Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.123 views

Kalau Ingin Menang Pemilu, Curanglah

Oleh:

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

 

JUDUL di atas seperti sebuah petuah. Petuah dari orang yang tak memiliki sportifitas. Diberikan kepada orang yang juga tak memiliki sportifitas. Sama-sama tak sportif. Apakah mereka tak punya Tuhan? Tanya netizen. Mungkin punya. Hanya saja tak takut Tuhan. Mereka hanya takut kehilangan jabatan.

Bayangkan seandainya orang-orang macam ini ada di istana, ada di institusi hukum, ada di lembaga pemilu, ada di birokrasi, ada di kabinet, ada di DPR, pasti sendi-sendi kehidupan bernegara akan berantakan. Semoga orang-orang seperti ini gak ada di masjid, gereja dan wihara anda. Bisa-bisa rumah ibadah anda dijual sama mereka.

Kalau kecurangan itu ada di lembaga survei? Rusak demokrasi kita. Gak hanya demokrasi, dunia keilmuan juga ikut rusak. Ini jauh lebih bahaya. Kalau intelektual juga curang dengan ilmunya, apalagi yang tersisa di negeri ini?

Curang itu tak bermoral. Betul! Bicara moral tentu kita menginginkan pemilu yang jurdil, alias jujur dan adil. Pertanyaannya: emang ada pemilu yang jurdil? Hampir tak ada pemilu tanpa kecurangan. Apakah itu pilkada, pilpres maupun pileg. Hanya saja, tingkat dan level kecurangannya berbeda. Ada yang kecil, sembunyi-sembunyi agar tak ketahuan. Berarti masih punya rasa malu. Ada juga yang masif dan terang-terangan. Bahkan ada yang berani bilang: kami memang curang. Kalau kami curang, lu mau apa? Ke Bawaslu? Atau ke Mahkamah Konstitusi (MK)? Silahkan saja. Kami akan hadapi, dan anda pasti kalah!

Malah ada yang kasih pembekalan bahwa kecurangan adalah bagian dari demokrasi. Itulah yang kemarin terungkap oleh saksi di persidangan MK. Hairul Anas Suaidi, mantan caleg PBB yang pernah ikut pembekalan dari tim 01. Dialah yang membuat kesaksian itu. Nekat bener ini orang. Ngeri! Boleh juga nyali anak muda yang konon katanya dari Madura ini.

MK adalah lembaga yang biasanya bertugas menghitung dan membandingkan jumlah suara. Karena tugas ini banyak orang kemudian suka bikin plesetan bahwa MK adalah Mahkamah Kalkulator. Itu keliru, jangan diteruskan!

Jika ada kecurangan, MK akan melihat berkasnya. Lalu dihitung, apakah angka yang dicurangi itu signifikan? Maksudnya bisa merubah selisih kemenangan? Jika tidak, wassalam. Jika iya, penggugat harus menghadirkan saksi yang cukup dan tidak punya rasa takut. Saksi takut, wassalam juga. Jika kalkulasi bukti dan saksi cukup, pemilu ulang. Hanya di TPS yang terjadi kecurangan. Kapan diskualifikasinyaa? Tanya para peserta aksi.

Emang MK bisa mendiskualifikasi paslon yang curang? Yusril Ihza Mahendra, Rafli Harun dan Mahfud MD bilang bisa. Jika kecurangan bisa dibuktikan, MK bisa mendiskualifikasi paslon. Bagaimana bila paslon yang dibela oleh Yusril itu yang didiskualifikasi? Ah, pertanyaannya ada ada aja. Emang berani? Ini pertanyaan, bukan pernyataan. Catat!

Kalau seandainya gak berani, bagaimana kasus pilpres 2019? Kok berandai-andai. Ok. Katakanlah seandainya “asumsi” anda benar. Kan anda punya Tuhan. Ya tawakkal. Barangkali ada mukjizat. Kok tawakkal? Emang anda dan semua teman anda punya kekuatan apa? Kalau biasa-biasa saja, tak akan merubah nasib. Maksudnya? Nanya mulu! Mikir dikit ngapa.

Kembali ke judul. Bahwa judul di atas hanya ingin menggambarkan realitas dalam pemilu di negeri ini. Ada calon yang curang tapi bisa menang. Calon apa saja. Mereka diuntungkan oleh sistem yang tak cukup ruang bagi para penggugat. Apalagi jika yang curang adalah orang yang punya kekuasaan. Nasib!

Tulisan ini tidak mengajak anda untuk curang. Tapi sebaliknya, jika anda ingin terjun di dunia politik, terutama saat pileg, pilkada atau pilpres, mesti siap menghadapi Kecurangan. Kenali potensi kecurangan lawan, awasi dan lawan. Gunakan strategi yang tepat untuk melawan kecurangan. Apalagi jika lawan anda sudah menjadikan kecurangan sebagai bagian dari demokrasi. Ini berat kawan.

Jangan sampai selesai pemilu baru anda mengeluh adanya kecurangan. Berarti anda tak siap bertanding. Terutama jika bertemu dengan orang yang demokrasinya adalah demokrasi kecurangan.

Siap ikut pemilu, siap hadapi kecurangan. Gak siap, jangan ikut pemilu. Kan ada KPU dan Bawaslu? Ada MK juga? Jika anda serahkan masalah anda kepada lembaga-lembaga itu, besar kemungkinan anda akan kecewa. Bukan karena mereka tak baik. Bukan! Mereka baik. Meskipun ada saja anggotanya yang tak baik. Namanya juga manusia. Sebut saja oknum, supaya anda tidak dipersoalkan.

Banyak yang harus diurus oleh KPU, Bawaslu dan MK. Bukan hanya anda saja yang harus diurus. Yang lain juga minta diurus. Belum lagi urusan pribadi mereka.

Termasuk keselamatanya? Boleh jadi. Karena mereka menghadapi banyak pihak yang sedang bertarung. Kayak tinju aja, bertarung. Malah lebih keras dan ganas dari tinju. Kalau di ring tinju, jarang orang mati. Di ring pemilu, banyak orang mati.

Ada petarung yang nerimo. Ada yang suka ngancam. Malah ada yang tukang beli suara. Bahkan, ada juga yang bawa duit banyak. Suap maksudnya? Kemarin di KPUD Karawang ramai soal ini. Namanya juga panitia pertarungan, banyak risiko. Termasuk risiko dapat duit banyak. Hehe

KPU, Bawaslu dan MK bukan tempat anda menggantungkan nasib. Sebab, para pemain curang sudah berpengalaman, bagaimana mengelabui orang-orang di lembaga pemilu itu, termasuk bagaimana bekerjasama dengan si oknum di dalam lembaga-lembaga itu.

Jadi, kalau anda turut dalam pemilu, kenali lawan anda, lihat potensi kecurangan, dan jangan lupa jalin komunikasi sebaik-baiknya dengan mereka. Agar, anda tahu dan bisa mengantisipasi jika ada oknum yang bermain curang. Siapa tahu anda juga dapat banyak bocoran.

Masih minat ikut pemilu? Jangan lupa anda harus siap hadapi kecurangan. Boleh gak ikut berbuat curang? Kalau anda mau curang juga, jangan baca tulisan ini! Karena, tulisan ini hanya untuk para petarung yang sportif.**

 

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Ratna Megawangi: Bangun Pendidikan Karakter Harus dengan Jiwa Mutmainnah

Ratna Megawangi: Bangun Pendidikan Karakter Harus dengan Jiwa Mutmainnah

Jum'at, 15 Nov 2019 10:50

Sandiaga Uno Katakan Revolusi Industri 4.0 Membawa Berkah Buat Pengusaha

Sandiaga Uno Katakan Revolusi Industri 4.0 Membawa Berkah Buat Pengusaha

Jum'at, 15 Nov 2019 09:33

Israel Kembali Serang Gaza Hanya Sehari Setelah Kesepakatan Gencatan Senjata

Israel Kembali Serang Gaza Hanya Sehari Setelah Kesepakatan Gencatan Senjata

Jum'at, 15 Nov 2019 08:45

Ketika Imam Kentut

Ketika Imam Kentut

Jum'at, 15 Nov 2019 08:14

Adhie Massardi: Kemerosotan Ekonomi Nasional Bukan Isu, tapi Fakta

Adhie Massardi: Kemerosotan Ekonomi Nasional Bukan Isu, tapi Fakta

Jum'at, 15 Nov 2019 07:35

Tahun 2020, Pemerintah Wajibkan Sertifikasi Perkawinan Calon Pengantin

Tahun 2020, Pemerintah Wajibkan Sertifikasi Perkawinan Calon Pengantin

Kamis, 14 Nov 2019 23:51

Tersangka Anggota IS Amerika yang Terdampar di Perbatasan Turki-Yunani Akan Dideportasi ke AS

Tersangka Anggota IS Amerika yang Terdampar di Perbatasan Turki-Yunani Akan Dideportasi ke AS

Kamis, 14 Nov 2019 22:35

Krisis Moral Bangsa, Akibat Pendidikan ala Sekuler?

Krisis Moral Bangsa, Akibat Pendidikan ala Sekuler?

Kamis, 14 Nov 2019 21:56

Sambangi DPP Wahdah Islamiyah, Forjim Bahas Kerja Sama Jurnalistik

Sambangi DPP Wahdah Islamiyah, Forjim Bahas Kerja Sama Jurnalistik

Kamis, 14 Nov 2019 21:08

Pemilu Tidak Langsung dan Jabatan Presiden Diperpanjang?

Pemilu Tidak Langsung dan Jabatan Presiden Diperpanjang?

Kamis, 14 Nov 2019 19:46

FPKS Minta Pemerintah Jangan PHP Soal Omnibus Law

FPKS Minta Pemerintah Jangan PHP Soal Omnibus Law

Kamis, 14 Nov 2019 16:15

Di Muktamar KBPII, Soetrisno Bachir Kampanyekan Nasionalisme Baru

Di Muktamar KBPII, Soetrisno Bachir Kampanyekan Nasionalisme Baru

Kamis, 14 Nov 2019 15:44

Jihad Islam Hentikan Serangan Roket dari Gaza Setelah Israel Setujui Syarat Gencatan Senjata

Jihad Islam Hentikan Serangan Roket dari Gaza Setelah Israel Setujui Syarat Gencatan Senjata

Kamis, 14 Nov 2019 15:15

Wanita Tabarruj dan Bertingkah Laku Jahiliyah

Wanita Tabarruj dan Bertingkah Laku Jahiliyah

Kamis, 14 Nov 2019 14:47

Siswa SD Alam Ar-Rohmah Outing ke Museum Tubuh Kota Batu

Siswa SD Alam Ar-Rohmah Outing ke Museum Tubuh Kota Batu

Kamis, 14 Nov 2019 14:17

Prancis Akan Bawa Pulang 11 Tersangka Jihadis yang Ditahan di Turki

Prancis Akan Bawa Pulang 11 Tersangka Jihadis yang Ditahan di Turki

Kamis, 14 Nov 2019 12:35

Ulama Saudi yang Ditangkap Karena Menulis Surat Nasihat kepada Raja Meninggal dalam Penjara

Ulama Saudi yang Ditangkap Karena Menulis Surat Nasihat kepada Raja Meninggal dalam Penjara

Kamis, 14 Nov 2019 10:42

Siapa Baha Abu Al-Ata Komandan Jihad Islam yang Dibunuh Israel?

Siapa Baha Abu Al-Ata Komandan Jihad Islam yang Dibunuh Israel?

Kamis, 14 Nov 2019 09:45

Israel Peringatkan Hamas untuk Tidak Terlibat Membantu Jihad Islam dalam Perang

Israel Peringatkan Hamas untuk Tidak Terlibat Membantu Jihad Islam dalam Perang

Kamis, 14 Nov 2019 08:30

Ibu, Kebiasaanmu Berperan menjadi Takdir Anakmu

Ibu, Kebiasaanmu Berperan menjadi Takdir Anakmu

Rabu, 13 Nov 2019 22:00


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X