Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.234 views

Suami Istri Satu Frekuensi, Bisakah?

Oleh: Yumna Umm Nusaybah*

.
“What big plan do you have for this year?” tanya suami pagi ini.

Pertanyaan suami yang hampir tiap tahun menjadi pertanyaan awal di pagi tahun baru. Mungkin agak telat karena sudah masuk 1 Januari. Tapi ini semacam pertanyaan untuk menyamakan frekuensi. Mengingat kita adalah satu unit. Harus ada saling bertukar pikiran. Tentang prioritas aktivitas di mata syariat. Atau hal mubah yang mungkin harus dikurangi. Juga kebiasaan yang harus diubah.

Menyamakan frekuensi lewat diskusi dengan kepala dingin sangatlah penting. Sebisa mungkin kita jelaskan kepada pasangan kita tentang mimpi, aspirasi, dan rencana kita ke depan. Apakah itu rencana kita sebagai seorang individu (hamba Allah), sebagai sebuah keluarga, atau yang lebih kompleks lagi rencana sebagai bagian dari Ummat Muhammad ﷺ. Rencana karir, finansial keluarga, pendidikan akademis dan non akademis anak-anak, dan topik penting lainnya. Semua perlu dibicarakan, direncanakan dan disosialisasikan.

Layaknya sebuah radio, jika frekuensi tidak pas maka kita tidak akan bisa mendengar pesan dengan jelas. Kita hanya mengira ira. Lambat laun pun kita malas untuk mendengar kelanjutannya. Ada rasa tidak nyaman untuk didengarkan. Sangat tidak menggugah pikiran. Walhasil radio dimatikan!

Dari sekian banyak observasi, aku bisa simpulkan bahwa ada kalanya suami sibuk dengan perkerjaanya, dakwahnya, pertemanannya, bisnisnya dan segala hal yang tidak ada sangkut pautnya dengan sang isteri. Demikian juga sang isteri, mereka disibukkan mendidik anak, mengajari baca tulis, mengaji Quran, antar jemput anak sekolah, mendidik ummat sekaligus juga nge-charge energi dengan bersosialisasi dengan temannya.

Pada akhirnya mereka berada pada frekuensi yang berbeda. Jika ini terus dibiarkan akan ada jarak yang semakin lebar menganga. Pada akhirnya suami dan isteri tidak akan bisa saling mengerti. Isteri merasa tidak dihargai. Suami merasa tidak lagi berarti. Tak heran jika pernikahan yang sudah dibina berpuluh puluh tahun kandas di tengah jalan. Penyebabnya adalah masing masing ada pada frekuensi yang jauh berbeda. Mereka bersama hanya demi anak-anak. Ketika anak anak sudah beranjak dewasa, mereka lebih memilih berpisah karena sudah tidak ada lagi perekat.

Karenanya, penting bagi setiap pasangan untuk sementara waktu menggantung egonya. Mendengar pasangan dengan seksama. Apa yang mereka inginkan. Bagaimana kita bisa saling membantu.

Bagi para isteri, teruslah bersyukur atas kebaikan suami. Sekecil apapun kebaikan itu. Karena rasa syukur itulah yang akan menumbuhkan cinta. Ketika kita mampu mengapresiasi kebaikan suami kita, artinya kita mendahulukan fakta obyektif dan tidak melihatnya lewat kacamata perasaan.

Bukankah baginda telah bersabda,

‎لا ينظرُ اللَّهُ إلى امرأةٍ لا تشكُرُ لزوجِها وَهيَ لا تستَغني عنهُ

“Allah tidak akan melihat kepada wanita yang tidak bersyukur kepada suaminya, dan ia tidak merasa cukup dengan apa yang diberikan suaminya”
(HR. An Nasa’i no. 9086, Al Baihaqi dalam Sunanul Kubra [7/294], dishahihkan Al Albani dalam Shahih At Targhib no. 1944)
.
Di hadis lain juga di jelaskan,Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
.
‎أُرِيتُ النَّارَ فَإِذَا أكْثَرُ أهْلِهَا النِّسَاءُ، يَكْفُرْنَ قيلَ: أيَكْفُرْنَ باللَّهِ؟ قالَ: يَكْفُرْنَ العَشِيرَ، ويَكْفُرْنَ الإحْسَانَ، لو أحْسَنْتَ إلى إحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ، ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شيئًا، قالَتْ: ما رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ

“Diperlihatkan kepadaku neraka, dan aku melihat kebanyakan penduduknya adalah wanita”. Para wanita bertanya: “apakah karena mereka kufur kepada Allah?”. Nabi menjawab: “Karena mereka kufur kepada suami mereka dan kufur kepada kebaikan suami mereka. Jika engkau para suami, berlaku baik kepada istri kalian sepanjang waktu, kemudian sang istri melihat satu keburukan dari dirimu, maka sang istri akan mengatakan: aku tidak pernah melihat kebaikan dari dirimu.”
(HR. Bukhari no. 29, Muslim no. 907)

Bagi para suami, tidaklah masalah mengambil keputusan atas saran sang isteri. Ini bukan berarti suami lemah. Atau menunjukkan bahwa dia tak berpendirian. Kadang, bagi para lelaki, mendengar dan mengambil pandangan isteri adalah sebuah kesulitan. Mengingat mereka adalah qawwam. Merasa selalunya harus benar. Padahal, Rasulullah ﷺ bertanya kepada isterinya tentang sebuah keputusan di beberapa kesempatan. Baginda ﷺ melibatkan Ummu Salamah RA dan meminta pendapat beliau usai perjanjian Hudaybiyah.

Saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menandatangani perjanjian Hudaibiyah, beliau berkata kepada para sahabatnya,

‎قُومُوا فَانْحَرُوا، ثُمَّ احْلِقُوا

“Berdirilah dan sembelihlah hewan kurban kalian. Setelah itu gundulilah kepala kalian.”

Tak ada seorang pun dari mereka yang melaksanakan perintah nabi. Hingga beliau merasa perlu mengulangi perintahnya sampai tiga kali. Walaupun demikian, masih belum ada yang melakukannya. Karena mereka berat dengan putusan Perjanjian Hudaibiyah, dan mereka masih berharap Rasulullah berubah pikiran atau turun wahyu kepada beliau.

Melihat keadaan itu, Nabi pun masuk ke tenda menemui istrinya, Ummu Salamah. Beliau ceritakan keadaan para sahabatnya kepada istrinya. Ummu Salamah merespon curahan hati beliau dengan mengatakan,

‎يا نبي الله أتحبُّ ذلك؟ اخرج ثم لا تكلِّم أحدًا منهم كلمة حتى تنحر بُدْنَك وتدعو حالقك فيحلقك

“Wahai Nabi Allah kalau Anda mau, keluarlah tanpa berbicara dengan seorang pun dari mereka. Kemudian sembelihlah hewan Anda. Panggil tukang cukur Anda, dan cukurlah rambut Anda.”

Nabi pun keluar tanpa berbicara sepatah kata pun kepada mereka hingga beliau melakukan apa yang dianjurkan Ummu Salamah. Beliau sembelih hewannya. memanggil tukang cukurnya dan mencukur rambutnya. Saat melihat beliau melakukan itu, para sahabat pun berdiri dan menyembelih hewan mereka. Sebagian mereka mencukur sebagian yang lain. Mereka sibuk melakukan yang demikian (Ibnu Katsir: as-Sirah an-Nabawiyah, 3/334). (Dikutip dari kisahmuslim.com)

Jika lelaki mulia baginda Rasulullah ﷺ saja, yang jelas-jelas mendapat wahyu dari Sang Maha Pencipta masih mau mendengar, berdiskusi, mencari second opinion dari isterinya, kenapa kita tidak? Ego yang tinggi harus ditundukkan. Memang sulit! Namun akan bisa dilakukan meski harus memaksa diri. Demi misi besar berumah tangga.

Semoga Allah ﷻ menjaga pernikahan kita semua hingga berujung surga. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah muslimah yang tinggal di London dengan suami dan kedua putri dan satu putra.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

Latest News
Turki Sebut Prancis Harus Meminta Maaf Terkait Insiden Angkatan Laut di Mediterania

Turki Sebut Prancis Harus Meminta Maaf Terkait Insiden Angkatan Laut di Mediterania

Jum'at, 03 Jul 2020 18:00

Fatah dan Hamas Berjanji Untuk Bersatu Melawan Rencana Aneksasi Tepi Barat Oleh Israel

Fatah dan Hamas Berjanji Untuk Bersatu Melawan Rencana Aneksasi Tepi Barat Oleh Israel

Jum'at, 03 Jul 2020 17:05

Dari New Normal ke New Indonesia

Dari New Normal ke New Indonesia

Jum'at, 03 Jul 2020 16:47

Virus Corona Diduga Menyebar di Kedutaan Besar AS di Riyadh Saudi, Lusinan Karyawan Jatuh Sakit

Virus Corona Diduga Menyebar di Kedutaan Besar AS di Riyadh Saudi, Lusinan Karyawan Jatuh Sakit

Jum'at, 03 Jul 2020 15:00

Warna Mega dalam Peta JalanTrisila dan Ekasila

Warna Mega dalam Peta JalanTrisila dan Ekasila

Jum'at, 03 Jul 2020 12:15

Pelajaran Etika dari Kehidupan Hidup Umar ibnu al-Khattab

Pelajaran Etika dari Kehidupan Hidup Umar ibnu al-Khattab

Jum'at, 03 Jul 2020 11:08

[VIDEO] DR Das'ad Latif: Ulama Jangan Alergi Politik

[VIDEO] DR Das'ad Latif: Ulama Jangan Alergi Politik

Jum'at, 03 Jul 2020 10:05

Visi Jelas, Percaya Sains dan Data Jadi Kunci Pemimpin Dunia Tanggulangi Pandemi

Visi Jelas, Percaya Sains dan Data Jadi Kunci Pemimpin Dunia Tanggulangi Pandemi

Kamis, 02 Jul 2020 22:35

PKS Desak Respon Pemerintah Atas Penolakan Publik terhadap RUU HIP

PKS Desak Respon Pemerintah Atas Penolakan Publik terhadap RUU HIP

Kamis, 02 Jul 2020 20:47

Turki Lanjutkan Deportasi Pejuang Islamic State yang Mereka Tangkap ke Negara Asal

Turki Lanjutkan Deportasi Pejuang Islamic State yang Mereka Tangkap ke Negara Asal

Kamis, 02 Jul 2020 20:45

Militer Pakistan Diduga Kerahkan 20.000 Tentara ke Perbatasan dengan India

Militer Pakistan Diduga Kerahkan 20.000 Tentara ke Perbatasan dengan India

Kamis, 02 Jul 2020 20:15

Israel Lakukan Pemisahan Rasial Pasien COVID-19 di Hotel Karantina

Israel Lakukan Pemisahan Rasial Pasien COVID-19 di Hotel Karantina

Kamis, 02 Jul 2020 19:45

Tetapkan LPH Tanpa Libatkan MUI, BPJPH Digugat Indonesia Halal Watch ke PTUN

Tetapkan LPH Tanpa Libatkan MUI, BPJPH Digugat Indonesia Halal Watch ke PTUN

Kamis, 02 Jul 2020 19:11

Menlu AS Pompeo Desak Turki Tidak Ubah Hagia Sophia Menjadi Masjid

Menlu AS Pompeo Desak Turki Tidak Ubah Hagia Sophia Menjadi Masjid

Kamis, 02 Jul 2020 18:00

Pentagon: Taliban Pertahankan Hubungan Dekat dengan Afiliasi Al-Qaidah

Pentagon: Taliban Pertahankan Hubungan Dekat dengan Afiliasi Al-Qaidah

Kamis, 02 Jul 2020 17:45

Pakistan Blokir Game Online PUBG Karena Berdampak Negatif

Pakistan Blokir Game Online PUBG Karena Berdampak Negatif

Kamis, 02 Jul 2020 17:15

Lupa Baca Basmalah saat Mandi Besar

Lupa Baca Basmalah saat Mandi Besar

Kamis, 02 Jul 2020 16:56

Milisi Dukungan UEA Jarah 5 Kontainer Uang Tunai Milik Bank Sentral Yaman di Pelabuhan Mukalla

Milisi Dukungan UEA Jarah 5 Kontainer Uang Tunai Milik Bank Sentral Yaman di Pelabuhan Mukalla

Kamis, 02 Jul 2020 16:25

[VIDEO] Diabetes dan Cara Penanganannya || Part 2

[VIDEO] Diabetes dan Cara Penanganannya || Part 2

Kamis, 02 Jul 2020 10:58

Mengeja Hujan

Mengeja Hujan

Kamis, 02 Jul 2020 09:26


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Kamis, 02/07/2020 16:56

Lupa Baca Basmalah saat Mandi Besar