Tak Main-Main! MUI Dukung Penuh Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6Rabu, 15 Apr 2026 19:30 |
|
Tak Ada Larangan Tertulis, Tapi Jilbab ‘Ditekan’? DPR Bongkar Fakta di RS Siloam!Rabu, 15 Apr 2026 16:50 |
|
Pidato JK Dipelintir? LBH Hidayatullah Bongkar Dugaan Manipulasi Video!Rabu, 15 Apr 2026 16:37 |
|
Menjaga Kehormatan Masjid dari Obrolan DuniawiSelasa, 14 Apr 2026 19:25 |
|
Sengketa Lahan Memanas, Warga Desa Sukaresmi Desak Dedi Mulyadi dan Bupati Bogor Turun TanganSelasa, 14 Apr 2026 11:48 |
|
Solusi Bagi yang Takut Terjerumus ZinaSelasa, 14 Apr 2026 09:28 |
|
Ucapkan “Hasbiyalllahu” Saat Dimusuhi dan Diserang ManusiaSenin, 13 Apr 2026 14:02 |
|
Surat Cinta dari Teheran – Diplomasi Elegan di Ambang “Kiamat”Senin, 13 Apr 2026 10:51 |


Sebagai gantinya, lanjut Roni, migas dan SDA lainnya dikelola dengan sistem yang sejalan dengan religiusitas umat Islam yang merupakan mayoritas penduduk negeri, yaitu syariah Islam. “Menurut syariah, migas harus dikelola oleh negara yang hasilnya diperuntukkan bagi sebesar-besarnya kemakmuran seluruh rakyat!” pekiknya di depan sekitar seribu peserta aksi.
Maka HTI pun menyeru kepada umat Islam untuk lebih giat dalam perjuangan mewujudkan kehidupan Islam, yakni kehidupan yang di dalamnya diterapkan syariah Islam secara kaffah dalam naungan khilafah. “Hanya dengan cara itu kerahmatan Islam yang dijanjikan Allah SWT, termasuk pengelolaan SDA khususnya migas, insya Allah akan terwujud!” simpulnya.



