Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.226 views

Islamofobia, Lebih Berbahaya daripada Virus Covid19?

 

Oleh: Hamsina Halik, A. Md.

 

Di saat sebagian besar negara dan warganya berjuang dalam melawan wabah covid-19, rupanya ada yang tega memanfaatkan ketakutan orang-orang terhadap kondisi saat ini untuk menyerang umat Islam. Dengan dalih sebagai sumber penyebaran virus corona, mereka menjelek-jelekkan kaum muslim dan menyebar propaganda islamofobia.

Di Inggris, polisi kontraterorisme telah menyelidiki puluhan kelompok sayap kanan yang dituduh memicu insiden anti-Muslim selama beberapa pekan terakhir. Sementara di Amerika Serikat, situs website sayap kanan telah menyebarkan propaganda anti-Muslim secara daring. Mereka menyebarkan teori konspirasi palsu bahwa gereja-gereja di negara itu akan dipaksa untuk tutup selama pandemi, sementara masjid akan tetap terbuka untuk beribadah. Dan di India, para ekstrimis menyalahkan seluruh populasi Muslim di negara itu. Ekstrimis mengklaim muslim sengaja menyebarkan virus melalui “corona-jihad”.

Banyak di antara pelaku propaganda anti-Muslim memiliki sejarah pembuatan konten xenophobia dan Islamofobia sebelum pandemi corona. Mereka membuat statistik tentang infeksi virus dan menciptakan cerita yang menyalahkan umat Islam atas krisis. Konten penyebaran informasi palsu dan kebencian menyebar semakin mengkhawatirkan. Hal ini karena banyak orang tinggal di rumah, mereka sering mendapatkan berita dan bersosialisasi secara daring. (Republika.co.id, Sabtu, 11/4/2020)

Kelompok-kelompok sayap kanan di India dan AS bahkan kompak menggunakan tandapagar #coronajihad untuk mendiskreditkan umat Islam. Mereka menuding Muslim sengaja menyebar corona untuk membunuh. (kumparan.com)

Islamofobia adalah istilah kontroversial yang merujuk pada prasangka dan diskriminasi pada Islam dan Muslim. Istilah itu sudah ada sejak tahun 1980-an, tetapi menjadi lebih populer setelah peristiwa 11 September 2001 (http://id.m.wikipedia.org/wiki/Islamofobia).

Bermula di Eropa pada tahun 80-an, disebabkan adanya migrasi besar-besaran warga Timur Tengah sejak berakhirnya perang dunia ll. Dilanjutkan dengan serangan WTC 11/9, yang kemudian tragedi ini menjadi pemicu orang-orang Barat semakin tertarik terhadap Islam. Amerika sebagai pengemban ideologi kapitalisme sejati, tentu saja menganggap ini sebagai ancaman yang bisa menganggu keberadaannya sebagai negara adidaya. Maka dari itu, diluncurkanlah misi Islamofobia. Perang melawan terorisme. Yang tidak lain ditujukan kepada Islam.

Rupanya ini memberikan efek yang luar biasa bagi Islam. Islamofobia dari tahun ke tahun semakin menjadi-jadi, menakutkan dan mengkhawatirkan. Baik secara individu, berkelompok hingga tataran negara, islamofobia menjadi senjata ampuh untuk menyerang dan menyudutkan umat Islam. Kebencian yang berujung kepada penistaan, permusuhan hingga pengusiran dan pembunuhan ditujukan pada kaum muslim tiada habisnya. Jangankan di negeri minoritas, di negeri mayoritas pun kaum muslim menjadi korban Islamofobia.

Islamofobia merupakan penyakit akut masyarakat sekular yang mengampanyekan antidiskriminasi dan kesetaraan. Ini adalah virus yang lebih berbahaya dari covid-19. Sebab, virus Islamofobia tak hanya menyerang  individu per individu, namun langsung ditujukan Islam yang secara keseluruhan umatnya pun terkena dampaknya. Tujuannya tak lain untuk menghancurkan Islam dan kaum muslimin, agar kaum muslim semakin jauh dari kemuliaan hakiki. Dan, ini terjadi secara terus menerus. Faktanya, selalu saja ada kelompok tertentu yang menimbulkan kegaduhan-kegaduhan dengan propaganda Islamofobia. Bahkan ada yang menjadikannya sebagai bahan kampanye para politisi.

Tak adanya rasa keamanan dan perlindungan atas kaum muslim akibat serangan Islamofobia ini menjadi bukti kegagalan sistem sekular saat ini dalam menciptakan keharmonisan masyarakat. Berbeda dengan Islam, selama kurun 13 abad lamanya di masa kejayaannya, keamanan dan perlindungan kaum muslimin terjamin. Tak ada ketakutan dan kekhawatiran menghinggapi mereka. Jangankan islamophobia, xenofobia (takut akan kehadiran orang asing) pun mereka tak merasakan. Sebab, Islam dengan aturan-aturannya bukan hanya melindungi dan menjaga umat muslim saja, tetapi juga non muslim.

Di masa Nabi Muhammad SAW serta para Khulafaur rasyidin dan khalifah setelahnya pun terbukti tak pernah membeda-bedakan kaum muslim karena perbedaan tempat tinggal atau wilayah. Semua bersatu dalam satu ikatan kuat yaitu ikatan akidah Islam. Khalifah tak memandang suku, etnis atau pun agama. Semua diperlakukan adil, tak ada diskriminasi terhadap minoritas.

Kekhilafahan Ustmaniyyah pun telah menyelamatkan 150.000 orang Yahudi saat konflik memanas di Liberia. Saat itu orang-orang Spanyol membuat kebijakan membantai dan mengusir orang-orang muslim dan Yahudi dari wilayah mereka. Ini terjadi di tahun 1492. Mereka kemudian dibawa menuju wilayah Turki Ustmani yang aman, dan hidup damai dalam keamanan dan perlindungan kekhilafahan. Mereka juga bebas melakukan perdagangan, memiliki rumah bahkan tanah sendiri, layaknya warga negara lainnya yang telah lama hidup dalam naungan kekhilafahan.

Ini adalah salah satu bukti bagaimana Islam dalam penerapan aturan-aturanNya secara totalitas sangat melindungi warganya, tak hanya muslim tapi juga non muslim, tanpa melihat wilayah, agama atau pun etnisnya. Wallahu a'lam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Komandan Pasukan Armenia Dipecat Menyusul Kekalahan Besar Dalam Perang Melawan Azerbaijan

Komandan Pasukan Armenia Dipecat Menyusul Kekalahan Besar Dalam Perang Melawan Azerbaijan

Rabu, 28 Oct 2020 15:30

UEA AKan Jual Wine Israel yang Diproduksi di Dataran Tinggi Golan Suriah Yang Diduduki

UEA AKan Jual Wine Israel yang Diproduksi di Dataran Tinggi Golan Suriah Yang Diduduki

Rabu, 28 Oct 2020 13:45

Orang Bersenjata Tak Dikenal Tembak Mati Menpora Pemerintahan Syi'ah Houtsi di Sana'a

Orang Bersenjata Tak Dikenal Tembak Mati Menpora Pemerintahan Syi'ah Houtsi di Sana'a

Rabu, 28 Oct 2020 12:00

Polemik Pernyataan Presiden Prancis, Legislator: Sudah Sepatutnya Umat Islam Marah!

Polemik Pernyataan Presiden Prancis, Legislator: Sudah Sepatutnya Umat Islam Marah!

Rabu, 28 Oct 2020 11:54

Ganjar Kerja Keras Singkirkan Puan dan Budi Gunawan

Ganjar Kerja Keras Singkirkan Puan dan Budi Gunawan

Rabu, 28 Oct 2020 10:46

Ilmuwan Temukan Bukti Hubungan Bakteri Usus dan Autisme

Ilmuwan Temukan Bukti Hubungan Bakteri Usus dan Autisme

Selasa, 27 Oct 2020 23:02

Inilah 6 Langkah Mendidik Anak Pandai Bersyukur

Inilah 6 Langkah Mendidik Anak Pandai Bersyukur

Selasa, 27 Oct 2020 22:57

Peneliti LIPI: Pemerintah Perlu Perbaiki Cara Komunikasi Publik

Peneliti LIPI: Pemerintah Perlu Perbaiki Cara Komunikasi Publik

Selasa, 27 Oct 2020 22:57

Wapres Tegaskan Cita-Cita Indonesia Menjadi Pusat Produk Halal Terbesar di Dunia

Wapres Tegaskan Cita-Cita Indonesia Menjadi Pusat Produk Halal Terbesar di Dunia

Selasa, 27 Oct 2020 22:50

Adu Domba Pakai Bendera, Tak Etis!

Adu Domba Pakai Bendera, Tak Etis!

Selasa, 27 Oct 2020 22:29

Supermarket Kuwait Tarik Produk Prancis Dari Rak Penjualan Terkait Penghinaan Terhadap Nabi Muhammad

Supermarket Kuwait Tarik Produk Prancis Dari Rak Penjualan Terkait Penghinaan Terhadap Nabi Muhammad

Selasa, 27 Oct 2020 20:45

UEA Kirim Bantuan Lebih 500 Juta USD Ke Sudan Setelah Khartoum Menormalisasi Hubungan Dengan Israel

UEA Kirim Bantuan Lebih 500 Juta USD Ke Sudan Setelah Khartoum Menormalisasi Hubungan Dengan Israel

Selasa, 27 Oct 2020 20:30

Ketua Dewan Pemukiman Israel: Pilih Trump Jika Anda Peduli Israel

Ketua Dewan Pemukiman Israel: Pilih Trump Jika Anda Peduli Israel

Selasa, 27 Oct 2020 20:02

Salah Mereka yang Cadaran Apa Sih?

Salah Mereka yang Cadaran Apa Sih?

Selasa, 27 Oct 2020 17:50

Jangan Biarkan Insecure Racuni Diri

Jangan Biarkan Insecure Racuni Diri

Selasa, 27 Oct 2020 17:14

Libya Kecam Komentar Islamofobia Emmanuel Macron, Tuntut Presiden Prancis Itu Minta Maaf

Libya Kecam Komentar Islamofobia Emmanuel Macron, Tuntut Presiden Prancis Itu Minta Maaf

Selasa, 27 Oct 2020 15:15

Bintang MU Paul Pogba Bantah Mundur Dari Timnas Prancis Terkait Komentar Anti-Islam Macron

Bintang MU Paul Pogba Bantah Mundur Dari Timnas Prancis Terkait Komentar Anti-Islam Macron

Selasa, 27 Oct 2020 14:35

Kader Mubaligh Pemuda Persis Diharapkan Miliki Himmah

Kader Mubaligh Pemuda Persis Diharapkan Miliki Himmah

Selasa, 27 Oct 2020 14:29

HNW Sebut My Flag Merah Putih vs Radikalisme Bukan Film NU

HNW Sebut My Flag Merah Putih vs Radikalisme Bukan Film NU

Selasa, 27 Oct 2020 08:39

Materi Fatwa untuk Munas MUI Masih Diinventarisir

Materi Fatwa untuk Munas MUI Masih Diinventarisir

Selasa, 27 Oct 2020 08:07


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X