Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.961 views

Ketika KPK Sudah Jinak

Tony Rosyid

[Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa]

Sejak UU KPK yang baru (No 19/2019) diberlakukan dan pimpinan baru dilantik, ada yang berubah dari KPK. KPK makin jinak.

Ada sejumlah indikator yang menunjukkan KPK semakin jinak. Pertama, KPK absen dari persoalan hukum yang menjerat PT. Asuransi Jiwasraya 13,7 triliun. KPK justru menyerahkannya ke Kejaksaan Agung. Publik curiga, kenapa yang cuma ratusan juta di-OTT, tapi yang angkanya triliunan dilepas. Ironis!

Mestinya KPK lebih bersemangat tangani korupsi yang melibatkan uang besar dan aktor kakap, meski tetap juga melakukan OTT yang recehan. Kelas ratusan juta seperti Romahurmuzy, mantan ketua umum PPP dan Wahyu Setiawan harus tetap dikejar. Tapi, mengejar garong triliunan rupiah mesti jadi prioritas.

Memang, garong besar biasanya lebih licin dan berpengalaman. Mereka punya back up dan bisa kendalikan orang-orang kuat di negeri ini. Tapi, tak boleh itu jadi alasan. KPK mesti lebih licin dan lebih cerdik. Walaupun hingga kini, belum ada bukti KPK bisa menangkap singa. Gerombolan kelinci yang selalu dikorbankan. Lihat juga kasus Reklamasi dan Meikarta. Para singa aman.

Hal yang sama terjadi juga pada kasus Asabri. Kurang lebih 10 triliun uang Asabri raib. Menurut Mahfud MD, ada dugaan pelakunya sama dengan yang di Jiwasraya. Siapa Pak Mahfud? Ada orang-orang istana juga pak? Karena Pak Mahfud orang istana, beliau mesti lebih tahu. Sayangnya, Pak Mahfud gak mungkin berani mengungkap. Kan itu tugas KPK, bukan tugas saya. Begitulah kira-kira jawaban yang nanti akan keluar. Ngeles!

Kasus Jiwasraya dan Asabri yang kakap, gamblang dan transparan, setransparan kasus Rumah Sakit Sumber Waras dan tanah BMW di DKI setelah diungkap BPK, dilepas oleh KPK. Kok dilepas? Anda pasti tahu jawabannya.

Padahal, temuan BPK jika ditindaklanjuti oleh KPK akan dapat memperkuat dorongan DPR membuat Pansus. Lima fraksi, PKS, Gerindra, Demokrat, Golkar dan Nasdem sudah bersemangat untuk mengusulkan Pansus Jiwasraya. Tapi semangat mereka kemudian redup karena kurang mendapat sambutan positif dari pimpinan DPR. Alasannya, karena kelamaan. Itu alasan di permukaan. Alasan di bawah meja? Hanya mereka yang tahu. Kabarnya, ada operasi untuk gagalkan pembentukan Pansus.

Kedua, kasus penggeledahan kantor PDIP pasca OTT Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang diduga melibatkan Hasto (Sekjen PDIP). Gagal total. Alasannya, karena penyidik KPK gak membawa kelengkapan surat, kata Djarot Syaeful Hidayat. Pihak KPK membantah dan bilang: suratnya lengkap. Surat lengkap, kok gak bisa geledah juga? Takut sama security PDIP? Itu hanya soal siapa yang lebih kuat. Yang kuat pasti mengalahkan yang lemah. Itu hukum alam.

Ketiga, sprindik KPK bocor. Masinton Pasaribu dari PDIP memamerkan sprindik itu ketika tampil di ILC hari selasa lalu (14/1). Publik dibuat terkejut. Sprindik itu sesuatu yang mesti dirahasiakan. Apalagi ini sprindik KPK. Kok bisa bocor dan bisa dipamerkan di TV? Ini karena cerobohnya orang KPK, atau terlalu kuatnya PDIP? Menyedihkan!

Keempat, rombongan pimpinan KPK dipanggil Luhut Binsar Panjaitan (LBP) ke kantornya. Dalam rangka kerjasama pencegahan korupsi. Alasan normatif bisa dibuat. Apalagi ada pasal undang-undangnya.

"Hey, kamu nangkep-nangkep ini yes good, tapi banyak kerjaan lain yang lebih hebat dari ini yang kau bisa hemat uang negara", kata Luhut. (cnbcindonesia.com 16/1)

Dilihat dari kalimat Luhut, ada kesan bahwa itu semacam instruksi. Atau setidaknya peringatan. Lebih dari sekedar kerjasama yang setara antara KPK dengan pihak kementerian Maritim. Kok LBP jadi ikut-ikutan ya? Bereaksi atas OTT Wahyu Setiawan?

Dari berbagai indikator tersebut, makin menguatkan dugaan publik selama ini bahwa KPK tidak saja sedang dilemahkan, tapi didorong untuk mandul, lalu dibubarkan. Upaya menjinakkan KPK dan menggiring ke arah pembubaran sepertinya sangat sistematis dan efektif. Tinggal tunggu waktu kapan KPK akan dibubarkan. Siap-siap anda diundang selametan. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 17/1/2020

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Ahok Rebranding

Ahok Rebranding

Selasa, 18 Feb 2020 01:57

Inilah Isu-isu Penting yang Akan Dibahas di Munas Tarjih ke-31

Inilah Isu-isu Penting yang Akan Dibahas di Munas Tarjih ke-31

Selasa, 18 Feb 2020 00:56

Mantap! Kampus Muhammadiyah Luncurkan Digital Forensik Pertama di Indonesia

Mantap! Kampus Muhammadiyah Luncurkan Digital Forensik Pertama di Indonesia

Senin, 17 Feb 2020 23:49

Hape-krasi

Hape-krasi

Senin, 17 Feb 2020 22:27

MAN 2 Kota Malang Juara Olimpiade Fisika Eureka ITB tingkat Nasio

MAN 2 Kota Malang Juara Olimpiade Fisika Eureka ITB tingkat Nasio

Senin, 17 Feb 2020 22:23

Saat Syaikh Reda dari Gaza Palestina Ungkap Kekejaman Zionis Israel

Saat Syaikh Reda dari Gaza Palestina Ungkap Kekejaman Zionis Israel

Senin, 17 Feb 2020 22:08

IPPi Masa Jihad 2020-2022 Ingin Wujudkan Kader Militan yang Cerdas dan Berakhlakul Karimah

IPPi Masa Jihad 2020-2022 Ingin Wujudkan Kader Militan yang Cerdas dan Berakhlakul Karimah

Senin, 17 Feb 2020 22:03

Realisasi Kerukunan Beragama dalam Sistem Demokrasi, Berhasilkah?

Realisasi Kerukunan Beragama dalam Sistem Demokrasi, Berhasilkah?

Senin, 17 Feb 2020 21:15

Legislator PKS: Ekonomi Stagnan 5,02 Persen, Waspadai Ketergantungan dengan China

Legislator PKS: Ekonomi Stagnan 5,02 Persen, Waspadai Ketergantungan dengan China

Senin, 17 Feb 2020 21:01

Februari Bulan Cinta, atau Kebebasan Seks atas Nama Kasih Sayang?

Februari Bulan Cinta, atau Kebebasan Seks atas Nama Kasih Sayang?

Senin, 17 Feb 2020 20:58

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Senin, 17 Feb 2020 20:15

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Senin, 17 Feb 2020 20:06

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

Senin, 17 Feb 2020 20:00

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Senin, 17 Feb 2020 19:45

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Senin, 17 Feb 2020 19:30

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Senin, 17 Feb 2020 19:15

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

Senin, 17 Feb 2020 18:26

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Senin, 17 Feb 2020 17:54

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Senin, 17 Feb 2020 17:15

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Senin, 17 Feb 2020 16:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X