Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.366 views

Kalau Ingin Menang Pemilu, Curanglah

Oleh:

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

 

JUDUL di atas seperti sebuah petuah. Petuah dari orang yang tak memiliki sportifitas. Diberikan kepada orang yang juga tak memiliki sportifitas. Sama-sama tak sportif. Apakah mereka tak punya Tuhan? Tanya netizen. Mungkin punya. Hanya saja tak takut Tuhan. Mereka hanya takut kehilangan jabatan.

Bayangkan seandainya orang-orang macam ini ada di istana, ada di institusi hukum, ada di lembaga pemilu, ada di birokrasi, ada di kabinet, ada di DPR, pasti sendi-sendi kehidupan bernegara akan berantakan. Semoga orang-orang seperti ini gak ada di masjid, gereja dan wihara anda. Bisa-bisa rumah ibadah anda dijual sama mereka.

Kalau kecurangan itu ada di lembaga survei? Rusak demokrasi kita. Gak hanya demokrasi, dunia keilmuan juga ikut rusak. Ini jauh lebih bahaya. Kalau intelektual juga curang dengan ilmunya, apalagi yang tersisa di negeri ini?

Curang itu tak bermoral. Betul! Bicara moral tentu kita menginginkan pemilu yang jurdil, alias jujur dan adil. Pertanyaannya: emang ada pemilu yang jurdil? Hampir tak ada pemilu tanpa kecurangan. Apakah itu pilkada, pilpres maupun pileg. Hanya saja, tingkat dan level kecurangannya berbeda. Ada yang kecil, sembunyi-sembunyi agar tak ketahuan. Berarti masih punya rasa malu. Ada juga yang masif dan terang-terangan. Bahkan ada yang berani bilang: kami memang curang. Kalau kami curang, lu mau apa? Ke Bawaslu? Atau ke Mahkamah Konstitusi (MK)? Silahkan saja. Kami akan hadapi, dan anda pasti kalah!

Malah ada yang kasih pembekalan bahwa kecurangan adalah bagian dari demokrasi. Itulah yang kemarin terungkap oleh saksi di persidangan MK. Hairul Anas Suaidi, mantan caleg PBB yang pernah ikut pembekalan dari tim 01. Dialah yang membuat kesaksian itu. Nekat bener ini orang. Ngeri! Boleh juga nyali anak muda yang konon katanya dari Madura ini.

MK adalah lembaga yang biasanya bertugas menghitung dan membandingkan jumlah suara. Karena tugas ini banyak orang kemudian suka bikin plesetan bahwa MK adalah Mahkamah Kalkulator. Itu keliru, jangan diteruskan!

Jika ada kecurangan, MK akan melihat berkasnya. Lalu dihitung, apakah angka yang dicurangi itu signifikan? Maksudnya bisa merubah selisih kemenangan? Jika tidak, wassalam. Jika iya, penggugat harus menghadirkan saksi yang cukup dan tidak punya rasa takut. Saksi takut, wassalam juga. Jika kalkulasi bukti dan saksi cukup, pemilu ulang. Hanya di TPS yang terjadi kecurangan. Kapan diskualifikasinyaa? Tanya para peserta aksi.

Emang MK bisa mendiskualifikasi paslon yang curang? Yusril Ihza Mahendra, Rafli Harun dan Mahfud MD bilang bisa. Jika kecurangan bisa dibuktikan, MK bisa mendiskualifikasi paslon. Bagaimana bila paslon yang dibela oleh Yusril itu yang didiskualifikasi? Ah, pertanyaannya ada ada aja. Emang berani? Ini pertanyaan, bukan pernyataan. Catat!

Kalau seandainya gak berani, bagaimana kasus pilpres 2019? Kok berandai-andai. Ok. Katakanlah seandainya “asumsi” anda benar. Kan anda punya Tuhan. Ya tawakkal. Barangkali ada mukjizat. Kok tawakkal? Emang anda dan semua teman anda punya kekuatan apa? Kalau biasa-biasa saja, tak akan merubah nasib. Maksudnya? Nanya mulu! Mikir dikit ngapa.

Kembali ke judul. Bahwa judul di atas hanya ingin menggambarkan realitas dalam pemilu di negeri ini. Ada calon yang curang tapi bisa menang. Calon apa saja. Mereka diuntungkan oleh sistem yang tak cukup ruang bagi para penggugat. Apalagi jika yang curang adalah orang yang punya kekuasaan. Nasib!

Tulisan ini tidak mengajak anda untuk curang. Tapi sebaliknya, jika anda ingin terjun di dunia politik, terutama saat pileg, pilkada atau pilpres, mesti siap menghadapi Kecurangan. Kenali potensi kecurangan lawan, awasi dan lawan. Gunakan strategi yang tepat untuk melawan kecurangan. Apalagi jika lawan anda sudah menjadikan kecurangan sebagai bagian dari demokrasi. Ini berat kawan.

Jangan sampai selesai pemilu baru anda mengeluh adanya kecurangan. Berarti anda tak siap bertanding. Terutama jika bertemu dengan orang yang demokrasinya adalah demokrasi kecurangan.

Siap ikut pemilu, siap hadapi kecurangan. Gak siap, jangan ikut pemilu. Kan ada KPU dan Bawaslu? Ada MK juga? Jika anda serahkan masalah anda kepada lembaga-lembaga itu, besar kemungkinan anda akan kecewa. Bukan karena mereka tak baik. Bukan! Mereka baik. Meskipun ada saja anggotanya yang tak baik. Namanya juga manusia. Sebut saja oknum, supaya anda tidak dipersoalkan.

Banyak yang harus diurus oleh KPU, Bawaslu dan MK. Bukan hanya anda saja yang harus diurus. Yang lain juga minta diurus. Belum lagi urusan pribadi mereka.

Termasuk keselamatanya? Boleh jadi. Karena mereka menghadapi banyak pihak yang sedang bertarung. Kayak tinju aja, bertarung. Malah lebih keras dan ganas dari tinju. Kalau di ring tinju, jarang orang mati. Di ring pemilu, banyak orang mati.

Ada petarung yang nerimo. Ada yang suka ngancam. Malah ada yang tukang beli suara. Bahkan, ada juga yang bawa duit banyak. Suap maksudnya? Kemarin di KPUD Karawang ramai soal ini. Namanya juga panitia pertarungan, banyak risiko. Termasuk risiko dapat duit banyak. Hehe

KPU, Bawaslu dan MK bukan tempat anda menggantungkan nasib. Sebab, para pemain curang sudah berpengalaman, bagaimana mengelabui orang-orang di lembaga pemilu itu, termasuk bagaimana bekerjasama dengan si oknum di dalam lembaga-lembaga itu.

Jadi, kalau anda turut dalam pemilu, kenali lawan anda, lihat potensi kecurangan, dan jangan lupa jalin komunikasi sebaik-baiknya dengan mereka. Agar, anda tahu dan bisa mengantisipasi jika ada oknum yang bermain curang. Siapa tahu anda juga dapat banyak bocoran.

Masih minat ikut pemilu? Jangan lupa anda harus siap hadapi kecurangan. Boleh gak ikut berbuat curang? Kalau anda mau curang juga, jangan baca tulisan ini! Karena, tulisan ini hanya untuk para petarung yang sportif.**

 

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Israel Tahan 900 Warga Palestina di Yerusalem Sejak Awal 2019, Sepertiganya Anak-anak

Israel Tahan 900 Warga Palestina di Yerusalem Sejak Awal 2019, Sepertiganya Anak-anak

Sabtu, 20 Jul 2019 22:00

HCS Sebut Mesir, UEA dan Prancis Dukung Serangan Baru Haftar ke Ibukota Libya Tripoli

HCS Sebut Mesir, UEA dan Prancis Dukung Serangan Baru Haftar ke Ibukota Libya Tripoli

Sabtu, 20 Jul 2019 21:15

India dan Filipina Minta Iran Bebaskan Awak Kapal Warga Negara Mereka yang Ditangkap IRGC

India dan Filipina Minta Iran Bebaskan Awak Kapal Warga Negara Mereka yang Ditangkap IRGC

Sabtu, 20 Jul 2019 20:45

Pejuang AQAP Tewaskan 5 Tentara Pemerintah Yaman di Wilayah Mudiya Abyan

Pejuang AQAP Tewaskan 5 Tentara Pemerintah Yaman di Wilayah Mudiya Abyan

Sabtu, 20 Jul 2019 20:30

AS akan Kerahkan Pasukan ke Arab Saudi

AS akan Kerahkan Pasukan ke Arab Saudi

Sabtu, 20 Jul 2019 19:46

Inggris Peringatkan Kapal-kapal Tidak Masuki Selat Hormuz

Inggris Peringatkan Kapal-kapal Tidak Masuki Selat Hormuz

Sabtu, 20 Jul 2019 19:15

Iran Sita Kapal Tanker Minyak Inggris di Selat Hormuz

Iran Sita Kapal Tanker Minyak Inggris di Selat Hormuz

Sabtu, 20 Jul 2019 18:57

Pemilu Bersejarah Sedang Berlangsung di Bekas Distrik Suku Pakistan

Pemilu Bersejarah Sedang Berlangsung di Bekas Distrik Suku Pakistan

Sabtu, 20 Jul 2019 18:45

Drone Tak Dikenal Serang Markas MIlisi Syiah Irak Hashd al-Sha'abi

Drone Tak Dikenal Serang Markas MIlisi Syiah Irak Hashd al-Sha'abi

Sabtu, 20 Jul 2019 17:35

AILA: Berkebaya Itu Pilihan, Bagi Muslimah yang Paling Penting Ikut Perintah Allah Menutup Aurat

AILA: Berkebaya Itu Pilihan, Bagi Muslimah yang Paling Penting Ikut Perintah Allah Menutup Aurat

Sabtu, 20 Jul 2019 17:19

Pelecahan Hukum

Pelecahan Hukum

Sabtu, 20 Jul 2019 14:25

Bau Otoriter

Bau Otoriter

Sabtu, 20 Jul 2019 13:21

Bahaya UU ITE di Depan Mata, Pegiat: Lagi Pada Sadar?

Bahaya UU ITE di Depan Mata, Pegiat: Lagi Pada Sadar?

Sabtu, 20 Jul 2019 13:07

Sah, Inilah 3 Bentuk Kurban Untuk yang Sudah Wafat

Sah, Inilah 3 Bentuk Kurban Untuk yang Sudah Wafat

Sabtu, 20 Jul 2019 13:00

Anies, Icon Kerakyatan dan Ke-Indonesiaan

Anies, Icon Kerakyatan dan Ke-Indonesiaan

Sabtu, 20 Jul 2019 12:54

TransJakarta Buatan Cina, Kemanakah Kini?

TransJakarta Buatan Cina, Kemanakah Kini?

Sabtu, 20 Jul 2019 12:07

Waspadai Pelangi Buatan Manusia dalam Simbol Sexual Menyimpang

Waspadai Pelangi Buatan Manusia dalam Simbol Sexual Menyimpang

Sabtu, 20 Jul 2019 11:20

Fahri Hamzah: Bahayanya Kekuasaan di Tangan Orang Dungu

Fahri Hamzah: Bahayanya Kekuasaan di Tangan Orang Dungu

Sabtu, 20 Jul 2019 11:07

Suap Menyuap dan Korupsi sebagai Akarnya

Suap Menyuap dan Korupsi sebagai Akarnya

Sabtu, 20 Jul 2019 10:07

Film Dua Garis Biru, Potret Buram Tontonan Zaman Now

Film Dua Garis Biru, Potret Buram Tontonan Zaman Now

Sabtu, 20 Jul 2019 05:44


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Kamis, 18/07/2019 01:54

Jerat Pajak Mencekik Rakyat