Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.545 views

Terapkan 7 Tips Cespleng Ini Saat Anak Berkelahi antar Saudara

 

Oleh: Umi Diwanti

 

Anak masih satu, aman. Dua, drama dimulai. Tiga, dan seterusnya lalu berharap rumah tanpa perkelahian? Mimpi! Bunda salihah yang tadinya kalem pun mulai muncul tanduk satu per satu. Emosi menjalar saat perkelahian anak-anak tak kunjung kelar.

Berharap mereka berhenti bertengkar di usia yang masih anak-anak itu ibarat merindukan bulan di tengah hari. Daripada kita capek sendiri, toh perkelahian tetap saja tak bisa dihindari. Orang bijak bilang ini tuh "wis wayahe". Ya namanya juga anak-anak. Suatu hari pasti akan berhenti sendiri.

Maka yang terpenting bukanlah meratapi, tapi bagaimana agar kita bisa woles aja menghadapi. Semoga beberapa trik berikut bisa menjadi inspirasi para Bunda menghadapi anak-anak yang terus berkelahi dengan sodaranya.

Pertama, kita harus menyadari bahwa hal ini tak hanya menimpa anak-anak kita. Semua ibu yang anaknya lebih dari satu pasti merasakan. Jangan kira anak orang lain selalu akur hanya dengan pertemuan singkat dengan mereka. Belum tentu yang kita lihat itu kenyataan sebenarnya. Toh anak kita juga bisa beraikap manis kalau lagi "di luar kandang". Iya kan Bun?

Jadi, percayalah Bunda, bahwa rata-rata anak di dunia ini memang begitu. Dengan mengetahui dan merasakan banyak ibu di luar sana yang senasib sepenanggungan, niscaya beban pikiran Bunda jadi lebih ringan.

Kedua, mari kita melihat dari sudut pandang berbeda. Di balik keaktifan anak-anak kita, ada tanda bahwa mereka anak-anak sehat. Karena tak mungkin aktif dan sempat berkelahi jika mereka sedang sakit. Juga menandakan adanya naluri baqo' (potensi mempertahankan diri) pada anak kita. Sekali lagi Alhamdulillah, berarti anak kita normal Bun. Kebayang gak kalau anak kita hanya diam sepanjang hari dan no respon saat diganggu/disakiti orang? Ini justru tidak normal dan mengkhawatirkan.

Selain itu, biasanya anak yang sering ribut ini jika terpisah saling rindu berat. Bahkan biasanya tak mau terpisah. Ini pertanda bahwa anak-anak berkelahi itu justru karena mereka sangat dekat. Bukan karena saling benci. Jadi Bunda tak perlu sakit hati.

Ketiga, yang perlu kita lakukan adalah memastikan keamanan mereka saat berkelahi. Pengawasan menjadi sangat penting. Hindarkan memberikan mainan yang bisa membahayakan pada anak. Gunting, pisau atau benda bahaya lainnya harus disimpan di tempat yang aman. Karena anak-anak kita belum mengerti apa saja yang bahaya dan apa yang tidak. Segera pisahkan posisi mereka jika sudah main fisik berlebihan.

Keempat, berikan penjelasan pada anak-anak dengan pendekatan syariat. Sampaikan hadis larangan membahayakan orang lain. Hadis janji Syurga bagi yang mampu menahan amarah. Atau hadis bahwa orang yang kuat itu adalah mereka yang mampu menahan marah disaat punya kesempatan untuk marah.

Sampaikan juga, bahwa yang harus dimusuhi dan dilawan itu adalah musuh-musuh Allah dan kaum muslimin. Bukan saudara sesama muslim apalagi saudara sendiri. Secara tak langsung kita telah mengarahkan penyaluran amarah anak-anak ke tempat yang dibenarkan. Meski mungkin tak langsung mereka ikuti, tapi sangat berarti saat mereka dewasa nanti.

Saat praktik, dalam hal ini kita sebagai Bunda dituntut punya banyak ilmu. Secara tak langsung kondisi mampu memompa semangat kita untuk lebih rajin belajar lagi. Khususnya tentang Islam dan tehnik menyampaikan pesan/komunikasi. Biidznillah, rezeki banyak anak juga menambah rezeki banyak ilmu.

Kelima, meminimalisir penyebab perkelahian. Jika disebabkan rebutan sesuatu maka upayakan membelikan sesuatu selalu sama. Meskipun sekedar warna. Pengalaman saya, maksud hati biar tidak tertukar, apadaya punya sodara selalu terlihat lebih menarik. Akhirnya berebut dan berkelahi juga padahal cuma beda warna.

Jika hanya bisa beli 1 atau sedikit, maka sebelum membelikan minta anak berjanji bahwa benda tersebut untuk bersama dan berbagi. Jika mereka menolak, pilih untuk tidak membelikan sekalian. Jika bendanya adalah pemberian dari orang. Lakukan hal yang sama. Jika tidak berkenan, lebih baik Bunda simpan dulu sampai mereka bersepakat mau saling bagi.

Kalau berkelahinya gara-gara ada yang suka jail. Beri nasehat khusus pada yang suka jail. Pada yang dijaili, nasehati agar tidak reaktif. "Sudah Kak, diemin aja, nanti juga Dede berhenti sendiri kalau kamu biarin." Tapi jika masih kecil dan belum begitu mengerti, maka pisahkan. Berikan kesibukan masing-masing agar fokusnya teralihkan.

Keenam, berusaha bersikap adil di hadapan anak-anak. Kadangkala yang memicu mereka terus bertengkar adalah merasa tidak diperlakukan adil. Si Kaka yang merasa adiknya selalu dibela dan dibelikan sesuatu. Dia akan mencari-cari masalah. Demikian sebaliknya.

Ini memang tidak mudah apalagi pada si Kakak. Karena sebagai Bunda kita sering terlupa bahwa usia mereka hanya terpaut sedikit saja. Kita sudah terlanjur memosisikan si Kakak harus mengerti. Lalu menuntutnya selalu mengalah pada adiknya. Padahal mereka sama-sama masih anak-anak. Sama-sama belum sempurna akalnya.

Ketujuh, yakinlah pada kekuatan doa. Berdoalah pada Allah agar anak-anak kita saling kasih mengasihi. Saling memelihara dan menolong dalam kebaikan. Sesekali lafazkan doa langsung di hadapan anak dengan suara lantang. Misalmya saat mereka sedang heboh-hebohnya berkelahi.

"Ya Allah jadikanlah anak hamba anak-anak yang solih/solihah, saling menyayangi dan tidak mau bekelahi lagi. Ya Allah berikanlah pahala yang lebih banyak pada yang mau mengalah duluan."

Doa yang didengar langsung oleh yang didoakan akan mengena di hati mereka. Tidak mustahil mereka tergugah untuk langsung berubah. Jangan lupa untuk berdoa dan minta didoakan oleh orang-orang yang doanya mustajab. Untuk diri sendiri, agar dikaruniai kesabaran berlipat ganda. Karena masa-masa anak kecil memang begitulah keadaannya. Suatu hari setelah mereka dewasa rumah akan sepi. Saat itu bisa jadi kita akan merindukan kebisingan yang hari ini ingin kita hindari.

Demikian beberapa trik yang bisa kita coba saat menghadapi anak-anak yang sering berkelahi. Semoga bermanfaat. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
MER-C Sesalkan Sikap Wali Kota Bogor Intervensi Perawatan Habib Rizieq

MER-C Sesalkan Sikap Wali Kota Bogor Intervensi Perawatan Habib Rizieq

Ahad, 29 Nov 2020 08:00

Laporan: MBS Berencana Normalisasi Hubungan Saudi Dengan Israel Setelah Joe Biden Menjabat Presiden

Laporan: MBS Berencana Normalisasi Hubungan Saudi Dengan Israel Setelah Joe Biden Menjabat Presiden

Sabtu, 28 Nov 2020 22:25

Arab Saudi Secara Resmi Hentikan Impor Daging, Telur dan Produk Lainnya Dari Turki

Arab Saudi Secara Resmi Hentikan Impor Daging, Telur dan Produk Lainnya Dari Turki

Sabtu, 28 Nov 2020 22:06

Cermati Titik Kritis Kehalalan Obat Herbal

Cermati Titik Kritis Kehalalan Obat Herbal

Sabtu, 28 Nov 2020 21:56

SMP-SMA Luqman al Hakim Boarding School Surabaya Gelar Wisuda Tahfidz

SMP-SMA Luqman al Hakim Boarding School Surabaya Gelar Wisuda Tahfidz

Sabtu, 28 Nov 2020 20:47

Dewan Dakwah dan Baitul Mal Aceh Gelar Pendampingan Syariah Bagi Mualaf

Dewan Dakwah dan Baitul Mal Aceh Gelar Pendampingan Syariah Bagi Mualaf

Sabtu, 28 Nov 2020 19:55

Menyendiri atau Gaul, Mana Lebih Utama?

Menyendiri atau Gaul, Mana Lebih Utama?

Sabtu, 28 Nov 2020 19:17

Hadiri Munas ke V PKS, Anis Tegaskan PKS Siapkan Kontribusi Terbaik untuk Indonesia

Hadiri Munas ke V PKS, Anis Tegaskan PKS Siapkan Kontribusi Terbaik untuk Indonesia

Sabtu, 28 Nov 2020 19:13

Hassan Rouhani Salahkan 'Tentara Bayaran Israel' atas Pembunuhan Ahli Nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh

Hassan Rouhani Salahkan 'Tentara Bayaran Israel' atas Pembunuhan Ahli Nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh

Sabtu, 28 Nov 2020 17:15

Tutup Munas ke-10 MUI, Wapres Sampaikan 3 Pesan Penting

Tutup Munas ke-10 MUI, Wapres Sampaikan 3 Pesan Penting

Sabtu, 28 Nov 2020 13:13

Sampaikan Pidato Perdana, Ketua Umum Baru MUI: Mari Jaga Silaturahim

Sampaikan Pidato Perdana, Ketua Umum Baru MUI: Mari Jaga Silaturahim

Sabtu, 28 Nov 2020 13:10

Gara-gara Benur, Gerindra Babak Belur

Gara-gara Benur, Gerindra Babak Belur

Sabtu, 28 Nov 2020 12:05

Bulu Kucing Najis?

Bulu Kucing Najis?

Sabtu, 28 Nov 2020 11:15

Legislator: Utang Pemerintah Makin Mengkhawatirkan

Legislator: Utang Pemerintah Makin Mengkhawatirkan

Sabtu, 28 Nov 2020 09:27

Bupati dan Gabungan Ormas Islam Halau Pengikut Syiah di Takalar

Bupati dan Gabungan Ormas Islam Halau Pengikut Syiah di Takalar

Sabtu, 28 Nov 2020 08:59

WHO: Orang Dewasa dan Anak Harus Banyak Gerak Saat Pandemi

WHO: Orang Dewasa dan Anak Harus Banyak Gerak Saat Pandemi

Sabtu, 28 Nov 2020 07:53

PKS Harus Tetap Berada di Garda Terdepan Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

PKS Harus Tetap Berada di Garda Terdepan Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

Jum'at, 27 Nov 2020 23:06

Menag Ajak Masyarakat Dukung Pendidikan Tahfizh Melalui Zakat, Infak dan Wakaf

Menag Ajak Masyarakat Dukung Pendidikan Tahfizh Melalui Zakat, Infak dan Wakaf

Jum'at, 27 Nov 2020 22:38

Pemerintah Israel Instruksikan Militernya Bersiap Untuk Kemungkinan Serangan AS Terhadap Iran

Pemerintah Israel Instruksikan Militernya Bersiap Untuk Kemungkinan Serangan AS Terhadap Iran

Jum'at, 27 Nov 2020 21:45

Gus Aam Harap PKS Bisa Wujudkan Nilai-nilai Islam di Pemerintahan dan Masyarakat Luas

Gus Aam Harap PKS Bisa Wujudkan Nilai-nilai Islam di Pemerintahan dan Masyarakat Luas

Jum'at, 27 Nov 2020 21:14


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X