati mereka anggap sebaliknya boleh dilanggar, setelah makna tekstual dan kontektualnya dipelintir sesuka hati. Sesuai dengan hawa nafsu mereka, jilbab yang sejak ribuan tahun lalu diwajibkan atas muslimah, mereka sebut tidak wajib. 
 
Mereka mengatakan tafsir modern, tafsir kontekstual, tafsir budaya dengan bahasa yang diilmiah- ilmiahkan. Agar umat percaya. Dan mengikuti pemikiran rusak mereka. Padahal siapa yang berhak diikuti selain perintah Allah dan RasulNya? 
 
Dari Abu Dzar, ia berkata, ”Dahulu saya pernah berjalan bersama Rasulullah SAW, lalu beliau bersabda, “Sungguh bukan Dajjal yang aku takutkan atas umatku.” Beliau mengatakan tiga kali, maka saya bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah selain Dajjal yang paling Engkau takutkan atas umatmu?” Beliau menjawab, para tokoh yang menyesatkan”. [Musnad Ahmad (35/222)]
 
Oleh karena itu, berhati- hatilah dalam merujuk sebuah pemahaman, apalagi terkait syariat Islam. Salah- salah hidup bisa berujung sesat. Sudah sesat, menyesatkan pula. Tak ada yang didapat selain kecelakaan di dunia dan akhiratNya. 
 
Masih banyak ulama lurus yang bisa dijadikan rujukan. Caranya? Carilah ulama yang hanif. Mereka yang senantiasa memperbaiki apa- apa yang dirusak hari ini. Mereka dibenci kafir, musuh- musuh Allah, semata karena takut kebenaran yang disampaikan akan diterima umat. 
 
Sedang mereka yang selalu bernarasi tentang toleransi, namun dengan mencampurkan hak dan batil. Tentang radikalisasi, namun dengan menistakan ulama dan ajaran Islam. Tentang Islam modernisasi tetapi dengan menginjak- injak paham Islam itu sendiri. Maka jauhi mereka! Sembari berdoa semoga Allah selalu menjaga aqidah kita dari serangan pemikiran rusak yang dihembuskan oleh musuh- musuh Allah. Wallahualam.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
RUU Ketahanan Keluarga, Harapan Perbaikan dan Upaya Tambal Sulam

RUU Ketahanan Keluarga, Harapan Perbaikan dan Upaya Tambal Sulam

Jum'at, 28 Feb 2020 19:48

Komunitas Muslim India di Medan Serukan Demonstrasi Bela Kehormatan Agama

Komunitas Muslim India di Medan Serukan Demonstrasi Bela Kehormatan Agama

Jum'at, 28 Feb 2020 19:16

Chairul Tanjung Tularkan Semangat Interpreneurship kepada Peserta KUII VII

Chairul Tanjung Tularkan Semangat Interpreneurship kepada Peserta KUII VII

Jum'at, 28 Feb 2020 18:40

Omnibus Law: RUU Cilaka, Nasib Buruh Celaka?

Omnibus Law: RUU Cilaka, Nasib Buruh Celaka?

Jum'at, 28 Feb 2020 17:55

Ustaz Fadlan: Jangan Pecah Belah Umat dengan Stigma Sinis dan Tendesius kepada Sesama Ormas Islam

Ustaz Fadlan: Jangan Pecah Belah Umat dengan Stigma Sinis dan Tendesius kepada Sesama Ormas Islam

Jum'at, 28 Feb 2020 16:41

Sistem Sekuler Kapitalis Suburkan Masyarakat Stress

Sistem Sekuler Kapitalis Suburkan Masyarakat Stress

Jum'at, 28 Feb 2020 16:20

Mardani Minta Pemerintah India Selesaikan Konflik Horizontal

Mardani Minta Pemerintah India Selesaikan Konflik Horizontal

Jum'at, 28 Feb 2020 15:06

Ratusan Massa Aksi KAMMI Geruduk Istana Tuntut Cabut RUU Cipta Kerja

Ratusan Massa Aksi KAMMI Geruduk Istana Tuntut Cabut RUU Cipta Kerja

Jum'at, 28 Feb 2020 14:54

Sila Pertama adalah Bukti Agama Penguat Pancasila Bukan Musuh

Sila Pertama adalah Bukti Agama Penguat Pancasila Bukan Musuh

Jum'at, 28 Feb 2020 10:27

Tanggapi Kepala BPIP, Ketua Komisi Yudisial: Pancasila Itu Bersumber dari Agama

Tanggapi Kepala BPIP, Ketua Komisi Yudisial: Pancasila Itu Bersumber dari Agama

Jum'at, 28 Feb 2020 09:26

Sohibul Iman Berikan Tiga Catatan Penting Terkait Omnibus Law kepada Airlangga

Sohibul Iman Berikan Tiga Catatan Penting Terkait Omnibus Law kepada Airlangga

Jum'at, 28 Feb 2020 07:25

DPR Desak Dewan Pers Turunkan Satgas Anti Kekerasan Jurnalis

DPR Desak Dewan Pers Turunkan Satgas Anti Kekerasan Jurnalis

Jum'at, 28 Feb 2020 05:42

Masjid Tanpa Khatib adalah Musholla, Khatib Tanpa Masjid adalah Da;i

Masjid Tanpa Khatib adalah Musholla, Khatib Tanpa Masjid adalah Da;i

Jum'at, 28 Feb 2020 05:09

Di atas Kondisi Apa Kita Meninggal Dunia?

Di atas Kondisi Apa Kita Meninggal Dunia?

Kamis, 27 Feb 2020 23:10

Ada 2.500 Jemaah Umrah Indonesia Hari Ini yang Berangkat ke Saudi

Ada 2.500 Jemaah Umrah Indonesia Hari Ini yang Berangkat ke Saudi

Kamis, 27 Feb 2020 23:10

Kematian Pasien Terduga Virus Corona di Semarang, Bukhori: Pemerintah Harus Transparan!

Kematian Pasien Terduga Virus Corona di Semarang, Bukhori: Pemerintah Harus Transparan!

Kamis, 27 Feb 2020 22:19

Jepang Dapat 'Lampu Hijau' Ekspedisi ke Mars

Jepang Dapat 'Lampu Hijau' Ekspedisi ke Mars

Kamis, 27 Feb 2020 21:40

Tragedi Susur Sungai, Tiga Guru Digunduli

Tragedi Susur Sungai, Tiga Guru Digunduli

Kamis, 27 Feb 2020 21:38

Menikahkan Si Kaya dengan Miskin, Solusi Pengentasan Kemiskinan?

Menikahkan Si Kaya dengan Miskin, Solusi Pengentasan Kemiskinan?

Kamis, 27 Feb 2020 21:25

Instagram Uji Coba Stiker Komentar di Stories

Instagram Uji Coba Stiker Komentar di Stories

Kamis, 27 Feb 2020 21:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X