Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.922 views

Angkat Tema Pendidikan, FGD Pra KUII ke-7 Soroti Dikotomi Ilmu Agama dan Non-Agama

JAKARTA (voa-islam.com)--Majelis Ulama Indonesia Pusat menyelenggarakan Forum Gruop Discussion (FGD) Pra Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-7. FGD dengan materi kebudayaan dan pendidikan berlangsung di Gedung MUI Pusat, Jakarta, Senin (13/01). Pada Diskusi tersebut, hadir sebagai pemateri antara lain sosiolog UI Imam B Prasodjo, budayawan KH Agus Sunyoto, sejarawan Ahmad Mansur Suryanegara, serta Ketua Umum PGRI, Unifah Rosyidi.

Dalam pemaparannya, Imam Prasojo menuturkan bahwa salah satu sumber melemahnya kejayaan Islam terutama pasca-abad ke-13 adalah pembedaan ilmu agama dan ilmu non-agama, antara ilmu kauniyah dan qauliyah. Umat Islam setelah masa itu selalu ditekankan untuk mendalami ilmu agama karena ilmu agama fardu ain sementara ilmu nonagama tidak.

“Zaman kejayaan Islam klasik tidak lagi terjadi karena kajian ilmu dibagi dua yaitu ilmu fardu ain dan fardu kifayah, sedangkan sumber ilmu ada yang ilmu syariah dan ilmu bukan syariah. Ilmu bukan syariah dibagi menjadi ilmu terpuji, ilmu tak terpuji, dan ilmu yang dibolehkan,” katanya.

Menurut dia, pembedaan ilmu memunculkan berbagai kesulitan umat Islam dalam berpartisipasi mengkaji Ilmu modern. Efek dari anjuran itu, kata dia, membuat kelompok Muslim yang sebelumnya intens mendalami ilmu tanpa segregasi agama nonagama menjadi ragu untuk mendalami ilmu non-agama. Sampai sekarang dampak itu masih terasa.

Dia menyebutkan ada kesan bahwa bila Muslim belum mendalami ilmu agama secara mendalam, maka belum kaffah keislamannya. Sedangkan sedalam apapun ilmu atau keahlian seseorang, percuma saja bila tidak mendalami ilmu agama.

Padahal, kata dia, perkembangan ilmu modern sekarang ini menuntut umat untuk maju. Salah satu syaratnya umat harus ikut berkecimpung di bidang-bidang non-agama. Pada bidang-bidang inilah umat seringkali kalah karena terlalu fokus mendalami agama dan tidak maksimal mengusai ilmu non-agama.

“Akibat investasi yang luar biasa kepada ilmu agama adalah telah membawa kegagalan umat Islam dalam mempelopori abad modern dan teknik,” katanya.

Dia mengatakan, kejayaan umat Islam pada masa klasik muncul karena tokoh-tokoh seperti al-Khawarizmi, Ibnu Sina, dan sebagainya tidak memiliki kendala psikologis dalam mendalami ilmu alam. Para ilmuan itu seperti bebas dan yakin bahwa ilmu-ilmu yang mereka dalami itu nilai pahalanya sejajar dengan ilmu-ilmu agama yang didalami para ulama.

“Umat Islam awalnya luar biasa jayanya karena merambah berbagai bidang ilmu, mereka tidak memiliki kendala psikologis untuk mengkaji ilmu alam. Ada pemikiran/kondisi psikologis yang menyatakan bahwa ilmu sekuler dan ilmu teknis kurang berpahala dibandingkan ilmu agama,” katanya.

Untuk itu, kata Imam, umat harus mulai belajar bersikap adil terhadap orang yang mendalami Ilmu agama maupun ilmu non-agama. Para ulama harus merancang sebuah pandangan bahwa ilmu agama dan ilmu non-agama itu sejajar di mata Allah SWT. Sehingga, beberapa kalangan yang sebelumnya ragu mendalami ilmu non-agama, menjadi lebih fokus. Terlebih seiring berjalannya waktu, umat Islam jika mau tetap bersaing, maka mau tidak mau harus mendalami ilmu-ilmu non-agama tersebut.

“Pembedaan atau stratifikasi ini bila tidak didamaikan, maka kelompok Islam muda akan gamang mempelajari ilmu umum tersebut secara maksimal,” katanya.

Dia menegaskan umat perlu bersikap adil terhadap kelompok yang mengkaji ilmu-ilmu non-agama, padahal era sekarang menjadi sangat penting. Kajian Ilmu modern perlu dipandang sama dengan kajian ilmu agama, selama semangat beragamanya sama.*

Sumber: Mui.or.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Ahok Rebranding

Ahok Rebranding

Selasa, 18 Feb 2020 01:57

Inilah Isu-isu Penting yang Akan Dibahas di Munas Tarjih ke-31

Inilah Isu-isu Penting yang Akan Dibahas di Munas Tarjih ke-31

Selasa, 18 Feb 2020 00:56

Mantap! Kampus Muhammadiyah Luncurkan Digital Forensik Pertama di Indonesia

Mantap! Kampus Muhammadiyah Luncurkan Digital Forensik Pertama di Indonesia

Senin, 17 Feb 2020 23:49

Hape-krasi

Hape-krasi

Senin, 17 Feb 2020 22:27

MAN 2 Kota Malang Juara Olimpiade Fisika Eureka ITB tingkat Nasio

MAN 2 Kota Malang Juara Olimpiade Fisika Eureka ITB tingkat Nasio

Senin, 17 Feb 2020 22:23

Saat Syaikh Reda dari Gaza Palestina Ungkap Kekejaman Zionis Israel

Saat Syaikh Reda dari Gaza Palestina Ungkap Kekejaman Zionis Israel

Senin, 17 Feb 2020 22:08

IPPi Masa Jihad 2020-2022 Ingin Wujudkan Kader Militan yang Cerdas dan Berakhlakul Karimah

IPPi Masa Jihad 2020-2022 Ingin Wujudkan Kader Militan yang Cerdas dan Berakhlakul Karimah

Senin, 17 Feb 2020 22:03

Realisasi Kerukunan Beragama dalam Sistem Demokrasi, Berhasilkah?

Realisasi Kerukunan Beragama dalam Sistem Demokrasi, Berhasilkah?

Senin, 17 Feb 2020 21:15

Legislator PKS: Ekonomi Stagnan 5,02 Persen, Waspadai Ketergantungan dengan China

Legislator PKS: Ekonomi Stagnan 5,02 Persen, Waspadai Ketergantungan dengan China

Senin, 17 Feb 2020 21:01

Februari Bulan Cinta, atau Kebebasan Seks atas Nama Kasih Sayang?

Februari Bulan Cinta, atau Kebebasan Seks atas Nama Kasih Sayang?

Senin, 17 Feb 2020 20:58

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Senin, 17 Feb 2020 20:15

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Senin, 17 Feb 2020 20:06

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

Senin, 17 Feb 2020 20:00

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Senin, 17 Feb 2020 19:45

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Senin, 17 Feb 2020 19:30

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Senin, 17 Feb 2020 19:15

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

Senin, 17 Feb 2020 18:26

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Senin, 17 Feb 2020 17:54

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Senin, 17 Feb 2020 17:15

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Senin, 17 Feb 2020 16:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X