Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.625 views

Islam, Wajah Baru Dunia paska Wabah

 

Oleh: Vivin Indriani

Runtuhnya Tembok Berlin dan kejatuhan imperium besar Turki Utsmani adalah beberapa peristiwa besar yang mengubah wajah dunia. Ada juga diantaranya pemboman Nagasaki dan Hiroshima atau runtuhnya World Trade Center di New York pada bulan September beberapa tahun silam.

Bagaimana dengan hari ini? Dunia tengah disibukkan dengan peristiwa besar yang mengguncangkan tatanan kesehatan, ekonomi maupun wajah domestik negara-negara besar secara global. Beberapa ahli telah banyak memprediksi akan adanya tatanan dunia baru paska berlalunya pandemi wabah Sars-Covid19 yang cukup merepotkan ini.

Salah seorang analis dari Foreign Policy,  Stephen M. Walt mengatakan, pandemi COVID-19 akan mempercepat pergeseran kekuasaan dan pengaruh dari Barat ke Timur. Negeri-negeri timur seperti Korea Selatan dan Singapura telah memberikan tanggapan yang sangat baik dalam penanganan wabah. Begitu juga negeri asal perkembangbiakan virus ini yakni China, juga  telah memberi respon yang baik setelah sempat menunjukkan kesalahan di awal.

Berbeda dengan negeri-negeri di barat, kita melihat bagaimana respons Eropa dan Amerika Serikat yang cenderung lambat dan serampangan. Hal ini malah menunjukkan betapa kacaunya respon Barat dan menodai reputasinya sebagai negara-negara besar dan maju.

Menurut analis Robin Niblett dari Foreign Policy, tampaknya sangat tidak mungkin dalam konteks ini dunia akan kembali ke gagasan globalisasi yang saling menguntungkan yang mendefinisikan awal abad ke-21.

Pandemi COVID-19 ini telah memaksa pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk memperkuat kapasitas domestik mereka. Serta memperbaiki langkah untuk mengatasi periode isolasi ekonomi yang berkepanjangan.

Tidak ada lagi perlindungan akan kepentingan bersama yang bisa mengakibatkan arsitektur tata kelola ekonomi global yang didirikan pada abad ke-20 ini dengan cepat akan berhenti berkembang.

Begitu juga dengan dominasi negara-negara maju atas negara berkembang atau negara miskin. Akan ada perubahan dari sisi pengaruh dan kekuasaan wilayah. Masing-masing negara akan lebih mementingkan keamanan dan persediaan pasokan pangan serta obat domestik. Meski belum sepenuhnya terlihat di Indonesia namun lambat laun negeri ini juga akan menuntut diri secara tak sadar untuk mengamankan pasokan dalam negeri.

Krisis kesehatan kali ini juga akan menuntut banyak munculnya negara gagal. Analis Richard N. Haass dari Foreign Policy mengantisipasi langkah-langkah yang lebih besar menuju swasembada selektif yang menyebabkan egoisme sebuah negara akan muncul.

Kerentanan rantai pasokan, berkurangnya kemauan atau komitmen untuk mengatasi masalah regional atau global, termasuk perubahan iklim dan kerusakan lingkungan akan mengakibatkan negara-negara berkembang bahkan miskin terabaikan. 

Jika demikian, maka yang kuat yang akan bertahan. Mereka yang berhasil selamat akan menjadi pemenang dalam percaturan global. Kita tidak lagi bicara kekuatan militer dan ekonomi. Kita tidak lagi bicara kekuatan hegemoni dan pengaruh kebijakan global. Karena Amerika dengan kekuatan militernya saja telah dilihat tengah sempoyongan setelah empat kapal induk mereka terpaksa melabuhkan jangkar akibat banyaknya pasukan yang terpapar Covid-19.

Siapa pemenang dalam perlombaan melawan pandemi ini? Kita diingatkan kembali bahwa pemikiran akan mengalahkan harta dan kekayaan. Meski sebuah negeri hancur tak bersisa, selama pemikiran masih tumbuh dalam diri masyarakatnya, maka negeri itu akan bangkit kembali.

Demikian juga hari ini. Pemikiran global kapitalisme telah menunjukkan kegagalan yang sangat memalukan ketika berhadapan dengan patogen kecil yang membawa kerusakan besar. Pemikiran mereka runtuh, begitu juga dengan segala kedigdayaan yang dibangun dengan sangat agresif selama seabad ini segera menyusul sedikit demi sedikit.

Pemikiran yang bersandar pada akal manusia yang terbatas ini telah menemukan muara kembalinya, yakni menjadi sisa-sisa sampah peradaban. Sebaliknya, Islam dengan pemikirannya sedang bergerak menuju kebangkitan terakhir kali sebelum pandemi Covid-19 ini mendunia. Keyakinan kepada Islam dan masa kembalinya kejayaan peradaban Islam adalah kunci kemenangan dalam masa bertahan ini. Pemikiran ini akan tetap hidup dalam diri umat Islam meski beberapa puluh ribu penganutnya tinggal di negara-negara dengan penanganan terhadap wabah yang mengkhawatirkan.

Siapkan diri menyongsong janji kenabian. Siapkan diri menuju peradaban gemilang yang segera akan hadir. Tugas kita adalah menggoyangkan pucuk kurma sebagaimana Maryam telah memberi tauladan. Hasil dan kesuksesannya Allah akan berikan. Wallahu 'alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Inilah Manfaat Sertifikat Halal Bagi Produk UMKM

Inilah Manfaat Sertifikat Halal Bagi Produk UMKM

Rabu, 12 Aug 2020 09:00

Muslimah Menyikapi Tiktok

Muslimah Menyikapi Tiktok

Rabu, 12 Aug 2020 08:56

Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning, Pertaruhkan Kesehatan Guru dan Peserta Didik

Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning, Pertaruhkan Kesehatan Guru dan Peserta Didik

Rabu, 12 Aug 2020 08:21

Soal RUU Cipta Kerja, Legislator: Musuh Utama Investasi adalah Korupsi

Soal RUU Cipta Kerja, Legislator: Musuh Utama Investasi adalah Korupsi

Rabu, 12 Aug 2020 07:56

Pengamat: Kritikan Fahri dan Fadli Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Pengamat: Kritikan Fahri dan Fadli Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Rabu, 12 Aug 2020 07:35

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Selasa, 11 Aug 2020 21:45

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Selasa, 11 Aug 2020 21:43

Lima Langkah Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual

Lima Langkah Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual

Selasa, 11 Aug 2020 21:19

Baku Tembak Di Penjara Mogadishu Tewaskan 2 Penjaga dan 6 Tahanan Al-Shabaab

Baku Tembak Di Penjara Mogadishu Tewaskan 2 Penjaga dan 6 Tahanan Al-Shabaab

Selasa, 11 Aug 2020 21:15

TNI dan Proyek Corona

TNI dan Proyek Corona

Selasa, 11 Aug 2020 21:06

Satu-satunya Penyeberangan Antara Gaza Dan Mesir Dibuka Setelah Berbulan-bulan Ditutup

Satu-satunya Penyeberangan Antara Gaza Dan Mesir Dibuka Setelah Berbulan-bulan Ditutup

Selasa, 11 Aug 2020 21:05

Masihkah Kita Layak Menyebut Pertumbuhan Ekonomi?

Masihkah Kita Layak Menyebut Pertumbuhan Ekonomi?

Selasa, 11 Aug 2020 21:00

Dewan Dakwah Jabar Bersama Ormas Islam Laporkan Penista Agama

Dewan Dakwah Jabar Bersama Ormas Islam Laporkan Penista Agama

Selasa, 11 Aug 2020 20:54

PBB: Facebook Belum Membagikan 'Bukti' Kejahatan Myanmar

PBB: Facebook Belum Membagikan 'Bukti' Kejahatan Myanmar

Selasa, 11 Aug 2020 20:53

Sekjen PBB Antonio Gutteres Serukan Penyelidikan Independen Untuk Ledakan Beirut

Sekjen PBB Antonio Gutteres Serukan Penyelidikan Independen Untuk Ledakan Beirut

Selasa, 11 Aug 2020 19:45

Ikuti Gratis, Webinar Cara Mudah Raih Sertifikat Halal Bagi UMKM

Ikuti Gratis, Webinar Cara Mudah Raih Sertifikat Halal Bagi UMKM

Selasa, 11 Aug 2020 14:10

Mengapa Butuh Waktu 11 Tahun Tangkap Djoko Tjandra?

Mengapa Butuh Waktu 11 Tahun Tangkap Djoko Tjandra?

Selasa, 11 Aug 2020 10:14

Menakar Arah Pendidikan Kita

Menakar Arah Pendidikan Kita

Selasa, 11 Aug 2020 09:46

Menemukan Cahaya di Antara Kegelapan

Menemukan Cahaya di Antara Kegelapan

Selasa, 11 Aug 2020 09:12

Ketuklah dengan Doa

Ketuklah dengan Doa

Selasa, 11 Aug 2020 08:42


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X